
Stela pov
Hari ini aku pulang lebih awal karna aku tak perlu menunggu Kennan untuk pulang saat sampai dirumah aku membersihkan rumah karna sejak aku ada disini para maid berkurang tinggal Betty karna itu setiap saat aku berusaha untuk membantu nya untuk urusan memasak dan membersihkan kamar aku tak memperoleh dia karna menurut ku itu adalah daerah privasi dan Kennan tak pernah protes karna dia mempercayai aku untuk masalah rumah walau kadang dia cerewet karna aku yang terlalu mengekstra kerjaan ku kadang dia jengah untuk menegurku dan berakhir dengan pertengkaran kecil dan acara merajuk sungguh aku sangat senang saat saat seperti itu aku bahkan ingin terus seperti itu hingga sisah hidup ku di dunia, aku sangat senang saat Kennan kesal, manja dan semuanya dia menepati semua janji nya untuk selalu membuat ku tersenyum.
''Selamat sore nona, mengapa anda begitu cepat sampai rumah?'' Tanyak betty bingung dan melihat kekiri-kanan seperti sedang mencari seseorang
''Ya hari ini aku ada janji dengan tuan mu yang es batu itu, jadi aku lebih dulu pulang sedangkan dia menyelesaikan kerjanya terlebih dahulu ya sudah aku mau membersihkan ruang kerja nya Melvin dulu'' kata ku sambil tersenyum
''Baik nona'' katanya sambil menunduk
Aku masuk kedalam ruangan itu semua sangat berantakan saat membersihkan nya aku tertarik pada sebuah map bewarna merah bertuliskan namaku ternyata ini semua tentang ku dan juga keluarga ku aku tak begitu peduli karna itu hanya informasi-informasi umum
Hingga selesai aku pun mandi dan bersiap-siap setelah selesai aku masih tetap menunggu namun Kennan tak kunjung datang fikiranku sudah dipenuhi dengan berbagai kemungkinan buruk terjadi padanya namun aku menepis nya aku berusaha berfikir positif walau kecemasan melanda ku, tak lama setelah itu bel rumah berbunyi dan Betty membukanya
''Siapa Bet'' tanyak ku penasaran karna dia hanya membawa amplop
''Maaf nona kiriman untuk nona katanya sih hadiah sama tadi katanya jangan lupa menonton TV''
''Loh emang kenapa?'' Tanyak ku kembali
''Tidak tau nona dia hanya berpesan demikian kalau begitu saya kebelakang dulu nona''
''Baiklah, terimakasih Betty'' kataku tersenyum, dia pun hanya membalas senyum ku dengan anggukan dan pergi begitu saja
Karna penasaran aku pun membuka Televisi
__ADS_1
''Berita utama hari ini datang dari keluarga Matteo, atau lebih tepat nya putra kedua dari Alvian dan Andriana Matteo tadi sore beredar foto tentang kebersamaan dengan seorang gadis yang merupakan mantan nya saat sekolah dulu dan katanya bahwa hubungan mereka bukan hanya sekedar itu mereka juga sedang menjalin hubungan lalu bagaimana dengan tunangan Kennan Sendiri? Hingga...'' aku pun langsung mematikan televisi dengan keadaan yang hancur namun aku masih tetap berfikir positif mungkin itu hanya untuk mencari ketenaran semata secara Kennan adalah sok sok yang sangat memiliki pengaruh untuk mencapai popularitas kemudian aku membuka kotak itu didalam itu terdapat foto-foto Kennan dan seorang wanita yang tak lain adalah Felicia hancur, ya aku sangat hancur kemudian ada sebuah tap perekam suara dan itu adalah percakapan antara Kennan dan juga Felicia
''Hai sayang, kau sudah sampai ternyata''
''Apa yang kau inginkan?''
''Tenang lah aku hanya ingin kau duduk terlebih dahulu setelah itu bagaimana jika kita minum teh bersama?''
''Jadi apa kau sudah tau siapa keluarga nya? ''
''Apa itu penting buat mu''
''Aku hanya ingin kejujuran mu Kenn''
''Ya, aku adalah pelaku tabrak lari dari orang tua Stela lalu apa masalah nya buat mu''
jadi selama ini orang yang kucari ada disamping ku sangat dekat dengan ku dan orang yang membuat ku bahagia selama ini adalah orang yang telah merebut kebahagiaan ku Video itu menunjukkan semua kejadian itu aku sudah tak sanggup berkata-kata lagi aku lelah kemudian aku pergi meninggalkan itu semua dan melangkah keluar tak peduli dengan tatapan orang yang memandang ku yang aku tau sekarang adalah aku sangat hancur bahkan sangat hancur.
