Mafia Girl Vs Ketua Osis

Mafia Girl Vs Ketua Osis
EPS 23


__ADS_3

HAPPY READING🎉


.


.


.


.


.


Ana tengah menggigit kuku jarinya furtasi, kenapa selalu bocah itu cari gara-gara dengannya? Dan kenapa setiap kali dirinya melawan Agnes malah gagal terus? Ia tak mau jika sewaktu-waktu dirinya lah yang kalah.


Jujur saja, dari tatapan datar Agnes saja dirinya sudah bergidik ngeri saat menatapnya ditambah lagi ucapan Agnes waktu itu.


Dia ingat jelas! Sangat jelas.


"Sia*an tuh bocah! Udah gue bunuh Mommynya sama kembarannya masih aja belagu! Apa gue bunuh aja yah sekalian dianya?" Gumam Ana sambil tersenyum penuh rencana lalu mengambil handphonenya, mengngetikan pesan untuk Abraham.


Dia punya rencana lain selain membunuh Agnes, takut-takut jika gadis parasit itu malah lebih hebat dari orang suruhannya alhasil dia memiliki rencana cadangan.


^^^Anabel .E^^^


^^^Sayang~ aku mau jalan-jalan minta uang yah~ buat beli sepatu~ masukin rekening ku yah~!^^^


^^^(13.26)^^^


"Cih! Tak sudi gue memanggil tua bangka ini sayang." Gumam Ana merasa jijik sendiri kala membaca ulang pesannya sendiri.


Handphone Ana bergetar tanda Abraham mulai membaca lalu membalas pesan darinya.


Si tua bangka


Loh bukannya kemarin udah beli sepatu yah?


^^^Anabel.E^^^


^^^Mau beli lagi~^^^


Si tua bangka


Iya udah, nanti aku kirim yah~!


Ana tersenyum lebar kala membaca pesan itu, dirinya pun mulai berdrama lagi.


^^^Anabel.E^^^


^^^Oke makasih~ sayang kamu tau gak? Agnes tadi bully Salma, aku kira dia udah rukun sama Salma ternyata enggak hiks aku bener-bener bukan Mommy yang baik! Kalau gitu kita cerai aja biar Agnes bisa ceria lagi!^^^


Si tua bangka


Kok nggomong gitu sih! Nanti biar Agnes aku yang hadapi keterlaluan dia! Kamu tenang yah, jangan minta cerai yah sayang~


^^^Anabel.E^^^


^^^Udah gak usah dimarahin kasihan Agnes dia kan anak ku juga.^^^

__ADS_1


Si tua bangka


Udah biarin, uangnya udah aku kirim sayang~


(Read)


"Hahaha, gitu aja percaya! Be*o bener yah Abraham... Lihat aja lo Nes! Saatnya jalan-jalan yuhuu~" Ucap Ana senang lalu pergi menuju garasi mobilnya, bagus juga hidup seperti orang kaya! Tak seperti hidupnya yang dulu saat dimana dirinya menjadi korban kekerasan bahkan makan saja harus ngemis dulu atau nggak mencuri.


Untung saja ada pria se-bodoh Abraham, mau saja dibohongi dengan wajah cantiknya ini.


Sementara ditempat lain, yaitu diarena balapan liar yang kini nampak ricuh karena sang Queen Racing kebanggaan mereka menang lagi!


"Udah gue tebak! Pasti lo menang lagi Nes." Puji Agata ketika mobil sport berwarna hitam pekat milik Agnes melewati garis bertuliskan finish, Agata lalu berlari menuju Agnes diikuti Ansel dibelakangnya.


"Nih." Ucap Agnes datar lalu melempar kunci mobil yang ia dapat dari balapan tadi ke Agata dan langsung diterima baik oleh Agata.


"Buat gue yah." Canda Ansel bermaksud untuk mengoda Agnes.


"Terserah, lo buang juga boleh." Ucap Agnes datar lalu memasuki mobilnya namun sebelum itu, Ansel sempat menghentikan langkah Agnes.


"Nes, Leader DrakDevil nyariin lo." Jeda Ansel, "Lo ada urusan apa sama dia? gue denger dia juga masuk ke sekolahan lo."


"Lo udah dapet informasi nya? kenapa lo gak hubungin gue?"


Ansel menatap malas Agnes, "Lo tanya aja sama ponsel mewah lo itu, percuma punya hp mahal-mahal kalau gue ngirim pesan selalu gak dibaca." Jawab Ansel yang langsung membuat Agnes mengecek ponselnya.


"Oh, baru masuk."


"Padahal gue kirim kemarin." Ucap Ansel dengan suara pelan, berdebat dengan Agata saja dia kalah apalagi dengan Agnes? kepala taruhannya, bos!


Agata yang sedari tadi menyimak pun bersuara, "Ada apaan sih? kok gue gak dikasih tau? emang leader DrakDe-"


Agnes menatap datar orang itu, "Bilang gue kapan tanggalnya."


"Tanggal apa?"


"Tanggal perang antara Black Diamond Girl sama DrakDevil." Agata serta Ansel tertawa melihat raut merah padam orang itu.


"Gue mau damai sama lo." Ucap Berly serius.


"Ditolak." Datar Agnes lalu mulai memasuki kembali mobilnya, hendak pergi dari sana.


"Apa perlu gue kasih buah-buahan ke ketua lo itu? gue denger pisang bisa menurunkan emosi."


