Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 61


__ADS_3

Al masuk kedalam kamar dan di kejut kan dengan seseorang membawa kotak dan berdiri di depan nya dengan membuka kotak itu dan menunjukan nya di depan Al...


"Kak Revan,Apa ini?"tanya Almeera yang msih menatap isi kotak itu....


"Ini untuk mu,Sebagai hadiah karena kamu telah membantu suami mu ini.."kata Revan sambil berjalan dan memasang kan nya di leher Al...


Al terdiam,Dia terharu karena suami nya melakukan semua ini pada nya.


Setelah Revan memakai kan kalung di leher sang istri,Kemudian dia beralih memakai kan cincin di jari manis sang istri dan mencium tangan serta kening sang istri.


Al semakin di buat melongo dengan tingkah Revan,Selama ini ia tidak pernah menyangka kalau suami nya bisa romantis seperti ini.


"Terimakasih..."Hanya kata itu yang mampu di ucap kan oleh Al...


Revan tersenyum,Mereka akhir nya memutus kan untuk beristirahat karena seharian mereka berdua bekerja dan merasa kan lelah.


Di tempat lain,


"Kak,Makan dulu ..!"kata nya..


Orang itu hanya diam dengan pandangan lurus kedepan,Air mata yang tak henti-henti nya menetes di pipinya.


Orang itu adalah Kirana.


Kirana seperti orang yang kehilangan semangat untuk hidup,Setiap hari ia hanya diam,Dan menangis.


Sejak berakhir nya hubungan di antara Diri nya dan Revan,membuat nya seperti orang yang depresi.


Hati Putri terasa sangat sakit melihat keadaan kakak nya yang seperti itu.


"Kak,Jangan seperti ini terus,Putri akan berusaha untuk membuat kak Revan kembali kepada kakak,Tapi pliss kakak harus sabar..."Kata Putri....


Tak ada jawaban dari sang kakak,Akhir nya Putri memilih untuk Pergi.


Saat di perjalanan ia melihat Sahabat nya di pinggiran jalan sedang menunggu seseorang,Dan tampak mobil nya terparkir di sebelah nya.


Putri menghentikan mobil nya...


"Afifa...kenapa mobil kamu?"tanya Putri...


Afifa terkejut dan melihat orang yang menyapa nya...


"Putri,Ini mobil ku ban nya bocor,Aq sudah menghubungi bengkel terdekat,untuk memperbaiki nya..!"kata Afifa...

__ADS_1


"Oh,baiklah aq akan menemani mu disini!"jawab Putri...


Mereka berdua berbincang-bincang,Tapi tidak seperti biasa nya,Karena Putri biasa nya orang yang sangat cerewet selalu saja punya bahan cerita yang menarik,Tapi kali ini dia terlihat ada sesuatu yang mengganggu pikiran nya dan itu di rasakan oleh Afifa karena mereka cukup lama bersahabat.


"Putri,Kenapa muka kamu terlihat berbeda,apa kamu sedang ada masalah?"tanya Afifa ...


Putri terdiam,Lalu dia membuka suara...


"Apa kamu sudah tahu siapa istri dari Revan?"tanya Putri....


Afifa tersentak,Ia bingung harus menjawab apa,Karena ini posisi yang sama sekali tidak pernah Afifa duga.


Afifa tersenyum untuk menutupi kebingungan nya...


"Aq sudah tahu,Tapi aq sudah berjanji tidak akan memberi tahu kan kepada siapa pun tentang keluarga Narendra,Karena ini merupakan privasi."jawab Afifa....


"Tapi aq ingin tahu,Apakah yang di katakan oleh kakakku benar Revan telah menikah atau itu cuma alasan kak Revan saja untuk putus dengan kakak ku,Dan sekarang kondisi kakak ku benar-benar sangat menyedih kan..."kata Putri dengan air mata yang sudah mengalir mengingat kakak nya yang hanya diam ....


Afifa juga merasakan kesedihan dari sahabat nya ini ....


"Apa aq bisa bertemu dengan kak Kirana,Siapa tahu aq bisa sedikit membantu nya..."kata Afifa....


