Make A Wish

Make A Wish
25


__ADS_3

Hari ini seperti biasa suster yang memeriksa Stela tepat jam sembilan malam namun saat dia tiba ia mendapat sebuah kertas yang mengatakan ia sedang ditaman, lalu sang suster segera mencari ke taman


Karna tak ada kemudia ia melapor pada dokter, dan langsung menghubungi keluarga


''Ada apa Owen, maaf aku baru bangun, apa ada hal penting?'' Kata Joel yang masih mengumpulkan kesadaran nya


''Jo, sekarang juga kau datang ke RS karna Stela pergi dia hanya menitip kan sebuah surat disini'' kata Owen khawatir


''Baik, sekarang periksa CCTV''


''Baiklah''


Joel pun langsung keluar dan jumpa dengan orangtua nya


''Loh Jo kamu mau kemana?''


''Ma aku titip Vio ya nanti jika dia bangun bilang aku lagi pergi ke kantor aku harus ke RS Stela pergi''


''Apa?'' Kata mamanya terkejut


''Jangan bercanda Jo dia masih belum sembuh'' kemudian mamanya Joel hanya menangis


''Sudah ma kita cari dulu, pergilah Jo, kabari segera Alex dan juga keluarga Ernest'' kata papanya


''Ya pa, aku pergi dulu'' lalu dia pun keluar dan pergi


''Sudah ma, mama tenang saja  Joel pasti menemukan Stela sekarang kita harus menjaga Vio'' kata Roland papanya Joel menenangkan Jenny


Saat sampai di RS Alex sudah menunggu


''Kenapa ini bisa terjadi?'' Tanyak Alex


''Aku tak tau kak, tadi aku pulang untuk istirahat'' kata Joel Frustrasi


''Sabar dek, tenang jangan terbawa emosi, kita akan mencarinya''


''Jo, kak Alex CCTV terakhir dia memang ditaman  namun setelah itu dia tak nampak lagi''


''Apa ada orang yang menemui dia?''  Tanyak Alex


''Tidak kak'' kata Owen


''Kak Alex, Owen, Jo, ada apa ini kenapa kalian kumpul disini''


''Stela pergi'' kata Joel


''Apa?  Bagaimana bisa?'' Tanyak Niko yang datang dengan Sandra


''Kami pun tak tau, kalian ngapain disini?'' Tanyak alex


''Kami mau pamit, kami harus kembali karna waktu liburan sudah selesai kak, kami ingin menjumpai Kennan dan Stela'' kata Sandra dengan wajah khawatir


'Maaf semuanya, aku sudah membuat kalian seperti ini, ini untuk kebaikan kita semua' batin Sandra


''Ini suratnya Jo'' kata Owen menyerah kan secarik kertas pada Joel


Dear my love family


Maaf sudah membuat kalian khawatir tapi aku hanya ingin waktu sendiri, maaf aku gak ijin dulu apalagi buat Joel dan Viola. Makasih selama ini sudah meluangkan waktu untuk menemani kesepian ku, jangan ada yang nangis loh entar tisunya habis kan kasihan yang lebih memerlukan, aku pergi gak jauh kok  nanti jika aku sudah lebih baik aku pasti kembali, aku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga besarku, kakek, nenek kedua tanteku dan juga om ku serta sepupuku, apalagi Viola yang sedang hamil jangan terlalu berfikir tentang kami, cukup dirimu sendiri,  aku mau titip salam jika Melvin bangun sampaikan salam sayang ku padanya, walau aku marah tapi rasa sayang ku kalah dengan rasa amarah ku, ku harap dia bangun, tadi aku lihat dia kok sebelum berangkat bilang juga jika dia serius jika dia sudah bangun segera cari aku, siapa tau aku nanti akan luluh saat melihat dia,  sudah ya aku capek, pegal tau nulis terus apalagi kata-katanya seperti ini aku takut nangis nanti aku cengeng beri aku waktu satu tahun, sebentar kan?  Ya dong itu imbang dengan semua kesendirian yang ku alami sekarang. Maaf ya Vi aku tak bisa menemani mu lahiran pasti nanti anak mu sangat lucu, ahk aku merindukan kalian bahkan aku belum pergi, tapi tak apalah buat Alex kesayangan ku jaga Abi baik-baik ya aku gak mau saat aku pulang dia jadi kurus karna tak terurus aku menyayangi kalian semuanya kembali lah seperti semula dan anggap ajah aku hanyalah angin yang singgah sebentar kemudian pergi


