
Revan tersenyum dan mendekati Al dan berbisik.....
"Maka untuk saat ini,esok dan seterus nya aku tidak akan pernah melewati nya,dan tak akan pernah membiar kan kamu pergi dari ku..."kata Revan berbisik ditelinga Al dan langsung mencium bibir Al....
Al yang terkejut dengan kata-kata yang Revan ucapkan dan serangan dadakan nya,Ia hanya bisa terdiam tanpa membalas nya...
Revan yang merasa Al tidak membalas akhir nya melepas kan ciuman nya.
Revan duduk di samping Al,tangan nya menggenggam erat tangan Al...
"Sayang....bagaimana kalau kita pergi berlibur?"tanya Revan...
"Emmmm....Maaf kak Revan,Bukan nya Al tidak mau tapi Al tidak bisa,Soal nya Al banyak pekerjaan mungkin lain kali saja..."Kata Almeera tidak enak...
"Tapi sayang,Dari kita menikah kan kita belum pernah pergi liburan,kita sibuk dengan urusan masing-masing,mau yah..."kata Revan dengan raut wajah yang di buat sedih....
"Tapi Al nggak bisa kak,"kata Almeera....
"Maaf kak Revan,Tapi Al benar-benar belum siap melihat kak Revan di hina karena memiliki istri yang cacat seperti ku..."Batin Almeera...
"Baiklah,kalau kamu nggak mau,Tapi aq ingin minta satu hal sebagai ganti karena kamu sudah menolak ajakan Aq..!"Kata Revan...
Al nampak berfikir telebih dahulu....
"Kira-kira apa yang dia minta yah???,semoga saja nggak aneh-aneh dia meminta nya...."
"Baiklah Aq setuju..."Kata Almeera dengan ragu...
"Oke...Mulai besok kamu akan mengantar kan makan siang aq ke kantor setiap hari nya..."kata Revan....
"Baiklah..."Jawab Almeera pasrah....
..........
Keesokan hari nya....
Al dan Revan sudah bersiap-siap untuk berangkat,Dengan Revan yang berangkat ke kantor nya dan Al seperti biasa dia akan ketoko kue nya terlebih dahulu,Lepas itu dia berencana untuk pergi ke kafe nya.
"Sayang,kita berangkat bersama saja yah,Biar nanti aq akan mengantar kan mu terlebih dahulu."Kata Revan...
"Apa tidak merepot kan mu,Toko aq kan berlawanan arah dengan kantor mu?"tanya Almeera....
"Nggak masalah sayang,Aq kan bisa putar arah lagi setelah mengantar kan mu.!"kata Revan...
Al pun mengangguk,Karena percuma saja kalau berdebat,Ujung-ujung nya juga Al akan mengalah,Karena dia tidak suka kalau berdebat....
__ADS_1
Didalam mobil tampak hening karena Al memilih untuk membaca novel,Sedangkan Revan fokus menyetir,Hingga tanpa mereka sadari sudah sampai di depan toko kue milik Al..
Al hendak melepas kan seatbelt nya,Tapi ia sedikit mengalami kesulitan,Revan yang melihat istri nya kesusahan melepas kan seatbelt nya membantu untuk melepas kan nya....
Pandangan mata mereka bertemu,Al memandang wajah suami nya dan terukir senyuman di bibir nya....
"jangan lupa,Nanti siang bawakan makan siang ke kantor ..."Kata Revan yang sudah berhasil melepas kan Seatbelt nya....
Al tersenyum,Kemudian mengangguk.
Saat Al sedang membuka pintu nya,Kepala Revan sengaja ia dekat kan tepat di belakang kepala Al ...
"Almera ...."panggil Revan ...
Al menengok dan tepat sekali Bibir Al dan Revan bersatu,Al terkejut sedangkan Revan tersenyum....
"Semoga hari-hari mu menyenangkan..."kata Revan dengan tersenyum ....
Al langsung memukul pelan lengan Revan,Kemudian ia keluar dengan rasa malu...
Bisa-bisa nya Revan mempunyai ide seperti itu.
Sekarang Revan sudah berubah,Sejak ia menghabis kan waktu bersama nya.
Walaupun di dalam hati Al masih ada sedikit ketakutan,Takut kalau Revan akan meninggal kan nya dan memilih orang yang dia cintai.
