
...Part 14...
Tamparan yang sangat keras pada johan !!!
"Apa salahku!!!!!!!kenapa ayah menamparku!"Kata johan yang di saksikan para pelayan.
"Cukup dengan semua sikapmu!!!!ayah tak bisa memaafkanmu!!!!"
"Ayah Marah padaku karen anak orang lain?Apa ayah mikir !! ayah lebih sayang orang lain daripada aku anak sendiri!!!"kata johan kesal.
"Sudah hentikan!!!semua tidak akan seperti ini karena kamu!!"edward marah besar pada johan.
"Aku benci ayah!!!!!"sambil berlari.
Johan segera berlari menjauhi edward ayahnya dan menangis.
Edwars hanya bisa diam dan menangis karena kelakuan anaknya yang tak bisa ia didik.
Edward duduk sambil meratapi kesedihan,lerod sang adiknya mencoba memahami perasaan edward dan menenangkannya.
Di rumah sakit !
"Minggir....minggir...!!!!!"Teriak semy sambil mendorong Merlinda yang berada di atas roda ranjang.
Semy dan para suster segera membawa merlinda ke dalam ruangan,dan di sana mereka akan segera memeriksa merlinda.Namun semy tak boleh masuk ke dalam dan ia kini menunggu di luar bersama Catarina.
Ia duduk di kursi sambil menghapus air matanya,ini adalah kesalahan besar yang pernah ia lakukan.
"Ini semua salahku!!!seharusnya aku gak ngajak merlinda"kata semy sedih.
"Sudahlah semy ini bukan salahmu semua"catarina menenangkan semy.
"Tidak catarina ini salahku,dan aku tidak tau harus bagaimana"kata Semy bingung.
Edward menuju rumah sakit dengan kecepatan yang tinggi!!
Edward mulai keluar dari mobil,para warga melihat kedatangan edward mulai kaget bahkan mereka langsung memberi jalan pada edward dengan anak buahnya,sesampai di depan ruangan merlinda.
"Catarina bagaimana kabar Merlinda?"tanya edward.
__ADS_1
"Dia masih ada di dalam ayah"ucap catarina dengan polos.
Edward duduk di samping Semy dan meminta maaf pada semy atas kejadian ini,namun semy selalu menyalahkan dirinya sendiri.
Setelah itu sang dokter keluar dan mengatakan merlinda....!!!!
Jeng jeng jeng jeng!!!!!
Merlinda.....!!!!!!
"Merlinda baik-baik saja,untungnya merlinda cepat di bawa ke sini kalau tidak ia akan kehilangan banyak darah dan membuatnya meninggal"kata dokter menjelaskan pada mereka.
Semy merasa lega,namun ia juga harus memberitahu pada sang kakek.Di sana semy meminta izin pada edward untuk memberitahu kakeknya,dan edward sendiri lah yang akan menemaninya.
Edward dan Semy mulai menuju ke rumah kakek merlinda dengan mobil berwarna hitam,dan di rumah sang kakek tidak ada siapa-siapa.Kini mereka menuju pabrik sepatu dan di sanalah kakek berada.
Dengan kedatangan edward orang yang berada di sekitar pabrik ini takut dan juga pemimpin pabrik ini takut,namun ia memberanikan diri menanyai pada edward.
"Tuan ada apa kah gerangan anda datang ke sini"tanya sang pemilik pabrik
"Saya mencari kakek merlinda"kata Edward.
Semy memberi tahu nama kakek merlinda,dan dengan cepat mereka memanggil nama sang kakek.
"Ya ada apa ?"tanya sang kakek yang berhadapan dengan edward.
Namun edward masih diam dan semy bergerak maju dan menjelaskan apa yang terjadi.Setelah mendengar itu sang kakek memegang dadanya karena terkejut,ia lemah dan meminta untuk menemui Merlinda di rumah sakit.Sang kakek dan yang lainnya mulai menuju ke rumah sakit.Dan di sana mereka belum bisa menengok keadaan Merlinda karena ia sedang di rawat.Lalu sang kakek yang berada di deoan ruang rawat menarik semy ke arah yang sepi.
