
Putri masuk ke rumah,ia di kejut kan dengan kehadiran seorang anak kecil yang sedang berlari dan kakak nya yang sedang menggendong seorang bayi yang sangat lucu....
Putri langsung mendekati sang kakak dan menyalim tangan Kirana dan memeluk nya....
"Kak,kapan sampai dan siapa anak ini kak?"tanya Putri...
"Tadi siang,anak ini adalah anak teman kakak yang di titipkan kepada kakak!"jawab Kirana sambil memberikan anak yang sedang di gendong nya kepada sang Mamah....
"Memang orang tua nya kemana kak,Dan kenapa kakak memakai pakaian seperti ini?"tanya Putri menunjuk pakaian yang di kenakan Kirana....
Saat Kirana akan menjawab seorang Gadis kecil yang sedang berlari itu berhenti dan mendekati Putri .....
"Kakak cantik,Bunda bukan siapa-siapa ku tapi Bunda sekarang menjadi orang tua ku,Mamah ku telah pergi saat dia melahirkan adik bayi,kami tidak punya siapa-siapa,Papah juga sudah pergi,Hanya Bunda yang dekat dengan kami,makanya sebelum pergi Mamah menitipkan aq dan adik bayi kepada Bunda,Dan untuk Baju nya,Aku yang meminta Bunda untuk menutup semua dan mengenakan niqab,karena aq tidak mau melihat Bunda menjadi pusat perhatian laki-laki yang memandang nya...."kata gadis cantik itu....
Deg....Putri dan Kirana tersentuh,seorang anak kecil punya pemikiran yang Putri sendiri sama sekali tidak memikirkan semua itu....
"Siapa nama mu dek?"tanya nya....
"Nama ku Mentari dan adik ku bernama Bintang ...."kata Mutiara....
Putri langsung memeluk Mentari....
Sedang kan Kirana meminta Mentari untuk menjaga adik nya sebentar.
Setelah kepergian Mentari,Kirana memandang wajah sang adik,Terlihat raut wajah sedih sang adik.
Kirana menghela nafas nya kasar kemudian ia bertanya kepada Putri....
"Apakamu mencintai nya,atau kah pernikahan ini adalah kesepakatan atas apa yang telah kamu lakukan karena kakak?"tanya Nya....
Diam...Putri hanya memilih diam ....
"Kalau benar ini adalah kesepakatan atas apa yang kamu lakukan,maka biar kakak yang akan menggantikan mu di pernikahan ini,Biar kan kakak menebus semua apa yang telah kakak perbuat,sudah cukup pengorbanan mu untuk kakak,Kakak tidak mau m3lihat kamu hancur lagi setelah kamu kehilangan seorang teman baik,Maafkan kakak Putri!"kata Kirana sambil terisak....
__ADS_1
Putri menghela nafas nya kasar....
"Memang benar,Putri menikah karena kesepakatan itu,danya Putri tidak mencintai nya,Dan jikalau kakak menggantikan Putri apakah itu akan menyelesaikan masalah,tidak kak,itu justru akan menambah masalah baru,Putri tidak mau,Putri capek kak,
Dan untuk kedepan nya bagaimana dengan pernikahan ku,biar kan nanti aku yang akan menjalani nya,
Karena aq percaya cinta akan tumbuh seiring berjalan nya waktu,
Untuk kak Kirana,Jalani apa yang sudah di takdir kan untuk kakak,
itu adalah yang terbaik dan jaga apa yang sudah di titipkan kepada kakak karena aq yakin itu adalah kebahagiaan yang kakak cari selama ini....!"kata Putri....
"Kamu benar Putri mereka berdua adalah kebahagiaan kakak,Kakak bersyukur bisa bertemu dengan mereka,Dan untuk mu kakak bersyukur karena memiliki adik seperti mu,semoga kamu selalu bahagia....!"kata kirana sambil memeluk erat sang adik....
Mereka berdua berpelukan...
Cukup lama mereka berpelukan,kemudian Putri melepas kan pelukan nya....
