
Setiap malam Joel akan datang menemani Stela walau Stela tak pernah bercerita namun Joel tau jika keadaan Stela jauh dari kata baik-baik saja
''Va apa kau butuh sesuatu?'' Kata Joel
''Tidak, aku hanya ingin sendiri'' kata Stela dengan pandangan yang masih sama kejadian itu terjadi lima hari dan setelah itu ia baru mau bercerita walau tak sebanyak dulu namun itu memang ciri khas dari Stela.
Saat Viola dan Joel meninggalkan Stela
''Jo, apa tak apa jika kita meninggalkan Iva sendiri?'' Kata Viola
''Seperti nya tidak masalah Vi, kondisi nya kan masih lemah jadi tak mungkin dia akan kabur, apa kau akan ke kamar Kenn?'' Tanyak Joel
''Ya'' lalu mereka melangkah menuju kamar Kennan
''Kenn bangun lah, kami sudah menemukan Iva dan dia sangat membutuhkan mu sekarang, aku harap setelah ini kau akan bangun Kenn, aku pulang dulu bye-bye Kenn, aku menyayangi mu jadi tolong bangun lah setidaknya karna aku'' kata Viola lagi
Setelah itu mereka pulang.
***
Malam pun tiba tepat jam Enam saat seorang suster dan dokter masuk keruangan Stela
''Halo nona Auristela apa yang kamu rasakan sekarang?'' Tanyak dokter yang tampan itu pada Stela dengan senyum ramahnya
''Tidak ada dok, saya rasa saya sudah sehat, oh ya dok seandainya saya melakukan perjalanan jauh apa tak masalah pada luka operasi itu?''
''Tidak masalah bu karna itu hanyalah luka kecil, apa ada masalah''
''Oh tidak saya hanya ingin tau saja'' kata Stela tersenyum
''Baiklah, nona Auristela anda mungkin akan keluar mungkin besok atau lusa jadi saya permisi dulu'' kata dokter menjelaskan.
''Baik dok Terimakasih, saya boleh bertanya?''
''Ya, tentu nona'' kata dokter itu sopan
''Dimana Ruangan Kennan Melviano Matteo?''
''Oh dia berada diruang sebelah kiri anda nona apa anda memerlukan sesuatu?''
''Tidak, terimakasih jikalau begitu'' kata Stela
__ADS_1
Kemudian dokter dan perawat itu meninggalkan Stela
Saat Stela tinggal sendiri dia melepas infus dan menuju ruang sebelah kirinya.
Saat tiba dia hanya bisa melihat dari luar dia hanya bisa menangis melihat keadaan Kennan yang seperti itu, dia tak sanggup dia hancur.
'Aku tak tau jika rasa Cinta ku ini akan menyakitkan seperti ini Vin, kau tau aku merindukan mu, sungguh aku ingin ada disamping mu namun aku terlalu kecewa dengan mu, aku pergi dulu, buka lah mata mu dan Cari lah aku jika kau memang ditakdirkan untuk ku akan ada waktu nanti kita kan bersama kembali aku mencintai mu Melvin, sangat mencintai mu' batin Stela
Tak lama setelah itu dia pergi ke taman dan menunggu Sandra disana
Tepat jam tujuh Sandra datang dengan penyamaran nya
''Ayo Va kita kebandara, semuanya telah siap'' kata Sandra
''Ya'' mereka pun berangkat menuju bandara
''Apa kau sudah membelik tiket atas namaku menuju Inggris?''
