
...Part 68...
Semy yang sudah di posisi Cafe menunggu di sebuah meja,tak lupa memesan sebuah cofe untuk mereka di sana.
Semy sambil memaikan hp nya menunggu kedatangan edward ayah angkatnya.
Pintu terbuka langkah kaki mulai terdengar dan terlihat,dari sepatu hingga ke atas tubuh.Di mana ini adalah Edward yang datang sendirian tanpa adanya pengawal.
Edward duduk di tempat yang sudah di sediakan dan duduk bersama Semy.
"Ada apa yah?"tanya semy pada ayahanya yang menginginkan bertemu di sebuah cafe.
"Gini semy,ayah ingin ngomong sesuatu yang penting"Edward duduk di hadapannya yang sudah tersediah cofe dua.
"Iya ayah ngomong saja"
"Gini ayah sudah tua,dan ayah akan pensiun dari ketua geng Noza,mau kah kamu ikut jadi ketua geng noza?"
"Hahah,ayah ayah,semy hanya orang biasa dan semy gak mau jadi ketua mafia Geng noza bukannya nolak tapi..".
"Assttt...."Edwars menghentikan perkataan semy yang merendahkan dirinya.
Edward sudah tau kalau semy akan menokak,namun Edward meminta ini demi masa depan kota amerika dan geng noza juga anggota lainnya jika salah ketua maka bisa saja hancur seketika.
Semy diam-diam mulai memikirkan dan akhirnya akan ikut demi mengubah masa depan rakyat Di geng noza ini dan bisa mengubah segalanya perdamaian.Namun jika kalah dalam lomba Atau dalam Sayambara ini maka dia akan mundur tidak akan ikut campur lagi dengan Geng noza dan akan kembali memulai bisnisnya dan mengelolanya.Edward pergi dan menepuk pundak semy dengan tersenyum edward tau kalau semy pasti bisa.
Malam hari,johan baru saja datang sehabis bermain-main dengan wanita,ia dalam keadaan mabuk datang ke rumahnya menuju kamar sang ayah.
__ADS_1
Bruk...
Pintu terbuka dengan sangat keras karena dorongan dari kaki johan,edward yang sedang mencukur kumisnya kaget sehingga bibirnya hampir terluka.
"Ada apa johan?"tanya edward membasuh wajah dengan air.
"Hey ayah,apa aku yang akan menjadi Pewaris geng noza?sudah pasti aku kan?"tanya Johan pada Ayahnya edward.
"Tidak tau"
"Bagaimana bisa tidak,maksud ayah apa?bukannya anak ayah ini yang laki-laki cuman aku ya?!"Johan di buat bingung dengan perkataan ayahnya.
"Ya ayah tau namun ayah akan memberi pada Kamu atau semy,antara kalian ini yang akan menjadi ketua mafia jadi ayah akan membut sebuah lomba"
Johan marah ia menbanting botol minumannya ke Lantai dan membuat suasana di dalam sunyi.
"Sudahlah jangan seperti ini,jika kamu bisa menjadi pemenang di lomba ini kamu akan menjadi ketua jika tidak maka semy,keputusan ini tidak bisa di ganggu gugat"kata sang ayah johan.
Johan dengan marah mengambil telponnya dan ia berbicara pada karin bibinya.
"Bi bagaimana ini aku tidak bisa menjadi ketua mafia dari warisan ayahku kenapa dia harus menyangkutkan nama semy anak pungut itu"aduan dari johan pada bibi karin.
"Hah?yang bener wah ini gak bisa di biarin pokonya harus kamu yang jadi ketua mafia geng noza ya kali kamu anaknua gak di pilih jadi ketua ya malu donk"kata Karin memanasi johan Dalam keadaan merebah di kamar dengan secangkir kopi yang ada di atas lacinya.
Johan harus memiliki sebuag rencana untuk mendapatkan dan memenangkan juara dari sayambara ayahnya ini,namun lomba apa belum di beri tahu oleh ayahnya dan akan di mulai dari besok hari.
Catarina di dalam kamar mendengar percakapan dari Johan kakanya ,ia segera bergegas ke Kamar ayahnya untuk memberi tahu niat licik ini,namun ia di kagetkan dengan pembantu di rumah ini yang akan mengantar makanan pada johan.Johan tau kalau catarina mendengar percakapan nya dengan Karin,johan segera bertindak,ia keluar dengan tergesa-gesa dan menarik Tangan Catarina yang hampir meraih gagang pintu Kamar edward ayahnya.
Johan menarik tangan Catarina dan membawanya ke kamar johan.
__ADS_1
"Apaan sih kak lepasin!"kata catrina.
"Heh kamu,kamu dengar kan Tadi pembicaraan aku,kamu nguping kan!"teriak Johan yang berbicara pada Catrina adiknya.
"Iya emangnya kenapa!"balas catarina tak mau kalah.
PLAK...!
Satu tamparan yang tak terduga menampar wajah catarina dengan aman.
"Kamu ya,sampe kamu kasih tau Hal ini dengan ayah,jangan harap kamu dengan Semy bisa kembali di dunia ini! akan aku pastikan kamu menyesal!"ancam johan pada catrina yang membuat dirinya merinding.
Catarina hanya bisa diam dan menelan ludah,kini ia harus menutup mulutnya dan tak mengatakan apapun pada ayahnya.
"Baik kak"balas Catarina dengan pasrah.
"Nah kali -kali nurut kek sama kaka"balas johan senang dengan catarina.
Lalu Dengan Tubuh yang lemas dan Pikiran yang kacau catarina berjalan keluar dan menuju kamarnya masing-masing.
Ia bingung apa yang akan di rencanakan oleh Johan kakanya,namun catarina tak patah semangat ia harus berjuang dan harus tau apa rencana johan agar bisa menjadi pemenamg di lomba ini.Andai johan yang berada di atas dan menjadi ketua habislah mereka yang akan di perbudak.
Perlombaan ini akan di mulai dari besok pagi hari dengan acara melihat Kemampuan dan kekuatan yang di miliki oleh Johan dan semy.
Pagi Hari Di Sebuah Ring ....
Pagi ini mereka sudah berada di area ring Tinju,di sini mereka akan di lombakan antar satu ke satunya.Johan yang tau kalau ia akan melawan semy,dengan santai hanya berkata"Ah pasti aku yang menang,sudah kelas tinjuku jauh lebih kuat dan ototoku jauh lebih besar".
Kesombongan ini membuat Johan percaya diri,saking percayanya ia meremehkan semh di depan semua orang.
__ADS_1
Tidak hanya ada edward dan wakil ketua,namun ada anak buah dan ibu juga Karin dan Loerd yang ingin melihat hal ini,semua boleh lihat agar mereka bisa tau nilai dari Tes yang pertama ini.
Semua sudah siap,Johan dengan santai duduk di sebuah kursi dan meminum air jus,ia juga di pijit-pijit oleh wanita cantik agar semangat.Namun semy ia gugup sekali bahkan saking gugupnya airnya berkeringat dengan begitu deras,catarina yang selalu ada di sampingnya mengelap keringat semy dengan sebuah tisu,catarina tersenyum dan menyemangati Semy agar tetap fokus dan bersantai saja.Dan ini tidak boleh lalai karena demi semua orang di dalam kehidupan.Ring sudah tersedia dan Mereka berdua di panggil ke atas.