Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 79


__ADS_3

Mereka berdua masih berpelukan hingga suara seseorang mengaget kan mereka....


"Ekhem....Sudah pelukan nya apa kalian tidak haus ...!"kata Andre sambil memberikan air kepada mereka...


Aina dan Putri memandang Andre kemudian mengambil air yang di berikan oleh Andre dan tak lupa mereka berdua mengucapkan terimakasih...


Setelah mengambil dan meminum nya,Putri pun berkata dengan ketus...


"Kamu sengaja yah membawa Aina kemari karena kamu tahu aq pasti akan mendengar kan Aina dari pada kamu yang bicara...!"


Bukan nya menjawab Andre malah tertawa hingga membuat orang yang lewat memandang ke arah mereka....


Seketika itu Andre menghentikan tertawa nya sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal...


"Aku tahu,Makanya Aku membawa Aina untuk menjelaskan padamu karena kamu tidak memberi kesempatan pada Al untuk menjelaskan nya...."kata Andre...


Deg...Putri baru menyadari itu....


"Sekarang kamu sudah tahu Alasan nya,Bahkan aq pun baru sadar sekarang saat dulu tante Alma berbicara padaku,


"Tidak ada orang tua yang mengingin kan Putra nya memiliki pendamping yang tak sempurna,semua orang tua ingin yang terbaik untuk putra nya dan ia di dalam sebuah persahabatan tidak ada yang nama nya mantan.


Dan Kamu juga harus tahu bahwa cinta itu butuh pengorbanan.


Tante harap kamu bisa mengerti kata-kata tante..."


Putri pun mengangguk,


"Dan sekarang yang harus kita lakukan adalah bagaimana cara membuat Kirana bisa move on dengan Revan,karena bagaimana pun juga kita harus membantu nya agar mereka semua bisa berdamai dan tidak ada dendam lagi di kemudian hari"kata Andre lagi....


Mereka semua sejenak terdiam hingga


dering ponsel Putri menyadar kan mereka....


Putri langsung mengangkat panggilan itu kala melihat nomor sang mamah yang menghubungi nya....


Terlihat jelas dari raut wajah nya nampak kesedihan.


Putri mengakhiri panggilan nya dan ia pamit kepada Aina dan Andre untuk pulang,


Aina yang melihat Putri menahan air mata nya pun memohon untuk ikut bersama Putri,karena Aina takut terjadi apa-apa sama Putri .

__ADS_1


Akhir nya dengan helaan nafas beratnya,Putri menganggukan kepala nya....


Aina Masuk kedalam Mobil Putri dan sedangkan Andre mengikuti dari belakang dan pergi meninggal kan tempat dimana mereka bertemu.


Jarak antara rumah putri dengan tempat mereka bertemu hanya memakan waktu 30 menit saja.


Mereka sudah sampai,Putri mengajak Aina dan Andre untuk masuk dan duduk di ruang tamu sedang kan Putri ia langsung bergegas naik ke kamar sang kakak....


Tanpa menunggu lama,Putri langsung membuka pintu kamar kakak nya dan mendapati kamar yang sudah berantakan dengan Kirana yang sedang menangis...


Putri tak bisa membendung air mata nya lagi,Di peluk nya sang kakak dan ia pun ikut menangis....


"Kak,sadar lah masih banyak lelaki di dunia ini yang lebih baik dari Revan,kakak berhak bahagia,lupakan lah Revan kak,lanjut kan hidup mu jangan kau rusak masa depan mu dengan masih memikir kan nya...."kata Putri dengan linangan air mata....


Mamah Putri hanya menangis mendapati anak sulung nya begitu menyedih kan....


"Hanya dia yang kakak mau ....hanya dia....Revan Narendra ..."kata Kirana dengan air mata yang terus mengalir dan tatapan kosong....


Putri hanya bisa memeluk sang kakak dan mencoba menenangkan nya....


Sedang kan Aina dan Andre,Ia masih setia duduk di ruang tamu,Mereka berdua bingung kenapa kak putri tidak turun menemui nya,ada apa dengan nya....


Cukup lama mereka berdua menunggu Putri tapi tak ada tanda-tanda Putri akan menemui mereka,hingga akhir nya aina memberanikan diri bertanya kepada pelayan....


"itu nona Putri di kamar nya Nona Kirana!"jawab Bibi....


"Oh,kalau begitu boleh kami menemui nya!"kata Aina....


Bibi mengangguk dan mengantar kan mereka ke depan kamar Kirana...


Bibi kemudian pamit untuk pergi ke dapur....


Dengan langkah ragu Aina mengintip,sedangkan Andre merasa takut dan nggak enak kalau harus masuk dan mencampuri urusan pribadi mereka,


Andre meminta Aina untuk turun dan pergi saja dari rumah Putri tapi Aina menolak karena Aina sudah penasaran dengan apa yang Putri dan kakak nya bicarakan.


