
Al sedang menuju ke kantor suami nya,Ia sedikit khawatir karena sebentar lagi waktu makan siang.
Taksi yang Al tumpangi sudah sampai di depan sebuah gedung yang menjulang tinggi,Sebelum Al keluar,Ia lebih dulu membayar ongkos nya,Dengan langkah sedikit cepat Al masuk ke dalam kantor itu,Semua orang yang melihat istri dari bos nya itu menunduk hormat.
Al tersenyum sambil mempercepat jalan nya,Walaupun sedikit kesulitan tapi ia tidak ingin mengecewakan suaminya.
Al masuk kedalam Lift dan menekan tombol nya menuju kelantai dimana ruangan suaminya berada.
Ting bunyi lift sudah sampai dan terbuka,Al berjalan dan hendak masuk kedalam ruangan suaminya,Tapi sebelum ia Masuk ia melihat Yuri yang sedang sibuk.
Yuri yang melihat istri bos nya itu menyapa dengan senyuman yang manis.
Al memandang ke arah Yuri,Tampak dari senyuman nya,Wajah nya begitu pucat.
"Yuri,Kamu sakit yah?"Tanya Al merasa cemas.
"Oh tidak papa bu,Aq hanya pusing saja,Nanti juga akan sembuh setelah minum obat."Jawab Yuri....
"Istirahat lah dulu,Lalu minum obat nya..."kata Al...
"Sebentar lagi bu,Karena aq harus mengecek semua nya untuk metting nanti bersama klien..."kata Yuri.
Al mengangguk,Ia kemudian masuk ke ruangan suaminya...
Revan melihat pintu terbuka pun menoleh ke arah pintu,Dilihat nya wanita yang sedang ia rindukan berjalan mendekati nya dengan membawa rantang yang di yakini isi nya adalah makan siang untuk nya.
Al duduk di sofa ruangan itu,Lalu meletakan makanan yang ia bawa dan melurus kan kaki nya....
"Sayang,Kenapa baru sampai,Dari tadi aq nungguin loh..."kata Revan sambil berjalan kearah sofa.
"Maaf,Tadi Aq sibuk di toko sampai aq lupa,Untung nya aq tadi melihat ada kafe yang dekat dengan kantor ini,Dan meminta izin pada manager nya untuk meminjam dapur nya untuk memasak."Kata Almeera menjelaskan.
"Oh...Sekarang aq ingin cepat makan dan kamu yang menyuapi ku..."Kata Revan...
Al tersenyum,Lalu ia mengambil makanan yang tadi ia bawa dan menyuapai suaminya.
"Sayang,Yang dua tempat itu buat siapa?"Kata Revan.
"Oh yang ini untuk Elang dan Yuri,Sebentar aq akan mengantar kan nya kepada Elang dan Yuri.."Kata Almeera hendak beranjak.
Tapi sebelum Al beranjak,Revan sudah lebih dulu menarik tangan nya.
"Biar nanti Revan saja yang kemari."Kata Revan sambil menekan tombol untuk memanggil Elang.
Tak menunggu lama Elang mmasuk kedalam ruangan bos nya itu.
__ADS_1
"Pak Revan memanggil saya,?"tanya Elang...
"Oh bukan saya tapi istri saya yang memanggil mu..."jawab Revan dengan kesal.
"Bisa-bisa nya istri saya membuat kan makanan untuk Asisten dan sekertaris nya juga..."Batin Revan...
Elang yang melihat raut wajah dingin Pak Revan jadi tidak enak.
"Bu Al memanggil saya,Ada apa?"tanya Elang.
"Ini buat kamu dan Yuri tadi aq sekalian membuat nya,Oh ya Lang bisa kan kamu menggantikan Yuri untuk menemani Revan Metting,"Tanya Almeera kepada Elang..
Elang dan Revan terkejut,
"Kenapa kamu tiba-tiba meminta Elang untuk menemani ku metting,Kamu nggak lagi cemburu kan?"tanya Revan memastikan...
Revan berharap Al cemburu pada nya,Berarti Al benar-benar cinta dan takut kehilangan nya ....kira-kira itu isi pikiran Revan saat ini.
"Tidak kak Revan,Tadi aq melihat Yuri sedang tidak enak badan,Dan aku meminta nya untuk beristirahat tapi dia menolak..."kata Almeera dengan cemas...
