
...Part 34...
Kini suasana semakin tegang di area pelatihan,di ruangan ini sudah ada 40 orang yang menjadi saksi dan penonton.
Mereka juga bingung mengapa edward harus meminta semy melawan lerod padahal semy masih kecil.
"Semy...Leord...silahkan kalian ke depan dan sesuai aba-aba kalian boleh berkelahi dan jika dari sasalatu kalian ada yang kalah maka kalian boleh berhenti"ucap edward.
Leord dengan santai masuk ke area pertarungan dan menggerak-gerakkan tangannya sebagai pemanasan.
Namun semy,semy gugup dan ragu ketika masuk ke area ini dan berdiri di hadapan leord.
Kini Ada satu pria berdiri di pertenghan mereka,dan ia akan menjadi wasitnya.
1....2....3....
Mulai...
Leord mulai mngincar tubuh semy dan melemahkannya,ia akan segera menghajar semy habis-habisan di sana,dan ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi leord.
Dengan cepat leord melancarkan tendangan di tubuh semy dengan keras,dan semy langsung terjatuh.
Mereka semua kaget termasuk catarina yang khwatir pada semy.
Tidak ada satupun penonton yang berusara mereka pokus pada pertandingan.Semy bangkit lagi dan ia mulai mengangkat tangnya untuk melawan Leord,tetapi semy pura-pura lemah dan tak bisa berkelahi.
Sekali serangan dari semy Malah di tangkis dan lagi-lagi semy di tinju bagian perutnya.Penonton pada khwatir dengan tubuh semy.Leord langsung menghajar Semy habis-habisan dan menendang beberapa kali,namun sama sekali tak ada kata berhenti dari edward.
Kini semy bangkit lagi tetapi kali ini ia berdarah dan tubuhnya penuh luka,bahkan wajah saja sangat bengkak.
__ADS_1
"Huuh...ayo semy...come on lawan aku,ayo..."kata leord dengan girang.
Edeward berdiri dan melangkah maju dengan perlahan menuju semy.Wajah semy sudah parah dan ia ngosh-ngoshan hampir kelelahan.
Edward datang lalu membisikkan sesuatu pada semy,di kala itu semy langsung mengatur nafasnya dalam-dalam dan mulai tegap.Ia mulai memutarkan leher dan terdengar suara"Krek".
Leord bingung apa yang di katakan oleh kakaknya si edward pada semy,namun hal ini tak ada pengaruhnya bagi leord,ia puas sengan dirinya karena telah menyiksa semy tanpa larangan.
Di saat leord lengah tiba-tiba Semy berlari ke arahnya dan menendang Perut Kekarnya si Leord dan membuatnya terpental ke belakang.
Satu tendangan ini baru pertama yang di terina oleh leord.
Para anak buah mulai kaget dengan yang di lakukan semy,mereka bingung juga ap yang di bisikkan oleh edward sehingga ia bisa melawan leord.
"Wowhh...woh....Tendanganmu cukup kuat juga ya,keren juga kamu"kata leord bangkit dan ingin membalas serangan dari semy.
Leord mulai meninju dengan lengan kuatnya namun semy menghindar dan menepis pundah leord dengan siku semy sehingga Loerd mulai muntah darah.
Hoekk....
Mereka kaget dengan kemampuan semy hang melawan leord yang kuat,mereka hanya bida berbisik saja tidak tau apa yang terjadi.
Catarina juga merasa bingung,kenapa semy ini sangat kuat sekali.
Lagi-lagi dengan teriakan dari semy ia meninju wajah Leord dan membuat giginya copat satu.
Brukkk..
Leord terjatuh ke bawah dan darah muncrat di mana-mana.Dan edward langsung menghentikan Mereka berkelahi,dan semy...semy baru menangkan dirinya dan menghirup udara dengan perlahan.Ia di nyatakan sebagai pemenang oleh edward,leord tak terima dan berniat melawan dari belakang ,tetapi dengan cepat Edward menahan pukulan Leord dan mendorongnya.
"Cepat bawa adikku ke dalam dan obati dia"kata edward sambil menunjuk pada leord.
__ADS_1
"Kak...aku gak terima...aku gak terima kalah sama anak kecil...kak..."teriak leord.
Leord segera di tarik oleh pengawal lainnya dan segera di obati.Semy kini tangannya di genggam oleh edward dan duduk di sebelahnya.
"Minumlah dulu..."kata edward pada semy mengasongkan secangkir teh kecil.
Dengan gemetaran semy menerima minuman itu dan mulai menelannya.
Kini semy sudah di nyatakan sebagai pemenang dan alasan dari semua ini adalah edward ingin tau kemampuan semy melawab anak mafia di sekolah,edward tau kalau Semy sebenernya tidak jujur dengan apa yang di katakannya tadi,dan ini uji coba dari Edwars untuk membuktikan bahwa semy bisa bertarung atau tidak.
Edward meminta semua orang keluar dan melakukan tugasnya masing-masing dan biarkan dia berbicara dengan semy secara berduaan dan catarina juga keluar.
Ruang latihan di jaga ketat dan tidak ada satu orang pun yang boleh masuk ke sini.
Edward menyentuh tangan semy yang gemetaran dan menenangkan semy.
"Semy....tenanglah kini kamu sudah tidak lagi berkelahi, di sini hanya ada kita berdua,dan ini aku lakukan demi kemu,sekarang ayah ingin bertanya lagi dan kamu harus menjawab dengan jujur,jika tidak kamu akan saya beri hukuman lebih dari hal ini"kata edward serius pada semy dan menatapnya dengan penuh kepercayaan.
"Anu...soal apa ?"
"Soal kamu melawan anak mafia sekolah itu,coba kamu jawab dengan jujur ya,jika tidak ayah akan kecewa padamu dan tidak akan memberi kepercayaan lagi padamu"
"Ah..anu...soal itu.."
Kini semy berada di posisi jurang,ia tidak tau harus bagaimana lagi,jelas ia tak bisa berbohong di depan edward ayah angkatnya ini maka dari itu ia harus bisa menjawabnya dengan jujur.
"Ayah...tapi berjanjilah jangan marah pada catarina,aku mohon ini semua salahku karena tak bisa menjaga catarina dengan baik"ucao Semy memohon.
"Baiklah ayah akan maafkan kamu dengan syarat kamu harus jujur pada ayah,dan jelaskan semuanya"
"Sebenernya...waktu itu Catarina punya teman kakak kelas,dan ia akrab dengan catarina,sehingga catarina percaya pada kakak kelas itu,lalu ia mulai di ajak main malam-malam di sebuah tempat sepi,tapi aku tau walau catarina tak memberitahuku dan aku membuntutinya dari belakang dan ternyata mereka jahat dan ingin melecehkan Catarina jadi aku tak bisa menerimanya dan menolong Catarina di saat itu juga,nah di sekolah mereka gak terima dan aku di hajar oleh mereka gitu"Kata semy menjelaskan dengan panjang kali lebar.
__ADS_1
Edward terharu pada semy,ia langsung memeluk semy dengan erat dan bertapa baiknya semy pada keluarga edward.
"Semy...aku tau...kamu adalah penolong dari tuhan yang di kirim untuk kami,semenjak ada kamu hidup kami cukup baik"kata edward mulai menangis.