Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 26


__ADS_3

Merasa di cueki,Revan akhir nya memulai pembicaraan nya....


"Maaf..."kata Revan


Al langsung menengok ke arah nya dan terkejut mendengar Revan mengatakan itu....


Lama Al tidak menjawab,Hingga akhir nya Revan mengulang nya lagi....


"Al,Aq minta maaf...."kata Revan dengan sedikit memelas....


"Maaf untuk apa?"kata Almeera cuek....


"Maaf karena aq sudah melupakan tugas aq untuk menafkahi kamu,"kata Revan...


Al diam,"Ternyata dia bukan minta maaf karena dia sudah membohongi ku tapi karena masalah nafkah..."batin Almeera


Melihat Al masih terdiam,Revan kesal dan mengatakan.....


"Kamu marah sama aq karena aq tidak memberi kan kamu uang untuk kebutuhan mu,Kamu marah sama aq katena aq melupakan itu..."Teriak Revan...


Mendengar Revan yang sedikit mengeraskan suaranya,Al pun berkata....


"Aku tidak marah kamu nggak memberi ku nafkah,Karena aq masih bisa mencari nya sendiri,Tapi kali ini pliss biarkan aq sendiri,Aq ingin sendiri ...."kata Almeera sedikit emosi...


Aina tidak sengaja mendengar percakapan itu pun terkejut mendengar kakak nya yang berbicara seperti itu pada orang lain.


Karena Selama ini Kakak nya Al selalu lembut pada orang walaupun orang itu menghina nya ia hanya tersenyum,Tapi kenapa kali ini kakak nya terlihat begitu marah..."Aina bertanya-tanya dalam hati nya....


Revan juga sama terkejut nya dengan Aina,Selama ini dia nggak pernah melihat Al semarah ini,Tapi kali ini dia terlihat begitu marah,Bahkan justru Revan yang selama ini mencueki nya pun Al masih tetap menyiapkan makanan nya...


Al langsung beranjak dan pergi kekamar nya,Al begitu menyesali ucapan yang keluar dari mulut nya itu,


Selama ini Al tidak pernah berkata kasar pada orang lain,Tapi kali ini Ia bahkan berkata kasar pada suami,Al benar-benar menyesali nya,


Al menenggelam kan wajah nya ke dalam selimut dan menangis sejadi-jadi nya.


Revan tidak berani untuk menyusuli nya di kamar,


Entah apa yang membuat nya ia jadi semarah ini.


Revan masih bertanya-tanya....

__ADS_1


"Apa mungkin kejadian saat di Lift,tapi masa kejadian seperti itu saja membuat nya begitu marah sih...Akh....teriak Revan sambil mengacak-acak rambut nya frustasi....


Sedangkan Aina,Ia langsung menghampiri kakak nya di kamar,


"Tok...tok...tok...Kakak Ini Aina,apakah Aina boleh masuk?"tanya Aina di luar kamar sambil mengetuk pintu nya.....


Mendengar Aina yang memanggil nya Al langsung membuka kan pintu nya....


"Cekrek...pintu terbuka dan Al langsung memeluk Adik nya....


Melihat kakak nya yang memeluk nya dengan erat,Aina langsung tahu kalau kakak nya sedang ada masalah...


Aina langsung membalas pelukan kakak nya dan membawa nya masuk kedalam untuk menenngkan nya...


Setelah kakak nya tenang,Aina memberikan kakak nya segelas air dan Al pun langsung meminum nya.


Berangsur-angsur Al mulai tenang,Aina terus mengelus rambut kakak nya hingga Al tertidur pulas...


Aina tahu kalau kakak nya sedang sedih,Ia bisa menenangkan nya,setelah tenang Kakak nya akan tertidur dan baru keesokan pagi nya Al akan menceritakan nya pada adik nya itu...


Aina melihat kakak nya sudah tertidur pulas pun mengambil selimut dan menyelimuti nya,


lepas itu Aina keluar meninggal kan kakak nya yang sudah terlelap.


Revan melihat Aina datang menghampiri nya pun bertanya....


"Bagaimana keadaan Al,Apa dia sudah tenang???"kata Revan sedikit khawatir...


