Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 84


__ADS_3

"Hapuslah air mata mu karena air mata yang kamu keluarkan adalah luka untuk ku..."


Deg...Al terdiam,Ia mulai mencerna kata-kata yang keluar dari mulut adik ipar nya....


"A....A..Apa maksud mu?"pertanyaan itu keluar dari mulut Almeera


"Lupakan lah,Karena aq akan membuat kalian bersama kembali seperti dulu,Aq tidak akan membiar kan dia lepas dari genggaman ku walaupun dia mengingin kan kebebasan itu..!"kata Remon....


"Apa yang akan kamu lakukan pada nya?"Almeera bertanya dengan raut wajah yang cemas ..


Remon tidak menjawab,ia justru pergi begitu saja meninggal kan Al di tengah kecemasan nya ...


Al yang takut segera mengejar Remon dengan langkah yang pelan ia berusaha untuk menghentikan nya tapi Remon sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar nya..


Semua orang di buat penasaran dengan apa yang terjadi pada mereka berdua,


Revan dan Aina langsung beranjak dan menyusul Al dan menyuruh nya untuk duduk bersama Ayah dan Bunda...


Sedang kan Aina,dia malah mengetuk pintu kamar Remon dan meminta berbicara pada nya....


Remon pun menyahuti nya dan menyuruh nya untuk masuk...


Aina masuk dan melihat Remon sedang berdiri memandang langit yang bertabur kan bintang.


Langit yang gelap tampak begitu indah dengan di hiasi oleh bintang-bintang dan bulan sebagai cahaya yang memberi penerangan ....


Aina mendekati Remon dan berdiri di samping nya...


"Hukuman apa yang akan kak Remon berikan pada ka Putri?"tanya Aina langsung...


"Aq akan menjadikan dia sebagai pelayan dalam hidup ku,tidak akan pernah aq biar kan dia lepas dari ku walaupun dia mengingin kan nya...."jawaban Remon membuat Aina kembali bertanya....


"Apa hanya sebagai pelayan,atau kak Remon justru akan menikahi nya dan baru menjadikan nya pelayan dalam kata lain istri kak Remon?"


Remon menjawab dengan menganggukan kepala nya,


"Bagaimana kalau dia menolak,pernikahan itu sakral kak?"tanya nya lagi...


"Aq akan memberi nya sedikit waktu untuk berfikir dan Aq tahu pernikahan itu sakral,tapi hanya dengan cara ini mereka akan bersama kembali dalam ikatan saudara dan jika aq memberi hukuman dengan memenjara kan nya maka aq akan melukai kakak mu,dan jika aq menarik semua saham di perusahaan nya mungkin perusahaan itu akan bangkrut dan angka pengangguran semakin banyak dan banyak orang yang akan mengalami kesulitan.dan pernikahan itu adalah jalan tengah nya..."kata Remon....

__ADS_1


Aina kagum dengan cara berfikir Remon,ia melihat sisi lain dari seorang Remon Narendra...


"Apa ka Remon mencintai nya?"tanya Aina...


"Cinta akan datang seiring berjalan nya waktu,Apa ada pertanyaan lain kalau tidak ada kamu boleh keluar karena Aq capek ingin beristirahat...!"kata Remon...


Aina pun mengangguk dan keluar meninggal kan kamar Remon....


Aina berjalan dan berkumpul bersama kembali.


"Aina,Apa kamu tahu hukuman apa yang akan Remon berikan pada Putri,Bunda harap Remon akan memberikan hukuman yang berat untuk nya!"kata Riana dengan kilatan marah...


"Aina sudah tahu,tapi biar lah kalian mengetahui nya langsung dari yang bersangkutan,Dan ia kak Al,Ayo kita pulang !"ajak Aina kepada Almeera...


Al pun mengangguk dan mereka pun pamit untuk pulang....


Riana pun enggan untuk membiarkan mereka pulang,karena Riana merasa masih ingin bercerita banyak.


Dengan bujuk dan Rayuan akhir nya Riana pun mengaguk dan mengizin kan mereka untuk pulang....


