
Tak menunggu lama Almeera dan Aina membuka kotak itu dan.....
Tok.....tok...tok...
Terdengar suara ketukan pintu.
Aina dan Almeera pun terkejut,Mereka berdua menutup kembali kotak itu dan bergegas membuka pintu terlebih dahulu.
Cekrek....suara pintu terbuka.
"Maaf Almeera,Mengganggu malam-malam begini!"kata orang itu.
"Oh Bu Indah,Ada yang bisa Al bantu?"Tanya Almeera.
"Ibu mau memesan kue buat ulang tahun anak Ibu besok apa bisa,Tadi Ibu ke toko tapi katanya Almeera dan Aina sedang pergi!"kata Indah.
"Iya bu,Kami berdua tadi siang pergi,Ya udah nanti Al anterin aja kue kalau sudah jadi ya bu,Terimakasih,Karena sudah percaya pada toko kami."Kata Almeera.
"Sama-sama Al,Kalau begitu Ibu pamit dulu ya Al,Maaf sudah mengganggu."Kata Indah.
"Nggak masalah kok bu,"kata Almeera.
Bu indah pergi,Aina dan Almeera menutup pintu dan masuk ke kamar ibu nya lagi.
"Kak Al,Ayo kak buka kotak nya,Aina sudah nggak sabar!"kata Aina antusias.
__ADS_1
"Aina besok aja yah,Kak Al capek banget,belum lagi besok Kak Al harus membuat kue Ultah pesanan nya Bu Indah."kata Almeera.
Aina yang melihat kakak nya terlihat kecapean pun akhirnya menurut dan ia pergi kekamar nya sendiri untuk tidur.
Memang dengan berjalan nya Almeera yang begitu membuat nya mudah kecapean.
Aina nggak ingin memaksa kakak nya karena ia sangat menyayangi Almeera,
Almeera juga pergi kekamar nya,tak menunggu waktu lama akhir nya Almeera sudah terlelap.
Sedangkan di rumah keluarga Narendra.
Reno mencoba membujuk Remon agar ia mau menikah dengan Almeera,Tapi Remon menolak dengan alasan Ia tidak menyukai nya,bahkan Remon juga membandingkan Almeera dangan pacarnya.
"Ayah,Mana mungkin Remon meninggal kan Vina, yang jauh lebih sempurna di bandingkan Almeera,Vina lebih dari segala-galanya,
"Remon jaga bicara kamu,pokok nya Ayah mau kamu menikahi Almeera."Kata Reno marah karena anak nya telah menghina Almeera.
"Ayah,Remon tetap tidak mau,Kenapa sih Ayah memaksakan kehendak Ayah pada Remon kenapa nggak sama kak Revan saja.
Kak Revan itu sudah cukup usia nya untuk menikah,Harus nya Ayah menjodohkan nya,"kata Remon emosi.
"Yang jelas Remon tidak mau,kalau Ayah memaksa Remon,Remon akan pergi dari rumah."kata Remon dan pergi meninggal kan kedua orang tuanya.
Revan yang sudah lebih dulu masuk ke kamar untuk menyelesaikan berkas nya,Dia tidak tahu perdebatan yang terjadi di rumah nya saat ini,Dia terlalu Fokus kepada pekerjaan nya,
__ADS_1
Reno masuk kekamar dengan langkah gontai.
Reno mengingat kata-kata Remon tadi,Kata-kata itu yang dulu pernah ia ucapkan kepada Papah nya,Penolakan tentang perjodohan nya,sama seperti dirinya.
Riana melihat suami nya resah langsung menggenggam tangan suaminya.
"Ayah...kalau Ayah tetap mengingin kan perjodohan ini,Kenapa Ayah nggak coba bertanya pada Revan saja,Mungkin Revan mau menerimanya."kata Riana.
"Bunda tau kan,Saat Ayah meminta kepada mereka pertama kali,Mereka langsung menolak,Ayah tahu sifat dari Revan sekali dia menolak,Dia tidak akan menerimanya,Sekalipun kita memaksanya,Aq nggak mau membuat Almeera menderita karena sikap dingin dan cuek dari Revan,
Makanya Aq memilih Remon karena dia begitu lembut jika bersama dengan seorang wanita."Kata Reno.
Riana pun mengangguk dan mengerti,memang benar Revan begitu dingin dan tegas,Ia tidak menyukai sesuatu yang tidak sempurna,Karena jika di rumah ada benda yang tidak sempurna ia langsung membuang nya.pikir Riana Bunda nya.
Riana mencoba bertanya kenapa suami nya ingin sekali menjodohkan anak nya dengan Almeera yang jelas terlihat biasa saja bagi nya,bahkan Riana bisa memilih kan Anak nya calon yang lebih dari segalanya kalau ia mau.
Reno pun menceritakan semua nya kepada istri nya dan memberikan Amplop berisi perjanjian yang Reno buat bersama Alma Orang tua nya Almeera.
Riana pun membual amplop itu dan membaca nya,Ia tak habis pikir kenapa suami nya mengingin kan seseorang bahkan sebelum dia ada di dunia ini.dan membuat perjanjian yang aneh menurut nya.
Nggak cuma surat perjanjian itu yang Reno sepakati dengan Alma,Tapi Reno ingin membalas jasa kepada Alma, Karena dia yang telah menyelamatkan dan mendonorkan darah nya untuk mu saat kamu melahirkan Revan,Saat itu kamu benar-benar kehilangan banyak darah,kami semua sudah berusaha mencari donor darah untuk mu tapi semua ruamah sakit dan bank darah kehabisan stok darah yang sama dengan golongan darah mu,
Alma yang saat itu bekerja sebagai perawat pun melihat kondisi kamu yang sudah melemah itu pun akhirnya rela mendonorkan darah nya untuk mu,Untuk menyelamatkan mu dan Revan.
Alma bisa saja membiarkan mu mati,Karena saat itu Alma masih sangat mencintai ku,Tapi dia tidak melakukan itu.karena bagi nya melihat aq bahagia saja sudah cukup untuk nya.
__ADS_1
Mendengar penjelasan dari sang suami,Riana menangis tersedu-sedu dia tidak pernah melihat cinta setulus itu,demi kebahagiaan orang yang ia sayangi ia rela memberikan darah nya untuk orang yang telah mengambil kebahagiaan nya.
Reno yang melihat istrinya menangis pun memelukndan menenang kan nya.