
...Part 19...
"Keren banget langsung masuk punya pasangan"kata wanita yang menatap catarina di dalam kelas.
"Iya aku juga jadi iri nih"jawab temannya.
Lalu di saat istirahat catatina pamit menuju kantin bersama fiola.Dengan berdua mereka kini berjalan menuju kantin sambil berbincang.
Jekse yang suka pada Catarina mencegatnya di lorong,jekse ,rey,dan ken tidak tau kalau catarina adalah anak dari ketua mafia ternama.
"Hey...ketemu lagi mau ke mana nih?kakak yang antar ya"kata Jekse memegang tangan catarina.
Eh jangan main pegang,aku bisa ko ke sana sendiri"kata Catarina melepaskan dari pegangannya.
Jekse ini termasuk pria populer di sekolah,karena populer banyak gadis yang ia kencani dan membuat gadis itu hamil.
Catarina pun pergi dengan fiola dan menerobos.
"Hey...lihatlah dia sama sekali tak menyukaimu,bahkan dia beda dari wanita lain"kata rey neremehkan kemampuan fakboy jekse.
Jekse dengan penuh gaya dan pede mulai beraksi untuk mendapatkan perhatian catarina.
Ia juga pergi ke kantin,dan kantin yang ramai mulai di datangi oleh jekse.Catarina yang sedang makan bersama fiola di dekati oleh jekse dan ingin duduk di sebelahnya,namun di sebelah adalah tempat pria yang sedang menyantap mie dari awal.
"Hey awas pindah sana"kata jekse memaksa.
Namun pria ini sedang menyedot mie nya dan membuat dia harus menelan dulu sambil memegang mangkok.Namun jekse yang merasa ia lelet mendorongnya dan membuat Pria ini jatuh dan terpenuhi tumpahan mie.
Hal ini sudah biasa di sekolah ini,karena kebanyakan di sini mereka adalah anak ganster bukan anak mafia,anak ganster di sekolah yang memiliki sifat nakal.
Catarina melihat ini langsung bediri dan memarahi Jekse.
__ADS_1
"Apa-apaan sih,kamu ini orang dia lagi makan jangan di ganggu donk"kata catarina marah.
"Ya ini demi kamu,aku ke sini cuman demi kamu tau mau ngobrol"kata jekse dengan reaksi menjijikan bagi catarina.
"Udahlah gak usah,jijik aku"kata catarina menolong pria itu bediri.
Anak-anak yang lainnya hanya bisa melihat dan tak membantu,jekse yang tak suka di tinggal oleh Cewek yang ia sukai mulai marah dan mencekram lengan catarina untum tidak pergi.
"Ingat!!!! di sini aku yang berkuasa,semua tau namaku,dan harus nurut padaku"kata jekse dengan muka menyebalkan.
"Apaan sih lepasin ga!!!! hah!!!"kata Catrina yang mencoba melepaskan.
"Iya lepasin dia atau kamu akan menyesal"kata fiola membela.
Lalu datanglah semy dari depan kantin menghentikan mereka.
"Hentikan,jangan kau sentuh dia"kata semy dengan santai menuju mereka berada.
"Wah...wah ada pasangannya nih"kata rey pada jekse.
Jekse melepas cengkramanya dan mendekati semy.
"Heh...kau ini hanya anak baru dan adek kelas,jadi jangan sembarang melawan kaka kelas!!!! kamu tidak tau saya siapa?"kata jekse dengan tegap.
"Saya tidak tau dan tidak tau,yang saya tau saya harus menjaga catarina"jawab semy.
"Oh...anak baru melawan ya..."jekse langsung mendartkan pukulan ke wajah semy,namun semy dengan cepat menghindar dari pukulannya,dan ia sama sekali tak ingin berkelahi.
Jekse yang merasa di permalukan mulai menggulung lengan bajunya dan ingin bertarung dengan semy.Para gadis yang tau semy mulai tertarik,ia melongo ketika melihay semy,semy yang kini jauh lebih ganteng dan keren.Apalagi ketika melawab jekse ini tidak ada apa-apanya bagi semy.
Semy dengan santai tanpa kekuatan mendorong tubuh Jekse dengan mendengnya dan membuat ia tersungkur di atas meja makan.Lalu dengan cepat menarik tangan Catrina ke luar bersama di ikuti fiola.
Para gadis langsung kagum dan takjub pada anak itu atau semy.
__ADS_1
"Hey anak baru urusan kita belum selesai,aku akan membuatmu menderita!!!"teriam jekse.
Awal sekolah adalah awal yang buruk bagi mereka,baru saja masuk sudah ada yang mencari masalah,namun edward dan catarina tak ingin mengungkap identitas catarina di sekolah takutnya tidak ada yang ingin berteman dengan dia.
Jam kedua sudah di mulai dan mereka mulai melakukan pembelajaran dengan baik.Namun jekse dam rey ia keluar kelas dan membolos,ia segera ke kamar mandi dan merokok.Walau ia anak populer ia juga sangat nakal sekali.
Setelah itu Jekse akan membuat rencanan supaya semy terpisah dengan catarina,dan ia bisa berduaan dengan catarina sepuasnya.
Pukul 3 Sore kini mereka pulang sekolah,agar tak membuat kecurigaan semy dan catarina pulang dengan taksi yang sudah di siapkan.Dan mereka kembali ke rumah.
Di sisi lain leord masih benci pada semy dan seenaknya menyuruh.
Di rumah di ruang tv.
"Heh pembantu,ambilkan remot"kata leord.
"Iya tuan"jawab semy nurut di rumah ini.
Semy akan menjadi anak baik dan lemah ketika berada di rumah ini namun di sekolah ia berbeda lagi.
Leord pun duduk santai di sofa sambil menonton tv.Semy yang dulu kini beda lagi dengan semy yang sekarang.Namun terlihat lemah saja di mata mereka.
Setiap pergi sekolah catarin dan semy berdua,hal ini juga mengundang rasa kebencian pada catarina karena bersama semy terus,dan gosif tentang semy melawan jekse demi catrina sudah tersebar luas.Fiola yang sudah menunggu di kelas merasa senang,tetapi ketika mendengar bisikan bahwa semy adalah pasanagan catarina ia merasa sakit hati dan cemburu juga,ia tak ingin catarina terus berduaan dengan semy,lalu niat jahat mulai ada di benak fiola.
Di saat istirhat fiola mengajak catarina ke kantin,namun kali ini fiola pura-pura kelupaan bawa uang dan menuju kelas,di sana ia mendekati semy dan duduk berdua.
"Loh...bukannya kamu sama catarina mau ke kantin ya?"tanya semy yant fokus membaca buku.
"Iya tadi tapi katanya ia mau sendiri aja dan beliin aku dan ada urusan lain"kata fiola.
Semy hanya percaya-percaya aja,apalagi fiola adalah cewek yang ia suka dari sejak kecil,dan membuat ia semakin dekat dengan fiola.Mereka juga mengobrol dan nyambung saja,dan fiola pamit sebentar untuk ke luar dan ia menuju ke kentin,sesampai di sana Catrina tidak ada,dan fiola segera mencari catarina,dan tak di duga catarina sedang berada di wc karena mules.
"Fiolaa maaf ya aku tadi mules jadi gak ke kantin"kata catarina.
__ADS_1
"Ouh ia gpp kok"jawab dia yang sebenernya gak ke kantin juga karena berduaan bersama semy ke kelas.