
...Part 56...
Jam Istirahat Kini Fiola yang di bicarakan anak-anak mulai merasa malu,dengan perasaan yang tak biasa ia masuk ke dalam toilet wanita dan menghidupkan hp nya.Fiola mulai memanggil Pacarnya grey.
"Halo,sayang"panggil Fiola dengan nada yang manja.
"Ya halo,apa yang terjadi padamu?sehingga kamu kehali dengan anak Tuan edward"tanya Grey yang sudah tau semuanya.
"Maksud kamu apa yang?kelahi dengan siapa"
"Aku sudah tau semua kok,lihat pesan sekarang"
Ternyata yang di kirim grey adalah video di saat ia berkelahi dengan catrina,namun ia tak ingin di salahkan Oleh Grey.Dan fiola menuduh pada semy.
"Sayang maaf ini karena semy bodyquardnya Catarina dia yang udah maksa aku pacaran terus dia juga yang udah maksa aku jadian sama dia padahal aku tidak suka sama diaztapi dia maksa yang aku takut"kata Fiola dengan penuh drama.
Ketika ada orang yang hendak masuk ke toulet fiola dengan kasar mengusirnya.
"Apa!!! pergi sana atau aku hajar!"kata fiola.
Tentu saja anak itu tak jadi ketoilet.
Sedangkan catarina bingung,ia terus melamun dan memikirkan masalah yang bertubi-tubi.Ketika catarin merasa bosan di dalam kelas bersama Semy,reyzen datang dan memberanikan diri bertemu semy.
"Hai,ini...aku reyzen"ucap reysen sang kakak kelas.
"Ouh iya kak ada apa?"tanya Semy dengan senyuman.
"Ini aku bawa sedikit makanan untukmu sebagai tanda terima kasih"kata Reyzen menyodorkan makanan itu pada Semy.
"Eh..buat aku aja"kata catarina mengambil makanan itu.
Lalu Reyzen meminta izin untuk ikut duduk di sebelah semy.
"Ouh iya kamu orang mana ya?dan aku boleh minta nomor hp gak?"tanya reyzen pada semy.
__ADS_1
"Aku ..aku ada kok kak nih nomor hp aku kalau mau"catarina di sebelah semy menawarkan dirinya.
"Jaga sikapmu catarina"kata semy.
"Gak saya minta nomor semy saja"kata Reyzen tersenyum manis..
Karena ini menurutnya tidak apa-apa maka semy pun memberikan nomor hp yang ia punya pada Reyzen.Reyzen merasa sangat senang dan terus berterima kasih.Ia terus membungkuk dan mengucapkan terima kasih.
Lalu Di saat reyzen pergi para gadis tertatap pada semy.
"Mereka kenapa?"tanya semy pada catarina.
"Hahhhhh...aku tidak tau semy,aku lagi cape"meyandarkan diri pada dinding sebelah.
Lalu para gadis langsung mengerumuni Reyzen,mereka memanggil reyzen seketika.
Apa yang mereka lakukan?ternyata mereka meminta nomor semy yang sudah ia pinta,reyzen sama sekali tak memerbolehkannya karena dirinya sendiri suka pada Semy.Tetapi tingkah para gadis terus memberontak dan menggeledah tubuh reyzen hingga di temukan catatan nomor hp di Tubuh reyzen dari selembar kerta.
Para gadis mulai kesenengan dan menyimoan nomor hp semy,mereka tak memikirkan Reyzen yang jatuh dan tergeletak di bawah karena lara gadis.
Setelah para gadis puas reyzen mengambil kertas yang jatuh di mana ini adalah kertas yang ia sukai ada nomor hp semy,sambil memperbaiki kacamatanya Reyzen memungut kertas itu dan menyimpannya lagi ke dalam saku.
TUING..
Bunyi dari hp semy kini berderet dan terus berbunyi,semy mengecek hp nya dan banyak pesan dari Nomor yang tidak ia kenal.Cataruna segera mengambil hp semy dan mengeceknya.