"Semy jelaskan pada kakek apa yang terjadi pada merlinda"kata sang kakek.
"Maaf kek ini kesalahan semy"kata semy menangis.
"Dan kenapa di sini ada tuan edward dan catarina,jelaskan sama kakek apa yang tejadi,kenapa kalian bersama"ucapnya dengan perasaan sedih.
"Maaf kek Merlinda jatuh dari lantai dua di saat ia mengelap kaca "kata Semy menangis.
"Emang jatuh dari mana"
"Dia jatuh di rumah tuan edward kek,kami kerja di sana sebagai pembantu"kata semy.
"Astaga semy.......kakek bilang jangan bermain atau dekat lagi karena mereka berbahayaa ...semy....akh..."kakek hanya bisa menahan emosi dan tak berani marah pada semy.
__ADS_1
Edward mendatangi mereka dan ia meminta maaf pada sang kakek.
"Tuan...maafkan anak saya,anak saya yang telah membuat cucu anda jatuh"kata edward berkata jujur.
"Tuh kan...kan....yang bikin merlinda jatuh aja karena anaknya...semy bisa denger kan...mereka yang bikin merlinda jatuh,kakek udah bilang berapa kali jangan berhubungan dengan mereka,mereka kaya,mereka gak selevel dengan kita,kita ini hanya anak dakyat jelata dan di tindas seenaknya"kata Kakek menangis.
"Tapi tuan saya akan membayar biyaya rumah sakitnya"kata edward.
"Cukup....saya tidak butuh kekayaan mu,yang saya inginkan adalah cucu saya kembali,memang ya orang kayak seperti tusn ini tak bisa menghargai nyawa...padahal merlinda adalah keluarga saya satu-satunya"kata Sang kakek menangis dan memarahi edward dengan keras.
"Maaf tuan maafkan saya,ini kesalahan saya karena tak bisa mendidik anak saya dengan benar,maafkan saya...saya bersalah"kata edward membungkukkan Badan.
Ini adalah pertama kalinya edward meminta maaf pada seseorang.
Sang kakek hanya diam dan duduk di kursi,lalu edward di beri tahu anak buahnya kalau merlinda sudah siuman,sang kakek yang mendengar itu mulai berdiri dan menuju keberadaan merlinda.
Kini merlinda berbaring di ranjang dengan oksigen yang ia serap dari peralatan rumah sakit,dan beberapa luka di wajahnya yang sudah di perban.
Sang kakek merasa senang bisa melihat merlinda yang sudah siuman dan meminta merlinda agar tak main bersama catarina lagi.
Setelah itu edward kembali ke rumah,ia menuju johan berada.Johan yang sedang bermain game di kamar di beri sesuatu berbentuk kertas.
"Nih...ambil"kata Edward memberikan lembaran pada Johan.
"Ini apa yah"sambil membukanya.
Dan ternyata ini adalah lembaran tiket yang menuju prancis.
"Tiket?untuk apaan?ayah ngusir johan?"kata johan berdiri dan tak terima.
"Ini demi kebaikan mu johan"kata sang ayah.
"Kebaikan apa ayah!!!johan tidak ingin pergi johan ingin di sini!!!"teriak johan marah.
Namun keputusan edward sudah bulat,ia langsung pergi karena ini juga demi mengajar anaknya.
"Ayah..!!!!!Johan tidak ingin pergi!!!!!"teriak Johan.
Namun edward tak membalikkan badan dan terus pergi sambil meneteskan air mata,dan johan akan pergi setelah pernikahan Leord dan kak karin.
Johan mengamuk di dalam kamar,ia memukul sebuah tv dengan tongkat bistboll ,ia melempar gamenya.Komputer ia hancurkan bersama kaca-kaca yang berbentuk kerajinan indah.Kini emosi Johan melebihi iblis.Sang pelayan hanya bisa diam saja tak berbuat apa-apa.
__ADS_1