Putri terdiam,Lalu dia mengangguk....


Sampai lah mereka di sebuah rumah yang mewah,Ya rumah milik keluarga Putri...


Putri masuk ke dalam rumah dan mengetuk pintu kamar kakak nya....


Lama Putri mengetuk pintu itu dan tidak biasa nya Korana mengunci kamar nya.


Akhir nya Putri bertanya pada salah satu pelayan yang ada di situ....


"Bibi,Kenapa kamar kak Kirana di kunci,Aq kan sudah bilang jangan mengunci kamar kak Kirana?"kata Putri mulai khawatir....


"Maaf Nona,Tapi tadi nyonya yang menyuruh,karena nyonya akan pergi keluar sebentar,Nyonya takut kalau nona Kirana akan kabur!"kata Bibi ....


"Huh....baiklah sekarang buka pintu nya,Aq ingin melihat kakak..."kata Putri...


"Baik Nona..."


Bibi langsung mengambil kunci dan membuka nya.


Putri dan Afifa masuk kedalam dan betapa terkejut nya mereka berdua saat melihat darah bercecer di dalam lantai....

__ADS_1


"Kakak...."teriak Putri dan Afifa bersamaan..


Afifa langsung dengan sigap mengikat pergelangan tanganKirana untuk menghentikan darah yang keluar karena Kirana mencoba bunuh diri...


Sedang kan Putri masih syok,Afifa sudah lebih dulu berteriak memanggil pelayan untuk membantu membawa nya ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit...


"Putri...Untuk apa kamu diam saja,Sekarang ayo cepat kita bawa kak Kirana ke rumah sakit sebelum dia kehabisan darah..."kata Afifa menyadar kan Putri.


Putri tersadar dan dia langsung mengikuti Afifa masuk ke mobil....


Afifa langsung melajukan mobil dengan kecepatan penuh,


Sampai di rumah sakit semua perawat sudah siap di depan pintu dan dengan sigap membawa Kirana untuk segera di tangani....


kirana sedang di tangani dokter dan Afifa ,sedang kan Putri masih menangis di luar ruangan tempat kakak nya di tangani....


"Kakak,Kumohon bertahan lah,Putri yakin kakak pasti bisa..."Gumam Putri...


Tiba-tiba ruangan tempat Kirana di rawat terbuka....


"Suster bagaimana keadaan kakak saya?"Tanya Putri.


"Pasien sudah di tangani sebentar lagi akan di pindah kan ke ruang rawat untuk pemulihan."Kata Suster.


Putri merasa lega,Tapi ia memandam kemarahan yang sangat besar pada Revan....


"Kak....Aq akan membawa Revan kembali kepada kakak..."batin nya....


Kirana sudah di pindah kan ke ruangan nya,Afifa menemani Putri menunggu Kirana sadar...


Putri terus membelai rambut kakak nya,Tak henti-henti nya air mata nya jatuh...


Sedang kan Al,Entah mengapa ia merasa kangen sekali pada Putri,Ia mencoba menghubungi nya tapi tidak di angkat,Al yang merasa cemas akhir nya menghubungi telpon di rumah nya.


Seorang pelayan mengangkat panggilan nya dan memberi tahu kepada Al bahwa Putri berada dirumah sakit,Al yang panik langsung menjatuh kan ponsel nya,Hingga ia tidak mendengar pelayan Nya Putri mengatakan siapa yang di rumah sakit.


Al langsung mengambil ponsel nya dan berlari keluar mencari taksi,Ia bahkan tidak sempat bertanya di rumah sakit mana.


Al menyuruh supir taksi mengantar kan nya ke rumah sakit terdekat dengan rumah Putri.


Sampai di rumah sakit Al langsung bertanya di bagian informasi ruangan Putri tapi di situ tidak ada pasien yang bernama Putri.


Al bingung dan merutuki kebodohan nya karena tidak bertanya terlebih dahulu kepada pelayan yang bekerja di rumah Putri karena panik.

__ADS_1


__ADS_2