
Hari sudah sore,Revan sudah tidak sabar ingin kembali ke rumah,Ia ingin memberikan kejutan kepada istri nya karena dia sudah membantu Revan.
Sebelum Revan pulang ke rumah,Ia menyempat kan diri terlebih dahulu ke salah satu mall milik nya yang sangat besar untuk membeli sesuatu .
Walaupun sebenar nya Revan mampu tanpa bantuan nya tapi tak dapat di pungkiri,Kecerdasan dan kepintaran nya yang mampu membuat investor dengan mudah menyetujui nya.
Setelah mendapat kan apa yang ia ingin kan,Revan masuk kembali ke mobil dan pulang ke rumah.
Sampai di rumah,Revan masuk dan berjalan dengan santai.
Ia berhenti tepat di samping dapur,Dan melihat seseorang sedang membuat makanan,Dan ia adalah Aina.
Aina tidak menyadari keberadaan Revan,Ia terlalu asyik dengan kegiatan nya saat ini.
"Aina....kamu sudah kembali,"Tanya Revan...
Aina tersentak kala mendengar suara yang mengejut kan nya.
"Kak Revan,Ia Aina nggak betah lama-lama jauh dari kak Al..."Jawab Aina jujur....
Revan menggeleng kan kepala nya sambil tersenyum.
"Oh ya,Al sudah pulang?"tanya Revan ...
"Kak Al belum pulang kak,Mungkin sebentar lagi,Kak Revan mau Aina buatin makanan sekalian?"tanya Aina....
Revan tersenyum...
"Nggak perlu,Kak Revan akan menunggu Al saja,Kalau begitu Kak Revan keatas dulu."kata Revan....
Aina mengangguk dan ia tersenyum...
"Akhir nya,Kak Revan benar-benar mencintai kak Al...."batin Aina.
Revan masuk ke dalam kamar nya,Kemudian ia membersih kan diri dan rebahan di atas kasur sambil menunggu Al pulang.
"Kenapa aq begitu merindukan istri ku,Kenapa semakin hari aq tidak ingin jauh dari nya."batin Revan.
Tanpa Revan sadari,ia sudah terlelap dari tidur nya,Padahal baru beberapa menit lalu.
Sedang kan di luar,Al baru saja sampai dengan menggunakan taksi,Ia masuk ke dalam Rumah,dan mendapati Aina sedang makan malam.
"Aina ...."Sapa Almeera ia langsung memeluk tubuh adik nya seperti setahun tidak bertemu saja.
"Kak Al...."Jawab Aina sambil membalas pelukan kakak nya yang sangat ia rindukan.
"Kakak benar-benar merindukan mu,Bagaimana kamu disana,Apakah kamu senang tinggal bersama bunda?"tanya Almeera....
"Kak Al ini bagaimana sih,kalau aq betah sama Bunda ngapain aq kembali kesini!"kata Aina dengan cemberut...
Al tersenyum mendengar jawaban dari adik nya itu...
__ADS_1
"Baiklah...sekarang kak Al mau kekamar dulu,oh ya sekalian buat kan kak Al makanan yang seperti kamu makan,karena kak Al sudah lapar..."kata Almeera...
"Ok bos..."jawab Aina....
Al berjalan menuju kekamar nya,Sedang kan Aina sedang membuat makan malam untuk kakak nya.
Al membuka pintu kamar nya,Ia langsung meletakan tas nya dan berjalan menuju ke kamar mandi tanpa melihat ke arah tempat tidur.
Selesai mandi Al dengan santai keluar dengan menggunakan handuk yang di lilit kan ditubuh nya.
Revan yang baru bangun dari mimpi nya tersenyum saat melihat Al yang hanya menggunakan handuk saja keluar dari kamar mandi.
Al dengan santai berjalan tanpa melihat ada yang memperhatikan diri nya.
Revan bangun dan mendekati Al dan memeluk tubuh Al dari belakang sontak membuat Al terkejut karena ada tangan yang melingkar di tubuh nya.
Al membalikan badan nya dan keterkejutan itu berubah menjadi senyuman yang terukir indah di bibir nya.
"Sejak kapan kak Revan ada di kamar?"tanya nya...
"Sebelum kamu pulang,Aq udah pulang lebih dulu..."jawab Revan santai.
"Apah,Berarti kamu lihat aq masuk dan keluar dari kamar mandi dari tadi donk?"tanya Almeera...
Revan hanya tersenyum,Ia langsung mendekap dan semakin menenggelam kan kepala nya di leher Al,Bau harum tubuh Al membuat candu bagi nya...
