Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 62


__ADS_3

Al merutuki ke bodohan nya karena tidak bertanya terlebih dahulu kepada pelayan yang bekerja di rumah Putri.


Al berjalan hendak keluar tapi langkah kaki nya terhenti saat seseorang memanggil nya...


"Al...."Sapa orang itu...


Al menoleh karena merasa nama nya di panggil


"Bunda..."Jawab Al sedikit terkejut.


"Kamu sedang apa di sini,Kamu sakit?"tanya Binda Riana khawatir.


"Tidak Bunda,Tadi Al ingin menjenguk teman Al tapi kayak nya Al salah rumah sakit karena Al tidak bertanya dia di rawat di rumah sakit mana!"jawab Al merasa malu...


"Oh...Ya sudah kalau begitu Bunda masuk dulu..."kata Bunda Riana...


"Bunda sendirian ke sininya?"Tanya Almeera


"Iya,awal nya sih Bunda mau menjenguk nya bersama Ayah tapi tiba-tiba Ayah dapat telpon dan harus kembali ke kantor akhir nya Bunda sendirian."kata Bunda Riana...


"Kalo begitu,Boleh Al temenin?"Tanya Almeera...


Bunda memandang Al dan tersenyum...


"Tapi,Bukan nya tadi kamu mau jenguk teman kamu yang sedang di rumah sakit?"tanya Bunda....


"Iya sih,Tapi Al lupa nggak bertanya rumah sakit nya dimana,Saking panik nya Al,Tapi melihat Bunda sendirian biar Al temenin nanti setelah pulang Al akan bertanya!"kata Almeera...


"Baik lah ...ayo...."Ajak Bunda...


Mereka berdua berjalan melewati lorong demi lorong hingga sampai lah mereka di ruang VIP tempat di mana teman Bunda Riana di rawat.


Riana dan Al mengetuk pintu nya ...


Sebelum akhir nya mereka masuk,Terlihat seorang wanita seusia Riana berbaring di tempat tidur,dan anak kecil yang berada di samping nya....


Riana menyapa dan memeluk nya....


"Bagaimana keadaan mu?"Tanya Riana....


"Huh...seperti yang kamu lihat,Aq jauh lebih baik..."jawab nya....


"Oh ya siapa nih,Cantik sekali?"tanya nya....


"Dia menantu ku,nama nya Al..."kata Riana...


Al langsung mengambil tangan nya dan mencium nya.

__ADS_1


Orang itu mengelus kepala Al dan tersenyum manis.


Saat mereka sedang mengobrol tiba-tiba ponsel Al berdering dan tertera nama suami nya di layar...


Al pamit keluar dan mengangkat panggilan nya....


Setelah lumayan lama mereka mengobrol lewat ponsel,Tiba-tiba Ia melihat seseorang yang keluar dari ruangan,Orang itu adalah Putri...


Al dengan segera mengakhiri panggilan nya dan memanggil nya....


"Putri...."Panggil Almeera....


Putri yang merasa terpanggil pun menoleh dan ia terkejut saat yang memanggil nya adalah orang yang ingin ia temui.


Al langsung berjalan menghampiri nya dan memeluk nya,Memutar tubuh Putri memastikan kondisi nya.


Putri yang melihat Al memutar tubuh nya heran.


"Al berhenti,Apa yang kamu lakukan?"Tanya Putri...


"Kamu nggak papakan,coba sini aq pastikan lagi,Soal nya tadi pelayan rumah kamu bilang kamu di rumah sakit?"tanya Almeera....


"Iya aq ada di sini tapi bukan aq yang sakit tapi kakak ku!"jawab Putri....


"Kak Kirana?"Tanya Almeera terkejut.


"Iya..."jawab Putri langsung memeluk Al dan terisak.


Al membawa Putri menuju ke taman.


Al tahu,Putri membutuh kan diri nya.


Setelah melihat Putri sudah tenang Al mulai menanyakan keadaan Kak Kirana.


"Apa yang terjadi dengan nya,Sampai kamu terlihat begitu sedih dan terpukul?"tanya Almeera..