"Tidur lah Hari sudah malam,besok kamu harus terlihat segar dan cantik,selamat Malam...!"kata Kirana kemudian ia meninggal kan Putri....
Hari ini,hari yang menegang kan untuk Putri,Satu jam lagi status nya akan berganti,menjadi seorang istri.
Sudah 3 jam Putri duduk di depan cermin melihat pantulan diri nya yang berbalut baju kebaya putih rancangan dari kakaknya sendiri.
Air mata yang sudah menggenang ia tahan agar tidak jatuh,mencoba ikhlas dengan nasib dan takdir nya.
Mencintai seseorang yang sama sekali tidak mencintai nya menjadi alasan ia menerima pernikahan ini,berharap seiring berjalan nya waktu perasaan nya akan sedikit menghilang walaupun Putri sendiri tak yakin.
Andin berdiri di samping Putri melihat dengan tatapan sedih,sedang kan Kirana memilih untuk memandang dari jauh sang adik....
Bukan Kirana tidak suka tapi Kirana merasa bersalah kepada sang adik karena keegoisan nya hingga ia harus mengorban kan adiknya sendiri....
Sedang kan dibawah keluarga Putri menyambut kedatangan calon mempelai Pria,dan mempersilakan mereka duduk...
__ADS_1
Remon duduk di depan sang Penghulu,sedang kan Riana,Reno duduk di samping sang Putra...
Revan,Almeera, Aina,Afifa,Elang,dan Andre berada di pihak mempelai pria....
Afifa hendak naik dan menjemput Putri tapi di tahan oleh Remon....
"Biar Andre yang akan menjemput Nya,kamu di sini saja!"kata Remon tegas...
Andre pun mengangguk,dan pamit untuk menjemput Putri....
Andre menaiki tangga,dan tibalah ia di depan kamar Putri,Andre melihat seorang wanita berjilbab dan memakai cadar sedang berdiri di depan pintu....
"Permisi Ukhti,Pengantin Wanita sudah di tunggu di bawah untuk melangsungkan ijab kobul....
Kirana hanya menganggu dan mempersilahkan Masuk dan membawa sang adik...
Andre masuk dan memandang sahabat nya yang sebentar lagi akan berganti status dan berjalan dengan perlahan mendekati nya....
Andre meminta Andin untuk keluar lebih dulu,dan Andin pun menganggukan kepala,kemudian ia pergi....
"Menangis lah,kalau kamu ingin menangis,"kata Andre lembut....
Putri langsung mendongak dan memeluk erat sahabat nya,menumpah kan semua nya....
"Bagaimana bisa kamu ada disini dan kenapa kamu menyuruh Andin pergi lalu siapa yang akan mengantar kan ku ke pelaminan?"tanya Putri sambil terisak
"Apa kamu lupa candaan kita saat sekolah dulu,jika kamu menikah dengan orang yang kamu cintai maka Afifa dan Almeera yang akan mengantar kan mu,Tapi jika pernikahan mu bukan karena cinta Aq yang akan mengantar kan mu dan dengan tangan ini, aku akan menyerah kan Kamu kepada calon suami mu dan meminta nya untuk menjaga,melindungi dan membuat mu bahagia selalu,"kata Andre....
"Tidak Andre,kamu salah aq mencintai nya,Lagian itu hanya candaan belaka...!"kata Putri menyangkal....
"Itu bukan candaan Putri,Sekarang genggam tangan ku dan jangan lah kamu takut karena akan ku pastikan dia akan memperlakukan mu seperti seorang Putri seperti nama mu Putri,Dan jika dia berani menyakiti mu seujung kuku pun,Dengan tangan ini akan ku berikan ia pelajaran yang tidak akan pernah ia lupakan seumur hidup nya,ini adalah janji ku untuk sahabat ku !"kata Andre ....
Putri semakin terisak,Andre menenang kan nya dan menghapus air mata nya serta membenarkan riasan nya akan terlihat segar....
__ADS_1
Andre menggenggam tangan Putri yang bergetar, lagi dan lagi Andre menenang kan nya....
Andre membawa Putri menuruni tangga menuju ke pelaminan nya Putri,Semua orang memandang nya....