Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 81


__ADS_3

Sudah seminggu Kirana merenung kan diri dan mencoba ikhlas dengan semua yang terjadi pada kisah cinta nya,mungkin benar apa kata Aina,bahwa masih banyak laki-laki selain Revan.


Ikhlas,kata itu yang sekarang sedang Kirana coba belajar walaupun sulit tapi dia akan berusaha.


Hari ini Kirana bertekad ingin menemui Revan,ia ingin meminta maaf sekaligus mengucapkan terimakasih....


Kirana keluar menggunakan mobil nya,Restoran yang biasa mereka bertemu menjadi pilihan nya karena disitu banyak terdapat kenangan mereka bersama.


Duduk sambil menunggu Revan datang,ia menikmati minuman yang lebih dulu ia pesan....


Tak selang berapa lama,Revan datang dia pun menyambut nya dengan tersenyum manis....


Sebenar nya Revan enggan untuk datang tapi Aina memaksa Revan dan akhir nya ia pun menuruti nya,tapi Revan juga sudah mendapat izin dari Almeera...


Revan pun tersenyum membalas senyuman dari Kirana....


"Duduk lah...!"kata Kirana....


Revan hanya mengangguk kemudian ia duduk di depan Kirana....


"Terimakasih...."balas Revan...


Cukup lama mereka berdua terdiam hingga Kirana memulai percakapan nya....


"Terimakasih karena kamu mau menemui ku, terimakasih untuk 5 tahun waktu yang kamu luangkan untuk ku,meski pada akhir nya pengkhianatan yang aq dapat kan darimu,"Kirana menghentikan bicara nya....


"Kirana Aq minta maaf,harus nya aq jujur dan memutus kan mu lebih dulu sebelum aq memulai hubungan baru,tapi aq terlalu menganggap mudah hubungan ini hingga aq menyakiti dan mengkhianati mu,tapi percayalah aq tidak bermaksud seperti itu,keadaan yang memaksaku untuk memilih dia hingga akhir nya aq jatuh cinta pada nya."kata Revan....


"Aq tahu kamu akan jatuh cinta pada nya karena dia adalah orang yang sama yang mampu membuat mu penasaran dengan sosok nya,yang membuat mu rela berangkat pagi kekampus hanya untuk melihat nya,sedangkan aq hanyalah pelampiasan dan pelarian mu saja Revan,ia kan!"kata Kirana...


Deg...Revan terkejut mendengar kata-kata Kirana,dalam hati nya bertanya dari mana kirana Tahu semua itu...


Melihat Revan terdiam,membuat Kirana melanjutkan kata-kata nya....

__ADS_1


"Lupakan lah,sekarang aq hanya ingin meminta maaf atas semua yang pernah aq lakukan,dan sampaikan permintaan maaf ku untuk Aina dan Almeera atas semua yang telah aq lakukan pada nya,dan terakhir semoga di pertemuan kita berikut nya kita bisa menjadi teman.


Aq pamit...."kata Kirana....


Revan benar-benar terkejut hingga dia tidak tahu kalau Kirana sudah pergi meninggal kan nya....


Kirana pergi,entah akan kemana dia sendiri tidak tahu,yang jelas dia ingin menenangkan diri nya dan belajar untuk ikhlas menerima semua yang akan terjadi pada dirinya....


Revan tersadar dan melihat Kirana sudah pergi dari hadapan nya....


"Semoga kamu bisa menemukan seseorang yang jauh lebih baik lagi dari aq dan bahagia selama nya ...Amin..."batin Revan....


...........


Berbeda dengan Andre,selama satu minggu ini,Andre menghabiskan waktu nya dengan menyelesai kan pekerjaan nya,Sama seperti Kirana,Andre juga akan pergi.


Sakit memang sakit saat seseorang yang kita sayangi menyuruh kita untuk pergi,walaupun dengan tujuan baik tapi tetap saja rasa nya sangat sakit.


Andre bertekad akan meninggal kan kota ini dan mungkin ia akan kembali dengan membawa kebahagiaan dan menunjukan pada nya bahwa ia juga bahagia seperti yang mereka harapkan.