Al,Aina dan Revan akhirnya pulang kembali ke rumah nya.


Remon sudah memesan tempat khusus untuk nya berbicara dengan Putri ...


Putri datang dengan di temani oleh Andin,mereka kemudian di sambut dan di antar ke tempat yangsudah di siap kan oleh Remon..


Sampai di tempat itu,Putri di persilakan untuk duduk ...


Putri pun menurut,ia pun duduk di depan Remon...


Semua sudah Remon siap kan termasuk makanan dan minuman untuk menemani mereka mengobrol...


"Terimakasih...Oh ya langsung saja apa yang akan kamu katakan?"tanya Putri langsung....


Remon tersenyum,Ia suka dengan perempuan yang to the point seperti Putri...


"Kesepakatan...!"kata Remon sambil memberi sebuah map....


Putri mengerut kan kening ....

__ADS_1


"Apa ini..!"


"Bacalah nanti kamu akan tahu kesepakatan apa yang aku berikan...!"kata Remon....


Putri pun membuka dan membacanya....


"Menikah....!"kata putri dengan terkejut


"Gila....ini benar-benar gila!"kata Putri begitu lantang....


"Terserah kamu mau bilang apa,Tapi hanya ini kesepakatan yang sangat bagus,Apalagi menikah dengan saya,siapa yang akan menolak!"kata Remon dengan sombong nya ...


"Tapi sayang nya aq menolak nya,Lebih baik aq di penjara atau bangkrut dari pada harus menikah dengan orang yang tidak aku cintai,dan itu sama saja aq dengan membunuh diri ku sendiri....!"kata Putri....


"Hemm....pikir kan lah...aq akan memberi kan kamu waktu selama 7 hari,dan jika kamu setuju maka hubungi aq dan kita bertemu di tempat ini...!"kata Remon...


"jika aq sama sekali tidak datang maka kamu boleh melaporkan ke polisi karena aq sudah memutus kan untuk tidak menerima kesepakatan ini!"kata Putri tegas,lalu berlalu meninggal Remon yang masih duduk.


Putri dan Andin meninggal kan Remon,Mereka langsung mengendarai mobil nya dan menuju ke kantor kembali.


"Sungguh menarik...."Gumam Remon tersenyum memandang kepergian Putri


Sedang kan Putri sudah sampai di kantor ia masuk ke ruangan dan menghempas kan tubuh nya di atas kursi kebesaran.


"Mana mungkin,Aq akan menikah dengan orang yang tidak aku cintai dan membayangkan saja aq sudah tidak mampu,bagaimana kalau menjalani nya...


Sebentar lagi Putri,kamu akan mengatakan perasaan mu pada nya ...ya sebentar lagi...!"kata Putri menyemangati diri nya sendiri....


Putri mengingat kembali pertemuan dengan seseorang,Seseorang yang sudah membuat nya menjaga hati untuk laki-laki lain..


Ya Putri jatuh cinta pada pandangan pertama dengan laki-laki itu,Tapi Putri belum mengatakan nya,Putri memilih waktu yang tepat untuk mengungkap kan nya,dan Putri juga yakin kalau laki-laki itu sama seperti diri nya.


Diam-diam Putri selalu mencari tahu tentang nya.


Putri terdiam mengingat semua itu,hingga Ia tidak mengetahui kalau dari tadi andin memperhatikan nya...


"Kenapa kamu tidak menerima kesepakatan itu,bukan nya itu sangat menguntungkan untuk kita dan perusahaan...!"tanya nya langsung....


"Kalau aq menerima kesepakatan itu,perusahaan akan untung tapi bagaimana dengan ku,bagaimana dengan kehidupan dan masa depan ku,Apakah seberuntung perusahaan?"tanya Putri dengan menahan air mata nya....

__ADS_1


Andin terdiam,Ia juga sedih melihat Putri seperti itu,tak ada keceriaan seperti dulu yang ada dia menjadi wanita yang sangat dingin,Putri juga harus berusaha untuk membuat perusahaan orang tua dan kakak nya berkembang.dan itu membuat nya kehilangan kebebasan nya.


__ADS_2