
...Part 82...
Pagi hari yang cerah semy mulai berjalan dengan langkah perlahan menuju ke sebuah dapur yang begitu luas, rumah yang luas ini dengan sewaan oleh semy sama sekali tidak memiliki pembantu atau menyewa pembantu yang lainnya,walau rumah ini sangat luas jarang sekali ditempati oleh orang lain karena harga sewaam begitu mahal
Pagi-pagi seperti ini Zella mantan dari bos preman mulai membuktikan bakatnya dalam hal memasak ia sudah membuat masakan begitu banyak untuk dicicipi oleh semy Bos barunya.
"Ayo Bos sini duduk dulu Bos saya sudah siapkan sarapannya Bos, jangan salah makanan ini enak-enak semua aku yang buat loh" sembari mempersilakan Semy untuk duduk di sebuah kursi yang di siapkan.
"Oke dari penampilannya masakan ini cukup enak"puji semy yang baru melihat masakan buatan dari Zella mengatur gerakan alisnya.
"Udah jangan dilihat makan saja dulu nanti makananya gak hangat lagi"lanjutnya dari percakapan Zella.
"Oke makasih udah mau masakin buat aku"
Semi duduk dengan rapi kaki yang terbuka dengan cukup lebar sedangkan Zella mulai bergerak mengambil piring kesana-kemari dan mempersilakan bosnya untuk makan terlebih dahulu dan mencicipi apa yang ia masak.
Piring yang kosong kini dipenuhi berbagai aneka ragam makanan yang dibuat oleh Zella ,semy mengatur posisi duduknya dan mengambil sendok dan garpu ia menggunakan kedua tangannya untuk mencicipi masakan Zella.
"Nyam nyam nyam lumayan enak masakan kamu kenapa kamu nggak bekerja jadi koki aja daripada jadi preman yang tak berguna seperti ini gak ada untungnya tahu nggak"kata Semy setelah mencicipi makanan yang begitu nikmat tak lupa dengan saran untuk nya.
"iya Bos sebenarnya itu memang cita-cita saya jadi kopi cuman karena satu masalah saya ingin jadi preman dan jadi orang yang terkuat untuk melindungi keluarga saya"lanjut Zella
"iya niatmu memang ingin melindungi keluargamu tapi bukan seperti ini seharusnya kamu memang bekerja dan mendapatkan uang untuk mereka buktinya sekarang mereka tidak bahagiakan kamu tidak menghasilkan uang banyak juga"masih mengunyah.
"ya Bos maaf saya tidak tahu akan seperti ini"
__ADS_1
"sudahlah kita makan saja bareng kamu duduk di sini dan pakaian juga ayo cepat habiskan, habis ini kita ada ada kegiatan lagi"cinta Sammy pada gila mantan dari bos preman di kota sel ini.
Di sebuah toko John yang bebas dari kejaran para polisi mulai atraksi untuk membuat sebuah keributan dahulu dan ingin bersenang-senang.
Johan masuk ke sebuah toko dan ingin membeli beberapa minuman alkohol dan minuman yang memabukkan bagi mereka, ketika hendak mengambil suatu barang yangberada di bawah barang yang ada di atas yang memiliki ukuran cukup besar mulai bergoyang dan tidak jatuh ke bawah menyimpan Johan tetapi tiba-tiba ada seorang wanita yang mendorong Johan hingga membuat mereka berdua jatuh ke samping.
"Eh hati-hati"kata sang wanita itu langsung mendorong Johan secara bersamaan.
Karena hal ini Johan tidak terjadi kecelakaan dan tidak tertimpa dengan barang itu,semua orang menatap nya termasuk ketiga temannya itu lalu wanita itu membantu Johan untuk berdiri lagi.
"Kamu nggak papa kan?"tanya sang wanita yang menolong tadi.
Johan mulai membereskan badannya dan mengepak baju , ia menatap kedepan dan melihat wanita yang menolongnya tadi,ia pun terdiam dan terkejut karena wanita ini sangat cantik dan perfect dimata Johan.
Dengan wajah yang melongo dan seperti orang lugu ya baru pertama kali mengucapkan sebuah kata terima kasih kepada wanita ini.
"Oh ya lain kali hati-hati ya aku pergi dulu"kata sang wanita dengan membawa barang belanjaan nya dan menuju sebuah kasir.
Johan pun terdiam sejenak namun ia tidak ingin kehilangan kesempatan ini dan mulai berkenalan dengan wanita tadi,tetapi wanita ini sudah berada di luar.
Karena rasa malu dan gengsinya jadi Johan hanya mengikuti kemana wanita itu akan pergi tetapi ketiga temannya menghentikan semy karena mereka akan membeli beberapa makanan dan membeli beberapa minuman untuk mereka nanti malam di saat berpesta.
Walaupun Johan ini sama jahat dan juga kejam namun ia juga memiliki sebuah cinta dan perasaan dan tadi adalah wanita yang pertama kali membuat dirinya berdegup sangat kencang.
Dag dig dug dag dig dug.....
Tidak salah lagi ini adalah tipe Johan tipe wanita yang ia sukai dan, wanita dalam arti cinta pandangan pertama.
__ADS_1
Johan pun hampir tidak fokus dengan tujuannya karena wanita tadi,ketiga teman itu mulai mengingatkan Johan untuk tidak memikirkan wanita yang barusan menolongnya karena masih banyak wanita lain
"Udahlah ya Johan wanita itu banyak jangan kamu lihatin terus nanti kamu malah suka"kata si Bery.
"Apaan aku nggak pernah suka sama wanita ya, udahlah aku tadi itu cuman mau ngucapin terima kasih aja gitu "balas Johan yang tidak mau mengakui perasaannya kalau ia sedang jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Iya lagian wanita kamu kan banyak udahlah nanti tinggal pilih aja ,yang cantik banyak kali"balas chuk lagi yang berada di depan sebuah toko tadi.
Namun diam-diam Johan yang kejam ini mengatakan kalau wanita ini berbeda dengan wanita yang lain, tetapi ia tidak berani mengatakannya pada siapapun.
Johan bergegas ke toko lagi dan membeli barang-barang yang ia bawa tadi tetapi ketika membawa botol minuman yang begitu banyak di sebuah troli l,ia masih mengingat wajah wanita tadi.
"Aduh sialan kok bisa sih gue sampai mikirin itu cewek padahal gue ini adalah cowok yang kejam,suka mempermainkan wanita kenapa sih pakai harus mikirin dia segala"ucap Johan di dalam hati karena terus memikirkan bayangan-bayangan dibenaknya.
Tidak beberapa lama kasir mulai mentotalkan semua jumlah, dan minuman yang dia beli dibawa oleh ketiga temannya dan masuk lagi ke dalam mobil.
Entah mengapa perasaan Johan saat ini berbunga-bunga.
ketiga temannya pun mulai mencurigai tingkah Johan saat ini karena dari tadi Johan selalu tersenyum dan menyengir sendiri saat menyetir.
"Eh Johan kamu kenapa sih dari tadi senyum, senyum, senyum, senyum gila ya kamu"
Namun perkataan dari temannya tidak digubris oleh Johan,johan terus terpikirkan dengan wanita tadi dan sedang menghayalkan sesuatu.
"Eh sialan nggak dijawab lagi sama si Johan"kata Ardt.
Yang duduk di depan bersama Johan mulai memukul pundak Johan secara tiba-tiba.
__ADS_1