Make A Wish

Make A Wish
11


__ADS_3

''Va, apa Abi merepotkan mu hari ini?'' Kata Alex memecahkan keheningan


''Oh tidak, dia tenang kok'' kata Stela menjelaskan


''Entahlah om aku tak memiliki saudara, aku hanya hidup sendiri'' Kata Stela


'Andai saja kau tau Va jika Viola itu adalah sepupumu, dia begitu lelah mencari mu mama dan papa mu telah mengubah nama keluarga kalian agar nenek dan kakek mu tak menemukan mu, keluarga besarmu menunggu mu Va sang alih waris keluarga Ernest' kata Jo dalam hati.


Semakin malam acara mengobrol itu pun semakin asik tapi disana ada seseorang yang terduduk diam tanpa ada niat memberi pendapat


''Jo ikut aku'' kata seseorang yang tak berbicara itu sejak tadi lalu mereka pun melangkah ke taman


''Hai, Melvin lama tak jumpa'' kata Jo


''Apa kau juga akan menjadi rivalku untuk mendapat kan Videliva?''


''Apa aku begitu berbahaya buat posisimu untuk mendapatkan Iva? Jika kau ingin bersaing lah secara sehat bukan seperti yang kita lakukan saat dulu untuk mendapat kan Felicia, andai dulu aku tau jika kau menaruh hati pada dia mungkin aku akan mengalah dan membiarkan kalian bersama''


''Apa kau menyesal?''


''Oh tentu tidak karna dia bukan lah hal yang begitu penting buatku dan kau tau hal itu tapi satu hal harus kau tau jika aku selama ini berlaku seperti itu karna Iva dan karna sekarang ku telah menemukan nya maka aku tak akan melepaskan nya apa lagi bersama mu seorang pecundang'' kata Jo menantang


''Oh ya mari kita lihat sejauh apa kau akan bisa mendapat kan nya'' jawab Kennan menantang dengan nada permusuhan


Flashback


Disebuah sekolah terdapat empat orang yang sangat dekat yaitu Kennan, Joel, Nico dan juga Jerry terkenal dengan pesona dan sifat bad boy dan juga play boy nya .


''Jo apa kau datang nanti malam?''  Tanyak jerry


''Pasti dong bagaimana mungkin aku melewati moment itu nanti aku akan menyatakan cinta pada Felicia, aku tau dia akan menerima ku'' kata joel dengan percaya diri


''Apa kau serius padanya Jo? ''


Tanyak Kennan serius


''Haha, oh ayolah Mel bahkan kau tau jika aku tak bisa bertahan dengan satu wanita saja, setelah aku bosan aku akan memberi kan nya pada mu percaya lah'' kata Joel tertawa seolah-olah jika itu adalah lelucon yang sangat lucu


''Aku harap dia bukan korban mu selanjutnya Jo'' kata Kennan lalu pergi  dengan perasaan kesal dan marah. Dia begitu berharap dapat mendapat kan Felicia namun dia sadar jika dia terlalu buruk untuk seorang Felicia yang lembut itu sebabnya dia menghindari walau ia tau sebenarnya Felicia juga memiliki perasaan seperti nya.


''Ada apa dengan nya? '' tanyak Joel pada kedua sahabatnya yang lain nya


''Entahlah mungkin lagi labil kali'' kata Jerry lalu mereka tertawa


Saat malam di pesta, Jo berada diatas panggung.


''Selamat malam semua, pada malam hari ini aku akan mengungkap kan sesuatu pada orang spesial yaitu Felicia,  buat mu yang sangat cantik bagaikan malaikat, malam ini aku sang pangeran yang tak memiliki kesempurnaan mengharapkan kau untuk melengkapi hari-hari ku ke depan Felicia Can you be Mine? '' kata Joel dengan penuh kesungguhan bahkan tiada terlihat kepura-puraan disana


Lama tak ada jawaban sedangkan Felicia hanya terdiam hingga satu kata terlontar dari dia


''Yes, i can Jo''


Suara tepuk tangan yang menggema memenuhi seisi ruangan 


Diruangan itu Viola  sangat kesal dan marah, ia tau jika Joel mencintai Felicia bukan hanya sekedar main-main melainkan memang betul dia menyukai dan mencintai Felecia, Dia memang terlalu bodoh mempertahankan hal yang tak dapat ia pertahankan setelah itu Joel menuju tempat Kennan, Nic Dan juga Jerry


''Ternyata dia begitu mudah ditaklukkan, dia sama saja seperti yang lainnya''


Satu bogeman keras pada Joel yang dinerikan oleh Kennan


''Dasar pecundang kenapa kau melakukan nya padanya?''


