Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 35


__ADS_3

Al belum sempat menjawab,bamun tiba-tiba ada seseorang yang datang menghampiri nya,Siapa lagi kalau bukan resepsionis belagu waktu itu....


"Ada apa ini pak satpam?"tanya Resepsionis tersebut....


"Ini bu,Ada orang yang ingin bertemu dengan pak Revan,Aq sudah bilang kalau di sini tidak ada lowongan tapi wanita ini memaksa nya...!"kata Satpam tersebut....


"Oh baiklah,Biar aq yang urus,Kamu lanjutkan saja pekerjaan mu!"kata Resepsionis tersebut...


Satpan itu pun meninggalkan mereka.


"Ternyata kamu lagi ya gadis pincang?"kata Resepsionis tersebut....


"Iya,Aq ingin bertemu dengan Revan,Tolong kasih tahu dimana tempat nya,"kata Almeera lembut....


"Ada perlu apa kamu ingin menemui nya Hah Gadis pincang...!"kata Resepsionis tersebut....


"Aq tadi sudah bilang,Aq bertemu dengan nya,Penting...."kata Al masih tenang.....


"Sepenting apa kamu ingin menemui nya,Dan ia lebih baik kamu pergi saja,Karena Pak Revan tidak akan pernah mau menemui Gadis pincang seperti mu,"kata Resepsionis itu sambil mendorong tubuh Al hingga Al terjatuh ....


Semua orang yang melihat nya hanya menertawakan Al saja,Tidak ada yang membantu nya untuk berdiri....


Al meneteskan Air mata nya sambil terus memegang dokumen milik Revan.


Al takut kalo dokumen yang ia bawa akan jatuh berserakan.Al memegang nya dengan erat....


Al mencoba berdiri tapi lagi-lagi ia di dorong dan jatuh lagi....


Al mencoba bersabar,Ia tetap berusaha untuk berdiri,Tapi tetap saj Tak ada seorang pun yang membantu nya....


Sedangkan Revan masih menunggu Al datang...


Ia sedikit kesal karena sudah lama tapi Al tidak kunjung datang juga,


Akhirnya Revan memutus kan untuk meminta Elang menemani nya mengambil sendiri dokumen di rumah nya....


Revan dan Elang masuk ke dalam Lift,Tak lama Revan dan Elang sampai kelobi dengan menggunakan lift.


Lift terbuka,Revan dan Elang keluar dan berjalan...


Saat mereka sedang berjalan,Mereka berdua melihat semua karyawan sedang berkumpul dan tertawa dengan keras,


Revan dan Elang berjalan menghampiri mereka...


Satu persatu karyawan yang melihat Pak Revan dan Elang berjalan mendekati nya,Pergi ketempat kerja nya masing-masing.


Dan betapa terkejut nya Elang dan Revan melihat Al sedang duduk dan berusaha berdiri tapi di halangi oleh Resepsionis tersebut....


"Almeera...."Teriak Revan,Lalu menghampiri dan membangun kan nya....


Elang pun sama terkejut nya dengan Revan,Ia juga langsung menghampiri Istri bos nya itu....

__ADS_1


"Bu Al nggak papa?"tanya Elang....


Al hanya mengangguk saja,


"Kenapa kamu bisa seperti ini,!"kata Revan sangat mengkhawatirkan Al ..


"Kak,Revan nggak papa,dan ini Dokumen yang Kak Revan butuh kan..."kata Almeera sambil menahan sakit pada kaki nya,


Resepsionis tersebut ketakutan melihat bos nya mengkhawatirkan wanita pincang itu....


"Kenapa kalian tidak ada yang membantu nya berdiri,Malah kalian menertawakan nya,Apa kalian pikirndia itu tontonan Hah..."Teriak Revan yang sudah sangat marah....


Semua karyawan menunduk merasa takut dengan bos nya itu....


"Pak Kenapa Pak Revan peduli pada gadis pincang ini pak!"kata Resepsionis tersebut ketakutan....


"Karena gadis pincang ini adalah istri ku,Kamu nggak berhak memperlakukan nya seperti ini dan untuk kamu besok aku tidak ingin melihat kamu berada di sini lagi...."Teriak Revan pada Resepsionis tersebut...


Semua karyawan terkejut mendengar kata-kata Bos nya itu,Termasuk Resepsionis tersebut,Ia begitu menyesal dan memohon maaf pada Bos nya itu,Agar dia tidak di pecat...


Tapi Revan tidak menggubris nya,Ia malah pergi membawa Al masuk ke ruangan nya....


"Elang kamu hubungi dokter Alvian,Suruh dia secepat nya keruangan ku..."kata Revan...


