Mafia The Real

Mafia The Real
Kejujuran Pada Edward


__ADS_3


...Part 32...


Kini Semy yang berada di dapur mulai di hampiri oleh leord dengan penuh amarah.


"Prank!!!!!"


Leord mendorong semy dengan tiba-tiba dan membuat dirinya terbanting ke perabotan Dapur.


"Paman...apa yang paman lakukan?"tanya catarina yang menolong semy yang jatuh.


Lagi-lagi loerd tak mendengarkan perktaan catarina dan mendekati Semy,ia terus saja menendangnya dan memukulinya hingga wajah ia berdarah.


"Paman...aku mohon hentikan,apa yang paman lakukan!!"kata Catarina yang ketakutan dan terus menghentikan tindakan dari leord pada semy.


"Kau..!!! Dasar anak gak tau diri!! Kau ingin mencari masalah dengan melawan anak sekolahn!!dan kau akan meminta bantuan edward!!"Kata leord yang terus saja memukul Wajah Semy dengan kedua tangannya.


"Ampunn....ampun Paman"kata semy yang diam dan tak melawan.


"Maksud paman ?Melawan anak sekolahan?paman tau dari mana?"Ucap catrina yang kaget karena ia tak habis pikir pamannya bisa tau tentang hal ini.


"Pokonya Paman sudah tau!!!Dasar anak gak tau diri!!Sudah aku bilang jangan berkelahi!Dan jangan latihan bela diri!!!Kamu masih tidak mengerti kamu ini hanyalah pembantu saja di sini"kata leord yang terus saja menginjak tubuh semy yang kesakitan.


"Stop...stop paman jangan lakukan ini kasian semy paman"kata catarina.


Namun leord tetap menyiksanya dan para pembantu lainnya hanya bisa melihat ini tanpa bantuan.


Edward kini sudah sampai dan masuk ke dalam rumah ,ia tergesa-gesa karena mendengar Teriakan catarina di dalam.


"Leord !!!!! Apa yang kamu lakukan!!!!"Teriak edward langsung menarik lengan baju leord dan membuatnya jatuh ke lantai.


"Dia....dia anak gak tau diri kak,anak seperti ini harus di beri pelajaran!!"Kata leord.


"Diam kamu,kamu tidak tau apa-apa dan kamu belum tentu tau dia bersalah atau tidak!"Kata edward menolong semy yang terluka oleh Leord.

__ADS_1


"Tapi kak..."


Semy di bantu berdiri dengan perlahan dan membawanya ke Ruang tamu,edward meminta pelayan untuk mengambil obat untuk mengobati luka dari wajah semy yang memar ini.


"Semy...kamu tidak apa-apa kan?"tanya edwaed yang khawatir.


"Tidak yah,semy tidak apa-apa"kata semy dengan menahan rasa sakit.


"Halah...anak kaya gini jangan di manjain kak biarin aja lah"kata leord tak suka.


Semy pun di obati dan luka-luka dia sudah du bersihkan oleh beberapa kapas dan obat.


Kini hanya ada edward,leord,semy dan Catarina.


"Semy...kamu adalah anak yang baik untuk ayah,ayah sangat percaya padamu,tolong jawab jujur pertanyaan ayah ini,apa benar kamh melawan 50 anak di sekolah?"pertanyaan ini membuat semy dan catarina takut dan semua bisa terbongkar.


"Eh...itu...i...iya ayah"jawab semy.


"Ayah tanya,mengapa kamu melawan mereka?"


"Mereka duluan?pasti ada sebab dan akibat kan,penyebabnya apa?jawab ya sama ayah dengan jujur"


Dag Dig Dug Semy dan catarina mulai panik takut semua terbongkar.


"Karen...karena....aku tak sengaja Merusak motor mereka"kata Semy mulai berbohong dengan ceritanya.


"Merusak motor gimana?"


