Mafia The Real

Mafia The Real
Sebuah kecelakaan


__ADS_3


...Part 36...


Pagi hari,dengan luka memar di wajah semy masih harus ikut sekolah.Ia mengikuti kegiatan setiap hari tanpa lelah,karena ia sadar ia hanya tinggal di tempat orang lain bukan pada dirinya sendiri.Maka dari itu ia harus tau diri.


Kini semy mulai berkaca,apakah ia pantas memiliki pacar seperti fiola?gadis yang cantik nan kaya raya anak dari ketua mafia.Apakah hal ini bisa di terima kedua orang tuanya?semy mulai mengeluh ia sadar setatusnya jauh berbeda dengan fiola,ia hanya anak pungut yang di asuh oleh orang lain.Kekayaan yang ia milik bukanlah kekayaan seutuhnya,ia hanya sebagai bodyquard Catarina.


"Aduh...masalah apa lagi ini aku jadi bingung"ucap semy yang kini mulai memikirkan masalah fiola.


Catarina datang dengan penuh ceria masuk ke dalam kamar semy,namun sebelum itu ia mengetuk pintu kamar semy.


"Semy...ayo kita berangkat sekolah"ajak catarina yang sudah siap.


"I..iya nih aku mau berangkat kok"kata seny yang mulai memasang kaos kaki.


"Eh...sem...jadi gak nanti kamu nembak si fiolanya?tunggu besok aja kan besok hari yang pas"saran dari catarina.


"Iya sih tapi aku ragu,aku malu karena aku ini hanya orang biasa sedangkan fiola adalah orang yang bermoral"kata semy jujur pada catarina.


Catrina pun bingung,lalu ia berlari ke luar kamar semy dan menuju ayahnya berada.Jam 6 pagi ayah catarina masih tidur di ranjang dan tidak ada siapapun yang berani membangunknnya.Namun catarina adalah anak kesayangannya dan masuk ke dalam dengan sembrono,ia langsung menarik selimut ayahnya dengan paksa,entah apa tujuan dari catarina ini.


"Ayah...bangun ayah..."teriak catarina sambil menarik selimut ayahnya.


Ayahnya yang sudah biasa dalam hal perkelahian bangun dan mulai mengeluarkan geraknnya,hampir saja catrina kena oleh ayahnya.


"Eh...catarina,ngapain di sini?"ayah kaget.


"Ih ayah...ini udah pagi tau,dan ayah Catarina boleh minta sesuatu gak"


"Minta apa sayang,apapun untuk kamu ayah kabulkan"


"Yeye..bener ya catarina kan udah kelas 10 nih ya,catarina minta ponsel donk yah,beliin sama si semy juga,ayolah ayah janji bakal giat belajar kok"

__ADS_1


"Giat?Iya iya nanti ayah belikan kalau mau nanti pulang sekolah kamu beli sama semy,tapu janji sama ayah kamu jangan nakal dan apapun yang terjadi kamu harus berbicara dengan semy,dan anggap semy adalah kakamu"sambil memegang kedua pundak catarina dengan tangannya.


"Oke ayah,siap..."jawabnya dengan girang.


Catarina berlari ke kamar semy,namun semy sudah tidak ada ia berada di bawah,karena begitu senang ia berlari ke bawah dengan cepat,tak sengaja kakinya terkilir dan ia terpeleset jatuh dari tangga.


"Aaa....!!!!"Jerit catarina.


Catarina mulai terguling dari tangga ke bawah.


Sontak para pelayan yang sedang beres-beres mulai membantu catarina yang jatuh.Untumg saja ia sama sekali tak luka cukup parah.


"Adoh...sakit..."kata catarina memegang kakinya.


Semy segera berlari dan menghampiri catarina,sedangkan catarina di bantu para pelayan untuk berdiri.Ternyata kakinya keseleo dan ia harus di periksa ke dokter.Sang ayah edward mendengar jeritan dari anak kesayangnnya juga langsung datang dan melihat apa yang terjadi padahal ia masih memakai baju tidur..