"Kak,Memang nya apa yang terjadi dengan kak Al sampai dia bicara seperti itu pada kakak,Karena selama yang Aina tahu Kak Al tidak pernah berkata kasar pada orang lain sekalinpun ia di hina..."kata Aina lembut takut salah bicara...


"Kak Revan hanya bilang maaf karena selama ini,Kak Revan lupa tidak memberikan uang bulanan untuk kalian berdua,Itu saja yang kak Revan katakan..."kata Revan...


"Kalau cuma masalah itu,Tidak mungkin kak Al marah,Karena selama ini kak Al sudah mampu mancukupi kebutuhan ku tanpa bantuan orang lain kak!"kata Aina...


Revan diam,mendengar kata-kata Aina,memang benar apa yang Aina katakan,Walaupun sudah lama Mereka tinghal bersama,dan Revan tidak memberi nya uang,Tapi mereka masih bisa mencukupi kebutuhan nya sehari-hari.


Karena penasaran Revan pun bertanya....


"Memang nya apa pekerjaan Al sampai kalian berdua merasa sudah cukup untuk kalian..."tanya Revan...


Aina hanya tersenyum dan menjawab...

__ADS_1


"Apapun pekerjaan nya dan berapa pun penghasilan nya,Kalau kita mensyukuri nya maka semua akan merasa cukup bagi kita,tapi jika itu sebalik nya,Dia berpenghasilan besar,Memiliki segalanya tapi dia tidak bersyukur maka dia selalu akan merasa kurang.."kata Aina lalu dia eranjak pergi masuk kekamar nya...


Revan benar-benar terdiam,Anak kecil seperti Aina bisa berfikir bijak seperti itu,sedangkan dirinya belum tentu sebijak itu...


Merasa hari sudah begitu larut,Revan memutuskan untuk masuk ke kamar dan tidur karena hari ini Revan benar-benar capek sekali...


Saat Revan membuka pintu kamar nya,Ia terus memandang Al,Tanpa ia sadari tangan nya membelai rambut Al,


Betapa dada ini terasa sesak,Saat Al mencuekinya,Apa mungkin Al juga merasakan hal yang sama selama ini saat aq bersikap dingin pada nya....Revan terus saja memikirkan Sikap nya pada Al


Revan tidur berbaring di samping Al,Tangan nya memeluk erat perut Al seakan-akan ada kenyamanan di dalam pelukan nya...


Pagi hari nya Al terkejut saat melihat ada yangan yang melingakar di perut nya,Al kemudian menengok dan benar saja tangan Revan yang melingkar di perut nya,Al langsung menggeser tangan Revan dan beranjak dari tempat tidur lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri nya....


Al keluar dan melihat Revan yang sudah bangun,


Al berjalan dengan santai nya melewati Revan, tapi tiba-tiba Revan menarik nya hingga Al kehilangan keseimbangan dan jatuh di atas tubuh Revan.


Detak jantung Al dan Revan sama-sama bertedak keras seakan-akan mau lompat dari tempat nya,


Al langsung tersadar dan ia langsung mendorong tubuh Revan dan Hendak keluar,Tapi Revan berhasil mencegah nya....


"Al...Tunggu...."kata Revan...


Al pun berhenti dan menengok...


"Ada apa lagi...bukan nya kamu udah minta maaf soal tidak memberi ku nafkah selama ini,Dan Aq sudah memaafkan nya,"kata Almeera...


"Kalau kamu sudah memaafkan nya,Maka kamu harus menerima ini,Pakai lah sesuka mu intuk kebutuhan kamu dan Aina,Karena sekarang kalian berdua adalah tanggung jawab ku,"kata Revan....


Al pun menerimanya dan ia kemudian pergi untuk menyiapkan sarapan....


Revan turun dengan pakaian sudah rapi,Ia kan pergi keluar kota untuk bertemu klien disana...


Aina juga sudah berada di meja makan untuk sarapan pagi nya...


"Hai Kak Revan,Tumben sudah rapi?"kata Aina...


"Iya hari ini kak Revan akan menitipkan kamu ke Bunda karena kak Revan akan pergi ke luar kota!"kata Revan...


"Oh..."jawab Aina singkat...

__ADS_1


Al sudah selesai menyiapkan makanan nya,Ia kemudian duduk di samping adik nya dan mengambil sarapan nya.


mereka semua makan dengan tenang...


__ADS_2