"Tapi sayang,Elang akan menggantikan ku bertemu klien di restoran,dan sedangkan Aq dan Yuri akan metting bersama investor.Jadi mana mungkin aq membatalkan nya dan meminta Elang untuk menemani ku,Lagi pula Metting nya akan dilakukan satu jam lagi."Kata Revan....
"Tapi bagaimana dengan Yuri,Dia nampak pucat,Aq takut terjadi apa-apa pada nya."kata Al semakin panik.
Ditengah-tengah kebingungan nya tiba-tiba Elang mempunyai ide yang entah Elang dapat dari mana.
"Bagaimana kalau bu Al yang menggantikan Yuri di metting kali ini,Mengingat Kondisi Yuri yang sedang Sakit.?"kata Elang sedikit takut....
"Apah....."Jawab mereka bersamaan.
"Mana mingkin kamu mendapat ide seperti itu,Aq sendiri tidak yakin apakah aq bisa."jawab Almeera...
"Iya Lang,Lagian kamu memiliki ide seperti itu dari mana"kata Revan yang nggak percaya dengan ide Elang.
"Pak,Lagian Bu Al kan cuma menemani saja,Apa susah nya sih."kata Elang santai...
"Mana mungkin aq mengijin kan istri ku ikut dengan ku,Yang ada malah semua orang akan memandang wajah cantik istri ku dan itu aq tidak rela,Kalau istri ku di pandang oleh pria lain..."Batin Revan.
"Hmmm....baiklah,Aq mau karena aq tidak mau kalau Yuri kenapa-napa!"kata Almeera.
Elang tersenyum dan keluar meninggal kan ruangan bos nya dengan membawa makanan yang Al berikan untuk nya dan Yuri.
Elang menghampiri Yuri dan memberikan nya makanan yang tadi di kasih oleh istri bos nya dan menyuruh Yuri untuk istirahat,Karena muka nya terlihat sangat pucat.
Awal nya Yuri merasa tidak enak tapi setelah Elang menjelaskan nya akhir nya Yuri pun pamit dan pulang karena tubuh nya benar-benar sedang tidak Fit.
__ADS_1
Elang mengantar kan Yuri pulang dan setelah itu dia pergi ke restoran untuk bertemu Klien.
Sedang kan dikantor nampak sepasang suami istri yang sedang dalam kebingungan dan pikiran masing-masing.
"Apa aq bisa,Ah sudah lah toh ini hanya satu hari saja,Al santai....kamu pasti bisa. ."batin Al menguat kan diri nya sendiri.
Sedang kan Revan terus merutuki ide Asisten nya itu...
Tibalah saat nya seseorang mengetuk pintu ruangan Revan dan memberi tahu bahwa semua orang sudah menunggu.
Revan berjalan sambil menggandeng tangan Al di ikuti salah satu karyawan di belakang nya.
Revan dan Al memasuki ruang metting nampak semua orang memandang ke arah Al.
Revan menarik kursi nya untuk istri nya semua orang yang berada di situ heran melihat tingkah Revan yang terkenal dengan sikap nya yang dingin.
Benar apa yang di takuti Revan,Semua orang memandang ke arah Al,memperhatikan setiap kata demi kata yang Al ucapkan untuk meyakin kan para investor .
Semua investor menyukai ide yang Al sampaikan hingga tak menunggu lama semua menyutujui dan mau menanam kan saham nya di perusahaan Ini.
Revan tercengang melihat istri nya yang begitu lancar dan dengan cepat meyakin kan investor untuk mau bekerja sama dengan nya.
Revan yang awal nya kesal kini tersenyum puas saat semua investor menyetujuinya.
Metting telah selesai,Semua orang sudah meninggal kan ruangan metting tapi tidak dengan Revan ia masih tidak menyangka istri nya secerdas itu.
Hingga suara Al menyadar kan Revan.
"Kak Revan,Ayo kita keluar,Metting sudah selesai ..."Kata Almeera...
Revan tersadar dan tersenyum lalu menggandeng tangan istri nya keluar dari ruangan itu.
"Sayang,Terimakasih karena telah membantu suami mu ini."kata Revan...
Al tersenyum ..
"Kak Revan,Aq udah selesai semua nya sekarang aq akan permisi pergi dulu..."Kata Almeera...
"Biar aq antar..."kata Revan...
Al dengan cepat menggeleng kan kepala nya tanda tidak mau...
Revan menghela nafas nya dan tersenyum dan mengangguk kemudian mencium kening Al.
Al meninggal kan kantor Revan dengan tersenyum puas,karena dia bisa membantu suaminya.
__ADS_1