
...Part 9...
Di Rumah Edward Yang megah dan juga di Jaga oleh beberapa Anak buah.Edward kembali ke kamarnya dan ia mulai mengambil sebatang rokok yang ada di sakunya.
Wush...Wush..
Hembusan dari bibirnya mengeluarkan asap.
Edward akan mengadakan meeting bersama pasukannya besok hari jam 8 pagi,dan misi meeting ini adalah untuk menyerang pasukan hendrik yang berani mengancam Catarina.
Sedangkan di area hendrik,ia berada di aula besar dengan sebotol minuman alkhohol,sebelum di serang ia sudah membuat rencana matang.
"Untuk semuanya tolong di perhatikan,Bisnis kita bisa hancur karena KALIAN TELAH MEMBUAT KESALAHAN"kata hendrik dengan keras sambil meminum alkohol.
"Lalu apa rencana kita?"wakil Ketua pertama.
"Kita akan membuat perangkap dan kita harus membunuh Edward di saat itu juga"kata Edward.
"Lalu apa rencana kita?"kata wakil kedua.
Hendrik segera membuat rencana dengan anak buahnya lebih awal.Di saat itu Kini sudah mulai pagi pukul 7 .
Di rumah Merlinda.
"Merlinda Kita akan pergi ke mana sekarang?"tanya semy dengan membawa tas kecil yant sudah rusak dan kusam.
"Kita ke pasar seperti biasa"kata merlinda.
Kini merlinda dan semy ke pasar berduaan untuk mencari uang atau makanan.
Di kediaman edward.
Edward bangun tidur,dan di samping sudah ada pembantu yang menolongnya.Menyiapkan jas ,baju,sepatu.Edward pergi mandi setelah itu berkumpul ke meja makan.Di sana johan dan catarina Sudah berkumpul.
"Pagi anak-anakku sayang"kata edward duduk di kursi.
"Cih...anak sayang dari mana"pikir johan tak suka.
Lalu leord datang dan mulai duduk.
Kini mereka sekeluarga mulai makan,namun sebelum itu leord memberanikan diri untuk mengatakan sesuatu yang penting baginya .
__ADS_1
"Emh...kak boleh ngomong sesuatu gak?"tanya leord dengan gugup.
"Ngomong aja leord gak usah canggung kita ini kan satu keluarga jadi bebas jangan takut"kata edward mengambil nasi di sangku.
"Emh...gini sebenernya Kemaren karin nelpon dan Kami akan menikah di bulan ini,apa boleh?"
Tanya leord sedikit gugup.
"Apaaaaa!!!!!!"kaget Edward membuat seisi ruangan kaget mendengrnya.
"Yaa...taa..tapi kalau gak boleh gpp"kata leord tersenyum.
"Adikku tersayang,kau tau Ini adalah hari yang bahagia bagiku,dan kau adik tercintaku akan menikah,ini adalah Hari yang aku tunggu"kata edward memberikan selamat padanya.
"Jadi kami boleh menikah?"tanya leord lagi tak percaya dengan ucapan kakaknya.
"Ya kau boleh menikah dan akan aku rayakan dengan meriah"sambil meminum sebuah jus apel.
"Asik...makasih banyak kak"kata leord menghampiri sang kakak dan memeluknya.
"Wah....ada bibi donk"kata Catarina tersenyum
"Iya gak sabar aku mau lihat pengantinnya Paman"kata Johan .
Di sebuah pasar !!!!
"Yah...gimana ni ko sepi gak ada yang mau minta tolong"keluh Merlinda yang duduk di atas Kayu.
"Udah sabar aja merlinda mungkin ini lagi sepi"kata semy yang terus memikirkan persahabatan dengan catarina.
Lalu di saat mereka berdua diam tiba-tiba dari arah Barat Terdapat warga yang sedang lari ketakutan.
"Ada apa ini?"kata semy berdiri dan kaget sambil melihat ke sebelah.
"Aku tidak tau semy"jawav merlinda takut.