''Hai bung apa maksudmu?''


''Sudah lah apa kau mencintai dia? ''


''Ayolah Melvin kau tau aku tak akan pernah mencintai siapa pun dalam hidup ku dan akan tetap seperti itu sampai kapan pun''


''Dasar brengsek, asal kau tau aku mencintai nya tapi kau permainkan dia? Kau hebat Jo, kau menghancurkan dia kau puas? ''


Lalu Melvin pergi disusul Jerry dan Nic dalam keadaan mabuk dan sakit kepala Melvin membawa mobil dengan kecepatan diatas rata-rata tanpa peduli dengan pengendara lain


''Vin, ini untuk satu arah dan kita gak boleh lawan arus ayo vin balik''


''Tenanglah'' kata melvin tenang tak lama setelah itu ada mobil dari depan karna kebetulan Melvin membawa dengan kecepatan diatas rata-rata demikian juga mobilnya hingga kecelakaan itu terjadi untung nya mereka bertiga tidak kenapa-napa karna situasi sepi dan takut akhirnya mereka pergi


''Vin bagaimana ini?''


''Kita harus pergi''


''Tapi vin, mereka perlu bantuan''


''Aku tak ingin berurusan dengan polisi setelah mengfoto wajah yang jadi korban kita tinggal kan tempat ini'' lalu mereka pun pergi tanpa sepengetahuan mereka, seseorang mengikuti mereka dari tadi yaitu Felicia, bahkan dia yang menghubungi polisi


Diruang pesta setelah Kennan pergi


''Kau hebat Jo, aku terlalu bodoh mempercayai semua perkataan mu'' kata Felicia kecewa dan marah


''Tapi itu bukan seperti yang kau dengar Ci, aku hanya tak ingin kau lebih memilih dia daripada aku''


''Dan asal kau tau aku memang hanya akan memilih dia sampai kapan pun karna kau tau aku sangat mencintai dia, kau tau kan aku hanya menerima mu agar aku tau bagaimana perasaan nya buat ku''


''Dasar wanita licik'' kata Joel marah


''Ayolah Jo, semua wanita itu sama jika mereka menginginkan sesuatu maka dia akan berusaha apa pun caranya bahkan melenyapkan nyawah pun akan ia lakukan''


''Hai, sadar Ci, itu obsesi bukan perasaan Cinta'' kata Jo memperingatkan


''Tau apa kau tentang Cinta, mungkin setelah ini aku akan pergi tapi akan kembali mengambil apa yang jadi milik ku dan menghancurkan mu ingat itu seorang Felicia tak akan pernah main-main dengan perkataan nya''


Saat dia mendengar perkelahian antara Joel dan juga Kennan dia mengikuti Kennan memintak penjelasan  dari yang baru ia dengar namun saat dia dimintai keterangan dia berkata jika kecelakaan itu karna rem blong sehingga menabrak pembatas jalan


Tanpa mereka sadari karna itu semua seseorang menjadi sangat kacau dan hancur yaitu Auristela Videliva Azzura


Dia bahkan ikut sampai mengantar Jenazah itu kerumah sakit dan melihat seseorang yang sangatlah terpukul atas kejadian itu dari jauh kemudian dia menelpon Alex saudara Kennan dan memberi tahukah jika dia kecelakaan karna balapan.


Flashback end


Sedangkan diluar mama papa dan Alex sedang berbincang dengan Via karna malam semakin larut Andrianna dan juga Alvian istirahat lebih dulu


''Va seperti nya kejadian 8 tahun lalu akan kembali terulang deh''


''Apakah itu? ''


''Persaingan mendapat kan mu antara Melvin dan juga Joel''


''Haha, itu tidak mungkin Joel itu tetangga kami dulu dia itu hanya sebatas kakak ku dia sudah punya istri namanya Viola!''


