Mafia The Real

Mafia The Real
Kecurigaan


__ADS_3


...Part 42...


Yang kedua yang ingin di kunjungi oleh catarija di saat libur adalah sebuah Bioskop,kali ini mereka berdua akan ke sana.


Sesampai di area bioskop,catarina yang di temani semy menuju antrian membeli sbeuah tiket.Untuk hal itu mereka berkompromi Film apa yang akan mereka tonton nanti.


"Eh semy nonton apa?yang horor aja yuk kayaknya seru tuh"ucap catarina masih mengantri.


"Jangan kita nonton yang lain saja ya".


"Kamu kenapa kamu takut ya nonton horor?cieee nonton horor kok takut padahal kamu kan kuat"ejek catarina sambil menakut-nakuti semy.


"Bukan begitu catarina nanti malah kamu yang gak bisa tidur"


"Kata siapa aku bisa kok,ayo kita nonton siapa takut dan gak bisa tidur nanti berati dia kalah"


"Okeeh"


Semy dan catarina masuk ke ruang Bioskop di mana mereka akan menonton film yang terseram.


Film di mulai dengan semangat mereks menonton,semy hanya duduk dan diam saja sambil nyemil popcron.Sedangkan catarina yang sok soan tadi malah Mulai menutup matanya seolah-olah ia melihat dengan santai,namun begitu juga dari suaranya saja ua sangat takut.


Beberapa jam kemudian mereka kini selesai menonton,catarina menggeliat di depan pintu sambil mengatakan.


"Hua...seru banget tadi nontonnya"dengan penuh rasa takut.


"Iya keren tadi sampe ada yang nongol mendadak"


Semy dan catarina mulai melanjutkan perjalanan.


Edward....


Sedangkan edward masuk ke Area Mafia Yang di kuasai oleh si botak,di mana Kota ini ketubya adalah si botak dan ia juga di kenal dengan Anggota yang kejam dan juga jahat,namun banyak yang membuat bisnis ke sini karena mereka menjual barang yang terlarang sepertu senjata.


Edward dengan baju nya yang gagah dan bertopi diam di dalam mobil dan menerima guncangan karena jalannya ada yang tak bagus.


Kota ini di sebut dengan kota Hitam,karena selain dengan adegan yang kejam dan juga menyeramkan di kota ini setiap malam wanota tak boleh keluar karena mereka bisa saja di perkosa hingga terkena pembunuhan.

__ADS_1


Kini edwrd masuk perbatasan di sana anak-ank sedang bermain dengan gembira,edward dengan matanya tak sengaja melihat Gadis yang berpakaian hitam sedang berjalan dan menuntun anaknya yang masih kecil kira-kira 4 tahunan.


Edward merasa kenal dengan wanita ini dan ingin melihatnya namun sayang Wanita itu berbelok dan juga pergi ke arah lain.Edward meminta supirnya untuk memutar balik dan ingin melihat gadis itu dengan baik-baik.


Namun ketika ke arah yang sama ia sama sekali tak melihat wanita tadi,edward bergegas keluar dari mobil dan melihat ke arah sekitarnya.Namun dari kejauhan ia mendengar jeritan seorang wanita yang meminta tolong.Ia refkes ke suara tersebut dan di temani anak buahnya.Ia berlari dan menuju rumah-rumah sempit.Dan ia sampai di dekat rumah yang penghuninya orang-orang miskin.Edward melihat gadis tadi yang di kerumuni oleh banyak pria.


"Hey...lepaskan dia!"Kata Edward.


"Ouh...kau siapa?hah?Ada geng lain di sini?berani juga kalian sama kami!!!"Jawab pria yang bertato banyak di tubuhnya yang memakai pakaian tipis.


Wanita ini ketakutan dan memeluk anaknya dan menghindar dari keramaian laki-laki.


"Kalian ini siapa hah!!?masih belum tau kita!"Kata Pria jahat itu.


