
...Part 65...
Dalam beberapa tahun kemudian,mereka sudah lulus kuliah dan sekolah dasar.Kini semy masih bersama pak tua ini namun ia belum bisa menemukan orang kedua yang membunuh Ibu dan ayahnya.
Bahkan kekayaan yang Semy miliki kini lebih dari apa yang Edward miliki.Hari ini hari minggu,dengan jas yang hitam dan anggun kini ia masuk ke dalam Rumah edward bersama catarina.
"Akhirnya sudah lama aku gak ke sini bareng sama kamu"kata catrina dengan ceria.
"Iya Catarina"
Walau catrina dan semy berdua mereka tak ada status hubungan apapun mau kekasih.
Mereka kini sudah sampai di rumah edward,edward yang sudah tua hanya bisa tersenyum dan memeluk kedatangan semy dan catarina.
"Apa kabar semy dari lama kamu jarang ke sini?"tanya edward yang sudah memiliki kumis.
"Aku baik-baik saja ayah"balas semy.
Semy menyembunyikan identitasnya dan tidak ingin terlihat orang kaya,dan ia hanya seperti orang dulu lagi.
Di saat itu Myra dan Catarina sudah baikan waktu yang mereka lewati sudah cukup lama.
"Eh cristal inu kakak bawain boneka untuk kamu"kata catarina memgeluarka boneka yang ia pegang dan di sembunyikan di belakangnya.
"Wahh...boneka ini sangat besar sekali"girang cristal yang memeluk boneka itu dengan erat.
"Bilang apa dulu sayang?"ucap ibunya pada cristal.
"Makasih banyak kakak cantik"kata cristal yang langsung main ke dalam yang di temani bebby sisternya.
walau semy bukan keluarga asli tetap saja di anggap sebagai anak sendiri oleh edward.
Edward memanggil Semy dan catarina datang ke sini karena ada sesuatu yang penting akan di bicarakan,dan mereka juga di beri tahu kalau johan akan datang ke sini mereka sudah menyiapkan pesawat pribadi untuk menjemput Johan.
Catarina senang tidak senang harus bertemu lagi dengan johan kakak yang dulu ia benci,walau dirinya tidak ada salah catrina selalu di tindas oleh kakanya.
Pada pukul 09.00 pagk jadwal penerbangan sudah siap,semy dengan otot-otot yang besar masuk ke dalam pesawat pribadi dengan kacamata yang hitam menempel di matanya.Ia membawa beberap koper ke dalam dan menyimpannya dengan cara tak sopan melempar pada pramugari pria.
Ia masuk ke dalam dengan santai dan juga ia menyimpam beberapa minuman alkhohol di Meja.
__ADS_1
Ketika Pramugari Cewek datang,johan tertarik pada wanita ini.
"Hey sini duduk di sebelahku"ajak johan.
"Tidak tuan"balas sang wanita dengan gugup.
"Sini aja ayo ah jangan nolak"perintah dari Johan yang membuat pramugari ini nurut.
kini johan akan kembali ke negerinya dan edward sudah menunggu penantian ini,ia ingin Johan yang dulu dengan johan yang sekarang berbeda,ia ingin sifat johan berubah.
Di saat perbincangan Tak lama Mobil mewah datang dan beberapa pengawal yang Di sewa,ternyata ini adalah Johan yang sudah dewasa.Edward dengan senyum bahagia membuka kedua tangannya dan melebarkannya untuk memeluk Johan.
Johan pun begitu berpelukan dengan ayahmya karena sudah datang.
"Selamat datang johan,kamu sudah besar dan nampak berbeda sekali kamu tampan sekali"kata Edward ayahnya yang sudah agak tua dan keriput.
"Sudah jelas donk ayah aku kini sudah dewasa dan kuat"
Johan di persilahkan masuk ke dalam,dan di dalam ada catatina dengan Semy.
"Hah?ini catarina?"tanya johan membuka kacamatanya.
"Kaka?ada apa?"tanya catarina.
"Udah kalian ini baru bertemu dari tahunan alu jangan bertengkar kenapa?"tanya ayahnya dengan memelaksan senyuman.
Lalu mereka semua duduk,ternyata kebencian johan pada semy,catrina masih ada bahkan pada edward.
"Ouh iya paman leord di mana?sama bibi karin?"tanya johan duduk di sofa yang sudah di sediakan.
"Pamanmu pindah dari rumah ia tinggal di rumah karin"
"Ouh "jawab dengan singkat yang tidak tau apa-apa.
Kini Johan tertuju pada myra dan cristal yang kecil masih sekolah dasar.
"Eh yah ini siapa?ko ada wanita tua sama anak kecil?siapa ini?"tanyanya lagi.
Myra hanya tersenyum.
"Ehh...itu adalah ibumu,ibu baru kamu sebelum ibu kamu meninggal ayah sudah menikah degan dia,dan ini anaknya cristal"jawab sang ayah.
__ADS_1
"Loh ayah kok tega sih punya ibu baru gak ngbarin johan,emang ya kalian ini sama sekali gak pernah sayang sama johan,malas kalau gin i rasanya pulang"kesal Johan bediri dan hendak pergi.
Johan menutup matanya lagi dengan sebuah kacamata dan akan pergi ke rumah paman leord.
"Eh bentar,ini semy kan?yang dulu anak miskin itu,yang di asuh sama ayah dan membuat aku pergi"Ucap johan semakin kesal.
Lalu johan pergi dengan begitu kesal ia juga sangat tidak suka ketika datang ke sini melihat yang mereka lakukan.
Semy mengemudi dengan sendirinya,sambil mengomel pada dirinya dengan sebuah kaca ia akan membalas dendam masa lalu pada semy,bagaimana pun semy harus mati di tangan johan.Ini adalah awal aksi johan pada Semy untuk membuatnya menderita.
Dengan cepat Johan menemukan rumah karin dan paman leord.
Ia masuk ke dalam namun ia di halangi oleh beberapa penjaga pintu.
"Heh cepat buka!"pinta johan yang ada di dalam mobil berteriak pada Penjaga gerbang yang memegang sebuah senapan.
"kamu siapa?jangan masuk tanpa seizin dari pemilik rumah,jangan masuk jika tidak ada janji"jawab pria itu.
Johan yang keras kepala keluar dan menemui penjaga yang berada di atas gerbang hitam yang tinggi.
Sambil mengeluarkan pistol yang ada di dalam sakunya.
"Kalian tidak tau siapa aku?hah?"
Dor!!!!!
Suara tembakan menuju gerbang besi terdengar,semua senjata langsung menodong pada arah johan.
Semy dengan santai duduk di atas depan mob il sambil mengeluakan korek api dan juga rokok.
Karena tembakan ini Karin yang ada di dalam segera mengecek pada penjaga apa yang terjadi di luar sana.
Lalu johan yang melihat karin di atas langsung berteriak.
"Bibi...ini johan,bibi....!"teriaknya.
Karin baru sadar setelah mendengar kata johan,dengan senyuman lebar ia berkata.
"Ouh kamu johan anak si edward,wah...udah pulang ya sini masuk"kata karin membalas dan meminta mereka untuk membukakan pintu pada johan.
Pintu gerbang sudah terbuka dan johan dengan menyetir mobil masuk ke dalam,ia melirik penjaga dengan tatapan tajam,sang penjaga hanya bisa menuduk menghalangi pandangan.
__ADS_1
Saat itu karin begitu senang di jenguk oleh Johan dan ia merasa gembira dan bahagia ketika Johan datang.