Elang mengangguk dan langsung menghubungi dokter Alvian tersebut,Tapi sayang dokter Alvian sedang di luar kota,Lalu Elang meminta dokter Alvian mengirimkan Salah satu dokter secepat nya ke kantor.


Dokter Alvian mengerti,ia kemudian menutup panggilan nya....


Sama dengan yang lain Yuri juga terkejut saat melihat Bos nya bersama gadis pincang pengantar kue itu,


Elang melihat Yuri yang diam mematung pun keluar ide jahil nya....


"Dor....."Teriak Elang tepat di depan Yuri...


Yuri terkejut dan langsung memukul Elang....


"Dasar seneng banget membuat orang jantungan yah..."Marah Yuri....


Elang langsung pergi masuk ke ruangan bos nya itu....


"Pak Revan ....Dokter Alvian sedang di luar kota,Tapi saya sudah meminta nya untuk mengirim kan salah satu dokter ke mari..."Kata Elang....


Revan mengangguk,Dia masih memijat kaki Al yang sakit....


"Kak,Kenapa kamu mengatakan kepada semua nya kalau aq ini istri mu,Harus nya Kak Revan tak perlu mengatakan nya,Aq takut kak Revan malu,Karena memiliki istri cacat seperti ku!"kata Almeera ...


"Kenapa aq harus malu,Kalau memang kenyataan nya kamu itu istri ku,Walaupun aq berusaha menghindari nya tetap saja Kamu itu istri ku dan selamanya akan seperti itu dan ia akau tidak akan pernah melepaskan kamu ,"kata Revan lembut....


Elang dan Al terkejut mendengar kata-kata dari Revan...


Kata-kata yang selama ini ingin Al dengar dari Revan kini telah ia dengar.

__ADS_1


Revan begitu sangat mengkhawatirkan kesehatan Al,Revan terus menerus mengelus kaki Al.


Sampai tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk....


Elang bergegas membukakan pintu nya...


Yuri masuk bersama seorang dokter cantik,


"Pak Revan,Ini dokter nya sudah datang...!"kata Yuri....


Revan lalu mempersilakan dokter nya masuk sedangkan Yuri memilih keluar sebelum bos nya itu menyuruh nya keluar.


"Maaf pak,Saya utusan dari dokter Alvian,memang nya siapa yang sedang sakit yah...?"tanya Dokter cantik itu....


"Ini istri ku,Kaki nya bengkak tolong kamu periksa,"kata Revan sambil bergeser dan mengantar kan nya kepada Al....


Dokter itu melihat dan ....


"Almeera..."kata Dokter itu terkejut....'


"Afifa ..."kata Almeera sama


Afifa langsung memeluk Al....


Afifa adalah sahabat baik Al,Afifa ingin menjadi dokter karena dia ingin menyembuhkan kaki sahabat nya itu....


"Kenapa sampai bengkak seperti ini?"Tanya Afifa....


"Oh,tadi aq terjatuh,Karena terburu-buru..."Kata Almeera berbohong....


Revan hanya menggeleng mendengar jawaban dari Al,Jelas-jelas Revan melihat langsung Al di dorong dan.kaki nya sedikit dininjak oleh karyawan nya....


"Lain kali jangan terburu-buru seperti ini,Lihat kan kaki nya bengkak pasti sakit banget kan...."kata Afifa...


Al mengangguk mengerti sedangkan Revan,Ia menyesali semua yang terjadi kepada Al,gara-gara Revan menyuruh Al mengantarkan berkas ke kantor nya Al harus mengalami kejadian seperti ini....


Afifa sedah selesai mengobati dan memeriksa Al,Afifa pamit untuk kembali ke rumah sakit .Karena ada pasien yang harus di tangani nya....


Sebenar nya Afifa masih ingin berlama-lama dengan Al,Banyak pertanyaan yang akan dia tanyakan pada Al ,Tapi dia yrungkan karenandia sedang terburu-buru..


"Sudah selesai,Tapi ingat Al,kaki kamu jangan kamu paksakan untuk berjalan dulu oke...kalau begitu aq pamit dulu..."kata Afifa...


Al pun mengangguk,Dan Afifa keluar dari ruangan Revan....


Elang mengantarkan dokter cantik itu sampai di depan kantor....


"Terimakasih dokter cantik,"kata Elang....


Afifa terkejut dan tersenyum mendengar kata-kata Elang,


"Oh ya pak Elang,Jangan biarkan Al berjalan dulu,Aq takut kaki nya malah akan semakin parah kalau dia paksakan untuk jalan...."kata Afifa....

__ADS_1


"Siap dokter cantik...."Kata Elang....


Afifa pamit dan pergi menuju ke rumah sakit.....


__ADS_2