
Saat Andre sedang memegang tangan Al tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangan Al dan ....
Betapa terkejut nya Al saat melihat siapa yang menarik tangan nya....
"Kak Revan...."kata Almeera....
Sama hal nya dengan Al,Andre juga sama,Ia terkejut saat melihat Revan menarik tangan Al dan spontan melepaskan tangan Al....
"Pak Revan,Ada apa kenapa kamu menarik tangan Al..."kata Andre....
Revan tidak menggubris ucapan Andre,Tapi Revan justru menatap wajah Al seakan penuh dengan kemarahan...
Al menunduk takut dengan tatapan suaminya.
"Ndre maaf,Aq harus pergi?"kata Almeera sedikit takut....
"Al tapi aq be...."
Lagi-lagi ucapan Andre terhenti karena Al lebih dulu memotong nya...
"Pliss Ndre..."kata Almeera dengan raut wajah ketakutan....
Andre pun mengangguk,Sedangkan Revan justru langsung menarik tangan Al keluar dari restoran itu dan masuk ke dalam mobil....
Revan menjalan kan mobil nya dengan kecepatan tinggi,Al merasa ketakutan saat melihat Revan yang begitu marah....
Al memilih diam,Ia tidak berani bicara satu kata pun takut Revan akan semakin marah...
Revan menghentikan mobil nya di depan sebuah hotel milik nya,Ia langsung turun dan membawa Al masuk ke dalam hotel itu....
Semua karyawan menunduk melihat Revan,Tapi Revan tidak menghiraukan karyawan nya,Ia terus berjalan dan masuk ke dalam lift dan menekan tombol lift....
Lift pun terbuka,Revan langsung membuka kamar hotel dengan menggunakan password nya ...
Setelah pintu terbuka,Revan langsung melepaskan tangan nya dan seketika itu Al langsung jatuh di atas kasur.
Air mata berhasil lolos dari mata indah Al,Kini hanya ketakutan dan air mata yang tak henti-henti nya menetes....
"Kenapa kamu melakukan nya,Aku percaya padamu tapi kamu...."kata Revan dengan suara yang sangat keras...
"Kak,Maafkan Al...ini tidak seperti yang kak Revan lihat,Dia adalah sahabat Aq..."kata Almeera dengan terisak...
"Sahabat kamu bilang,Sahabat tapi mesra..."kata Revan dengan tersenyum sinis....
Al mencoba menenangkan dan mengontrol diri nya,Ia tidak mau diri nya meluapkan semuanya....
"Terserah kak Revan,mau percaya atau tidak....tapi yang jelas Al tidak selingkuh..."kata Almeera sambil berdiri dan berjalan mendekati pintu keluar....
__ADS_1
Saat melihat Al mendekati pintu,Revan langsung menarik tangan nya Al....
Hingga Al meringis kesakitan....
"Kak...Tolong lepasin tangan Al..."kata Almeera memohon....
Revan menyeringai...
"Aq tidak akan pernah melepaskan mu,sampai kapan pun...."
Al benar-benar ketakutan entah apa yang akan dilakukan Revan pada nya yang jelas Al benar-benar sudah sangat lelah melawan Revan,Ia hanya bisa pasrah....
Revan lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi Elang....
"Halo...Elang....Batalkan semua kerja sama dengan perusahaan milik Andre,Pastikan tidak ada perusahaan lain yang mau bekerjasama dengan nya ..."kata Revan ...
Revan lalu mematikan sambungan telepon nya....
Al yang mendengar percakapan Revan dengan Elang pun langsung mencoba mendekati suami nya....
"Kumohon kak....jangan lakukan itu,Kasihan dia....ini adalah impian nya...."kata Al terus memohon....
Revan tersenyum sinis....
"Seberapa penting nya dia bagi mu sampai-sampai kamu rela berlutut dan memohon untuk nya...."
Melihat Al yang rela memohon seperti ini membuat Revan semakin marah...
Revan langsung melempar vas yang ada di kamar itu ke pintu,Ia meluap kan kemarahan nya pada benda yang ada di sekitar nya....