Dengan Air mata yang sudah mengalir,Putri menceritakan semua yang terjadi dengan kakak nya dari putus dengan Revan sampai dia mencoba bunuh diri,Semua ia ceritakan tanpa terlewat sedikit pun.


Al terdiam mendengar kan cerita Putri,Bahkan hati nya juga merasa kan sakit,Tapi apakah Putri akan memaaf kan nya setelah tahu bahwa ia wanita yang telah menyebab kan ke hancuran hubungan kakak nya dengan Revan....


Al meminta izin kepada Putri untuk menjenguk kak Kirana dan Putri pun mengantar kan nya...


Al masuk ke ruangan rawat Kirana,Ia melihat Afifa sedang mengajak ngobrol Kirana untuk memancing nya agar cepat sadar....


Tapi hasil nya tetap sama,Kirana sama sekali tidak mau membuka mata nya.


Afifa yang melihat ada sahabat nya yang datang pun berdiri dan memeluk nya...

__ADS_1


Menanyakan kabar tentang nya.


Setelah Afifa melepas kan pelukan nya,Al pun duduk di samping Kirana,menggenggam erat tangan nya.


Hanya Satu kata yang Al ucap kan untuk Kirana yaitu ....


"Maaf....Maaf....dan Maaf....."


Setelah Al mengucap kan kata itu,Tiba-tiba tangan Kirana bergerak.


Al langsung melepas kan dan berlalu pergi keluar dari ruangan itu.


Afifa dan Putri melihat Al pergi pun sempat bingung tapi mereka langsung kembali pada Kirana yang perlahan membuka mata nya.


Afifa langsung memeriksa keadaan Kirana dan dia bersyukur karena Kirana sudah sadar.


Putri pun langsung menggenggam erat tangan kakak nya,Ia tak henti-henti nya menetes kan air mata karena bahagia.


Afifa pun tersenyum dan pamit meninggal kan mereka berdua.


Afifa keluar,Ia mencari Al kesana kemari tapi tidak ada.


"Aq tahu Al kamu begitu terluka,Tapi aq percaya kamu bisa menyelesai kan nya."guman Afifa....


Sedang kan Al ia berjalan dengan langkah gontai,Air mata nya tak henti-henti nya menetes mengingat cerita dari Putri tentang kakaknya.


Al memberhentikan taksi dan ia pergi ke suatu tempat yang bisa membuat nya lebih tenang yaitu makam orang tua nya...


Sampai lah di makam kedua orang tuanya,Al langsung menceritakan semua nya,Hanya di tempat ini Al bisa menjadi lebih tenang.


"Mah...Al kangen sama Mamah,Al ingin memeluk mamah,Walaupun hanya dalam mimpi.


Mamah,kenapa Perjodohan ini harus terjadi,Mamah tahu,Karena perjodohan ini Al kehilangan Andre dan sekarang persahabatan Al dengan Putri juga akan hancur.


Mah,Al tidak bisa menyalah kan Mamah karena Al tahu Mamah sangat menyayangi Al,Mamah ingin yang terbaik untuk Al.


Apakah Al egois,Al bahagia sedang kan teman Al sedang bersedih.


Apa yang harus Al lakukan Mah....?"


Al menangis di atas pemakaman Mamah nya,Sampai sore tapi Al masih saja berada di makam.


Rasa nya Al tidak ingin pulang,Ia masih ingin berada di makam orang tua nya.


"Berada disini lama tidak akan mengurangi masalah mu,Malah akan mengulur-ulur waktu mu.Yang harus kamu lakukan adalah selesai kan lah masalah mu secepat nya sebelaum masalah yang lain datang."ucap seseorang yang tak jauh dari tempat Al bersandar.


Al langsung terdiam kala mendengar seseorang mengatakan kata-kata itu.

__ADS_1


Suara yang tidak asing di telinga Al.


Al langsung mendongak dan tersenyum saat melihat seseorang berdiri tak jauh dari nya.


__ADS_2