Mafia The Real

Mafia The Real
Kebahagiaan Keluarga


__ADS_3


...Part 92...


Beberapa hari kemudian penilain akan di laksanakan.


Edward ketua mafia noza bersama rekan-rekannya datang ke kota cell untuk membuat sebuah penilaian yang dilakukan oleh semy kepada kota ini selama dalam satu bulan.


Edward dan rekan-rekannya duduk di dalam mobil dan berkeliling di kota ini, mereka melihat suasana dari pasar sekolah hingga perkotaan.


Setelah ada perubahan di kota Cell Edward dan rekan-rekannya memberi penilaian yang cukup bagus bagi semy karena di sini tidak ada namanya kekerasan atau tidak ada yang namanya pertengkaran semua yang dilihatnya sangat bagus dan sempurna tidak ada lagi suatu kejahatan yang dilakukan di kota ini.


"Bagus-bagus disini sangat bagus kamu cukup baik dalam mengubah kuota ini dalam satu bulan saya sangat bangga padamu"kata Edward pada semy yang ikut di dalam mobil bersamanya.


"terima kasih pak saya telah bekerja keras semampu saya"jawab semy di dalam mobil sambil tersenyum.


"Iyaa saya kemarin melihat kota ini sangat buruk dan ketika berkeliling saja banyak sekali kejahatan, sekarang malah tidak ada? sama sekali di sini sangat indah dan damai"kata rekannya memuji semi atas keberhasilan yang telah ia buat.


Johan hanya diam dan cemberut mendengar pujian dari rekan dan ayahnya Edward di dalam satu mobil bersama semy.


"Palingan juga bagusan kotaku kota yang pernah ku rubah jauh lebih baik daripada ini, masih kayak gini belum ada apa-apanya dengan kotaku"ejek Johan kepada semy dan ayahnya di saat membuat penilaian atas perbuatan semy.


"Ya udah Johan nanti kita lihat saja kami akan melakukan penilaian dengan jujur mau kamu anak aku atau bukan penilaian ini akan resmi"kata Edward berbicara pada anaknya sendiri.

__ADS_1


Johan hanya cemberut dan memalingkan muka ia hanya diam dan tak ingin ikut campur atas penilaian yang diberikan kepada semy ini, karena ia sadar kota yang ia buat dan ia rubah jauh lebih baik daripada kota semy.


Dalam satu hari penilaian sudah selesai dan penilaian kepada kota yang di ubah oleh Johan akan dinilai bersama Edward dan rekan-rekannya.


Kini beberapa mobil mulai melaju cepat dan akan masuk ke dalam kota yang dibina dan di rubah oleh Johan yaitu kota kind.


DI KOTA KIND


"Tu lihat yah kota ini sangat bagus kan jauh lebih baik kan daripada yang tadi,aku yang susah payah buat peraturan di sini dan juga buat mereka mengerti peraturan ku aku juga meminta bantuan teman-temanku untuk mendapat saran merubah kota ini ,bagus kan? udah indah,rapi, terus di sini juga sangat aman"kata Johan kepada ayahnya Edward yang sedang membuat penilaian.


"Iya di sini sangat bagus dan indah dan juga di sini sekarang sudah lumayan maju dari fasilitas-fasilitas yang saya lihat"kata rekannya sambil membuat penilaian.


Semy merasa dirinya akan kalah karena semua yang ia perjuangan dan ia alami selama ini sia-sia ia mulai pasrah kalau dirinya akan kalah dari Johan kota yang jauh lebih baik dari sebelumnya, sebenarnya biasa saja tidak seperti kata Johan yang diubah menjadi kota yang sangat maju.


Namun semy merasa senang karena kota yang ia rawat di ternyata sudah mau memiliki semangat dan ingin belajar tidak seperti sebelumnya yang hanya pengangguran saja tidak memiliki sebuah cita-cita.


Mereka semua kembali ke rumah ke kediaman Edward di mana rumah ini sangat besar seperti sebuah istana yang jarang dimiliki oleh orang kaya.


Di rumah semy sudah sambut oleh katarina karena catarina yakin kalau semy akan berhasil dalam misi ini dan menjadi ketua mafia.


"Semy... selamat datang,ihhh aku kangen banget sudah sebulan nggak ketemu loh!!"kata-kata catarina memeluk semy dengan erat karena kerinduan yang selama ini ia pendam.


"Iya iya bagaimana kabarmu apa kamu baik-baik aja? kamu jaga pola makan kan?"tanya semy menanyakan tentang kesehatan catarina padahal baru pulang misi.

__ADS_1


"Iya aku jaga pola makan kok dan bagaimana kamu di sana apa kamu punya wanita lain atauuu......"menyipitkan matanya.


"Eh gak ada aku nggak ada wanita sama sekali aku di sana sibuk dengan misi aku tahu, kamu jangan aneh ya jangan bandel,sini aku cubit!"Semy mencubit kedua pipi katarina yang halus.


Cristal juga langsung menyambut semy dengan baik ia meminta dipeluk oleh semy karena kedatangannya.


"Kakak- kakak Dari mana aja kristal kangen sama kakak udah lama nggak main sama kristal"kata kristal meminta dipeluk oleh semy.


semi langsung memeluk dan menggendong kristal yang kecil dan imut ini mereka semua masuk ke dalam dengan sambutan yang begitu hangat tetapi tidak dengan Johan Johan sama sekali tidak ada sambutan selain dari Edward dan ibunya Myra.


"Selamat datang Johan semoga kamu berhasil ibu sudah masak habis ini kita makan bareng-bareng yuk"ajak ibu Johan kepada Johan yang baru saja pulang.


"Enggak aku enggak mau makan aku enggak Sudi ! jangan sok peduli padaku udahlah sana!"uji Johan kepada ibu barunya.


Ibu barunya hanya diam dan menerima dari perkataan Johan walau itu sangat menyakitkan bagi dirinya namun Edward ayahnya meminta Johan meminta maaf kepada ibunya dan makan malam bersama-sama.


Tetapi bukannya Johan meminta maaf ia malah melangkah ke dalam dan membuat posisi ibunya menjadi berbalik arah karena ia sama sekali tidak menyukai barunya.


"Udah sana minggir jangan melewati jalanku!"kata Johan.


Mereka semua masuk ke dalam bersama-sama dan sebuah pengumuman akan di berikan pada esok hari.Pengumuman ini adalah hari yang ditunggu oleh Johan karena dirinya tidak sabar ingin menjadi ketua mafia di sini.


Ketika semua keluarga berada di ruang tamu Johann hanya menatapnya dengan begitu kebencian yang sangat dalam, Johan kembali ke kamarnya dan mengurung dirinya ia sama sekali tidak ingin bergaul dengan keluarganya yang begitu asing bagi dirinya.

__ADS_1


Ibu barunya tetap memaksa dan meminta Johan keluar agar makan bersama ia melakukannya dengan penuh kasih sayang dan setulus hati, dan sama sekali tidak ada kekerasan dari mulutnya atau dari perkataan yang sangat menyakitkan hati Johan.


"Nak ayo makan ini udah malam kita makan dulu kamu pasti kecapean ayo kita makan sama-sama jangan di dalam terus"kata Bu myra.


__ADS_2