Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 27


__ADS_3

Mereka selesai makan,Revan menunggu Al dan Aina sedang bersiap-siap.


Al dan Aina turun dengan pakaian yang rapi,Revan kemudian mengajak mereka ke mobil,Karena Elang sudah menunggu nya di dalam mobil...


Revan akan mengantarkan Al dan Aina ke rumah Bunda Riana,Karena Revan akan pergi keluar kota.


Di dalam mobil semua diam,Tidak ada percakapan diantara mereka,Sampai Elang merasa nosan dan mengawali perbincangan untuk mencairkan suasana.


"Oh Ya Aina,Sekarang kamu kelas berapa?"tanya Elang pada Aina...


"Kelas 9 pak Elang."jawab Aina singkat...


Mendengar Aina memanggil Pak Pada Elang,Al tersenyum sedangkan Revan tertawa...


"Setua itukah kamu Elang sampai-sampai Kamu di panggil Pak oleh Aina..."kata Revan sambil terus tertawa....


"Kak Revan kenapa tertawa,Memang nya ada yang salah dengan panggilan itu yah...!"tanya Aina dengan polos ....


"Tidak ada kok Aina malah panggilan itu sangat cocok untuk Elang..."jawab Revan masih dengan tertawanya...


"hmmmm....Aina yang polos bisa tidak jangan panggil saya dengan panggilan Pak,..."kata Elang...


"Kalau Pak Elang tidak mau di panggil Pak,Terus Aina akan memanggil apa donk???"tanya Aina polos...


"Panggil Om saja Aina apa Oppa ...haha....ha.."sambung Revan dengan tertawa puas....


"Udah tertawa nya....."kata Elang kesal...


Seketika Revan langsung diam...Mendengar dan melihat Elang yang sudah sangat kesal...


"Aina,Panggil saja dengan sebutan Kak ya pada Elang,lagian usia Elang sama Kak Al kan nggak beda jauh...."kata Almeera menengahi...


"Baiklah Kak,Aina akan memanggil nya Kak saja..."kata Aina...


Elang kemudian tersenyum mendengar jawaban dari Aina...


Tak terasa mereka semua sudah sampai di rumah keluarga Narendra...


Elang turun dan membukakan pintu untuk bos nya,


Revan,Al dan Aina turun,Mereka melihat Bunda Riana sudah ada di depan pintu menyambut mereka...


"Bunda ..."Panggil Aina langsung berlari dan memeluk Riana....


Revan,Elang dan Al hanya geleng-geleng kepala saja melihat tingkah Aina....


Al dan Aina merasa mempunyai orang tua kembali,Karena Riana dan Reno begitu menyayangi mereka,Mereka tidak pernah membeda-bedakan.


Riana menyuruh mereka masuk,

__ADS_1


"Al,Revan dan Elang,Ayo kita masuk dulu..."kata Riana sambil berjalan menggandeng tangan Aina ...


Mereka semua mengangguk dan mengikuti Bunda Riana masuk ke dalam rumah...


Mereka duduk di ruang keluarga sambil bercerita...


Sedangkan Revan dan Elang,Mereka pamit karena mereka harus berangkat.


"Bunda ,Ayah,Revan nitip Al sama Aina dulu yah,"kata Revan...


"Iya Revan,Hati-hati,Kalau sudah sampai kasih kabar Bunda..."kata Bunda Riana....


Revan pun mengangguk dan mencium tangan kedua orang tua nya,Lalu pergi...


"Al,Bagaimana dengan Revan selama ini,Apakah dia masih dingin pada kalian....?"tanya Riana...


Aina hendak menjawab tapi Al keburu menjawab ...


"Tidak kok Bun,Malah Kak Revan perhatian sekali sama kita,Iyakan Aina??"Tanya Almeera ke Aina..


Aina yang semula akan menjawab jujur pun,mengangguk mengiyakan ucapan Kakak nya...


"Iya Bunda,Malah Kak Revan baik banget sama kita,Aina saja nggak menyangka kalau kak Revan bisa sebaik itu..."kata Aina ...


Bunda Riana pun tersenyum,


"Semoga Bunda cepat yah dapat cucu nya iyakan Yah...??"tanya Bunda pada ayah...


Riana langsung mengambilkan Minum dan memberikan nya pada Al...