''Apa?  Bukan kah Viola itu adik nya?''


''Haha berarti kalian juga dia tipu? Hubungan mereka itu sudah 10 tahun tapi mereka menikah 1 tahun dan sekarang mereka sedang Ldr karna Vio bekerja perusahaan keluarga mereka  di inggris, tapi jangan beritahukan ini pada siapa pun karna dia tak suka jika kehidupan pribadi nya di usik''


''Oh ya? Lalu apa Vio juga tau tentang semua keburukan Jo''

__ADS_1


''Ya taulah Al, mereka kan selalu bersama aku salut pada vio karna tak pernah menjadikan kebandelan dan kenakalan Jo menjadi penghalang hubungan mereka karna dia pasti kan berubah''


''Mengap kau begitu dekat dengan mereka''


''Aku sudah mengenal mereka jauh sebelum kalian namun mereka tak tau jika aku sekarang hidup sendiri, Jo baru saja tadi tau tentang itu''


''Berarti selama ini kami dibohongi?''


''Haha, emang kenapa apa kau kenal dengan mereka?''


''Tidak sih tapi aku mengenal Jo karna dulu mereka selalu menghabisakan waktu bersama disini bersama dengan Viola''


''Haha, sungguh?  Itu adalah berita terbaru yang harus ku tanyak pada Viola lalu bagaimana dengan wanita yang mereka rebutkan itu?''


''Dia pergi ke kanada dan menjadi modelling disana dan yang ku tahu mungkin liburan natal ini dia pulang''


''Kok kau tau?''


''Karna setelah perkelahian itu Melvin mengalami kecelakaan dan sifatnya berubah menjadi dingin dan kaku aku tak tau mengapa itu bisa terjadi tapi kemudian Felicia datang padaku dan berkata jika Dia ingin pergi dan Melvin kecelakaan karna aku tak paham maksudnya maka aku menyuruh seseorang untuk memantau dia hingga sekarang''


''Dasar orang kaya, segalanya menggunalan uang, aku mau manggil Jo dulu, kau jangan bocor kan rahasia apa pun tentang nya ya nanti jadi kami yang berantam aku tak suka meladeni nya''


''Iya loh cerewet''


Saat tiba di situ Stela sempat mendengar percakapan mereka


''Aku tak akan membiarkan Iva mendapatkan orang seperti mu Vin'' kata Joel


''Lalu apakah kau pantas?''


''Aku memang tak pantas tapi aku akan belajar''


''Ingatlah kau akan selalu kalah dariku''


Karna situasi semakin panas akhirnya Stela keluar dari persembunyiannya


''Jo, mari kita kembali ini sudah larut''


''Ya Va sebentar'' katanya sambil tersenyum pada Iva


''Aku saja yang mengantarkan nya bukan kah kau ingin menginap disini Jo?'' Kata Melvin


''Haha, itu hanya bercanda Vin aku masih memiliki pekerjaan baiklah kami akan pulang dulu mari Va''


''Ayo Jo'' kata Stela menengahi perdebatan mereka


''Vin kami pulang dulu sampai jumpa besok'' kat Stela pada Melvin


''Tunggu'' dia pun menggenggam tangan Stela kemudian memeluk dan mencium dahi dan pipinya dengan sayang


''Selamat tidur Va, semoga mimpi indah, Aku menyayangi mu'' lalu Stela hanya tersenyum dan menganggukkan kepala sebagai jawaban nya


Lalu mereka pun pulang sepanjang perjalan hanya ada kesunyian hingga sampai di lobby


''Va, selamat istirahat, besok aku ada kerja jadi aku gak bisa menemani mu sampai beberapa minggu kedapan''


''Baiklah, tak masalah jangan lupa acara wisudaku minggu depan selamat malam Jo selamat istirahat dan jaga kesehatan ya bilang pada Vio jika aku sangat merindukan dia''


''Pasti, diapun pastinya merindukan mu Va''


''Ya pulang lah sekarang''


Lalu dia pun pulang tanpa mereka sadari seseorang mengikuti mereka dari tadi yaitu Felicia dengan senyum licik nya


''Va, apa Abi merepotkan mu hari ini?'' Kata Alex memecahkan keheningan


''Oh tidak, dia tenang kok'' kata Stela menjelaskan


''Entahlah om aku tak memiliki saudara, aku hanya hidup sendiri'' Kata Stela


'Andai saja kau tau Va jika Viola itu adalah sepupumu, dia begitu lelah mencari mu mama dan papa mu telah mengubah nama keluarga kalian agar nenek dan kakek mu tak menemukan mu, keluarga besarmu menunggu mu Va sang alih waris keluarga Ernest' kata Jo dalam hati.


