Make A Wish

Make A Wish
Ekstra Part 2


__ADS_3

Sudah lima bulan berlalu dan keluarga baru itu masih sangat humoris dan bahagia banyak masalah yang mereka hadapi namun karna saling terbuka satu sama lain hingga mereka tak pernah terjebak dengan masalah serius


Setiap pagi kesibukan Stela yaitu mengurus bayi besarnya


Seperti sekarang ini dia sedang memasak, selesai memasak ia menuju kamar untuk membangun kan Kennan


''Vin, bangun dong sudah jam 05.30 nih, kau kan harus ke kantor aku juga harus berangkat karna ada meeting hari ini'' kata Stela namun jangan kan menjawab bahkan tak ada pergerakan sama sekali.


''Vin Wake Up, jangan salahkan aku jika air ini membasahimu sayang'' kata Stela kemudian mengambil air dari meja  hendak menyiram Kennan namun gagal karna dia sudah bangun yang membuat air membasahi Stela


''Va, kenapa kau basah kuyup?'' Kata Kennan tanpa rasa bersalah


''Dasar nyibelin, aku benci sama mu'' kata Stela kemudian menangis


Kebiasaan Stela dua hari belakangan sangat manja dan juga sensitif.


''Maaf sayang, bukan gitu, baiklah sekarang kita mandi yuk'' namun karna tak ada jawaban tiba-tiba Kennan merasakan mual yang sangat luar biasa dia pun menuju ke kamar mandi dan memuntah kan semuanya namun yang keluar hanyalah Air bening.


''Hoek.... hoek.... hoek...''


''Vin kamu kenapa oh ya ampun semalam kamu makan apa?  Atau jangan-jangan kamu telat makan lagi tuh kan kamu jadi masuk angin'' kata Stela marah kemudian membantu Kennan yang sedang lemah dan mengajaknya keluar, dia mencari minyak telon dan menggosok ke bagian perut Kennan saat selesai tangan nya malah ditahan oleh Kennan


''Gini saja, mualnya kurang jika kamu elus'' kata Kennan dengan parau sambil tidur kemudian Setelah itu Stela menghubungi sekretaris nya dan juga Kennan untuk ijin


''Vin kita ke Rumah sakit ajah yuk aku tak suka lihat kau seperti ini'' kata Stela sambil terisak


''Hai, jangan nangis aku hanya masuk angin biasa kok, sudah sekarang kamu istirahat ya aku sudah sembuh kok''


''Kamu tau gak sih yang sakit itu kamu bukan aku'' kata Stela marah


''Baiklah jadi sekarang kamu maunya gimana?'' Tanyak Kennan sabar menghadapi tingkah istri nya yang berubah-rubah ini


''Aku mau kita jumpa sama Angela, aku rindu dia'' kata Stela memohon


''Baiklah kita akan pergi menjumpai mereka tapi nanti jangan dekat-dekat sama Joel''kata Kennan memperingati


''Kamu kenapa larang aku?'' Tanyaknya hampir menangis

__ADS_1


''Oh ya ampun, baiklah kau bisa berjumpa dengan dia Va'' kata Kennan frustrasi


Selesai berbenah mereka berangkat menuju kediaman Viola


''Vio, aku merindukan mu'' kata Stela


''Ya ampun Va kita itu baru tidak jumpa dua hari tapi kau bertingkah seolah-olah kita sudah Dua tahun lebih tak jumpa ada apa dengan mu?'' Kata Viola kesal namun yang dimarahi malah bersembunyi dibalik badan Kennan


''Kenapa kau sembunyi?'' Tanyak Viola bingung


''Vin, Vio marah karna aku sudah peluk dia, kamu percayakan sama aku, aku hanya ingin memeluk nya apa aku salah?'' Katanya dengan menangis


''Vio gak marah kok sayang, kamu jangan nangis lagi ya'' kata Kennan sabar


''Kenapa jadi kau lebih membela dia dibandingkan aku?  Hah?  Ayo jawab?'' Tanyak Stela marah