Bye-bye, oh iya satu lagi aku mau semua keluarga tau surat ku ini biar tidak ada kata rasa bersalah lagi


Bye-bye


Aku sayang kalian


:-* :-* :-*


From wanita cantik, cucu kesayangan Ernest dan via kesayangan Kennan


Hahahaha


''Ck, Dasar anak kecil yang nakal masih saja bercanda'' kata joel tersenyum lalu semuanya bergantian membaca surat nya


''Apa ini satu tahun?'' Kata Alex tak percaya


''Sudahlah kita ikuti apa yang dia mau jika dalam waktu satu tahun dia tak kembali baru kita bertindak'' kata Joel


''Dasar gadis nakal, apa dia ingin mengancamku?'' Kata Alex tak terima karna telah meremehkan dia menjaga Abriella


''Baiklah ini kita akan kasih tau pada semua keluarga'' kata Joel


''Ya kau benar'' kata Alex


''Dok, tuan Kenneth'' kata suster dengan wajah yang sangat lelah karna berlari namun belum selesai mereka semua lari keruangan Kennan


''Ya ampun aku belum selesai berbicara dasar untung tampan jika tidak sudah ku pasti kan mereka pasti akan ku kerjain habis-habisan'' kata suster itu menggerutu


Saat tiba diruangan Owen langsung memeriksa keadaan Kennan


''Bagaimana Owen?'' Tanyak Alex


''Dia sudah melewati masa kritis nya sekarang kita tinggal menunggu dia sadar'' kata owen penuh kebahagiaan


''Terimakasih Tuhan Engkau mendengar doa-doa kami'' kata Alex dengan ucapan syukur yang tak henti-hentinya.


''Kak aku pulang dulu, mau ngabarin keadaan mereka'' kata Joel


''Baiklah'' kata Alex lalu Joel pergi meninggalkan mereka


'Kau harus cepat sadar Kenn, Iva membutuhkan mu, aku mohon selesai kan masalah ini semoga saja kau di pertemukan dengannya lagi' batin Sandra tersenyum


Saat ini semua keluarga besar Kenneth dan Ernest sedang berkumpul diruangan Kennan


''Kenapa anak ini begitu nakal? Apa dia gak bisa diam saja?'' Kata Wilson Ernest yang sudah membaca surat dari Stela


''Bersyukur lah bahkan ia mungkin tak menerima maaf mu kau terlantar dia selama ini seorang diri tanpa ada niat untuk menjumpai nya sekarang apa yang harus kita lakukan?'' Kata Maisa Ernest mengomeli suami nya


''Aku hanya kesal dia sama seperti papa nya keras kepala'' kata Wilson


''Kenapa jadi anak ku yang kau salah kan? Salah kan dirimu yang tak tau keinginan anaknya, kau ingin dia bahagia namun kau merusak nya'' kata Meisa tak terima dengan penuturan Wilson yang menyalahkan Auristelo


''Sudahlah Oma sama Opa buat Vio pusing, berhenti berdebat kata orang suruhanku Iva pergi keinggris namun setelah diperiksa dia tidak ada disana'' kata Vio menghentikan perdebatan kakek dan nenek nya


''Bagaimana mungkin?'' Kata Wilson khawatir


''Aku yakin ada yang membantu dia, namun aku tak tau siapa, dan mungkin yang membantu dia kali ini sama kuatnya dengan pertahanan kita'' kata Joel


''Tapi banyak yang memiliki sistem keamanan yang sama kuatnya dengan kita dan opa tak tau siapa yang harus dicurigai'' kata Wilson


''Teman nya mungkin?''


''Dia hanya punya satu teman yaitu Sandra dan daritadi dia disini'' kata Joel


'Maafkan aku' batin sandra yang menyaksikan perdebatan kelihatan itu


''Lalu kita harus cari kemana?'' Kata Maisa


''Kita ikuti keinginan nya'' kata Opa tegas


''Tidak, Clara tidak setuju hal itu'' kata Clara yang diam dari tadi


''Tapi dia memerlukan waktu sendiri'' kata Clarissa


''Ya kau benar Ris tapi setidaknya kita tau tempat nya dimana tanpa mengganggu nya'' kata Andriana


''Aku setuju sama Andriana'' kata Roland


''Baiklah kita akan mencari nya'' putus Thomas yang menyaksikan perdebatan itu dalam diam nya sejak tadi


