
Hari berganti hari sudah satu tahun sejak kepergian Stela dari LA, memulai kehidupan di Jepang dengan keluarga barunya dan juga pekerjaan barunya yaitu menjadi guru les musik disebuah sekolah banyak perubahan yang ia bawah dalam kehidupan keluarga besar Han Lee dan juga kerinduan nya pada Kennan.
Setiap hari rasa itu akan semakin bertambah walau Stela sudah berusa membunuh perasaan nya namun tak bisa ia lakukan.
''Stela apa tante boleh masuk?'' Tanyak seseorang dari luar, wanita yang selalu memberi kasih sayang nya layak nya Stela adalah anak kandung nya, itu adalah Jane
''Ya tan, masuk apa tante memerlukan sesuatu?'' Tanyak Stela
''Tidak hanya saja tante mau bilang jika besok Sandra mau datang bersama Billy juga dua orang lagi tapi tante lupa siapa apa kau akan berniat menjemput mereka?'' Tanyak Jane
''Tentu tan, besok Stela yang akan jemput mereka'' kata Stela
''Baiklah sayang tante mau istirahat dulu kau juga jangan lupa istirahat ya''
''Ya tan, Good Night''
***
Tak jauh berbeda dengan keadaan Kennan yang semakin parah setiap hari, dia hanya dipenuhi oleh rasa bersalah dan juga penyesalan segala cara telah ia lakukan untuk menemukan Stela namun seolah semua jalan itu buntu semua keluarga besar mencari keberadaan nya dan hingga kini tak ada satu pun yang dapat dimana keberadaan nya.
Hingga suatu hari Sandra datang bersama dengan Nico dan juga Billy
Sandra yang melihat keadaan Kennan sudah tak sanggup jangan kan mengurus diri sendiri bahkan untuk makan pun dia enggan dia hanya akan menghabiskan waktunya untuk bekerja dan mencari Stela Andriana dan Alvian sudah berusaha untuk selalu memotivasi Kennan namun semua itu tak ada artinya.
''Kenn seperti kau butuh liburan'' kata Nico
''Apa itu akan membuahkan hasil tentang keberadaan Iva?'' Kata Kennan datar dan tanpa ekspresif
''Kenn, gak guna kau terus menyiksa dirimu seperti ini kau juga manusia butuh batas apa kau tak sadar dirimu itu sudah seperti Zombi, bahkan Zombi lebih baik dari kau'' kata Jerry Kennan hanya terdiam memandang wallpaper laptop nya saat ia melamar Stela
''Kenn apa kau memasang sesuatu di hp mu? Kok Gps nya bergerak, dan ini di Jepang'' kata Jerry yang sedang memainkan ponsel Kennan
__ADS_1
Akhirnya dia mengingat sesuatu dia meletakkan alat pelacak pada cincin tunangan nya itu dan bodohnya bahkan dia tak pernah menyentuh hp nya hanya karna banyaknya foto Stela didalam nya ia lebih memilih ganti posel
''Aku menemukan mu'' kata Kennan dwngan senyum diwajahnya, semua yang melihat itu sangat terkejut bahkan Sandra juga namun dia tak menghalangi jalan Kennan karna ia juga tau jika Stela sahabat nya itu sangat merindukan Kennan walau Stela selalu berkata jika dia tak merindukan Siapa pun bahkan Viola yang sudah melahirkan seorang putra.