"Gak usah, gue yang harusnya ngasih lo bunga." Jeda Ansel, "Kan sebentar lagi lo sama anak buah lo itu mati, tinggal tunggu tanggal mainnya aja kan?" Ansel tersenyum manis.


Berly membalas senyuman Ansel, "Kita lihat siapa yang akan mati duluan." Ucap Berly sebelum pergi dari sana.


"Yeuh, sok iye lu." Sorak Agata tak terima.


Ansel melirik ke arah Agata. "Lumayan mobil baru buat pamer ke medsos." Ucap Ansel senang mengambil paksa kunci mobil dari tangan Agata, tak disangka candaannya menjadi kekayaan.


"Woy! Woy! enak aja lo, gue yang dikasih tadi." Sewot Agata lalu mengambil balik kunci mobil dari tangan Ansel sedangkan Ansel hanya bisa mengalah dari pada masalahnya tambah besar, ingatkan dia bahwa cewek itu selalu benar!


Kembali lagi dengan Agnes, gadis itu kini menurunjan laju kendaraannya saat dirinya memasuki jalanan sepi.


"Setan?" Gumam Agnes saat melihat tiga pria berbadan besar yang kini menghadang mobilnya, gadis itu terkejut.

__ADS_1


Terkejut bukan karena takut melainkan tadi dirinya sempat mengira setan, untung saja Agnes tak menabrak langsung pria berotot itu.


"Woy turun lo!" Teriak pria berbadan kekar sembari memegang kayu ditangannya.


Lagi-lagi hama. Batin Agnes malas, kali ini siapa lagi? Musuh Mafianya? Atau orang suruhan?


Bisa tidak sehari saja Agnes tak diganggu apapun?


"Minggir." Suruh Agnes datar dan dingin ketika keluar dari mobilnya dan menatap datar ketiga pria berbadan besar tersebut.


"Wuihhh, cantik juga lo." Goda pria tersebut lalu memandang dari atas sampai ke bawah tubuh Agnes, berani sekali!


Bugh.


Agnes langsung menendang muka pria itu yang dengan beraninya memandangi tubuhnya secara lekat, dasar mata keranjang.


Pria itu memegang hidungnya yang nampak mengeluarkan darah "Dasar ja*ang berani banget lo!" Marah pria tersebut lalu menyuruh kedua anak buahnya untuk menyerang Agnes dengan bruntal tapi Agnes melawannya dengan santai hingga kedua pria berbadan kekar tersebut pingsan dengan patah tulang ditangan dan kaki.


Tiga lawan satu? Ditambah tubuhnya besar-besar macam hulk? Melawan Agnes yang kecil saja kalah?


"Ck, badan doang yang besar tenaga lemah." Gumam Agnes menatap datar ke kedua pria tersebut lalu berjalan santai menuju pria yang ditendang wajahnya tadi oleh Agnes, sepertinya orang suruhan? Berani sekali mencari gara-gara dengan dirinya.


"Ampun, sa saya cu cuma disuruh orang." Ucap pria tersebut dengan nada ketakutan lalu berlari entah kemana, tuhkan benar apa kata Agnes itu orang suruhan! Entah siapa yang berani-beraninya mengusiknya. Dirinya akan mencari tau nanti.


Agnes menatap datar pria itu yang kini telah hilang "Membuang waktu saja." Gerutu Agnes lalu berjalan menuju mobilnya tapi sebelum itu dirinya menghubungi Ansel.


"Halo sayang!"


Ingatkan Agnes untuk memukul Ansel besok.


"Cari tau data seseorang."


"Dibayar berapa nih?"


Tut tut tut.


Agnes langsung mematikan sepihak panggilannya tadi saat dirasa ucapannya telah selesai namun beda lagi dengan Ansel yang malah tertawa geli, sebenarnya tanpa dibayar pun Ansel mau-mau saja tapi lelaki itu memilih untuk mengoda Adiknya saja.


Agnes melirik sekilas ke arah samping tepat pada saat itu mobil mewah berwarna merah pergi meninggalkan tempat itu "Kerjaan Ana ya." Agnes tersenyum simrik lalu mulai memasuki mobilnya.


Dia yakin akan ada kejutan dirumahnya yang pastinya ulah wanita jahanam itu, ah jadi malas untuk pulang.


Sementara orang yang sedari tadi melihat pertengkaran tersebut langsung pergi menjalankan mobilnya menuju mansionnya dengan perasaan kesal.


Bayar mahal-mahal malah kalah! Lihat aja bakal gue bunuh lo Nes! Batin orang tersebut menggigit kesal kuku-kuku jarinya yang panjang nan bercat merah itu, sedetik kemudian orang itu tersenyum lebar.


Oh ya, dia Kan punya rencana cadangan yang pastinya akan seru!


💬💬💬KOMEN💬💬💬


"Oh masih ingat pulang!" Marah Abraham dengan menatap tajam ke arah bola mata biru laut milik Agnes ketika melihat Agnes keluar dari mobil sport hitam miliknya dengan wajah datar tentunya.


BERSAMBUNG~


ANABEL ANABEL😂


JANGAN LUPA LIKE👍 AND KOMEN💬 DI BAWAH YAH GAISSSS👇👇

__ADS_1


SEE YOU NEXT CHAPTER😉😀😄


BABAY~


__ADS_2