Hari ini seperti biasa suster yang memeriksa Stela tepat jam sembilan malam namun saat dia tiba ia mendapat sebuah kertas yang mengatakan ia sedang ditaman, lalu sang suster segera mencari ke taman


Karna tak ada kemudia ia melapor pada dokter, dan langsung menghubungi keluarga


''Ada apa Owen, maaf aku baru bangun, apa ada hal penting?'' Kata Joel yang masih mengumpulkan kesadaran nya


''Jo, sekarang juga kau datang ke RS karna Stela pergi dia hanya menitip kan sebuah surat disini'' kata Owen khawatir


''Baik, sekarang periksa CCTV''


''Baiklah''


Joel pun langsung keluar dan jumpa dengan orangtua nya


''Loh Jo kamu mau kemana?''


''Ma aku titip Vio ya nanti jika dia bangun bilang aku lagi pergi ke kantor aku harus ke RS Stela pergi''


''Apa?'' Kata mamanya terkejut


''Jangan bercanda Jo dia masih belum sembuh'' kemudian mamanya Joel hanya menangis


''Sudah ma kita cari dulu, pergilah Jo, kabari segera Alex dan juga keluarga Ernest'' kata papanya


''Ya pa, aku pergi dulu'' lalu dia pun keluar dan pergi


''Sudah ma, mama tenang saja  Joel pasti menemukan Stela sekarang kita harus menjaga Vio'' kata Roland papanya Joel menenangkan Jenny


Saat sampai di RS Alex sudah menunggu


''Kenapa ini bisa terjadi?'' Tanyak Alex


''Aku tak tau kak, tadi aku pulang untuk istirahat'' kata Joel Frustrasi


''Sabar dek, tenang jangan terbawa emosi, kita akan mencarinya''


''Jo, kak Alex CCTV terakhir dia memang ditaman  namun setelah itu dia tak nampak lagi''


''Apa ada orang yang menemui dia?''  Tanyak Alex


''Tidak kak'' kata Owen


''Kak Alex, Owen, Jo, ada apa ini kenapa kalian kumpul disini''


''Stela pergi'' kata Joel

__ADS_1


''Apa?  Bagaimana bisa?'' Tanyak Niko yang datang dengan Sandra


''Kami pun tak tau, kalian ngapain disini?'' Tanyak alex


''Kami mau pamit, kami harus kembali karna waktu liburan sudah selesai kak, kami ingin menjumpai Kennan dan Stela'' kata Sandra dengan wajah khawatir


'Maaf semuanya, aku sudah membuat kalian seperti ini, ini untuk kebaikan kita semua' batin Sandra


''Ini suratnya Jo'' kata Owen menyerah kan secarik kertas pada Joel


Dear my love family


Maaf sudah membuat kalian khawatir tapi aku hanya ingin waktu sendiri, maaf aku gak ijin dulu apalagi buat Joel dan Viola. Makasih selama ini sudah meluangkan waktu untuk menemani kesepian ku, jangan ada yang nangis loh entar tisunya habis kan kasihan yang lebih memerlukan, aku pergi gak jauh kok  nanti jika aku sudah lebih baik aku pasti kembali, aku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga besarku, kakek, nenek kedua tanteku dan juga om ku serta sepupuku, apalagi Viola yang sedang hamil jangan terlalu berfikir tentang kami, cukup dirimu sendiri,  aku mau titip salam jika Melvin bangun sampaikan salam sayang ku padanya, walau aku marah tapi rasa sayang ku kalah dengan rasa amarah ku, ku harap dia bangun, tadi aku lihat dia kok sebelum berangkat bilang juga jika dia serius jika dia sudah bangun segera cari aku, siapa tau aku nanti akan luluh saat melihat dia,  sudah ya aku capek, pegal tau nulis terus apalagi kata-katanya seperti ini aku takut nangis nanti aku cengeng beri aku waktu satu tahun, sebentar kan?  Ya dong itu imbang dengan semua kesendirian yang ku alami sekarang. Maaf ya Vi aku tak bisa menemani mu lahiran pasti nanti anak mu sangat lucu, ahk aku merindukan kalian bahkan aku belum pergi, tapi tak apalah buat Alex kesayangan ku jaga Abi baik-baik ya aku gak mau saat aku pulang dia jadi kurus karna tak terurus aku menyayangi kalian semuanya kembali lah seperti semula dan anggap ajah aku hanyalah angin yang singgah sebentar kemudian pergi