Semakin malam acara mengobrol itu pun semakin asik tapi disana ada seseorang yang terduduk diam tanpa ada niat memberi pendapat


''Jo ikut aku'' kata seseorang yang tak berbicara itu sejak tadi lalu mereka pun melangkah ke taman


''Hai, Melvin lama tak jumpa'' kata Jo


''Apa kau juga akan menjadi rivalku untuk mendapat kan Videliva?''


''Apa aku begitu berbahaya buat posisimu untuk mendapatkan Iva? Jika kau ingin bersaing lah secara sehat bukan seperti yang kita lakukan saat dulu untuk mendapat kan Felicia, andai dulu aku tau jika kau menaruh hati pada dia mungkin aku akan mengalah dan membiarkan kalian bersama''


''Apa kau menyesal?''


''Oh tentu tidak karna dia bukan lah hal yang begitu penting buatku dan kau tau hal itu tapi satu hal harus kau tau jika aku selama ini berlaku seperti itu karna Iva dan karna sekarang ku telah menemukan nya maka aku tak akan melepaskan nya apa lagi bersama mu seorang pecundang'' kata Jo menantang


''Oh ya mari kita lihat sejauh apa kau akan bisa mendapat kan nya'' jawab Kennan menantang dengan nada permusuhan


Flashback


Disebuah sekolah terdapat empat orang yang sangat dekat yaitu Kennan, Joel, Nico dan juga Jerry terkenal dengan pesona dan sifat bad boy dan juga play boy nya .


''Jo apa kau datang nanti malam?''  Tanyak jerry


''Pasti dong bagaimana mungkin aku melewati moment itu nanti aku akan menyatakan cinta pada Felicia, aku tau dia akan menerima ku'' kata joel dengan percaya diri


''Apa kau serius padanya Jo? ''


Tanyak Kennan serius


''Haha, oh ayolah Mel bahkan kau tau jika aku tak bisa bertahan dengan satu wanita saja, setelah aku bosan aku akan memberi kan nya pada mu percaya lah'' kata Joel tertawa seolah-olah jika itu adalah lelucon yang sangat lucu


''Aku harap dia bukan korban mu selanjutnya Jo'' kata Kennan lalu pergi  dengan perasaan kesal dan marah. Dia begitu berharap dapat mendapat kan Felicia namun dia sadar jika dia terlalu buruk untuk seorang Felicia yang lembut itu sebabnya dia menghindari walau ia tau sebenarnya Felicia juga memiliki perasaan seperti nya.


''Ada apa dengan nya? '' tanyak Joel pada kedua sahabatnya yang lain nya


''Entahlah mungkin lagi labil kali'' kata Jerry lalu mereka tertawa


Saat malam di pesta, Jo berada diatas panggung.


''Selamat malam semua, pada malam hari ini aku akan mengungkap kan sesuatu pada orang spesial yaitu Felicia,  buat mu yang sangat cantik bagaikan malaikat, malam ini aku sang pangeran yang tak memiliki kesempurnaan mengharapkan kau untuk melengkapi hari-hari ku ke depan Felicia Can you be Mine? '' kata Joel dengan penuh kesungguhan bahkan tiada terlihat kepura-puraan disana


Lama tak ada jawaban sedangkan Felicia hanya terdiam hingga satu kata terlontar dari dia


''Yes, i can Jo''


Suara tepuk tangan yang menggema memenuhi seisi ruangan 


Diruangan itu Viola  sangat kesal dan marah, ia tau jika Joel mencintai Felicia bukan hanya sekedar main-main melainkan memang betul dia menyukai dan mencintai Felecia, Dia memang terlalu bodoh mempertahankan hal yang tak dapat ia pertahankan setelah itu Joel menuju tempat Kennan, Nic Dan juga Jerry


''Ternyata dia begitu mudah ditaklukkan, dia sama saja seperti yang lainnya''


Satu bogeman keras pada Joel yang dinerikan oleh Kennan

__ADS_1


''Dasar pecundang kenapa kau melakukan nya padanya?''