Kali ini ketakutan Al bertambah,dengan tubuh yang lemah ia terus memohon pada suami nya untuk tidak melakukan semua itu pada Andre...
Revan tidak menggubris,Bahkan Revan hendak keluar meninggal kan Al....
Tapi suara Al berhasil menghentikan nya....
"Kau boleh menyiksa ku bahkan menceraikan ku,Tapi kumohon jangan kau hancur kan kehidupan Andre dan kerja keras nya,Karena semua ini aq yang salah,Aq tidak memberi tahu kepada Andre kalau aq sudah menikah...."Kata Almeera dengan mulut bergetar.....
Sebenar nya Al tidak ingin berpisah dengan Revan karena Al sangat mencintai suami nya itu,Tapi dia tidak ingin sahabat nya mengalami kehancuran....
Al tidak tega melihat semua itu....
Deg....
Lagi-lagi Al membela Andre,Hati Revan sangat sakit mendengar kata-kata Al,Tapi Revan pura-pura tersenyum ....
"Oh jadi kamu sengaja tidak memberi tahu dia,Baiklah....Aq akan memaafkan Dia dan melepas kan nya tapi dengan syarat Aq tidak ingin melihat kamu bersama nya dan bahkan kamu tidak di izin kan keluar rumah tanpa izin dari ku...Apa kamu mau .....???"kata Revan....
__ADS_1
"Baiklah....kalau itu memang keinginan kamu....!"kata Almeera pasrah....
Mendengar jawaban dari Al Revan lalu pergi meninggal kan Al,Sedangkan Al mencoba untuk berdiri,Tubuh nya benar-benar merasa lelah dengan apa yang terjadi hari ini..
Ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya....
Ia berendam di bathtub sambil melamun memikirkan Andre dan nasib nya...
"Maafkan Aq ndre,Lagi-lagi Aq membuat kamu dalam kesulitan....kamu telah membuktikan ucapan mu kepada ku,Kamu telah sukses tapi maaf aq tidak bisa bersama mu karena takdir tidak ingin menyatukan kita....maaf kan Aq..."
Lama Al berada di kamar mandi,Ia keluar dengan menggunakan handuk kimono...
Ia megambil ponsel nya dan hendak memesan pakaian di toko Online tapi ia urungkan setelah Revan datang dan membawa pakaian untuk Al....
"Pakailah ini,Dan untuk malam ini kita tidur di sini..."kata Revan....
Al hanya mengangguk,Ia kemudian mengambil pakaian yang Revan bawa dan masuk kekamar mandi untuk memakai nya.....
Al keluar dan ia langsung membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur....
Al menutup semua tubuh nya dengan selimut...
Didalam selimut Al terus saja menitikan air matanya,
Revan melihat Al yang sudah berbaring dan menutup seluruh tubuh nya pun mendekati ....
Revan benar-benar tidak bermaksud melukai hati Al tapi ia juga melakukan semua ini karena ia sangat mencintai istri nya,Ia tidak ingin Al meninggal kan nya.....
Revan memeluk tubuh istri nya dan berbisik....
"Sebaik nya kita makan malam dulu,Lepas itu kau boleh tidur...."Bisik Revan di telinga Al.....
Al tidak menggubris ucapan Revan,Ia benar-benar tidak ingin makan,Yang ia butuhkan adalah ketenangan saja....
Revan menghela nafas nya,Ia turun dari tempat tidur dan mengambil makanan nya....
"Al,Ayo makan dulu..."Kata Revan lembut....
Al bangun,Ia kemudian duduk di tempat tidur nya....
Revan melihat Mata Al yang nampak begitu sedih pun langsung memeluk nya....
"Maaf kan Aq,Aq tidak bermaksud melukai hati kamu,Tapi aq takut kamu meninggal kan aq...."kata Revan....
Al langsung mendongak kan kepala nya mendengar kata yang terucap di bibir Revan..
Kata yang mampu membuat Al sedikit lebih tenang....
__ADS_1
"Andai kamu tahu Kak Revan,Hati ku juga sakit saat melihat kamu bersama dengan wanita lain,Tapi aq mencoba memendam rasa sakit ku ini,"Batin Almeera...