
Pergi nya Kirana membuat Putri harus meninggal kan pekerjaan nya sebagai model.
Putri harus menggantikan kakak nya mengurus perusahaan papa nya.
Tak semudah yang Putri bayang kan menjadi seorang pemimpin di sebuah perusahaan yang lumayan besar.
Kirana mampu membuat perusahaan kelurga nya maju begitu pesat walaupun dengan bantuan perusahaan lain yaitu milik mantan kekasih Kirana.
Tak hanya perusahaan milik keluarga nya saja,Kirana juga memiliki Butik yang sangat terkenal.
Sebelum Kirana pergi,ia meminta putri untuk membantu papah dan usaha nya agar tetap berjalan.
Jangan kan untuk bersenang-senang,untuk beristirahat dengan tepat waktu pun putri tidak bisa.
Saat Putri sedang mempelajari berkas yang akan di pakai untuk persentase dengan klien nya tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk....
Tok...tok...tok....
Dengan masih duduk di kursi nya,Putri mempersilakan masuk....
"Permisi Bu,Ada tamu ingin bertemu dengan Bu Putri....
"Suruh dia masuk..."kata Putri....
Andin pun mengangguk dan menpersilakan tamu itu untuk masuk...
Andini,Dia adalah sekertaris sekaligus Asisten dari Kirana,dan sekarang ia menjadi asisten Putri,tentu nya dengan perintah dari Kirana.
Tamu itu masuk dan Putri langsung mendongak melihat nya ..
"Afifa...."kata Putri ...
Afifa tersenyum dan memeluk Putri....
"Mentang-mentang sekarang sudah jadi pimpinan, lupa sama sahabat nya !"kata Afifa pura-pura merajuk....
"Mana mungkin aq lupa,aq hanya sedang sibuk,kamu tahu sendiri kan sejak kakak ku pergi,semua tanggung jawab nya pindah ke aq bahkan aq harus berhenti dari profesi ku."kata Putri....
"Hehe...aq bercanda,Oh ya apa kamu butuh vitamin kulihat kamu kayak nya agak kurusan!"tanya Afifa....
"Boleh tapi aq ingin vitamin yang bikin aq merem melek...!"kata Putri sambil tertawa....
"Vitamin apa itu?"tanya Afifa bingung....
__ADS_1
Putri langsung tertawa begitu kencang,sampai mengeluarkan air mata....
Afifa yang kesal pun melemparkan Putri dengan bantal....
"Udah puas tertawa nya,sekarang,aq minta temeni aq jalan-jalan,hari ini aq libur,aq ingin cuci mata dan ia sekalian aq juga akan mengajak Al,sudah lama kita nggak pergi bersama...!"kata Afifa...
Mendengar nama Al di sebut,membuat Putri terdiam sejenak,
Afifa pun tahu tak mudah bagi sahabat nya untuk kembali seperti dulu,mengingat semua yang terjadi akhir-akhir ini.
"Lupakan lah,semua sudah terlewat,mari kita kembali seperti dulu,Aq yakin al sudah memaafkan mu...!"kata Afifa lembut....
"Aq tahu Al sudah memaaf kan ku,tapi jujur aq ingin pergi bersama mu tapi pekerjaan ku begitu banyak,apalagi sebentar lagi aq ada metting,jadi maaf ,aq tidak bisa!"kata Putri dengan menunduk.
Jujur bukan maksud Putri untuk menolak tapi Putri masih malu untuk bertemu dengan Al,Putri merasa bersalah atas semua yang ia lakukan padanya.....
Dengan menghela nafas nya kasar,Afifa pun mengangguk....
"Baiklah,kalau begitu aq pamit,nanti aq akan mengantarkan vitamin untuk mu,Jangan lupa untuk makan dan tidur yang cukup aku tidak mau kamu sakit...!"kata Afifa lembut....
Putri tersenyum,di peluk nya afifa dan tanpa sadar air mata nya jatuh dan buru-buru Putri menyeka nya....