Bye-bye, oh iya satu lagi aku mau semua keluarga tau surat ku ini biar tidak ada kata rasa bersalah lagi


Bye-bye


Aku sayang kalian


:-* :-* :-*


From wanita cantik, cucu kesayangan Ernest dan via kesayangan Kennan


Hahahaha


''Ck, Dasar anak kecil yang nakal masih saja bercanda'' kata joel tersenyum lalu semuanya bergantian membaca surat nya


''Apa ini satu tahun?'' Kata Alex tak percaya


''Sudahlah kita ikuti apa yang dia mau jika dalam waktu satu tahun dia tak kembali baru kita bertindak'' kata Joel


''Dasar gadis nakal, apa dia ingin mengancamku?'' Kata Alex tak terima karna telah meremehkan dia menjaga Abriella


''Baiklah ini kita akan kasih tau pada semua keluarga'' kata Joel


''Ya kau benar'' kata Alex


''Dok, tuan Kenneth'' kata suster dengan wajah yang sangat lelah karna berlari namun belum selesai mereka semua lari keruangan Kennan


''Ya ampun aku belum selesai berbicara dasar untung tampan jika tidak sudah ku pasti kan mereka pasti akan ku kerjain habis-habisan'' kata suster itu menggerutu


Saat tiba diruangan Owen langsung memeriksa keadaan Kennan


''Bagaimana Owen?'' Tanyak Alex


''Dia sudah melewati masa kritis nya sekarang kita tinggal menunggu dia sadar'' kata owen penuh kebahagiaan


''Terimakasih Tuhan Engkau mendengar doa-doa kami'' kata Alex dengan ucapan syukur yang tak henti-hentinya.


''Kak aku pulang dulu, mau ngabarin keadaan mereka'' kata Joel


''Baiklah'' kata Alex lalu Joel pergi meninggalkan mereka


'Kau harus cepat sadar Kenn, Iva membutuhkan mu, aku mohon selesai kan masalah ini semoga saja kau di pertemukan dengannya lagi' batin Sandra tersenyum


Saat ini semua keluarga besar Kenneth dan Ernest sedang berkumpul diruangan Kennan


''Kenapa anak ini begitu nakal? Apa dia gak bisa diam saja?'' Kata Wilson Ernest yang sudah membaca surat dari Stela


''Bersyukur lah bahkan ia mungkin tak menerima maaf mu kau terlantar dia selama ini seorang diri tanpa ada niat untuk menjumpai nya sekarang apa yang harus kita lakukan?'' Kata Maisa Ernest mengomeli suami nya


''Aku hanya kesal dia sama seperti papa nya keras kepala'' kata Wilson


''Kenapa jadi anak ku yang kau salah kan? Salah kan dirimu yang tak tau keinginan anaknya, kau ingin dia bahagia namun kau merusak nya'' kata Meisa tak terima dengan penuturan Wilson yang menyalahkan Auristelo


''Sudahlah Oma sama Opa buat Vio pusing, berhenti berdebat kata orang suruhanku Iva pergi keinggris namun setelah diperiksa dia tidak ada disana'' kata Vio menghentikan perdebatan kakek dan nenek nya


''Bagaimana mungkin?'' Kata Wilson khawatir


''Aku yakin ada yang membantu dia, namun aku tak tau siapa, dan mungkin yang membantu dia kali ini sama kuatnya dengan pertahanan kita'' kata Joel


''Tapi banyak yang memiliki sistem keamanan yang sama kuatnya dengan kita dan opa tak tau siapa yang harus dicurigai'' kata Wilson


''Teman nya mungkin?''


''Dia hanya punya satu teman yaitu Sandra dan daritadi dia disini'' kata Joel


'Maafkan aku' batin sandra yang menyaksikan perdebatan kelihatan itu


''Lalu kita harus cari kemana?'' Kata Maisa


''Kita ikuti keinginan nya'' kata Opa tegas


''Tidak, Clara tidak setuju hal itu'' kata Clara yang diam dari tadi


''Tapi dia memerlukan waktu sendiri'' kata Clarissa


''Ya kau benar Ris tapi setidaknya kita tau tempat nya dimana tanpa mengganggu nya'' kata Andriana


''Aku setuju sama Andriana'' kata Roland


''Baiklah kita akan mencari nya'' putus Thomas yang menyaksikan perdebatan itu dalam diam nya sejak tadi