Revan terus menciumi tengkuk leher Al hingga terun kebawah terus menyusuri setiap inci tubuh nya,Ciuman itu berubah panas dan menuntut,Revan langsung membawa Al tanpa melepas kan ciuman nya ke ranjang,Saat Revan hendak melepas kan balutan handuk Al,Tiba-tiba terdengar suara pintu kamar di ketuk.
Seketika Al langsung mendorong tubuh Revan hingga hampir jatuh dan bergegas ke ruang ganti untuk memakai pakaian...
"Ada apa Aina?"tanya Revan....
"Itu kak,Emm...tadi kak Al meminta Aq untuk menyiap kan makan malam untuk nya dan sekarang sudah siap..!"jawab Aina dengan nggak enak...
Aina menunduk,merasa kalau Kakak ipar nya itu sedang menatap nya dengan kesal...
"Aina kenapa kamu begitu bodoh sih,kayak nya kamu datang di saat waktu yang tidak tepat deh..."Batin Aina....
Revan yang melihat Aina menunduk merasa kasihan...
"Ya sudah nanti kami menyusul,"jawab Revan...
Aina tersenyum dan berjalan menuju ke kamar nya.
"Duh Aina kenapa sih kamu nggak bisa apa menunggu mereka turun,Kalau di ganggu terus bagaimana bisa aq mendapat kan teman bermain nanti..."batin Aina merutuki kebodohan nya.
Sedang kan Al dan Revan turun ke bawah menuju ke meja makan,
Al mengambil minuman untuk Revan dan dirinya....
Mereka duduk bersebelah dan menikmati makan malam yang telah di buat kan oleh adik tercinta Al...
__ADS_1
Masakan yang Aina bikin benar-benar sama enak nya bikinan Al,Entah dari mana Al tahu kenapa adik nya bisa memasak.
Padahal Aina hanya menemani nya saja di dapur.
Al dan Revan telah menghabiskan makanan nya,Revan berjalan keruang keluarga untuk sekedar menonton Tv.
Walaupun sebenar nya di masing-masing kamar ada tv nya,Tapi sesekali mereka berkumpul di ruangan itu.
Al sudah selesai membersih kan piring bekas ia dan Revan makan,Al menghampiri suaminya dan menemani suami nya menonton Tv.
Revan melihat istri nya menghampiri nya di ruang tv pun tersenyum,
"Al,Terimakasih karena sudah membantu ku di kantor dan membawakan makanan untuk ku..."Kata Revan.
"Udah lah kak,Selama Al bisa Al akan melakukan nya karena ini adalah salah satu tugas ku sebagai seorang istri."jawab Almeera...
Revan tersenyum mendengar jawaban dari istri nya.
Hening dan tidak ada percakapan sama sekali diantara mereka hingga membuat Al bosan.
"Kak,Al kekamar Aina dulu,"Kata Almeera...
Revan mengangguk dan tersenyum..
Al langsung berjalan menuju kekamr Aina...
"Tok.....tok...tok....
Suara pintu di ketuk,Aina yang sedang belajar langsung beranjak dan membukakan pintu nya ...
Pintu telah di buka Aina mempersilakan kakak nya untuk masuk dan mereka duduk di atas kasur Aina...
"Aina,Bagaimana hari-hari mu ?"tanya Almeera...
Ya pertanyaan itu yang selalu Al tanya kan kepada Adik nya....
Aina pun menceritakan semua nya kepada kakak nya,dari dia pergi ke pesta bersama Bunda Riana dan Ayah Reno sampai semua kegiatan yang Aina lakukan semua Aina ceritakan.
Al mendengar cerita adik tersenyum,
Al selalu menerap kan kejujuran dan keberanian kepada adik nya.
Dan sekarang benar-benar terbukti dimana disaat seorang bertambah dewasa,Sering kali mereka menutupi apa yang mereka lakukan.tapi tidak dengan Aina dia selalu menceritakan semua yang terjadi di hari-hari nya dengan sang kakak.
Ya Aina pernah berbohong tapi kebohongan yang ia lakukan demi kebaikan semua nya.
Cukup lama mereka bertukar cerita hingga akhir nya Al pamit untuk beristirahat di kamar karena hari sudah malam.
"Selamat malam Aina..."kata Almeera
"malam kak ..."jawab Aina..
__ADS_1
Al keluar dan ia masuk kekamar nya untuk beristirahat.
Al langsung di kejut kan dengan seseorang yang berada di kamar nya dengan membawa sebuah kotak.