''Ahk aku frustrasi melihat tingkahmu yang seperti ini Va, semuanya serba salah'' kata Kennan kemudian masuk kedalam rumah namun belum beberapa langkah dia masuk Stela sudah ambruk di tanah yang membuat Viola sangat panik demikian juga Kennan


''Kau kenapa marah padanya bodoh?'' Tanyak Viola menyalahkan Kennan


''Selamat Bro aku turut senang''


''Apa maksumu?  Kau senang jika istri ku tak sadar kan diri dasar dokter macam apa kau ini?'' Marah Kennan, Owen hanya memutar bola matanya dengan malas


''Ck, emang kau tak juga berubah suka ngambil kesimpulan sendiri, Selamat kau akan jadi Daddy,  masalah umur janin aku kurang tau karna itu bukan ahli dalam itu kau bisa membawanya ke dokter kandungan'' kata Owen santai walau dia hampir mendapat bogeman dari Kennan yang tak sabaran itu


''Apa?  Jadi maksudmu Stela mengandung?'' Katanya dengan keras


''Bisa kah kau diam Vin aku lelah aku mau tidur kalian berisik, keluar dari kamar ini'' kata Stela marah sedangkan yang mendengar itu sangat terkejut dan tercengang


Tanpa suara mereka keluar meninggalkan Stela yang sedang istirahat


''Ku harap kau lebih sabar akan perubahan nya Kenn karna biasanya emosi wanita hamil tak menentu jadi bersabarlah'' kata Owen kemudian pergi


Seorang anak kecil menarik-narik celana Kennan


''Hai sayang, apa kabar mu?'' Namun dia hanya berceloteh tak tentu setelah itu Kennan menuju kamar tamu yang ditempati oleh Stela

__ADS_1


''Halo sayang tante merindukan mu'' kata Stela saat melihat Angela masuk bersama Kennan


''Aku juga rindu tante'' kata Kennan menirukan gaya suara anak dua tahun Angela dan Stela hanya tertawa


''Gimana sayang? Apa yang kamu rasakan?'' Tanyak Kennan


''Hanya sedikit pusing, kamu sudah makan?''


''Nanti saja, kita ke RS yuk'' kata Kennan


''Emangnya kamu masih sakit? Ya udah sekarang kita berangkat'' kata Stela khawatir sedang kan Kennan bingung dengan tindakan Stela akhirnya mereka pun menuju Viola yang sedang bermesraan


''Bisakah kalian melakukan hal itu di tempat tertutup?'' Kata Kennan kesal


''Santai bro, ini rumahku jadi terserah ku dong''


''Nak nanti kamu jangan kayak papamu yang super mesum ya  sayang, itu gak baik buat masa depan mu yang cerah, sudah Vin kita pergi biarkan mereka bermesraan dirumah mereka kita harus selamat kan Angela dari mereka'' kata Stela Kennan pun hanya tertawa dan pergi darisitu meninggalkan Joel dan Viola yang sedang kesal dan menahan malu


Saat tiba di RS.


''Kenn kita kenapa ke Dokter kandungan sih? Kamu hamil?'' Kata Stela polos sedangkan Kennan hanya memutar bola matanya malas


''Ayo kita masuk'' lalu mereka masuk setelah beberapa rangkaian pemeriksaan akhirnya hasilnya pun keluar.


''Bagaimana dok?'' Kata Kennan tak sabaran


''Selamat pak, anda sebentar lagi jadi Ayah, usia kandungan sudah satu bulan, di mohon untuk tetap memperhatikan makanan dan juga jangan sampai ibu stres karna itu akan berakibat fatal buat kedua calon janin''


''Kedua? Maksudnya?'' Tanyak Stela bingung


''Anda sedang mengandung anak kembar Bu Matteo''


''Apa? Jadi saya akan punya dua bayi?'' Tanyak Stela dengan wajah bahagia nya


''Ya bu ini resep obatnya. Sekali lagi selamat Mr&Mrs Matteo'' kata dokter itu dan Stela serta Kennan keluar dari ruangan itu.


''Terimakasih sayang, I Love Yoy'' kata Kennan dan memeluk sang istri dengan sangat erat mereka pun pulang untuk memberitahukan berita tentang kehamilan Stela.

__ADS_1


__ADS_2