Hari ini seperti biasa suster yang memeriksa Stela tepat jam sembilan malam namun saat dia tiba ia mendapat sebuah kertas yang mengatakan ia sedang ditaman, lalu sang suster segera mencari ke taman


Karna tak ada kemudia ia melapor pada dokter, dan langsung menghubungi keluarga


''Ada apa Owen, maaf aku baru bangun, apa ada hal penting?'' Kata Joel yang masih mengumpulkan kesadaran nya


''Jo, sekarang juga kau datang ke RS karna Stela pergi dia hanya menitip kan sebuah surat disini'' kata Owen khawatir


''Baik, sekarang periksa CCTV''


''Baiklah''


Joel pun langsung keluar dan jumpa dengan orangtua nya


''Loh Jo kamu mau kemana?''


''Ma aku titip Vio ya nanti jika dia bangun bilang aku lagi pergi ke kantor aku harus ke RS Stela pergi''


''Apa?'' Kata mamanya terkejut


''Jangan bercanda Jo dia masih belum sembuh'' kemudian mamanya Joel hanya menangis


''Sudah ma kita cari dulu, pergilah Jo, kabari segera Alex dan juga keluarga Ernest'' kata papanya


''Ya pa, aku pergi dulu'' lalu dia pun keluar dan pergi


''Sudah ma, mama tenang saja  Joel pasti menemukan Stela sekarang kita harus menjaga Vio'' kata Roland papanya Joel menenangkan Jenny


Saat sampai di RS Alex sudah menunggu


''Kenapa ini bisa terjadi?'' Tanyak Alex


''Aku tak tau kak, tadi aku pulang untuk istirahat'' kata Joel Frustrasi


''Sabar dek, tenang jangan terbawa emosi, kita akan mencarinya''


''Jo, kak Alex CCTV terakhir dia memang ditaman  namun setelah itu dia tak nampak lagi''


''Apa ada orang yang menemui dia?''  Tanyak Alex


''Tidak kak'' kata Owen


''Kak Alex, Owen, Jo, ada apa ini kenapa kalian kumpul disini''


''Stela pergi'' kata Joel


''Apa?  Bagaimana bisa?'' Tanyak Niko yang datang dengan Sandra


''Kami pun tak tau, kalian ngapain disini?'' Tanyak alex


''Kami mau pamit, kami harus kembali karna waktu liburan sudah selesai kak, kami ingin menjumpai Kennan dan Stela'' kata Sandra dengan wajah khawatir


'Maaf semuanya, aku sudah membuat kalian seperti ini, ini untuk kebaikan kita semua' batin Sandra


''Ini suratnya Jo'' kata Owen menyerah kan secarik kertas pada Joel


Dear my love family


Maaf sudah membuat kalian khawatir tapi aku hanya ingin waktu sendiri, maaf aku gak ijin dulu apalagi buat Joel dan Viola. Makasih selama ini sudah meluangkan waktu untuk menemani kesepian ku, jangan ada yang nangis loh entar tisunya habis kan kasihan yang lebih memerlukan, aku pergi gak jauh kok  nanti jika aku sudah lebih baik aku pasti kembali, aku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga besarku, kakek, nenek kedua tanteku dan juga om ku serta sepupuku, apalagi Viola yang sedang hamil jangan terlalu berfikir tentang kami, cukup dirimu sendiri,  aku mau titip salam jika Melvin bangun sampaikan salam sayang ku padanya, walau aku marah tapi rasa sayang ku kalah dengan rasa amarah ku, ku harap dia bangun, tadi aku lihat dia kok sebelum berangkat bilang juga jika dia serius jika dia sudah bangun segera cari aku, siapa tau aku nanti akan luluh saat melihat dia,  sudah ya aku capek, pegal tau nulis terus apalagi kata-katanya seperti ini aku takut nangis nanti aku cengeng beri aku waktu satu tahun, sebentar kan?  Ya dong itu imbang dengan semua kesendirian yang ku alami sekarang. Maaf ya Vi aku tak bisa menemani mu lahiran pasti nanti anak mu sangat lucu, ahk aku merindukan kalian bahkan aku belum pergi, tapi tak apalah buat Alex kesayangan ku jaga Abi baik-baik ya aku gak mau saat aku pulang dia jadi kurus karna tak terurus aku menyayangi kalian semuanya kembali lah seperti semula dan anggap ajah aku hanyalah angin yang singgah sebentar kemudian pergi


