Make A Wish

Make A Wish
26


__ADS_3

''Haus'' tiba-tiba mereka semua terdiam dari perdebatan itu karna mendengar rintihan Kennan dengan sigap Andriana membantu Kennan untuk meminum air


''Bagaimana sayang apa yang kamu rasakan?'' Kata Andriana khawatir


''Kepala ku sakit, badan ku juga'' kata Kennan lemah


''Ya sudah istirahat lah sayang'' kata Andriana sambil menangis Clara dan Clarissa memeluk Andriana untuk menenangkan nya


Lalu ia kembali tidur setelah diperiksa dia mulai baikkan


Saat bangun Kennan masih melihat banyak orang diruangan nya kemudian sepintas kejadian terakhir dia ingat


''Ma dimana Iva?'' Tanyak Kennan namun semuanya diam tanpa ada satu pun yang berniat tuk menjawab


''Apa Melvin lama tidur disini? Apa Iva baik-baik saja?


Apa dia sudah ditemukan?  Jawab Ma bukan diam.  Dan siapa mereka?'' Kata Kennan dingin semua yang ada diruangan itu sangat terkejut dengan sifatnya, dulu dia memang dingin namun tidak seperti ini dia sudah sangat dingin tiada Ekspresi di wajahnya


''Mereka adalah Oma dan Opa mu Vin, mereka adalah mama dan papanya mama mu dan disebelah nya adalah kakak mama mu dan anaknya adalah Joel mama mu adalah putri dari keluarga Kenneth dan disana adalah keluarga Ernest, keluarga Stela'' kata papanya menjelaskan


''Ada apa ini kenapa aku tak tau sama sekali?''


Lalu Evelin datang dan memeluk Kennan tiada perlawanan dari Kenn hingga Thomas menceritakan semuanya hingga tentang keadaan Stela


''Apa kalian bisa meninggalkan ku sendiri?'' Kata  Kennan semua keluarga yang ada disitu pun meninggalkan nya


'Jadi kau masih marah Va? Apa aku tak memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki semuanya?' Batin Kennan tak terasa air bening itu keluar dari matanya


Kennan menangis karna Kekecewaan pada dirinya sendiri, kekesalan nya dan juga penyesalan nya


Ia tak tau sudah berapa lama dia menangis hingga dia tertidur


Saat dia bangun tak ada satu orang pun diruangan nya

__ADS_1


Tiba-tiba pintu terbuka dan nampak owen disana


''Bagaimana kabarmu bro?'' Tanyak Owen dengan senyum khasnya


''Apa aku sudah bisa pulang?''


Tanyak Kennan to the point


''Dasar menyebalkan, kau baru bangun dari tidur panjang mu, kau tidur dua bulan lebih bodoh dan kau butuh terapi agar semua tulang mu itu dapat bergerak kembali atau kau ingin berada dikursi Roda?''


''Apa kau sudah selesai? Keluar lah aku tak ingin diganggu'' kata Kennan


''Baiklah pria Es aku pergi dulu'' lalu Owen keluar di ikuti oleh suster nya namun sang suster berhenti


''Maaf Tuan saya mau sampaikan ini,  sebelum Nona Auristela pergi dia menitip kan surat namun saya tak sengaja menjumpai ini di bawah bantal nya dan itu ditujukan untuk anda Tuan, maaf saya permisi'' kata Suster itu kemudian pergi meninggalkan nya Kennan pun membukanya


Dear my Love


Melvin aku merindukan mu, kau tau waktu dua bulan ku sangat melelahkan aku selalu berharap kau datang menolong ku, aku takut sendiri, aku di pukul dan dikasari layak nya seperti binatang,  kau tau aku tak menyesal merasakan itu aku bahkan tak marah pada pelaku nya karna aku tau bagaimana rasanya menjadi dia, seseorang yang dipenuhi dendam.


Saat aku tau bahwa kau adalah penyebab kecelakaan itu aku marah dan kecewa padamu Vin bahkan kau sudah tau namun kau enggan memberitahukan ku


Aku sempat dendam padamu bahkan berniat menghancurkan mu dan juga keluarga ku, karna itu adalah hal mudah untuk ku lakukan kau tau kan aku ini dapat mematikan lawan ku hanya dengan tatapan ku namun aku tak mau dan tak bisa karna aku ingat perkataan mama ku sejahat apa pun seseorang pada kita atau semarah apa pun kita pada seseorang jangan biarkan sampai matahari terbenam dan kau masih menyimpan nya karna kau belum tentu lebih baik dari dia.


Aku sudah memaafkan mu bukan kah setiap orang layak mendapat kesempatan kedua?  Aku sudah ikhlas tentang semuanya namun aku masih butuh waktu sendiri,  jika kau ingin carilah aku dan ceritakan semuanya padaku.


Aku mencintai mu Sangat mencintai mu


Sudah ya aku capek, kau tau karna gak dikasih makan aku jadi kurus terpaksa deh harus banyak makan, kau juga loh cepat sembuh biar kita bisa kembali lagi


From You Lovely Iva, calon istri yang cantik walau lebih cantik kau sih Hahahaha


Kennan yang membaca surat itu tersenyum karna senang dan juga sedih dengan karna dia tak dapat melakukan apa pun untuk Stela wanita yang teramat dia Cintai dan juga menyesal karna dialah yang menjadi penoreh luka untuk Stela

__ADS_1


'Aku pasti sembuh Va dan aku pasti akan menjemput mu dimana pun kau berada' batin Kennan


Saat asik melamun Andriana datang


''Bagaimana kabarmu nak?''


''Baik'' kata Kennan singkat walau sebenarnya dia Rindu dengan wajah ceria anaknya namun dia tutupi dengan senyum nya


''Baiklah sekarang makan ya karna setelah ini kau akan menjalani terapi''


''Ya'' Andriana sudah tak tahan ia pun menangis dalam diam nya melihat keadaan anak nya


''Om Melvin, Abi datang apa om tau tadi disekolah aku diajari menggambar dan aku sudah banyak teman om'' kata Abriella yang datang dari luar dan masuk tanpa ijin


''Oh ya? Bagus dong''


'Lihat Va  bahkan kini Abi sudah sangat Ceria apa kau tak ingin aku juga seperti dia aku merindukan mu' batin Kennan


''Om makan ya biar cepat sembuh terus kita cari tante Iva bersama, Abi sangat sayang sama om'' kata Abriella memeluk dan mencium keningnya Kennan


''Ya sayang'' kata Melvin, Andriana yang menyaksikan itu sangat sedih


'Apa sebegitu berpengaruh nya dia padamu nak, bahkan dulu kau masih menunjukkan senyum mu padaku namun kini bahkan semua kata yang keluar dari mulut mu dapat dihitung oleh jari tangan, Mama sudah tak bisa merasakan kehangatan darimu lagi sayang, mama rindu' batin Andriana


''Oma sini biar Abi yang suapin om, Oma istirahat ya, Oma pasti lelah'' kata Abriella yang melihat nenek nya dari tadi terdiam dan memandang mereka


''Iya sayang, oma tinggal sebentar ya, oma mau ke taman sebentar saja'' kata Andriana


''Ya oma jangan nangis kan aku sudah mau tersenyum dan mau berteman dengan siapa pun'' kata Stela dan memeluk kaki Andriana


''Ya sayang, oma gak nangis kok, sudah om nya lapar tuh oma titip km ya sayang'' kata Andriana sambil membelai kepala Abriella dengan sayang.


Setelah itu ia pun keluar dan menangis sejadi-jadinya sedangkan Abi menyuapi Melvin dengan sangat telaten

__ADS_1


__ADS_2