Banyak yang minta kenalan,banyak yang pap foto banyak yang Pake emot romantis seperti emot love dan yang lainnya.Catarina merasa jijik tetapi tersenyum dan tertawa.
Hahahahahah....
Tawa dari catarina melebihi dari gorila,di dalam kelas yang ramai ini membuatnya jadi sunyi.
"Kamu kenapa catarina?"tanya Semy di sebelahnya.
"Hahah lucu aja,ini siapa nih?foto siapa yang di kepang dua dan juga ini make up nya tebel banget"ejek catarina.
"Udah malu tau di liatin orang lain"kata semy merampas hp nya.
__ADS_1
"Eh jangan,coba liat pesannya itu sampe ratusan,kamu kuat balasnya?sedangkan kamu anaknya sibuk terus"kata catarina.
Para gadia semua online menunggu balasan dari semy,dan semy tidak tau harus bagaimana dan mengetik apa.
Lalu satu per satu semy mengscrool dan membalas jawaban dengan kata "Hay"
Tak jauh dari telinganya terdengar jeritan dari seorang gadis,di mana ia lah yang mendapat balasan dari semy menjerit karena Terlalu senang.
Semy dengan kelelahan mengatakan hay,namun chat semakin lama semakin banyak dan membuatnya tak fokus.Maka dari itu catarina mengambil hp milik semy dan mematikannya.
"Sudahlah jangan di pikirkan mereka tidak penting"kata catarina pada semy.
Di saat itu semy mulai reda dan mengontrok dirinya.
Lalu kembali lagi Para gadis menatap semy dan catarina dengan tatapan yang aneh.Catrina segera menarik wajah semy agar tidak mempesulikan mereka dan fokus pada catarina.
Laki-laki yang ada di kelas bahkan laki-laki lainnya merasa kesal pada semy dan iri karema ketampanan dan kepopuleranya semy Harus seperti ini di gemari banyak cewe bahkan cewe yang sudah punya pacar saja tertarik pada semy walau dia adekk kelas.
Namun mereka tak bisa berbuat apa-apa karena semy sendiri bisa mengalahkan banyak orang di saat Dulu kala.Jadi mereka hanya bisa pasrah dan tak ada yang berteman dengan semy karena takut.
Pulang Sekolah....
"Oke sampai di sini pelajaran dari bapak,bapak akan akhiri dan Sebentar lagi bel berbunyi"kaya sang guru di depan kelas.
Mereka semua mulai mengemasi barang-barangnya dan bersiap untuk pulang.Catarina pun mengambil pisau cater yang ada di temannya dan memotong tali di tangan semy dan catarina.
Di saat itu mereka sudah terlepas,namun tatapan catarina pada Fiola tetap saja ingin membalasnya karena dirinya lah Catarina harus mengalami babak belur kayak gini.Dan fiola,fiola hanya bisa menunggu Grey datang untuk menghajar semy,karena ia tau grey pacarnya sangat kuat apalagi tiap hari berlatih di camp.
Fiola duduk di kelas dan menunggu anak-anak lainnya pulang duluan ia merasa repotasinya hancur karena tadi.
Dan Grey dengan wajah yang kejam dan juga Gagah menunggu di depan gerbang.Kali ini ia sama sekali tak menunggu di dalam mobil.
Anak-anak berlalu lalang dan Grey masih belum menemukan semy.Ketika semy yang asik berbincang dengan catarina grey masuk ke dalam kerumunan dan menarik kerah Semy dari kerumunan membawanya keluar dengan paksa.
"Eh...apa-apaan ini"semy merasa tercekik.
Tetap saja Grey menarik kerah Semy dan melemparkannya ke bawah.
__ADS_1
"Kamu,bukannya kamu pacar fiola?"tanya Catarina yang menyusul Semy tadi.