Al melambaikan tangan nya saat mobil Revan pergi meninggalkan nya.
Al masuk kedalam toko nya,Senyuman terukir si wajah cantik nya,Saat ia mengingat waktu yang telah mereka habiskan bersama dan dengan sikap hangat dari suami nya.
Hati dan Fikiran nya masih terus membayangkan wajah suami nya itu.
Sampai Hana dan Sita yang melihat pun ikut tersenyum ke arah bos nya itu,
"Ekhem....."Hana dan Sita bersamaan....
Al langsung tersadar,
"Eh kalian,Ada apa?"tanya Almeera dengan raut wajah sedikit malu.
"Nggak papa kok mba,kayak nya mba sedang bahagia nih..."kata Sita dan di angguki oleh Hana.
"Masa sih,mungkin itu hanya pikiran kalian saja deh,sekarang apakah ada yang akan kalian sampaikan kepada ku?"tanya Almeera sengaja mengalih kan pembicaraan .
"Oh ya mba,Kemarin ada seorang yang datang kemari,Ia menawar kan kerja sama kepada toko ini,untuk ikut mengembangkan toko ini,Dia bilang toko ini sudah banyak pembelinya dan sayang kalau tidak membuka cabang,Maka dari itu orang itu menawar kan untuk menanam modal di toko ini..."kata Sita.
__ADS_1
"Sita,kamu kan tahu aku tidak mau toko ini mendapat kan modal dari orang lain,Aq ingin toko ini berdiri dengan hasil dari ku sendiri.yang arti nya modal nya hanya dari aq,kamu paham kan?"tanya Almeera...
"Iya mba,kami paham,kalau begitu kami permisi dulu..."kata Sita dan Hana.
Al menjawab dengan Anggukan kepala.
"Sebegitu berkembang nya kah toko kecil ini hingga semua orang berbondong-bondong ingin menanam kan modal nya disini."batin Almeera.
Setelah melakukan pengecekan di toko kue milik nya,Al melihat jam dan dia sempat tekejut karena jam menunjukan pukul 11 siang,Tidak memungkin kan untuk pulang dan memasak di rumah,Akhir nya ia memutus kan untuk pergi ke kafe dan memasak disana,Karena kebetulan jarak antara kafe dan kantor Revan tidak terlalu jauh.
Al langsung berjalan keluar,Sebelum nya Al sudah pamit terlebih dulu ke Sita dan Hana.
Al menghentikan taksi,Lalu ia masuk dan menuju ke kafe nya.
Taksi yang di tumpangi Al sampai ke kafe,Ia langsung turun dan tak lupa ia memberikan uang kepada supir taksi itu.
Al masuk ke kafe,Bara yang melihat Al pun langsung menyapa dan membungkukan badan nya.
"Bara,Aq ingin memasak disini,Kamu antar kan aq kedapur..."kata Almeera..
Bara pun mengangguk dan mengantar kan Al ke dapur.
Semua orang menundukan kepala nya melihat seorang wanita yang memasuki dapur bersama Bara manager kafe ini.
Tanpa menunggu lama,Al langsing mulai memotong dan memasak makanan untuk suami nya,
Koki dikafe tersebut sudah menawarkan bantuan unyuk Al tapi Al menolak nya,Ia tidak mau merepot kan koki disitu.
Selama hampir 30 menit Al memasak hingga akhir nya masakan yang Al masak akhir nya sudah siap.
Al heran memandang koki yang ada disitu semua diam dan memejam kan mata nya mencium bau masakan yang Al masak.
"Kenapa kalian diam saja,Apa kalian mau makanan yang aku buat ini?"tanya Al kepada koki disitu yang diam.
"Eh...nggak bu,Maaf,"kata Koki itu menundukan kepala nya yang melihat tatapan tajam dari manager nya itu.
Al menggeleng kan kepala nya melihat koki itu yang merasa ketakutan melihat Bara,
"Baik lah,Terimakasih karena sudah mempersilakan aq memasak disini..."Kata Al kepada koki itu dan Bara.
Koki itu tersenyum,...
Al keluar dari dapur dan berjalan di samping Bara...
"Bara,Jangan terlalu galak kepada karyawan di sini..."kata Almeera tersenyum....
__ADS_1
Bara yang mendengar kata-kata dari Al langsung menggaruk kepala nya yang tidak gatal....