''Hai bung apa maksudmu?''


''Sudah lah apa kau mencintai dia? ''


''Ayolah Melvin kau tau aku tak akan pernah mencintai siapa pun dalam hidup ku dan akan tetap seperti itu sampai kapan pun''


''Dasar brengsek, asal kau tau aku mencintai nya tapi kau permainkan dia? Kau hebat Jo, kau menghancurkan dia kau puas? ''


Lalu Melvin pergi disusul Jerry dan Nic dalam keadaan mabuk dan sakit kepala Melvin membawa mobil dengan kecepatan diatas rata-rata tanpa peduli dengan pengendara lain


''Vin, ini untuk satu arah dan kita gak boleh lawan arus ayo vin balik''


''Tenanglah'' kata melvin tenang tak lama setelah itu ada mobil dari depan karna kebetulan Melvin membawa dengan kecepatan diatas rata-rata demikian juga mobilnya hingga kecelakaan itu terjadi untung nya mereka bertiga tidak kenapa-napa karna situasi sepi dan takut akhirnya mereka pergi


''Vin bagaimana ini?''


''Kita harus pergi''


''Tapi vin, mereka perlu bantuan''


''Aku tak ingin berurusan dengan polisi setelah mengfoto wajah yang jadi korban kita tinggal kan tempat ini'' lalu mereka pun pergi tanpa sepengetahuan mereka, seseorang mengikuti mereka dari tadi yaitu Felicia, bahkan dia yang menghubungi polisi


Diruang pesta setelah Kennan pergi


''Kau hebat Jo, aku terlalu bodoh mempercayai semua perkataan mu'' kata Felicia kecewa dan marah


''Tapi itu bukan seperti yang kau dengar Ci, aku hanya tak ingin kau lebih memilih dia daripada aku''


''Dan asal kau tau aku memang hanya akan memilih dia sampai kapan pun karna kau tau aku sangat mencintai dia, kau tau kan aku hanya menerima mu agar aku tau bagaimana perasaan nya buat ku''


''Dasar wanita licik'' kata Joel marah


''Ayolah Jo, semua wanita itu sama jika mereka menginginkan sesuatu maka dia akan berusaha apa pun caranya bahkan melenyapkan nyawah pun akan ia lakukan''


''Hai, sadar Ci, itu obsesi bukan perasaan Cinta'' kata Jo memperingatkan


''Tau apa kau tentang Cinta, mungkin setelah ini aku akan pergi tapi akan kembali mengambil apa yang jadi milik ku dan menghancurkan mu ingat itu seorang Felicia tak akan pernah main-main dengan perkataan nya''


Saat dia mendengar perkelahian antara Joel dan juga Kennan dia mengikuti Kennan memintak penjelasan  dari yang baru ia dengar namun saat dia dimintai keterangan dia berkata jika kecelakaan itu karna rem blong sehingga menabrak pembatas jalan


Tanpa mereka sadari karna itu semua seseorang menjadi sangat kacau dan hancur yaitu Auristela Videliva Azzura


Dia bahkan ikut sampai mengantar Jenazah itu kerumah sakit dan melihat seseorang yang sangatlah terpukul atas kejadian itu dari jauh kemudian dia menelpon Alex saudara Kennan dan memberi tahukah jika dia kecelakaan karna balapan.


Flashback end


Sedangkan diluar mama papa dan Alex sedang berbincang dengan Via karna malam semakin larut Andrianna dan juga Alvian istirahat lebih dulu


''Va seperti nya kejadian 8 tahun lalu akan kembali terulang deh''


''Apakah itu? ''


''Persaingan mendapat kan mu antara Melvin dan juga Joel''


''Haha, itu tidak mungkin Joel itu tetangga kami dulu dia itu hanya sebatas kakak ku dia sudah punya istri namanya Viola!''


