Mafia Girl Vs Ketua Osis

Mafia Girl Vs Ketua Osis
EPS 20


__ADS_3

HAPPY READING💛


.


.


.


.


.


.


"Hei bi*ch! Duit lo banyak tuh, bagilah." Ucap Salma yang tengah membully siswi nerd dikelasnya lalu merampas paksa uang yang dibawa oleh siswi nerd tersebut dan memasukannya ke sakunya.


Ini lah aktivitas sehari-hari geng Salma katanya kalau nggak bully nggak enak alhasil geng Salma ditakuti seluruh murid AIHS, tak ada yang berani mengusik gadis itu! Selain suka membully gengnya juga termasuk anak orang kaya jadi mengusik geng Salma sama dengan cari mati.


Namun semenjak ada Agnes, sebagian mereka agak berani karena murid baru itu pernah berurusan dengan geng Salma bahkan sampai sekarang.


"Tau lo! Kacamata lo bagus nih." Ucap Amanda langsung mengambil paksa kacamata berbentuk bulat tebal milik siswi nerd tersebut lalu memakainya dan bergaya ala-ala anak sok polos.


"Hahaha, pantes lo jadi nerd." Ejek Amalia ke Amanda sembari tertawa bersama Salma.


"K Kak ba balikin k Kak, a aku mohon." Mohon nerd tersebut ingin mengambil kacamatanya tapi langsung dilempar Amanda ke Amalia dan Amalia melemparnya ke Salma begitu lah seterusnya sampai siswi nerd tadi yang mengejarnya kewalahan.


"Apa? Lo mau ini? Sini-sini nerd hahaha dasar nerd miskin!" Ejek Salma lalu melemparkannya ke Amanda dan diiringi oleh tawa Amalia, Salma, dan Amanda.


Mereka bertiga seakan tak berdosa telah membully orang yang lebih lemah dari pada mereka bertiga.


"Kak, Cerlin mohon kembalikan." Mohon nerd itu lagi yang diketahui bernama Cerlin karena capek mengambil kacamatanya yang sedari tadi dilempar kesana sini oleh Salma dkk.


"Ututu, capek yah nerd? Hahaha kasihan lo! Makannya jangan miskin-miskin!" Ucap Amanda lalu melempar kacamatanya ke Salma sementara Amalia mengambil timbah dan diisi air hingga penuh lalu menyiramkannya ke Cerlin sontak Cerlin berhenti mengambil kacamatanya.


"Nih-nih pakai sabun biar bersih, jarangkan lo mandi pakai sabun hahaha." Tawa Salma lalu menuangkan pembersih lantai dikepala Cerlin sontak Cerlin berjongkok dan menangis, ia malu dengan dirinya sendiri! Kenapa ia tak membalas perbuatan mereka bertiga?


Memangnya salah jika Cerlin jadi nerd? Memangnya salah jika dirinya miskin? Mengapa hanya ia yang selalu dibully! Mengapa kaum orang kaya selalu menginjak-injak kaum orang miskin seperti dirinya!


"Jiahhh, nerdnya nangis...Woyyy vidioin woyyy cepet!" Ucap Amalia, buru-buru Amanda mengambil handphone yang terletak ditasnya lalu menvidio Cerlin yang tengah basah kuyub ditambah pembersih lantai diseluruh tubuhnya apalagi dia tengah menangis.


Banyak siswa atau pun siswi yang melihat adegan pembullyan tersebut dan merasa kasihan kepada Cerlin tapi semua pura-pura tidak tau karena takut berhadapan dengan Salma dkk, mereka bahkan berdoa agar ketua osis segera datang menemui geng Salma dkk yang sedang membully.


Bertanya tentang cctv? Tentu saja Salma dkk jika sedang mejalankan aksi bullynya selalu tak ditempat yang ada cctvnya. Seperti taman, kamar mandi, gudang, dan ruangan tempat menaruhnya alat-alat buat olaraga. Terdengar licik bukan? Ya itulah Salma dkk.


Byurrr.

__ADS_1


Tiba-tiba saja air berbau busuk mengenai tepat seluruh tubuh Salma dkk sontak Salma dkk langsung memutar tubuhnya dan melihat siapa yang berani-beraninya menyiramnya dengan air busuk! Apa ia tak takut dikeluarkan dari sini! Dia kira dirinya bunga apa? Main siram aja!


Lalu terlihatlah seorang gadis berwajah datar tapi masih terlihat cantik tengah menatap datar kearah Salma dkk sembari membawa timbah ditangan kirinya siapa lagi kalau bukan Agnes beserta teman-temannya dibelakang.


"Gak sengaja." Ucap Agnes datar lalu melempar ke sembarang arah timbah tersebut.


Ckerek.


Lisa langsung menfoto Salma dkk sembari terkekeh geli.


"Iuuhhh, bau." Teriak Delia, membuat semua siswa menoleh ke tempat tersebut dan langsung tertawa terbahak-bahak sembari mengumamkan kata 'mampu*'


Akhirnya geng Salma kena karma juga! Begitulah fikir para murid-murid setelah melihat geng Salma berbau busuk yang amat menyengat dan basah kuyub.


"Ish! Awas lo Nes!" Ancam Salma malu karena sudah menjadi bahan tontonan gratis oleh siswa-siswa AIHS, ia pun pergi diikuti Amalia dan Amanda.


