
Sudah satu minggu sejak kejadian kecelakaan itu,Kondisi Remon sudah mulai membaik.
Hari ini Al berencana akan menemui Kirana dan Putri,Al ingin berbicara pada mereka,Al berharap mereka mau mengerti dan memahami nya terutama Kirana.
Setelah Melihat mobil Revan keluar dari rumah,Al langsung naik ke atas kamar nya untuk mengambil tas.
Al pamit ke pada Bibi yang bekerja di rumah nya....
Al masuk ke dalam mobil,Dengan kecepatan sedang Al mengendarai mobil nya menuju ke salah satu restoran tempat dimana Al membuat janji dengan Putri dan Kirana....
Al memasuki ruangan yang telah Al pesan sebelum nya.Al duduk sambil menunggu Putri dan Kirana datang.
Tak menunggu lama Putri dan Kirana pun datang.
Al berdiri untuk menyambut mereka,Tapi Kirana hanya cuek sedang kan Putri ia sedikit mengangkat sudut bibir nya....
Kirana dan Putri duduk di depan Al, Al memanggil pelayan untuk memesan makanan nya....
"Kalian pesan makanan dulu...!"kata Almeera...
Putri dan Kirana pun memesan makanan, Al sudah lebih dulu memesan makanan nya....
Makanan pun sudah datang,Al dan Putri pun memakan makanan pesanan nya, Kirana lebih memilih diam saja,Merasa bosan Akhir nya Kirana yang memulai pembicaraan ....
"Katakan apa yang akan kamu katakan pada ku?"tanya Kirana langsung....
__ADS_1
Al meletakan sedoknya,Al tersenyum penuh arti,Putri yang melihat senyum Al seperti itu pun tahu,Putri menjadi sedikit gemetar,Putri yang awal nya hanya menyimak pun langsung meletakan sendok nya....
"Aq tahu kalian adalah dalang dari kecelakaan itu,dan target kalian itu adalah Aq tapi,Aq bersyukur karena aq di kelilingi oleh orang-orang baik,Sehingga aq bisa selamat hingga saat ini,Dan ia aq juga tahu kalau kamu juga yang membuat adik ku di permalukan di pesta sewaktu itu melalui orang tua Andre,Karena kalian tahu kalau orang tua Andre tidak menyukai aku.
Dan jangan lupakan soal Foto yang di kirimkan kepada Revan itu juga ulah dari kamu Putri ..."kata Almeera terhenti ...
Putri dan Kirana terkejut karena Al bisa mengetahui semua nya,Tapi Kirana mencoba untuk bersikap biasa saja...
"Mana Bukti nya kalau kami yang melakukan nya!"Tanya Kirana...
Al tersenyum,Ia memberikan Amplop yang di dalam nya berisi kejahatan mereka....
Kirana mengambil amplop tersebut dan membuka nya....
Kirana terkejut sama hal nya dengan Putri,Mereka tidak menyangka kalau Al bisa secepat itu menemukan semua bukti kejahatan mereka....
"Aq ingin kalian ber henti mengganggu ku dan keluarga ku,Jangan pernah kamu mendakati kami atau pun berusaha untuk mencelakai kami,!"kata Almeera....
"Kalau aq tidak mau bagaimana?"tanya Kirana sedikit ketakutan....
"Kalau kamu tidak mau,Maka aq akan memberikan semua bukti itu kepada Ayah mertuaku,Dan kalian pasti tahu apa yang akan Ayah mertuaku lakukan atas apa yang kalian perbuat...!"kata Almeera dengan dingin nya....
Deg...Kirana dan Putri benar-benar merasa ketakutan,Ia tidak bisa membayangkan kalau sampai Reno Narendra turun tangan,Bahkan Penjara saja lebih baik dari pada hukuman yang akan di berikan oleh Reno Narendra.
"Al,Kumohon maafkan kami,jangan lakukan ini,Kami menyesal dan kami janji tidak akan pernah mengganggu kamu lagi,Tapi Please jangan berikan bukti itu kepada Pak Narendra...."Putri memohon dengan air mata yang sudah jatuh....