Afifa melepas pelukan nya dan pergi meninggal kan Putri....
Setelah kepergian Afifa,Putri menangis.
Sebenar nya Al juga tidak meninggal kan nya, hanya saja Putri yang menjaga jarak dengan Al karena ia terlalu malu atas semua yang telah ia lakukan pada nya.
Tak terasa hari sudah semakin larut,dan Putri baru menyadari nya....
Putri membereskan semua berkas yang berserakan di meja nya kemudian ia melenggang kan kaki menuju keparkiran untuk pulang.
Sampai di rumah,Putri langsung masuk kekamar,tujuan nya ia ingin berendam sebentar untuk menghilang kan penat nya....
Orang tua Putri sedang pergi keluar kota,Putri di rumah di temani oleh Art,kadang ia merasa sendiri,Sekarang kehidupan nya begitu membuat nya harus berfikir keras.
Dulu kakak nya yang selalu bisa di andal kan tapi sekarang semua berharap pada Putri.
"Kakak,Putri kangen....tolong kembali lah temani Putri kak....!"lirih Putri....
Larut dalam pikiran nya hingga Putri merasa tubuh nya menggigil.
Putri mengakhiri berendam nya dan membilas dengan menggunakan Shower...
__ADS_1
Putri keluar lalu ia masuk ke ruang ganti dan memakai pakaian tidur....
Putri berbaring di atas kasur nya memejam kan mata nya,Hingga Akhir ia pun terlelap.
jam sudah menunjukan pukul 10 pagi tapi Putri tak kunjung juga keluar dari kamar nya.
Berulang kali bibi mengetuk pintu kamar Putri tapi nyata nya tidak ada jawaban dari dalam sana ,hingga bibi mengetuk nya sekali lagi dan yang ini membuat Putri terbangun....
Putri terkejut,kemudian ia menjawab panggilan bibinya....
Setelah menjawab,Putri mengambil ponsel nya dan melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari Andin,
Seketika itu Putri melihat jam yang tertera di ponsel nya,lagi Putri kalang kabut...
Bisa-bisa nya dia kesiangan seperti ini,
Putri berlari kekamar mandi dan menggosok gigi dan mencuci muka nya saja lepas itu dia langsung berganti baju...
Untuk pertama kali nya Putri berpenampilan apa ada nya Dres selutut tanpa make up di tambah lagi rambut yang cuma di sisir dan di biarkan tergerai...
Putri berlari menuruni tangga dan mengambil sepotong roti yang sudah di olesi selai dan meminum susu nya kemudian ia berlari ke garasi.
Motor adalah pilihan tepat untuk keadaan genting seperti ini.
Diambil nya helm dan putri mengendarai nya keluar dari halaman rumah menuju ke kantor.
Selama 20 menit akhir nya Putri sampai di kantor,jangan di tanya berapa kecepatan motor nya sudah pasti di atas rata-rata.
Putri langsung memberikan kunci nya ke satpam untuk memparkirkan motor nya.
Putri berlari memasuki lift,di tekan nya nomor yang di tuju nya.
Pintu lift terbuka,Putri langsung berlari ke ruangan rapat dimana semua orang sedang menunggu nya....
Tanpa mengetuk pintu,Putri langsung masuk hingga semua orang pun menatap nya....
"Maaf kan saya ,karena saya datang terlambat..."kata Putri ....
Semua orang pun menganggukan kepala dan rapat pun di mulai....
Selama rapat berlangsung,Putri menunjukan semua kemampuan nya hingga semua orang pun setuju dan rapat pun berakhir dengan hasil yang memuas kan.
Putri keluar dari ruangan,dia berjalan santai menuju ke ruangan nya ,semua mata memandang kagum pada Putri,
__ADS_1
Melihat pemimpin mereka yang berpenampilan tidak seperti biasa nya , justru membuat mereka semua kagum dan menyukai nya....
Termasuk seseorang yang sedari tadi terus menatap nya tanpa berkedip.....