"Catarina...!!!!Kamu tidak apa-apa kan?!"Teriak ayah dari atas tangga.


Catarina mencoba berdiri namun kaki yang sebelah terasa sakit sehingga ia harus berjalan pincang.


Catarina pun dan semy mulai ke rumh sakit untuk mengobati kaki catarina,ia bergegas ke rumah sakit dan di kawal oleh beberapa anak buah yang terdiri dari 4 orang.Ini lumayan cukup dan edward ia kembali ke kamar untuk ganti baju dan ia akan menyusul.


Catarina merintih kesakitan dan Meminta supir untuk cepat-cepat datang rumah sakit.


Beberapa lama mereka sampai di rumah sakit dan kini ia mulai di bawa ke dalam untuk di obati.Tak di duga mereka di lihat oleh Mafia blok selatan yang sedang menengok adiknya di rumah sakit.


Pria ini memakai pakaian jaket dan merokok di depan rumah sakit,di sana mereka melihat semy dan catarina berada.


"Hey...bukankah dia anak dari edward?"tanya pria yang sibuk merokok sambil menatap ke arah Catarina.


"Darimana kau tau?"


"Lihatlah orang yang mengwali mereka anak buah dari edward"

__ADS_1


"Oh iya apa itu anaknya?dan yang cowok adalah johan?"


"Ya itu catarina dan johan yang sudah dewasa,dan kebetulan edward tidak ada di sini bagaimana kalau kita balas kan dendam kakak ketua kita,kita bunuh saja mereka berdua"usul dari pria yang berjaket hitam.


"Oke mereka bukan apa-apa bagi kita,kita jarus membunuhnya sekarang sebelum ayahnya datang"


"Tapu benar kan itu anak edward nanti salah malah bunuh anak orang lain"


"Ya kamu ini,biasanya juga bunuh orang lain gpp "


Mereka hanya tiga orang saja dan satunya sedang mabuk di dalam mobil.


Kedua orang itu masuk ke dalam rumah sakit dan melepas lambang dari anggota mereka,dan diam-diam menuju kamar catarina.Namun karena lama mengobrol tadi mereka kehilangan semy dan catarina.Jadi mereka harus berusaha untuk mencarinya.


Sedangkan Catarina ia berada di ruang Kesehatan dan di sana dokter yang memeriksa kaki catarina,dan ternyata masalah membut kaki catarina adalah karena ada pergeseran dari tulang sehingga sulit dalam berjalan.


Mak dari itu sang dokter akan mengobatinya dan mengurutnya agar kakinya kembali seperti semula.


Semy berada di dalam menemani pengobatan catarina


"Tahan ya.."kata dokter.


Catarina mulai menarik napas dalam--dalam.


Sekali saja dokter menggeretakan kaki nya seketika catarina berteriak sangat keras dan menggema di ruangan,bahkan pengawal yang di depan kamar juga sampai ke dalam untuk melihatnya takut ada yang terjadi apa-apa.


Semy memegang tangan catarina agar ia tahan dan tak teriak lagi,semy memegang tangan catarina,namun catarina malah menarik tangan semy dan menggigitnya sebagai jaminan ia kesakitan dan tidak berteriak.


Dokter mulai menggeretak kaki catarina lagi,namun kali ini catarina tak berteriak malah menggigit tangan semy,dan semy lah yang ingin berteriak karena sakit di gigit oleh catarina.


Sama-sama merasakan kesakitan,lalu legalah semy karena catarina kini sudah mulai sembuh dan kakinya di perban agar tulangnya rata dan tidak bengkok.


Semy pun melihat tangannya yang terkena gigitan dari catrina,biru dan memerah bahkan ada bekas dari gigitannya.

__ADS_1


Semy mulai diam dan meluruskan tangannya,sedangkan catarina hanya tersenyum pada semy.


__ADS_2