***
Stela terus melangkah tanpa ia sadari seseorang telah mengikuti nya dari belakang dan itu adalah Albert papa nya Felecia paman nya Stela
Stela adalah keluarga dari Ernets, keluarga yang sangat terpandang di Inggris, namun karna konflik keluar papa dan mama Stela yang tak direstui oleh keluarga besar Ernets membuat Auristelo yang merupakan sang pewaris tunggal keluarga ernets melepaskan marga itu dan mengubah nya menjadi Azzura mereka meninggalkan inggris dan hidup dengan damai. Clara dan Edward yang merupakan mama dan papa Viola dan Clarissa dan Albert yang merupakan mama dan papa Felecia, Clara dan Clarissa adalah kakak kembar dari Auristelo. Karna ingin menguasai keluarga Ernets Albert melakukan berbagai banyak cara untuk melenyapkan Auristelo dan juga keturunan nya namun saat ia mendengar dari putri nya bahwa dia terlibat masalah yang membuat Albert membantu sang anak dan saat ia ketahui jika itu adalah Auristelo ia sangat senang itu artinya ia hanya tinggal akan melenyapkan Putri mereka namun belum sempat Felicia memberitahukan sang ayah ia telah pergi ke kanada demi mimpinya hingga sekarang dia kembali tentu kesempatan itu tak albert sia-siakan. Saat SMP sang kakek menyuruh Viola untuk tinggal bersama teman dekat nya yaitu keluarga Joel. Walau Auristelo sudah melepaskan nama Ernest namun sang papa atau lebih tepat nya sang kakek Stela tak pernah membiarkan anaknya itu terluka namun karna kelalaian nya ia harus kehilangan anak nya dan Stela juga demikian 8 tahun mereka mencari akhirnya takdir mempertemukan mereka melalui Sandra.
Kennan adalah putra dari Andriana dan Alvian
__ADS_1
Andriana adalah adik dari papa joel yaitu andrea dulunya Andriana akan dijodohkan dengan Auristelo namun karna sama-sama tak memiliki perasaan dan keduanya memiliki pasangan masing-masing membuat mereka membatalkan perjodohan itu dan memilih kehidupan nya sendiri tanpa identitas yang sebenarnya bahkan hingga sekarang Andriana tak tau jika Stela adalah anak dari Auristelo.
Disebuah ruangan yang gelap berdiri Seorang Albert dengan wajah yang sangat sulit diartikan
''Hai pemalas bangun'' kata Albert kemudian Menyiram Stela dengan air es Stela yang merasa kedinginan pun akhirnya tebangun
''Akhirnya kau sadar juga apa kau tak sadar aku sudah menghabiskan waktuku dua hari hanya untuk melihat mu tidur'' kata Albert
''Siapa kau? Apa mau mu?'' Tanyak Stela dingin karna dia masih kecewa dengan Kennan, tapi walau begitu dia juga berharap Kennan menemukan dan mencari nya karna sekarang dia ketakutan.
''Oh jadi ternyata kau tak mengenalku baiklah, biar ku perkenalkan diriku namaku Albert dan aku adalah paman mu'' kata Albert percaya diri
''Apa? Paman? Haha'' kata Stela tertawa terbahak-bahak sedangkan Albert sedikit takut dengan tingkah Stela bahkan terkejut tapi kemudian wajahnya kembali datar
''Kau sangat lucu pak tua, bahkan aku tak memiliki keluarga dan aku tak memiliki uang sebagai jaminan apa kau sudah gila Hahahaha'' kata Stela semakin tertawa kemudian dia melihat sekelilingnya
''Ternyata kau suka gelap juga, apa hidup mu juga kesepian seperti aku? Haha sungguh malangnya dirimu, apa kau tak memiliki harta sehingga mengincar ku?'' Tanyak Stela datar
''Jadi kau tak tau? Kau adalah penerus keluarga Ernets dan kau tau aku sangat senang dapat langsung berjumpa dengan mu kau sama persis seperti ayah mu sama-sama keras kepala tapi tak masalah sekarang mereka sudah tenang dialam baka bukan'' kata Albert ketus
''Ya, haha apa aku memiliki orangtua? Kau benar dan aku sangat merindukan mereka'' katanya menangis
''Aku kecewa padamu Melvin andai dari awal kau berkata yang sejujur nya'' katanya nangis sambil marah
Stela mengalami stres ringan tak lama setelah itu dia kembali tertidur
__ADS_1
Sedangkan Albert yang menyaksikan itu sedikit takut dengan tindakan nya namun kekuasaan telah membutakan nya itu sebanya ia sudah tak peduli dengan keadaan Stela