''Apa?  Bukan kah Viola itu adik nya?''


''Haha berarti kalian juga dia tipu? Hubungan mereka itu sudah 10 tahun tapi mereka menikah 1 tahun dan sekarang mereka sedang Ldr karna Vio bekerja perusahaan keluarga mereka  di inggris, tapi jangan beritahukan ini pada siapa pun karna dia tak suka jika kehidupan pribadi nya di usik''


''Oh ya? Lalu apa Vio juga tau tentang semua keburukan Jo''


''Ya taulah Al, mereka kan selalu bersama aku salut pada vio karna tak pernah menjadikan kebandelan dan kenakalan Jo menjadi penghalang hubungan mereka karna dia pasti kan berubah''


''Mengap kau begitu dekat dengan mereka''


''Aku sudah mengenal mereka jauh sebelum kalian namun mereka tak tau jika aku sekarang hidup sendiri, Jo baru saja tadi tau tentang itu''


''Berarti selama ini kami dibohongi?''


''Haha, emang kenapa apa kau kenal dengan mereka?''


''Tidak sih tapi aku mengenal Jo karna dulu mereka selalu menghabisakan waktu bersama disini bersama dengan Viola''


''Haha, sungguh?  Itu adalah berita terbaru yang harus ku tanyak pada Viola lalu bagaimana dengan wanita yang mereka rebutkan itu?''


''Dia pergi ke kanada dan menjadi modelling disana dan yang ku tahu mungkin liburan natal ini dia pulang''


''Kok kau tau?''


''Karna setelah perkelahian itu Melvin mengalami kecelakaan dan sifatnya berubah menjadi dingin dan kaku aku tak tau mengapa itu bisa terjadi tapi kemudian Felicia datang padaku dan berkata jika Dia ingin pergi dan Melvin kecelakaan karna aku tak paham maksudnya maka aku menyuruh seseorang untuk memantau dia hingga sekarang''


''Dasar orang kaya, segalanya menggunalan uang, aku mau manggil Jo dulu, kau jangan bocor kan rahasia apa pun tentang nya ya nanti jadi kami yang berantam aku tak suka meladeni nya''


''Iya loh cerewet''


Saat tiba di situ Stela sempat mendengar percakapan mereka


''Aku tak akan membiarkan Iva mendapatkan orang seperti mu Vin'' kata Joel


''Lalu apakah kau pantas?''


''Aku memang tak pantas tapi aku akan belajar''


''Ingatlah kau akan selalu kalah dariku''


Karna situasi semakin panas akhirnya Stela keluar dari persembunyiannya


''Jo, mari kita kembali ini sudah larut''


''Ya Va sebentar'' katanya sambil tersenyum pada Iva


''Aku saja yang mengantarkan nya bukan kah kau ingin menginap disini Jo?'' Kata Melvin


''Haha, itu hanya bercanda Vin aku masih memiliki pekerjaan baiklah kami akan pulang dulu mari Va''


''Ayo Jo'' kata Stela menengahi perdebatan mereka


''Vin kami pulang dulu sampai jumpa besok'' kat Stela pada Melvin


''Tunggu'' dia pun menggenggam tangan Stela kemudian memeluk dan mencium dahi dan pipinya dengan sayang


''Selamat tidur Va, semoga mimpi indah, Aku menyayangi mu'' lalu Stela hanya tersenyum dan menganggukkan kepala sebagai jawaban nya


Lalu mereka pun pulang sepanjang perjalan hanya ada kesunyian hingga sampai di lobby


''Va, selamat istirahat, besok aku ada kerja jadi aku gak bisa menemani mu sampai beberapa minggu kedapan''


''Baiklah, tak masalah jangan lupa acara wisudaku minggu depan selamat malam Jo selamat istirahat dan jaga kesehatan ya bilang pada Vio jika aku sangat merindukan dia''


''Pasti, diapun pastinya merindukan mu Va''

__ADS_1


''Ya pulang lah sekarang''


Lalu dia pun pulang tanpa mereka sadari seseorang mengikuti mereka dari tadi yaitu Felicia dengan senyum licik nya


__ADS_2