Andre terus memaksa tapi Aina tetap menolak nya,Aina dan Andre mendengar suara tangisan,dan Akhir nya Aina memberanikan diri untuk masuk sedang kan Andre memilih di depan pintu saja ...


Dengan langkah pelan dan hati-hati Aina masuk dan langsung melihat kakak beradik itu sedang berpelukan.


Aina mendekati Kirana dan memeluk nya,Kirana terkejut melihat seseorang datang dan memeluk dirinya....

__ADS_1


Bukan nya melepaskan Kirana justru merasa nyaman dan tenang dalam pelukan dan dekapan nya...


Setelah Aina tahu kalau Kirana sudah tenang,Ia kemudian mulai melepaskan pelukan nya dan mencoba berbicara pelan dengan nya.....


"Kak Kirana,Apa yang membuat mu begitu mengingin kan Revan?"kata Aina lembut....


"karena dia sempurna,dia baik,tampan dan juga mapan,di usia nya yang terbilang cukup muda,Aku sangat mengaguminya bahkan aku rela mengikuti kemanapun ia sekolah,hingga akhir nya aq bisa mendapat kan nya,Aq senang karena akhir nya aku bisa mendapat kan dia tapi aq lupa kalau semua bisa berubah tanpa aq duga...!"kata kirana sambil terisak...


"Apa hanya itu yang membuat kak Kirana tidak bisa melepas kan kak Revan!"kata Aina pelan dan lembut...


sejenak Kirana terdiam kemudian ia mengangguk....


"Kak....kamu sempurna,cantik dan keluarga mu begitu menyayangi mu ,bahkan dari kecil mungkin kamu lebih beruntung dari Almeera.


Dari kecil Almeera tidak pernah merasakan apa yang kamu rasakan,


Airmata dan keringat setiap hari menetes dari tubuh dan mata nya.


Kepergian orang tua di usia kami yang masih kecil membuat membuat kak Al harus bekerja keras untuk menghidupi ku,Kesabaran dan ketabahan kak Al membuat kami bisa bertahan hidup sampai saat ini,


Almeera yang kata mu beruntung mendapat kan Revan dan keluarga nya itu benar,dan itu merupakan hadiah yang Allah berikan untuk kakak ku dna juga Aku karena kesabaran dan keikhlasan nya selama ini.


Dan jika Kak Kirana mengambil kebahagian itu dari kakak ku maka aq sendiri yang akan merebut nya kembali karena tidak ada seorang adik yang rela kebahagiaan kakak nya diambil secara paksa oleh orang lain.


Sama hal nya dengan kak Putri,dia telah berusaha menepati janjinya pada mu kak,tapi Allah tidak menghendaki Kak Kirana dan Revan bersatu.


sekuat apapun kak Putri dan kak Kirana memisah kan mereka itu hanyalah sia-sia saja karena takdir Revan dan Almeera sudah tertulis untuk selalu bersama...."kata Aina pelan....


Kirana terdiam,Memang benar apa kata Aina,bahkan dulu Revan sempat pergi jauh dari Al tapi tetap saja mereka akhir nya bersatu.


"Dan sekarang,kak Kirana harus bisa belajar untuk ikhlas,dan menerima semua takdir ini,Masa depan kak Kirana itu masih panjang,jangan kak Kirana merasa kalau Revan itu adalah yang paling sempurna karena sebenar nya tidak ada manusia yang sempurna,dan ingat lah Allah menciptakan manusia itu berpasang-pasang dan untuk saling melengkapi...."kata Aina lembut....


Kirana memandang wajah Aina,kemudian ia langsung memeluk Aina....


"Apakah aku bisa mendapat kan orang yang baik dan sempurna seperti Revan,karena hanya dia yang aku mau...!"kata Kirana pelan....


"kak,bukalah hatimu,ikhlaskan semua yang terjadi,karena jodoh,rizki dan maut hanya Allah yang tahu dan dia lebih tahu apa yang terbaik untuk mu,dan Revan bukan lah jodoh mu, buktikan lah pada Revan kalau kamu bisa bahagia walau bukan dengan nya !"kata Aina....


Kirana mulai merasa tenang dan ia kemudian menyeka air mata nya...


"Terimakasih,telah menyadar kan ku,tapi boleh kah aq minta sekali saja untuk bertemu dengan nya,dan aq janji aq akan pergi jauh dari nya!"kata Kirana...

__ADS_1


Aina mengangguk,


sedang kan Mamah putri,putri dan Andre merasa lega karena Kirana mau belajar untuk melupakan nya....


__ADS_2