Tanyak Stela
''Sudah dan ini data dirimu, nama mu sekarang Videliva Araya semuanya sudah selesai dan agar mereka tak curiga aku membelik tiket sampai Indonesia, tapi kau mungkin bisa nginap disitu bersama tante ku di Jepang kau akan berangkat bersama papa, aku sudah menghubungi nya dan dan aku sudah belik tiket menuju Inggris juga tapi kamu jangan pergi kesana karna kau bahkan tak tau daerah sana, mungkin nanti anak tante ku akan mengajak mu ke Indonesia tapi saat dia telah kembali dari Inggris, huft apa kau sudah yakin Va?'' Tanyak Sandra pada Stela lagi
''Makasih San ku harap kau tak akan membocorkan rahasiaku, aku hanya memerlukan waktu''
''Tidak sandra, kami perlu waktu untuk membenahi diri kami masing-masing''
''Baiklah, cepat lah pulang dan jangan lari terus, aku pasti akan merindukan mu'' kata Sandra sambil memeluk Stela
Saat tiba dibandara
''Va, kamu berangkat bareng papaku ya karna aku tak mau kau kenapa-napa''
''Tidak San''
''Kau tau aku tak menerima penolakan''
''Sandra, apa Stela sudah datang?'' Tanyak pria paruh baya dari depan Sandra
''Sudah pa'' kata Sandra pada lelaki paruh baya yang sangat ia sayangi itu
''Maaf om sudah merepotkan'' kata Stela pada Jhonson papa nya Sandra
__ADS_1
''Tidak sayang, kamu kan putrinya om juga, om hanya ingin yang terbaik buat putri om, ayo Jane pasti sangat senang karna dia akan memiliki teman'' kata Jhonson pada Stela dengan senyum diwajah nya membuat Stela menangis merindukan sang papa
Lalu Jhonson memeluk Stela dan memberi ketenangannya pada Stela
''Semua akan baik-baik saja sayang, percayalah Stela ini kan wanita Kuat bukan seperti Sandra yang Cengeng'' kata Jhonson sedangkan Sandra yang tadi terharu kini sudah kesal
''Kenapa jadi aku sih pa, Stela juga manja kok tuh dia nangis'' kata Sandra tidak terima
''Tidak, aku tidak nangis aku hanya kelilipan'' kata Stela mengelak
''Oh ayolah Va, ingus mu bahkan sudah keluar dasar anak manja''
''Tidak kau yang anak manja selalu ajah menangis''
''Tidak itu kau''
''Kau''
''Kau Stela''
''Oh ayolah putri papa kenapa berdebat buat papa kalian adalah putri kecil papa yang sama manjanya dengan ibu kalian'' tiba-tiba jhonson terdiam Sandra dan Stela yang melihat wajah Jhonson sedih kemudian memeluk Jhonson
''Jangan menangis pa, nanti papa sama kayak cewek'' kata Sandra
''Nanti ingus om keluar'' kata Stela
''Hahahaha, dasar anak nakal kalian berdua, anak gadis kok jorok nya kebangetan, Sandra Senin berangkat kembali ke Inggris sudah cukup waktu liburan nya''
''Baik tuan cerewet'' kata Sandra kesal karna disuruh kuliah
''Ayo Stela kita tinggalkan dia''
''Ayo pa'' kata Stela kemudian bermanjaan pada Jhonson
''Hai, itu papa ku, jaga jarak, aku tak suka kau mengambil papaku dariku'' kata Sandra kesal
''Hahahaha, wajahmu San, apa kau tak kasihan pada Ku? Dasar Ratu posesif aku tak akan merebut papa mu, dia hanya akan jadi milik mu percayalah, aku merindukan papa ku jadi biarkan aku merasakan kehangatan kasih sayang seorang papa okey, aku menyayangi mu'' kata Stela kemudian Jhonson hanya geleng-geleng kepala melihat tindakan putri nya dan juga putri sahabat nya itu
Sepanjang perjalanan Stela hanya terdiam memandang keluar dengan pandangan kosong. Jhonson yang melihat itu menghampiri putri dari sahabat nya itu.
Jhonson dan Videlya adalah sahabat sejak kecil, mereka tumbuh dilikungan keluarga yang sangat sederhana namun penuh kehangatan. Dulu mereka sangat dekat hingga Alvian dan Auristelo datang, awalnya mereka semua teman namhn percayalah laki-laki dan perempuan itu tak akan pernah bisa menjadi sahabat karna pasti akan melibatkan rasa, Videlya yang menyukai Albert dan Auristelo yang juga menyukai Videlya namun saat Auristelo tau dia lebih memilih mengalah, hingga suatu hari Videlya mengetahui bahwa selama itu dia hanya dijadikan pelampiasan oleh Albert yang ditinggalkan oleh Clarissa kakak dari Auristelo.
__ADS_1
Hingga Auristelo marah, dia akhirnya dapat meluluhkan hati Videlya namun bukan hal mudah saat mereka ingin serius Videlya dan Auristelo tidak diberi Restu oleh kedua orangtua Auristelo. Karna Auristelo telah dijodohkan pada putri keluarga Kenneth, namun karna keduanya tidak menykai hingga mereka melepas nama keluarga nya sejak saat itu Mereka pindah ke LA
Jhonson sudah mencari mereka namun tak dapat ditemukan hingga Sandra membawa Stela kerumah Jhonson, karna Stela yang begitu mirip dengan ibunya hingga jhonson menanyakan siapa nama kedua orangtua nya dan saat Jhonson tau itu dia sangat senang namun juga hancur seketika saat Stela mengakui bahwa orangtua nya telah meninggalkan nya untuk selama nya.