Tiba saja ada seorang pria yang berlari dan meminta Semy dan merlinda lari.
"Hey anak-anak ayo lari ada anggota mafia yang sedang ngamuk dan bisa membunuh siapa saja"kata Sang pria yang terus berlari.
Ketika kedua anak turun dan ingin berlari,melrinda jatuh karena tertabrak dengan warga yang terus berkerumun lari.Dan para mafia ini sudah ada di belakang dengan ramai membawa sebuah tongkat bitsbol.
"Ayo merlinda lari"kata semy yang ingin membantu merlinda namun kehalang oleh beberapa warga.
__ADS_1
Kini para mafia semakin mendekat dan semy terus mengulurkan tangan pada merlinda ini.
"Semy...aku takut"kata merlinda mencoba meraih tangan Semy.
Ketika tangan sudah di raih merlinda sudah ditangkap.
"Semy...tolong aku..."kata merlinda yang melepas Tangan dari semy.
Kini semy dan merlinda berjauhan karena terhalang Oleh Para mafia berandalan.
Ketika semy mengejar Melrinda tiba saja kepala dia terkena pukulan dari Bistbol dan membuatnya pingsan,dan kepergjan merlinda sudah samar-samar.
Lalu suasana di pasar sangat kacau dan berantakan Semy berdiri dan sedikit pusing.Ia terus saja mencari merlinda berteriak,kini merlinda tak di temukan dan ia menangis di tengah kekecauan ini.
"Merlinda.....!!!!!!"Teriak semy yang menangis dalam kesedihan.
Merlinda sudah di anggap adek oleh semy,dan ia tidak tau harus mengatakan apa pada kakeknya.Dengan keadaan lemas ia berjalan menuju ke rumah kakek merlinda,ia bingung plus prustasi karena mengalami hal ini.
Tetapi dari kejauhan ia mendengar teriakan wanita,dan tidak salah lagi ini adalah teriakan dari Merlinda.Semy segera berlari dan menuju ke arah Teriakan itu.Dengan menghapus air matanya semy berlari dan terus berlari samai ia menemukan merlinda yang di bawa oleh satu pria.
Di sana merlinda berada di Gang buntu di tumpukan Kerdus.
"Lepasin aku !!!!"teriak merlinda pada sang pria.
"Hahah Kamu udah lumayan bagiku"kata pria itu.
Pria itu memaksa merlinda untuk membuka pakaiannya,merlinda tetap tidak mau dan sang pria memaksanya membuka,merlinda yang masih kecil sangat ketakutan dan terus memanggil nama Semy.
Semy yang emosi marah besar melihat kelakuaj pria yang tak bermoral ini,pria ini ingin memperkosa merlinda walau dia anak-anak.
Sang pria mencoba menarik celana merlinda dan sang pria segera membuka celananya.Ketika ia akan beaksi merlinda tak berdaya dan menangis tak kuasa melihat manusia yang tak beradab ini.
Kemudian Semy dari belakang memberanikan diri dan memukul kepala Sang pria dengan sebuah batakao.Sang pria terjatuh namun belum pingsan,ia mencoba berdiri lagi.Namun semy yang terlanjur emosi segera memukul kepala pria itu berkali-kali tanpa memikirkan sebuah nyawa.
Kepala pria itu mulai berdarah dan berceceran.Kini Pria ini tak bangun lagi,dan merlinda yang menangis memeluk semy karena sudah menyelamatkannya.
"Semy....hikss...hiksss...terima kasih aku takut sekali"kata merlinda memeluk semy.
"Maaf aku telat datang terlambat"kata semy.
Setelah bangun semy baru sadar kalau pria ini sudah meninggal,dengan emosi yang reda kini ia gugup karena Pria ini di bunuh olehnya.
"Bagaimana ini aku tak sengaja membunuhnya"kata semy takut.
__ADS_1
"Jangan seperti itu,kamu sudah bagus karena sudah menolongku mereka pantas menerimanya"kata Merlinda mengajak semy pergi.