
...Part 60...
Semy sudah tinggal sendiri dan berpisah dengan Keluarga edward Ketua dari segala mafia.
Namun pertama kali ia datang sudah di tagih,dan semy memberikan uang pada Preman itu.
Setelah itu semy aman dan menutup pintu dengan rapat,ia akan segera mencari sebuah pekerjaan.Setelah merapikan kamarnya semy keluar dan mengunci pintu,di sana semy akan mencari sebuah pekerjaan apapun itu.Awal yang di kunjungi adalah sebuah cafe,semy ingin melamar kerja,namun jawaban dari sang bos tidak karena sudah banyak orang.
Satu lagi ke sebuah bangunan namun ia di tolak juga karena masih kecil belum bisa apa-apa,semy tak putus semangat ia terus saja mencari pekerjaan walau itu hanya pekerjaan biasa.Ketika lelah mencari semy menyimpang di sebuah toko dan di sana Semy meminta untuk bekerja di sini,tak di sangka pekerjaan ini di terima,yang hanya ia lakukan adalah menjadi kasir di toko ini.
Namun Sang pemilik toko ini merasa sedih karena dagangan ia tak laku-laku semenjak di depan ada toko yang sama.Yang pria ini jual hanyalah sebuah bakpao di toko yang sederhana ini.
Dari jam 2-5 tak ada pembeli hanya 2-3 orang saja yang beli.
Sang pemilik toko kakek tua ini hanya duduk di kursi dan memikirkan sesuatu.Semy pun mendatanginya.
"Pak...ada apa ya?dan kenapa toko ini sangat sepi?"tanya Semy dengan perlahan.
"Yah...semenjak ada toko bakpau di sebelah Toko bapak jadi sepi,dan bapak tidak tau harud bagaimana satu minggu hingga dua minggu pasti akan di tutup"kata sang bapak dengan sedih.
Semy pun merasa iba,ia harus mencari sebuah solusi agar toko bapak ini laku dan laris.Seny memiliki sebuah ide di mana ia akan mempromosikan bakapu buatan Bapak ini di sebuah internet.
__ADS_1
Tetapi itu harus memakai modal,demi berjalannya bisnis bapak semy terpaksa memakai uang yang di beri oleh edward ,semoga saja uang ini bisa di kembalikan lagi dengan berjalannya Toko ini.
Semy hendak pamit pulang ke kos-kosannya yang ia tempati.
Di sisi lain catrina terus meratapi kepergian semy,ia terus saja berada di dalam kamar dengan pintu yang terkunci.Para pelayan memaksanya keluar dan untuk makan,catrina hanya diam dan tidur di kasur dengan surat semy.
Edward pun bingung kenapa harus begini,edward juga membujuk catarina agar keluar dan makan,tetapi nihil tak ada jawaban sama sekali.Terpaksa sang pelayan hanya memberikan makanan di depan pintu.
Malam tiba catarina merasa kelaparan,dan ia mengintip keluar melewati pintu,dengan perlahan ia mengambil makanan yang ada di depan dan memakannya dengan lahap.Catrina ingin mencoba melupakan semy dan memulai hidup baru.
Hingga ke dua hari,catarina masuk sekolah dan ia berangkat sendirian.Para gadis bertanya di mana semy?dengan raut yang lemas catrina mengatakan semy pindah sekolah.
Hal ini membuat para gadis patah hati,bahkan reyzen juga patah hati karena ia sudah membuat makanan.Kini Catarina hanya sendiri di kelas tak ada yang menemaninya,tidak ada canda tawa dari semy dan tidak ada gadis-gadis yang mengejar semy.Para lelaki di sana justru senang karena semy tak ada dan mereka bisa fokus pada gadis yang di sukainya.
Mulut ke mulut,hingga Mata ke mata semua informasi ke sebar di sekolah,bahkan fiola yang baru datang saja merasa senang dan ketawa bahagia.Dengan perginya semy Fiola bisa menghajar dan membuli dengan sesukanya.
"Cuih...sekarang bodquardnya gada ,hahahah Enak banget pasti" ejek fiola.
"Apaan sih"balas catarina dengan kedua mata yang melotot.
"Upsss...jangan marah ya,karena di sini gak bakal ada yang lindungi kamu lagi"kat fiola menyentuh Rambut Catrina dan mengacaknya.
Tak ada siapapun yang menolong catarina,semenjak semy pergi catarina menjadi pendiam dan dia akan di jadikan bahan bulian oleh fiola.
__ADS_1
Ketika di dalam kelas Fiola duduk di atas meja catrina dan meminta Untuk mengelap sepatunya.
"Ini..lap ...sekarang"pinta fiola dengan tegas.
Mau tak mau catrina hany menurut.Di jam istirahat Fiola datang ke kantin dan memiliki banyak teman.Mereka terus mengobrol,namun ketika catarina datang fiola berdiri dan meminta Catrina makan di bawah saja.Catarina menolak nya dan membuat Fiola marah,sehingga makanan yang ada di tangan catarina jatuh ke bawah.
Hahahah!!!!
"Sekarang gak ada yang belain loe lagi!!!puas gue!"ucap fiola membisik di telinga Catarina.
Catarina hanya bisa pergi dan tak melawan,untuk meredakan Amarah dan kekesalannya ia ingin bertemu dengan reyzen,tetapi reyzen malah menghindar dari Catrina bahkan tidak menyapanya.
Kini hidup catarina berubah,walau ia adalah anak orang kaya tetapi ia lemah tanpa bimbingan semy.
Di sebuah toko bakpau,semy akan mempromosikannya segera,dan ini adalah pemula.Semy membagikan brosur di jalan agar mereka bisa mampir ke toko bakpau itu.Tetapi ketika pulang ke toko datanglah 4 pria yang kasar dan ganas,di sana ia meminta pak tua memberi pajak pada Pria ini.Akan tetapi pak tua ini belum ada uang.
"Cepat !!!! bayar kami,sudah 2 minggu anda tidak membayar pajak!!"Bentak sang pria.
Semy dengan tatapan dingin mulai menyadari kalau di antara pria ini ada dua orang yang dulu membunuh kedua orang tuanya.Tak perlu jauh ternyata mangsa ada di depan mata.
"Udah stop pak,kami belum ada uang dan jika sudah ada kami akan bayar"kata semy menghalangi mereka agar tidak menyakiti pak tua ini.
"Haalh....dasar kau bocah sana!!! jangan gangu urusan orang tua"menepak Tangan Semy.
__ADS_1
Namun semy membalikkan arah dan menendang perut pria ini sehingga jatuh ke bawah bersamaan orang yang ada di belakang.Pria lainya melempar rokok yang mereka isap,mereka mulai mengkeroyok semy tetapi semy sudah pandai bela diri dan me menghindar dari pukulan ancaman mereka.Bahkan ke empat pria ini di hajar semy dengan rasa amarah yang begitu dalam karena Mengingat masa lalu.Tak kunjung lama dalam toko ini berantakan dan mereka sudah di hajar dengam babak belur.
Pak tua ini kaget karena anak muda ini bisa bela diri dan menghajar mereka.Tanpa bertanya semy menolong pak tua membereskan dalamnya yang sudah berantakan oleh anggota mafia dulu yang kini mereka sudah dewasa dan semakin menjadi.