Bye-bye, oh iya satu lagi aku mau semua keluarga tau surat ku ini biar tidak ada kata rasa bersalah lagi


Bye-bye


Aku sayang kalian


:-* :-* :-*


From wanita cantik, cucu kesayangan Ernest dan via kesayangan Kennan


Hahahaha


''Ck, Dasar anak kecil yang nakal masih saja bercanda'' kata joel tersenyum lalu semuanya bergantian membaca surat nya


''Apa ini satu tahun?'' Kata Alex tak percaya


''Sudahlah kita ikuti apa yang dia mau jika dalam waktu satu tahun dia tak kembali baru kita bertindak'' kata Joel


''Dasar gadis nakal, apa dia ingin mengancamku?'' Kata Alex tak terima karna telah meremehkan dia menjaga Abriella


''Baiklah ini kita akan kasih tau pada semua keluarga'' kata Joel


''Ya kau benar'' kata Alex


''Dok, tuan Kenneth'' kata suster dengan wajah yang sangat lelah karna berlari namun belum selesai mereka semua lari keruangan Kennan


''Ya ampun aku belum selesai berbicara dasar untung tampan jika tidak sudah ku pasti kan mereka pasti akan ku kerjain habis-habisan'' kata suster itu menggerutu


Saat tiba diruangan Owen langsung memeriksa keadaan Kennan


''Bagaimana Owen?'' Tanyak Alex

__ADS_1


''Dia sudah melewati masa kritis nya sekarang kita tinggal menunggu dia sadar'' kata owen penuh kebahagiaan


''Terimakasih Tuhan Engkau mendengar doa-doa kami'' kata Alex dengan ucapan syukur yang tak henti-hentinya.


''Kak aku pulang dulu, mau ngabarin keadaan mereka'' kata Joel


''Baiklah'' kata Alex lalu Joel pergi meninggalkan mereka


'Kau harus cepat sadar Kenn, Iva membutuhkan mu, aku mohon selesai kan masalah ini semoga saja kau di pertemukan dengannya lagi' batin Sandra tersenyum


Saat ini semua keluarga besar Kenneth dan Ernest sedang berkumpul diruangan Kennan


''Kenapa anak ini begitu nakal? Apa dia gak bisa diam saja?'' Kata Wilson Ernest yang sudah membaca surat dari Stela


''Bersyukur lah bahkan ia mungkin tak menerima maaf mu kau terlantar dia selama ini seorang diri tanpa ada niat untuk menjumpai nya sekarang apa yang harus kita lakukan?'' Kata Maisa Ernest mengomeli suami nya


''Aku hanya kesal dia sama seperti papa nya keras kepala'' kata Wilson


''Kenapa jadi anak ku yang kau salah kan? Salah kan dirimu yang tak tau keinginan anaknya, kau ingin dia bahagia namun kau merusak nya'' kata Meisa tak terima dengan penuturan Wilson yang menyalahkan Auristelo


''Sudahlah Oma sama Opa buat Vio pusing, berhenti berdebat kata orang suruhanku Iva pergi keinggris namun setelah diperiksa dia tidak ada disana'' kata Vio menghentikan perdebatan kakek dan nenek nya


''Bagaimana mungkin?'' Kata Wilson khawatir


''Aku yakin ada yang membantu dia, namun aku tak tau siapa, dan mungkin yang membantu dia kali ini sama kuatnya dengan pertahanan kita'' kata Joel


''Tapi banyak yang memiliki sistem keamanan yang sama kuatnya dengan kita dan opa tak tau siapa yang harus dicurigai'' kata Wilson


''Teman nya mungkin?''


''Dia hanya punya satu teman yaitu Sandra dan daritadi dia disini'' kata Joel


'Maafkan aku' batin sandra yang menyaksikan perdebatan kelihatan itu


''Lalu kita harus cari kemana?'' Kata Maisa


''Kita ikuti keinginan nya'' kata Opa tegas


''Tidak, Clara tidak setuju hal itu'' kata Clara yang diam dari tadi


''Tapi dia memerlukan waktu sendiri'' kata Clarissa


''Ya kau benar Ris tapi setidaknya kita tau tempat nya dimana tanpa mengganggu nya'' kata Andriana


''Aku setuju sama Andriana'' kata Roland


''Baiklah kita akan mencari nya'' putus Thomas yang menyaksikan perdebatan itu dalam diam nya sejak tadi