"Maaf Bukannya ikut campur Tapi kalian tidak boleh berbuat jahat pada wanita"


"Halah bodo amat!!!!"


Pria kejam ini langsung menyerang Edward namun Anak buah edward langsung menodongkan pistol pada mereka secara bebarengan.Jadi mereka semua diam dan mundur.


Edward maju dan mendekati wanita itu agar tidak merasa takut.


"Aku tidak apa-apa dan terima kasih telah menolongku"kata sang wanita membungkukkan bahunya.


Di saat saling bertatapan mereka semua diam sejenak dan mengingat sesuatu.


"Kamu.....Myra?"Ucap edwars menebak.


"Iya...kamu edward kan?"kata wanita itu menunjuk pada edward.


Entah siapa wanita itu namun sambil menuntun anaknya ia menyentuh wajah edward dengan lembut,dan mengeluarkan pandangan kegembiaraan dari matanya.


Wanita itu langsung melepas Sentuhannya dan berbalik arah ingin meninggalkan edward,namun edward menariknya.


"Mau ke mana kamu?apa yang kamu lakukan di sini,aku sudah mencarimu kemana saja"ucao edward.


"Maaf aku ada urusan"


"Urusan apa sehingga kamu meninggalkan aku"

__ADS_1


"Siapa yang meningalkanmu?"tanya myra berbalik arah.


"Kamu sendiri yang meninggalkanku kan dengan alasan kamu lebih memilih Pria lain"ucap edward.


Plak!!!!


Satu tamparan mengenai wajah Edward,myra mulai berkaca-kaca dan menahan rasa sakit di hatinya.Lalu apa yang terjadi pada mereka dj saat masa lalu?.


"Pa...pa..."


Satu panggilan mulai terdengar dari anaknya yang terus memanggil edward sambil menatap ke arahnya.


"Gadis ini anak siapa?"tanya edward.


"Ini anakmu,dia bernama Crista"


"Anakku?"ucap edward mulai meneteskan air mata.


Ternyata myra ini adalah gadis kedua yang di cintai oleh edward semenjak ia melakukan bisnis.Dan edward di saat itu terkena masalah dan tinggal di kota lain untuk perembunyian,dan yang menolongnya adalah myra,mereka telah tinggal dengan waktu yant cukup lama dan melakukan cocok taman,bahkan ia juga sudah menikah dengan myra dan menyatakan dengan resmi.


Edward dan myra kini duduk di mobil secara bereebelahan dan Critsa duduk di tengah-tengah mereka.


"Maafkan aku,waktu itu aku pergi tanpa bilang padamu dan itu aku lagi buru-buru"


"Ya setidaknya kamu beri aku surat atau kabar".


"Maafkan aku,aku juga sudah kembali pada tempat yang dulu,namun kamu sudah tidak ada di sana dan aku tidak tau harus bagaimana,dan sebenernya waktu itu aku sudah menikah dan punya anak namun aku ragu mengatakannya".


"Tidak apa kini sudah tidak berati juga bagiku"


"Ngomong-ngomong siapa suamimu sekarang?"tanyanya dengan penuh keraguan.


"Tidak ada semenjak kamu pergi aku juga pergi mencarimu,namun aku tidak memiliki alamat sama sekali dan malah ke sini karena di bantu oleh seseorang,namun di sini sangat kejam bahkan aku tak bisa keluar malam-malam"cerita myra derita pada hidupnya.


"Kini aku berjanji akan membawamu denganku tidak akan aku biarkan kamu pergi lagi,biarkan aku menebus kesalahanku"


Myra hanya tersenyum dan menghapus air matanya.


Edward melihat crista kecil ini dan mengelus rambutnya ia juga memberikan sebungkus coklat pada crista,crista sangat senang ia sama sekali tak pernah makan coklat begitu banyak.Crista makan dengan lahap dan celemotan di bibirnya.

__ADS_1


Kini Edward merasa lega dan ada seorang pendamping hidupnya.


__ADS_2