Dengan langkah perlahan,Ia masuk ke bandara,mengantri dan akhir nya Andre masuk dan duduk di dalam pesawat...


Berat,sangat berat meninggal kan kota ini untuk kedua kali nya tapi apa lah daya nya semua ini demi kebaikan bersama.


Di tempat lain,Al merengek ke adik nya,untuk mengantar kan nya ke Bandara,entah kenapa Al ingin sekali ke bandara padahal Al tidak tahu tentang kepergian Andre.


"Aina ...Ayo,Antar kan kak Al ke bandara,kak Al ingin melihat pesawat terbang yang akan berangkat!"rengek Almeera...


"Kak,nanti saja yah,kita nunggu kak Revan,Aina nggak berani kak!"kata Aina mencoba membujuk Almeera.....


"Tapi aq ingin yang penerbangan jam sekarang,tidak mau nanti,kamu mau ponakan kamu ileran?"kata Almeera dengan muka memelas....


Aina bingung,ia kemudian mengetik pesan untuk kakak ipar nya dan meminta izin kepada nya....

__ADS_1


Melihat wajah memelas kakak nya dan membayang kan wajah calon ponakan nya yang bakal ileran itu,Akhir nya Aina mengangguk....


Aina dan Al pergi menggunakan taksi,selama 15 menit perjalanan akhir nya mereka sampai di Bandara....


Di luar dugaan Aina,Al tersenyum senang saat melihat begitu banyak pesawat di Bandara itu tapi entah kenapa beberapa menit kemudian senyum itu hilang berubah dengan tetesan air mata saat melihat satu pesawat yang akan terbang.


Aina merasa bingung dan di peluk nya Al,saat Aina melihat ternyata pesawat yang baru saja lepas landas adalah pesawat yang di tumpangi oleh Andre....


"Sampai bertemu kembali kak Andre,Ai akan menunggu kabar kebahagiaan mu,kamu berhak bahagia....!"batin Aina


"Kak,kenapa sedih,kan Aina sudah menuruti kemauan kak Al,!"kata Aina lembut....


"Entah lah Aina,kakak bingung,kakak merasa ada sesuatu yang pergi dari kakak....!"kata Almeera masih terisak...


"Bahkan tanpa kamu beritahu kepergiaan mu kak Al dapat merasakan nya..."batin Aina....


"Sudah lah kak,sekarang kita pulang yah...."kata Aina...


Al mengangguk,sebenar nya ia enggan untuk pergi tapi melihat wajah adik nya akhir nya ia pun mau pulang....


Sebelum sampai di rumah,Aina mengajak kakak nya ke kafe milik mereka,karena ada sesuatu yang harus Aina urus.


Sampai di kafe,Aina dan Al masuk dan disambut oleh Bara,Bara mengantar kan mereka ke ruangan nya....


Aina duduk di kursi kebesaran sedang kan Al duduk di sofa dengan memakan cemilan yang mereka pesan lebih dulu....


Aina dan Bara berbincang-bincang mengenai perkembangan kafe nya,Aina sangat puas,karena belum lama Aina bergabung tapi perkembangan nya sangat cepat.


"Baiklah kak Bara,terimakasih atas bantuan nya,kami pamit dulu...!"kata Aina sedang kan Al hanya tersenyum kecil tanpa menyapa,entah mengapa perasaan sedih nya masih mendominan didiri nya hingga untuk tersenyum pun sangat sulit.


Tidak seperti biasa nya Al seperti ini biasa nya ia paling cepat bisa mengubah keadaan,tapi kali ini dia begitu terlihat menyedih kan.


Aina menggenggam tangan kakak nya keluar dari kafe milik mereka.

__ADS_1


Ada perasaan tidak tega melihat kakak nya seperti ini tapi semua ini harus ia lakukan karena Aina tidak mau Andre, orang yang dia sayangi setelah keluarga dan kakak nya terbelenggu dengan cinta nya yang sangat dalam.


"Maaf kan Aina kak,Aina tahu mungkin cara Aina salah tapi percayalah ini semua demi kebaikan bersama.Aina sangat menyayangi kak Al tapi Aina juga tidak mau melihat kak Andre terluka kalau seandai nya kak Andre masih disini."


__ADS_2