Hari ini seperti biasa suster yang memeriksa Stela tepat jam sembilan malam namun saat dia tiba ia mendapat sebuah kertas yang mengatakan ia sedang ditaman, lalu sang suster segera mencari ke taman


Karna tak ada kemudia ia melapor pada dokter, dan langsung menghubungi keluarga


''Ada apa Owen, maaf aku baru bangun, apa ada hal penting?'' Kata Joel yang masih mengumpulkan kesadaran nya


''Jo, sekarang juga kau datang ke RS karna Stela pergi dia hanya menitip kan sebuah surat disini'' kata Owen khawatir


''Baik, sekarang periksa CCTV''


''Baiklah''


Joel pun langsung keluar dan jumpa dengan orangtua nya


''Loh Jo kamu mau kemana?''


''Ma aku titip Vio ya nanti jika dia bangun bilang aku lagi pergi ke kantor aku harus ke RS Stela pergi''


''Apa?'' Kata mamanya terkejut


''Jangan bercanda Jo dia masih belum sembuh'' kemudian mamanya Joel hanya menangis


''Sudah ma kita cari dulu, pergilah Jo, kabari segera Alex dan juga keluarga Ernest'' kata papanya


''Ya pa, aku pergi dulu'' lalu dia pun keluar dan pergi


''Sudah ma, mama tenang saja  Joel pasti menemukan Stela sekarang kita harus menjaga Vio'' kata Roland papanya Joel menenangkan Jenny


Saat sampai di RS Alex sudah menunggu


''Kenapa ini bisa terjadi?'' Tanyak Alex


''Aku tak tau kak, tadi aku pulang untuk istirahat'' kata Joel Frustrasi


''Sabar dek, tenang jangan terbawa emosi, kita akan mencarinya''


''Jo, kak Alex CCTV terakhir dia memang ditaman  namun setelah itu dia tak nampak lagi''


''Apa ada orang yang menemui dia?''  Tanyak Alex


''Tidak kak'' kata Owen


''Kak Alex, Owen, Jo, ada apa ini kenapa kalian kumpul disini''


''Stela pergi'' kata Joel


''Apa?  Bagaimana bisa?'' Tanyak Niko yang datang dengan Sandra


''Kami pun tak tau, kalian ngapain disini?'' Tanyak alex


''Kami mau pamit, kami harus kembali karna waktu liburan sudah selesai kak, kami ingin menjumpai Kennan dan Stela'' kata Sandra dengan wajah khawatir


'Maaf semuanya, aku sudah membuat kalian seperti ini, ini untuk kebaikan kita semua' batin Sandra


''Ini suratnya Jo'' kata Owen menyerah kan secarik kertas pada Joel


Dear my love family


Maaf sudah membuat kalian khawatir tapi aku hanya ingin waktu sendiri, maaf aku gak ijin dulu apalagi buat Joel dan Viola. Makasih selama ini sudah meluangkan waktu untuk menemani kesepian ku, jangan ada yang nangis loh entar tisunya habis kan kasihan yang lebih memerlukan, aku pergi gak jauh kok  nanti jika aku sudah lebih baik aku pasti kembali, aku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga besarku, kakek, nenek kedua tanteku dan juga om ku serta sepupuku, apalagi Viola yang sedang hamil jangan terlalu berfikir tentang kami, cukup dirimu sendiri,  aku mau titip salam jika Melvin bangun sampaikan salam sayang ku padanya, walau aku marah tapi rasa sayang ku kalah dengan rasa amarah ku, ku harap dia bangun, tadi aku lihat dia kok sebelum berangkat bilang juga jika dia serius jika dia sudah bangun segera cari aku, siapa tau aku nanti akan luluh saat melihat dia,  sudah ya aku capek, pegal tau nulis terus apalagi kata-katanya seperti ini aku takut nangis nanti aku cengeng beri aku waktu satu tahun, sebentar kan?  Ya dong itu imbang dengan semua kesendirian yang ku alami sekarang. Maaf ya Vi aku tak bisa menemani mu lahiran pasti nanti anak mu sangat lucu, ahk aku merindukan kalian bahkan aku belum pergi, tapi tak apalah buat Alex kesayangan ku jaga Abi baik-baik ya aku gak mau saat aku pulang dia jadi kurus karna tak terurus aku menyayangi kalian semuanya kembali lah seperti semula dan anggap ajah aku hanyalah angin yang singgah sebentar kemudian pergi