''Jerry tolong pesan tiket ke Jepang hari ini juga'' kata Kennan
''Tidak ada Kenn, kau lebih baik ikut bersama Sandra saja deh, karna mereka akan berangkat nanti malam?'' Kata Jerry
''Loh kau jadi gak ikut Jerry?'' Tanyak Nico
''Maaf tapi aku ada janji bersama seseorang hari ini'' kata Jerry dwngan wajah orang sibuk
''Baiklah jika begitu aku akan bersiap-siap dulu kita berangkat nanti jam 5'' kata Sandra
''Ya baiklah, siapa dia San?'' Tanyak Kennan menunjuk Billy
''Dia Billy anak tante ku yang tinggal di jepang kenapa? Apa kau menykai dia?'' Kata Sandra
''Dan serpertinya kau sudah gila tersenyum sejak tadi bahkan saat kami datang wajahmu melebihi Zombi berjalan ck dasar menyebalkan'' kata Sandra merajuk
''Oh maafkan aku Sandra, baiklah sini'' Kennan pun memeluk Sandra dengan sayang seperti ia memeluk Rachel
''Aku merindukan mu Kenn tetaplah tersenyum'' kata Sandra
''Aku Janji San saat ia bersamaku maka aku akan tetap tersenyum'' kata Kennan
''Dan bisakah kalian mengakhiri drama kalian ini aku disini juga punya hati, harga diriku terluka'' kata Nico datar
''Seperti dia sedang cemburu San, apa aku perlu mengikatkan nya untuk mu agar kau dapat membuangnya ke laut?'' Tanyak Kennan dan merupakan perkataan terpanjang setelah satu tahun lebih
''Tak perlu, aku bahkan sudah ada ide yang lebih ekstrim, aku akan mengajak dia menikah hari ini juga''kata Sandra dengan percaya dirinya
__ADS_1
''Apa kau gila San? Bahkan kau tak bertanya padaku?'' Tanyak Niko terkejut
''Aku tak butuh pendapat mu, bahkan aku tak akan mau menikah dengan mu jika kau tak melamarku atau mungkin aku bisa saja sama Billy, iya kan sayang'' tanyak Sandra pada Billy, dan Billy yang sudah tau dengan saudara nya ini pun ikut dalam permainan nya
''Ya tentu, mungkin aku akan melamarmu di depan keluarga besar kita apa kau mau?'' Tanyak Billy
''Lepaskan tangan mu Brengsek'' satu bogeman menghantam pipi Billy sedangkan Kennan dan Jerry tertawa terbahak-bahak menyaksikan perkelahian itu
''Sekali lagi kau memukul nya ku pastikan kau kehilangan milik berharga mu ingat itu Nic, bahkan kau lah lelaki yang tak pernah peka sedikit pun'' kata Sandra marah kemudian pergi
''Apa aku salah? Kau menyentuh Sandra dan wajar dong aku marah, kenapa jadi sekarang dia yang marah?'' Tanyak Nico bingung
''Seharusnya kau paham jika dia itu ingin mengajak mu kejenjang yqng lebih serius Nic, bahkan kau sudah sangat mengenalku tapi kau tetap melukai ku ck dasar cemburu memang membutakan siapa saja'' kata Billy
''Benarkah?'' Tanyak Nico melongo
''Ya ampun Nic percuma kau dapat beasiswa, sekolah hingga ke inggris, bahkan mantan playboy namun kau tak dapat memahami maunya cewek pantas saja kau tak ada yang menykai dan mungkin sandra adalah orang yang tak sengaja terjebak dengan mu, atau mungkin dia tak tau jika kau ini sangat bodoh tentang wanita apa perlu aku mengajarimu?'' Tanyak Billy Frustrasi
''Baiklah, aku akan melamarnya setelah pulang dari Jepang dan aku membutuhkan mu kalian''
''Dan kau baru ingat jika dari tadi Sandra sudah pergi dan kau tak berniat untuk mengejarnya? A+ untuk mu bro'' kata Jerry setelah sadar Nico pun akhirnya pergi meninggalkan ketiganya dengan geleng-geleng kepala.
Tepat jam 5 mereka berangkat menuju jepang perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan
Mereka akan dijemput oleh keluarga Sandra saat tiba dibandara Alangkah terkejut nya Kennan yang melihat Stela san tidak beda jauh dengan Stela dia juga sangat terkejut bahkan ingin rasanya ia berlari dalam pelukan sang tunangan. Walau Stela pergi tapi dia juga tetap menganggap Kennan sebagai Tunangan nya karna tiada di antara mereka yang mengakhir hubungan itu.
Sejenak hanya kesunyian yang ada hingga Kennan memberanikan diri untuk memulai segalanya
Dia menghampiri Stela dengan sedikit berlari dan memeluk nya dengan sangat Kuat
''Aku merindukan mu'' satu kalimat yang membuat pertahanan Stela lenyap seketika, dia menangis dalam dekapan yang sangat ia rindukan itu.
__ADS_1