"Wuihhh, nyed! Lo berbakat jadi fotografi." Ejek Delia lalu terkekeh bersama Lisa karena melihat foto Salma dkk yang sedang basah kuyub sementara Agnes langsung memberikan jaket yang ia kenangkan ke pundak Cerlin.


"Gak capek nangis terus?" Tanya Agnes datar sambil memberikan tisu mendengar itu Cerlin cepat-cepat menghapus kasar air matanya yang hendak turun, Cerlin lalu bangkit dan menerima tisu tersebut.


"Ma makasih Kak." Ucap Cerlin sambil menunduk, takut jika nantinya ia akan berhadapan dengan sang moswanted girlnya AIHS ditambah lagi itu Agnes! Gadis yang selama ini mendapat rumor gadis tak takut mati!


"Lo ngapain sih nunduk? duit lo jatuh yah?" Tanya Delia dan langsung ditonyor oleh Lisa.


"Gak usah panggil Kak kita sekelas, panggil gue Lisa." Ucap Lisa memperkenalkan diri ke Cerlin, emang diantara mereka bertiga hanya Lisa yang waras! Satu datar satunya gilak.


Delia memutar bola matanya malas "Nunduk lagi! Berapa sih duit lo yang jatuh? Sini gue ganti!" Tanya Delia binggung tapi lagi-lagi dia ditonyor oleh Lisa, kesihan jidat mulusnya.


"Terus?" Ucap Agnes datar dan dingin, membuat Cerlin semakin menunduk karena takut dengan nada bicara Agnes.


Kini giliran Lisa yang memutar bola matanya malas "Nes nada bicara lo yang bener ngapa? Dia takut ogeb, sudah-sudah mending lo ganti baju! Nih gue bawa baju cadangan." Ucap Lisa memberikan bajunya ke Cerlin dan langsung diterima Cerlin.


"Ma makasih Li Lisa." Ucap Cerlin langsung pergi karena takut dengan Agnes yang sedari tadi menatapnya.


"Pasti dia pergi gara-gara wajahnya Agnes yang datar kayak triplek dan dingin kaya es batu." Tebak Delia dan langsung ditatap tajam oleh Agnes.


"Damai Nes." Sambung Delia sembari membentuk huruf V dijarinya melihat itu Lisa pun terkekeh.


"Kan betul apa gue bilang! Salma tuh kalo bully selalu pagi, untung lo gue jemput Nes." Ucap Lisa dan dibalas anggukan oleh Agnes dan Delia.


"Eh lo mau kemana?" Tanya Delia ketika melihat Agnes hendak melangkahkan kakinya.


"Tidur." Jawab Agnes santai lalu melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda.


"Haisss, Nes! Nes! Kapan lo berubah." Ucap Delia lalu menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


"Agnes selalu gitu! Datang selalu jam delapan ke atas dan berakhir diBK karena Alvaro." Celetuk Lisa ikut menggelengkan kepala lalu pergi ke kelasnya diikuti Delia.


Coba aja gue boleh bolos kayak Agnes, pasti bakalan seru. Batin Delia dan Lisa secara bersamaan, ya Agnes memang tidak memperbolehkan sahabatnya bolos karena cukup dia saja yang dicap jelek teman-temannya jangan.


(づ ̄ ³ ̄)づ TAMBAHKAN FAVORIT


"Ternyata Leader Black Diamond Girl itu penolong juga ya? mau dong ditolongin juga." Kekeh Berly sembari bersandar didinding, membuat langkah Agnes berhenti.


Sepertinya Berly sengaja mengeraskan suaranya saat Agnes berjalan disampingnya.


"Agnes."


"Ha?" Beo Berly menatap ke arah Agnes.


"Nama gue Agnes." Berly semakin dibuat bingung.


"Gu-"


"Jangan sebut Black Diamond Girl, sia*an!" Ucap Agnes datar.


"Oh? gue salah ya?" Tanya Berly polos layaknya tak mempunyai dosa.


Agnes melanjutkan jalannya yang sempat tertunda, namun urung saat Berly kembali bersuara.


"Cowok yang namanya Alvaro itu, cowok lo ya?" Berly masih saja memancing emosi Agnes namun sepertinya Agnes tak menunjukkan tanda-tanda jika gadis itu akan emosi.


Agnes menoleh ke arah samping, "Sudah?"


"Oksigen disekitar lo habis ya? sampai ucapan lo dipotong-potong kayak gitu?" Heran Berly.


"Sekali lagi lo bicara sama gue, markas lo gue bakar." Ucap Agnes meninggalkan Berly yang terdiam disana.


"Sia*an!" Gumam Berly saat tau jika Agnes sekarang sudah tau lokasi markasnya berada sedangkan dia tidak tau markas baru Agnes.


Markas baru? Ya, Agnes membuat markas baru yang entah ada dimana. Berly sudah berhari-hari mencari tau namun tak membuahkan hasil.


BERSAMBUNG~


AGNES KEREN😍


JANGAN LUPA LIKE👍 AND KOMEN 💬 DI BAWAH YAH GUYSSSS😉☺


MAAF KAN AUTHOR KALAU KURANG PANJANG😣


SEE YOU NEXT CHAPTER😉😄

__ADS_1


BABAY~


__ADS_2