Bye-bye, oh iya satu lagi aku mau semua keluarga tau surat ku ini biar tidak ada kata rasa bersalah lagi


Bye-bye


Aku sayang kalian


:-* :-* :-*


From wanita cantik, cucu kesayangan Ernest dan via kesayangan Kennan


Hahahaha


''Ck, Dasar anak kecil yang nakal masih saja bercanda'' kata joel tersenyum lalu semuanya bergantian membaca surat nya


''Apa ini satu tahun?'' Kata Alex tak percaya


''Sudahlah kita ikuti apa yang dia mau jika dalam waktu satu tahun dia tak kembali baru kita bertindak'' kata Joel


''Dasar gadis nakal, apa dia ingin mengancamku?'' Kata Alex tak terima karna telah meremehkan dia menjaga Abriella


''Baiklah ini kita akan kasih tau pada semua keluarga'' kata Joel


''Ya kau benar'' kata Alex


''Dok, tuan Kenneth'' kata suster dengan wajah yang sangat lelah karna berlari namun belum selesai mereka semua lari keruangan Kennan


''Ya ampun aku belum selesai berbicara dasar untung tampan jika tidak sudah ku pasti kan mereka pasti akan ku kerjain habis-habisan'' kata suster itu menggerutu


Saat tiba diruangan Owen langsung memeriksa keadaan Kennan


''Bagaimana Owen?'' Tanyak Alex


''Dia sudah melewati masa kritis nya sekarang kita tinggal menunggu dia sadar'' kata owen penuh kebahagiaan


''Terimakasih Tuhan Engkau mendengar doa-doa kami'' kata Alex dengan ucapan syukur yang tak henti-hentinya.


''Kak aku pulang dulu, mau ngabarin keadaan mereka'' kata Joel


''Baiklah'' kata Alex lalu Joel pergi meninggalkan mereka


'Kau harus cepat sadar Kenn, Iva membutuhkan mu, aku mohon selesai kan masalah ini semoga saja kau di pertemukan dengannya lagi' batin Sandra tersenyum


Saat ini semua keluarga besar Kenneth dan Ernest sedang berkumpul diruangan Kennan


''Kenapa anak ini begitu nakal? Apa dia gak bisa diam saja?'' Kata Wilson Ernest yang sudah membaca surat dari Stela


''Bersyukur lah bahkan ia mungkin tak menerima maaf mu kau terlantar dia selama ini seorang diri tanpa ada niat untuk menjumpai nya sekarang apa yang harus kita lakukan?'' Kata Maisa Ernest mengomeli suami nya


''Aku hanya kesal dia sama seperti papa nya keras kepala'' kata Wilson


''Kenapa jadi anak ku yang kau salah kan? Salah kan dirimu yang tak tau keinginan anaknya, kau ingin dia bahagia namun kau merusak nya'' kata Meisa tak terima dengan penuturan Wilson yang menyalahkan Auristelo


''Sudahlah Oma sama Opa buat Vio pusing, berhenti berdebat kata orang suruhanku Iva pergi keinggris namun setelah diperiksa dia tidak ada disana'' kata Vio menghentikan perdebatan kakek dan nenek nya


''Bagaimana mungkin?'' Kata Wilson khawatir


''Aku yakin ada yang membantu dia, namun aku tak tau siapa, dan mungkin yang membantu dia kali ini sama kuatnya dengan pertahanan kita'' kata Joel


''Tapi banyak yang memiliki sistem keamanan yang sama kuatnya dengan kita dan opa tak tau siapa yang harus dicurigai'' kata Wilson


''Teman nya mungkin?''


''Dia hanya punya satu teman yaitu Sandra dan daritadi dia disini'' kata Joel


'Maafkan aku' batin sandra yang menyaksikan perdebatan kelihatan itu


''Lalu kita harus cari kemana?'' Kata Maisa


''Kita ikuti keinginan nya'' kata Opa tegas


''Tidak, Clara tidak setuju hal itu'' kata Clara yang diam dari tadi


''Tapi dia memerlukan waktu sendiri'' kata Clarissa


''Ya kau benar Ris tapi setidaknya kita tau tempat nya dimana tanpa mengganggu nya'' kata Andriana


''Aku setuju sama Andriana'' kata Roland

__ADS_1


''Baiklah kita akan mencari nya'' putus Thomas yang menyaksikan perdebatan itu dalam diam nya sejak tadi


__ADS_2