"Iya...itu...aku kemaren kan lagi di parkiran,terus gak sengaja kesenggol kena tangan dan membuat motor mereka jatuh beruntun,dan aku ...aku tidak punya uang dan tidak bisa menggantinya"kata semy berbohong.


"Halah..bohong tu kak...alasan aja...mau sok jagoan dia itu"kata Leord dengan keras.


"Diam dulu kamu Leord biarkan dia berbicara"ucap edward yang masih pokus pada semy.


"Satu hal lagi...kamu mengapa bisa melawan mereka?bukannya mereka ini adalah kakak kelas?kamu bisa berkelahi?Ayah rasa tak pernah mengajarkanmu kelahi?"tanya edward.

__ADS_1


"I..itu kebetulan saja ayah,aku bisa melawan mereka dengan barang yang ada di sekolah"jawab semy.


"Okeh...kalau begitu ayah minta kamu melawan leord sekarang juga dengan semua kemampuan kamu"kata edward.


Namun catarina menghentikannya dan berkata.


"Ayah...bukannya dia masih terluka,apa tidak besok saja?"kata Catarina gugup.


"Yaudah karena kamu luka ayah tunggu kamu besok di ruang latihan dan untuk melawan leord,ingin melihat seberapa kemampuan kamu"kata edward memegang tangan semy.


"Yah jelas paman leord yang menang,gak mungkin kalau saya kan..heheh"kata semy nyengir karena takut.


Kini semy dan catarina di tinggal oleh edward dan leord,mereka mulai panik dan bingung karena besok semy harus bertanding dengan pamannya sendiri yaitu Leord.


"Aduh...gimana ini sem..semy..makasih ya udah mau nolongin aku,tapi aku bingung karena kamu harus melawan pamanku,pamanku ini kuat masalahnya kamu bisa babak belur"keluh dari catarina yang pontang-panting di dalam kamar semy untum rencana besok.


"Ya mau gimana lagi ini perintah dari ayahmu,aku gak mau kehilangan kepercayaan dari ayahmu"kata semy.


"Gimana kalau kita besok pura-pura sibuk aja di sekolah banyak tugas dan kita bisa melewatu tanpa perkelahian dari ayah kan?kan?"Ide dari catarina membuat semy terdiam dan bingung.


"Iya catarina aku tau kamu khawatir padaku,tapi aku akan menjalani apa yang ayahmu inginkan,ini tak seburuk apa yang kamu kira tenang saja ini cuman perkelahian biasa dan mereka hanya ingin mengujiku,di sana aku hanya perlu kalah saja"kata semy dengan tenang.


"Loh kok kalah?kamu kan bisa melawan mereja di sekolah dan bisa kalah dari pamanku?harusnya kamu menang biar percaya kamu bisa melawan mereka"


"Bukan begitu,andai mereka tau aku bisa kelahi ayahmu akan curiga dan bertanya padaku,bagaimana aku bisa dalam perkelhian sedangkan latihan saja aku tidak bisa,ini akan menjadi tanda tanya besar pada mereka"


"Ya terus gimana donk?ya aku ngikut kamu aja deh asal kamu baik-baik aja"ucap catarina pasrah dan tak bisa apa-apa lagi.


Di sekolah caatarina bergegas ke kelas untuk mencari fiola,karena semua ini berawal dari fiola.


Semy yang baru saja masuk ke dalam sekokah di takuti para lelaki dan di gemari para wanita,ia berjalan dengam santai dan tidak penuh gaya,membuat anak-anak semakin jatuh cinya padanya.


Ketika hendak masuk di keramian orang-orang di sekolah semua menyingkir ketika semy akan lewat,hal ini membuat semy tak senang dan merasa ada yang aneh pada dirinya.


"Kenapa mereka takut padaku?dan melakukanku seolah Pemimpin?"pikir semy.

__ADS_1


Akhirnya semy selesai melewati gerombolan anak-anak dan masuk ke dalam kelas,bahkan di kelas juga anak-anak lelaki menjauh ketika ada semy.


__ADS_2