
...Part 51...
Edward Bingung entah apa yang harus ia lakukan atau merelakan wilayah ini demi nyawa Istrinya atau rakyat lain akan menderita di bawah pimpinan Sean.
Leord menghampiri kakaknya edward dan meminta duduk dulu dan memikirknnya denhan matang keputusan dia,leord terus saja mengatakan bahwa wilayan nellan sangat berguna dan banyak anggotanya tinggal di sana.
Edward diam dan berpikir sejenak kini ia akan membuat misi menyelamatkan Myra dan ia harus melakukannya dengan beberapa bantuan anak buah lainnya.Edward menelpon wakil nya dan meminta semua wakil juga pemimpin wilayah berkumpul untuk mengatasi masalah ini.
Catarina diam-diam masuk ke dalam kamar karin yang di mana karin sedang panik.
"Bi...ko bisa jadi begini sih?yang bibi suruh untuk culik myra siapa bi?"tanya catrina yang bingung dengan semua yang terjadi.
"Aku juga tidak tau catarina aku tidak berpikir sejauh ini ,tapi untung saja Sean tidak mengatakan kalau akulah di dalang semua ini"
Pada posisi Myra yang baru saja terbangun dari pingsannya.
"Akh...aku di mana ini?"tanya Myra dengan kepala yang pusing.
"Kau berada di tempat penjualan Wanita"ucap salaseorang wanita yang diam di pojok.
Ketika melihat ke arah sekitar tenyata banyak wanita di sini ,di dalam kotak besi yang panjang ada banyak wanita yang hendak di ekspor.
"Eh...aku di sini?"sambil mengingat apa yang terjadi sebelumnya.
Lalu myra panik dan berteriak di dalam karena ia kehilangan anaknya cristal,myra terus saja menggedor pintu dan meminta di keluarkan dan meminta anaknya di kembalikan.
"Buka!!! buka pintu...aku mohon!!!"teriak myra melepas semua kekuatan yang ia punya.
Namun gadis yang memakai baju merah dan terikat satu menenangkangkannya.Karena ia tau walau terus berteriak di sini tidak akan ada gunanya lagi.
Srekkkkkk....pintu terbuka lebar
__ADS_1
Myra maju dan bergegas keluar namun ia terhalang oleh pria yang memakai baju kos putih.
"Minggir sana!"pria ini menendang myra ke dalam lagi lalu menarik seorang gadis yang memakai celana pendek di sana.
Myra terdiam karena wanita itu di seret dengan paksa,myra mulai menghayati dan memgingat masa lalunya bagaimana kehidupannya yang sangat kelam.Dengan wajah yang lemas dan takut myra meringkuh di pinggir dan bersembunyi di kedua lutut yang di lipatkan.
Sedangkan crsital,ia yang baru bangun di nawa ke tempat khusus sebuah gudang yang sepi dan kotor.Namun cristal di jaga oleh Anak buah sean.
"Ma...mama....!!! Maaa..!"teriak Cristal mencari myra ibunya.
Tetap saja teriakan ini tak bisa di dengar dan cristal hanya bisa menangis dan tak ada yang peduli padanya,apalagi ia masih berumur 4 tahun.
Di Persidangan Edward..
Semua anggota mafia dari yang terkuat dan terlemah datang ke sana.Edward meminta saran pada anggotanya.
"Bagaimana ?apa aku harus menyerahkan wilayah nellan pada mereka?"tanya edward yant bediri di antara anggotanya di sebuah ruangan yang luas.
"Lalu apa usulan dari kalian,sedangkan saya sama sekali tidak boleh membawa anggota lainnya dan tidak boleh menghubungi polisi"
"Kenapa tidak menyerang langsung saja!??".
"Tidak itu adalah hal yang buruk"
Detik per detik menit per menit hingga jam per jam waktu hampir habis dan sidang mereka pun akan selesai untuk sebuah rencana mencari Myra.
Seorang pria yang memakai kacamata dan berjas membuka laptopnya ia akan mencari lokasi di mana sean berada.Karena sean akam mengataknnya setelah Edward akan menuju ke tempat itu.
Lalu Pria yang berkacamata ini bergegas melacak lokasinya,kini mereka sudah tau kalu sean berada di Bekas pabrik rokok.Tetapi edward menyarankan untuk tidak menyerang karena ada tahanan.Lalu di sana mereka mulai siap Membuat rencana dengan matang.
Semy yang bingung ingin mencari tahu tentang myra dan kebenarannya,ia tak bisa tinggal diam dan ingin ikut dengan mereka.
Kebetulan Semy akan di butuhkan untuk mencari Myra dan membawanya kembali.Semy sangat senang kali ini ia bisa berguna dan membantu orang lain.
__ADS_1
Dengan cepat semy berada di posisinya,ia menuju ke sebuah Truk pengantar barang.Dia kini berperan menjadi Tukang sopir.Namun Sebagai penemannya saja.
Di saat itu truk besar di jalankan dengan sesuai aba-aba,mereka akan mendapat misi baru.Semy sudah bersiap dan wajahnya begitu santai.
kini Semy berhenti di sebuah jalan yang di mana ini sering di lewati oleh Anak buah sean di saat mengantar barang.Mereka menunggu dengan waktu yang pas,ketika mobil pentara barang sean datang.Penembak jitu yang berada di ujung dekat Sebuah menara memantau mobil musuh,penembak ini sudah menyiapka sebuah peluru.
Ketika saat nya tiba tembakan di luncurkan dan kini Mobil ini tertembak dan mulai jalannya berkelok dan menabrak sebuah tiang.Dengan cepat anggota Edward menangkap orang yang ada di dalam mobil sebelum melapor.Di sana mereka tak perlu khawatir karena supir truk ini sudah meninggal.Lalu Misi Semy di jalankan,ia mulai berjalan dan akan masuk ke area Sean berada.
Teett...teeetttt....tett.....
Mobil sudah ada di depan kawasan pabrik rokok,dan ternyata tidak mudah masuk ke sana.
Ketika menuju kawasnan truk semy di hentikan,ada beberapa penjaga yang sedang memeriksa bagian mobil mereka.Semy panik dan tidak tau apa-apa.
Ketika di cek semua aman-aman saja,dan di belakang truk ada 6 wanita yang cantik.
Penjaga ini mengacungkan jempol pada Supir yang menemani semy.
Semy pun lega dan bertanya pada pria yang ada di sebelahnya.
"Apa yang ada di dalam sana?"tanya semy
"Hanya ada beberapa gadis saja"
"Apa kalian akan menukarnya dengan bu myra?"
"Tentu saja tidak nak,ini adalah rencana kita "
Lalu semy kembali tenang dan supir ini mulai mendaratkan mobilnya di sebuah parkiran.Sesuai yang lainnya semy turun dari mobil dan supirnya menuju ke dalam truk.
Semy mengikuti arahan dari sang supir,para gadis ini mulai keluar dan ada beberapa pria yang datang dengan tatto dan membawa wanita -wanita ini ke suatu tempat.
Semy mulai berjalan dan mengikuti yang lainnya.Di saat inilah edward akan Datang dan semua orang yang ada di sini berjaga dengan ketat dan beberapa senjata di pegangnya.
__ADS_1