__ADS_1
"Tidak Putri,Aq tidak akan menyerah sebelum Revan kembali pada ku,Karena Revan hanya milik ku...."kata Kirana dengan emosi karena adiknya justru memilih untuk tidak mengganggu nya....
"Kak,Sadarlah,Revan sudah menikah,lebih baik kak Kirana lupakan Revan,Maka hidup kita akan baik-baik saja,Kak Kirana pasti tahu apa yang akan Pak Narendra lakukan kalau kita mengusik keluarga nya...!"kata Putri....
"Tidak Putri,5 tahun waktu yang sangat lama yang aku lewati bersama Revan,Dan kamu tahu bagaimana perjuangan aku untuk mendapat kan nya,Bahkan aku rela mengikuti kemana saja Revan sekolah demi untuk memiliki nya..tapi Sekarang semua harus berakhir karena dia...!"kata Kirana sambil menunjuk ke arah Al....
"Aq tahu kak,Dan ia kak Kirana juga melupakan sesuatu,Setelah kak Kirana mendapat kan Revan,Kak Kirana justru membuat Revan menunggu,Dan ia bukan kah dulu Revan pernah mengajak kak Kirana untuk menikah tapi Kakak justru menolak nya,Kak Kirana justru memilih karir lebih dulu dan sekarang setelah Revan menikah dengan wanita lain kak Kirana justru tidak bisa menerima nya dan aku menyesal karena telah berjanji untuk membawa Revan kembali pada kakak tanpa aq mencari siapa wanita yang menjadi istri nya itu...!"kata Putri dengan sedikit emosi....
"Putri,Kenapa kamu justru menyalah kan Kakak mu kenapa kamu tidak menyalah kan teman mu itu yang telah merebut Revan dari kakak?"tanya Kirana..
"Putri tidak menyalah kan kakak,Putri hanya ingin kak Kirana sadar,Kak...Revan bukan milik kakak,Kini dia sudah menikah ikhlaskan dia,Putri yakin Revan bukan lah laki-laki terakhir yang ada di dunia masih banyak laki-laki lain yang Lebih baik dari dia,Kalau pun kak Kirana berhasil memisahkan mereka apakah Revan tetap akan menjadi milik kak Kirana,atau bahkan jika Revan menjadi milik kakak apakah hati dan perasaan nya untuk kakak?"tanya Putri lembut....
Kirana menetes kan air mata nya,Memang benar apa yang di katakan Putri,Belum tentu juga Revan akan mencintai nya lagi seperti dulu,
"Sekarang kita berdamai saja,Ini adalah satu-satu nya cara untuk kita bebas dari hukuman yang telah kita lakukan,Jangan sampai apa yang telah kita perbuat membuat semua orang dalam kesusahan termasuk keluarga kita!"Kata Putri lembut....
Kirana pun Berpikir sejenak,dan benar saja kalau samapai Narendra tahu semua yang telah mereka lakukan,Pasti itu akan berdampak pada keluarga nya karena 25% saham di perusahaan nya adalah milik Narendra group. Dengan pemikiran yang cukup lama akhir nya Kirana mengangguk,Putri langsung memeluk kakak nya....
Sedangkan Al hampir saja dia meneteskan air mata nya tapi sebisa mungkin ia tahan karena ia tidak mau terlihat lemah di mata mereka lagi....
Putri mendekati Al dan memeluk nya....
"Kamu menang Al....Kita telah kalah....maafkan semua yang telah aq lakukan padamu dan ia terimakasih untuk semua nya...."Kata Putri pelan....
Putri melepaskan pelukan nya dan menggandenga tangan kakak nya untuk pergi meninggal kan tempat ini....
__ADS_1
Setelah melihat Putri dan Kirana sudah meninggal kan restoran,Al langsung meneteskan air mata,Al menangis ....
"Bukan masalah menang atau kalah,Tapi aq ingin kalian tahu,Kalau apa yang kalian lakukan itu hanya akan membuat kalian dalam masalah,Aku sayang sama kamu Putri,Kalau saja kamu tahu pernikahan ini terjadi bukan karena keinginan ku tapi karena perjanjian antara mamah ku dan Ayah Revan.aq tidak tahu kalau Revan adalah pacar kakak mu...Maafkan aq Putri...."gumam Almeera .....