"Minum dulu Al.."kata Riana...


Al mengambil dan meminum nya sampai habis...


Mereka berempat saling berbagi cerita,...


Tiba-tiba Remon datang dan ikut duduk di samping Bunda nya....


"kayak nya seru nih sampai anak kandung nya di lupain?"kata Remon...


"Remon kamu bisa saja deh,Oh ya bagaimana dengan perusahaan yang kamu kelola apa ada masalah ?"tanya Reno pada putranya...


"Tidak Ayah semua baik-baik saja,Bahkan aq dan Andre akan memperluas kerjasama nya...."jawab Remon ...


"Syukurlah,Semoga kamu berhasil nak?"kata Reno...


"Amin Yah,Oh ya Kak Al kapan kalian datang?"kata Remon....


"sudah lumayan lama sih,...."jawab Almeera...

__ADS_1


"Oh...kak Revan kemana kak tidak ikut?"kata Remon...


"Dia sedang pergi keluar kota untuk bertemu klien disana,Maka nya kak Revan menitipkan kami sama Bunda!"kata Almeera...


"Dia keluar kota apa ketemuan sama Kirana,Soal nya Kirana sudah kembali loh Bund..."kata Remon...


Ayah dan Bunda langsung terkejut mendengar Remon mengatakan tentang Kirana...


"Remon,Apa yang kamu bicarakan?"Tanya Bunda Riana yang kesal dengan Remon...


"Bunda,Remon berkata yang sebenar nya,Bahkan kemarin Kirana mengunggah Foto kebersamaan mereka."kata Remon...


Aina melihat raut wajah kakak nya berubah pun mulai bicara....


"Mungkin itu bukan Kak Revan kali,mana mungkin Kak Revan tega melakukan itu pada Kak Al,"kata Aina...


"Iya kali Mon,Mungkin itu orang lain yang ingin menfitnah Keluarga kita."kata Bunda ...


"Kalau Bunda nggak percaya,coba Bunda lihat sendiri..."Kata Remon langsung memberikan ponsel nya pada Bunda Riana....


Riana hendak melihat nya tapi Aina lebih dulu mengambil ponsel milik Remon dan melihat nya.


Aina benar-benar tidak mempercayai semua itu tapi foto itu benar-benar foto kak Revan....


Aina melihat kakak nya yang menahan air matanya,Dan Akhirnya Aina pamit kepada Riana dan Reno untuk pulang...


"Bunda,Ayah...kayak nya kita nggak jadi menginap disini,Soal nya tadi Aina ingat ada tugas yang belum Aina kerjakan..."kata Aina berbohong...


"Al,Aina,nanti kalau Revan datang kemari dan menanyakan kalian,Bunda harus jawab apa?"tanya Bunda Riana....


"Bilang saja Aina ada tugas,jadi Aina harus belajar..."kata Aina....


Aina membawa kakak nya Al dan berpamitan kepada Riana dan Reno...


Reno diam tanpa suara,Karena Reno merasa semua ini salah nya,Gara-gara Reno meminta Revan menikahi Al,Al jadi sedih.


Reno hanya ingin menepati janji nya dan membuat anak-anak Alma Bahagia,Tapi ternyata Reno salah,Justru membuat Al bersedih...


Setelah kepergian Al dan Aina,Reno langsung masuk ke kamar nya,Dia langsung menitikan air mata,


Sedih melihat Al terluka....


Sedang kan Al dan Aina mereka pulang ke rumah mereka.Walaupun rumah mereka kecil tapi mereka bahagia...


Sampai di rumah,Al diam,Dia tidak bersuara sekata pun,Aina yang melihat itu pun mengerti dan membiarkan kakak nya sendiri dulu sampai Al benar-benar tenang...


Al masuk ke kamar nya,Ia ingin sekali menangis tapi,Ia hanya menahan nya,


Al tidak ingin terlihat terlalu lemah di depan adik nya itu,Hingga ia memutus kan untuk tidur dan menenangkan sejenak beban pikiran nya.

__ADS_1


Berbeda dengan Riana,Ia bingung harus mengatakan apa pada anak nya,Suami nya saja sekarang diam tak mau berkata satu kata pun,


Tiba-tiba ponsel Riana berdering dan......


__ADS_2