MALAIKAT DALAM GAUN BARU

MALAIKAT DALAM GAUN BARU
BAB 62. KERJASAMA JEBAKAN


__ADS_3

Anneke menatap sebuah vas bunga yang berisi bunga mawar putih dan humidifier aromatherapy dengan aroma buah yang manis. Setelah beberapa saat mengamati benda itu, kemudian dia mulai menggambar sebuah desain.


Didalam hatinya dia tidak sabar lagi untuk mengeluarkan produk set perhiasan pertamanya. Perhiasan yang ada di galerinya saat ini hanyalah rancangan sebelumnya.


Hanya beberapa kalung dan cincin, tidak terlalu banyak. Anneke ingin memiliki set perhiasan mahal yang akan menjadi top produknya. Dia tidak perlu khawatir tentang galeri lukisannya karena disana ada lukisan orang lain juga yang dipajang untuk dijual. Dia merekrut pelukis lokal untuk membantu mereka mengembangkan kreatifitas dan mempromosikan lukisan mereka.


Sedangkan untuk perusahaannya, sudah ada Aliyah Cassady disana yang menjadi pimpinan departemen desain dan juga Abner serta beberapa orang kepercayaannya yang dipilihkan Marian Arsenio untuk bekerja padanya.


Tiba-tiba dia menerima notifikasi dari emailnya, dia melihat sejenak lalu memeriksannya. Takut kalau itu adalah email dari klien atau calon kliennnya.


Jelas, disana terlihat kalau itu adalah email dari Noah. Dia pun membacanya ternyata itu adalah kontrak kerjasama untuk proyek hotel baru. Anneke membacanya lalu tersenyum, “Ehmmm not bad! Tawarannya bagus!” ucapnya lalu dia memeriksa email kedua. Matanya melotot saat membaca email kedua yang dikirimkan Noah.


“Pertama, meeting setiap pagi di gedung Arsenio Group dan harus membawa sarapan. Dan kopi untuk CEO juga makan siang bersama setiap hari.”


‘Hah? Bawa sarapan? Buat kopi? Makan siang bersama setiap hari juga? Emmmm….Anneke berpikir sejenak. Namun….baiklah, itu tidak masalah kan? Toh kantor mereka berdekatan dan makan siang bersama berarti dia tidak perlu mengeluarkan uang.


Oke, dia bisa melakukan itu. “Kedua, mengingat kerjasama ini akan berlangsung cukup lama maka harus menyiapkan makanan sehat berdua setiap hari,” Anneke mengeryitkan dahinya.


‘Heh? Menyiapkan makanan sehat? Dia mulai ragu-ragu. Apa ini termasuk hal biasa ya dalam bisnis? Tapi sepertinya memang begitu ya, karena ayahnya juga selalu menjaga makanan kalau sedang banyak proyek.


“Ketiga, menemani CEO meeting bersama rekan bisnis berkaitan hotel, resort dll.” dia mulai merasa heran. Bukankah dia hanya mengerjakan desain? Kenapa harus menemani Noah bertemu rekan bisnisnya yang lain? Ah, tidak masalah! Itu sepertinya bagus juga karena dia bisa berkenalan dengan pengusaha lainnya. Mana tahu dia bisa mendapat proyek lebih banyak.


“Keempat, saat CEO bertugas keluar kota maka sebagai rekan bisnis harus menemani dan menyiapkan semua kebutuhan……” Anneke mulai merasa ada yang tidak beres. Dia kembali membacanya.

__ADS_1


“Kelima…..”


“Keenam….”


“Ketujuh….”


Brakkkk! Anneke memukul meja kerjanya dengan keras. “Apa-apaan ini? Mana ada tugas rekan kerja seperti itu? Memangnya aku sekretarisnya? Eh, tunggu dulu! Tugas-tugas itu lebih cocok untuk dilakukan seorang istri daripada rekan bisnis!”


Dia tidak menyangka suami brengseknya itu terlalu licik dan berencana mempermainkannya dengan menggunakan kerjasama bisnis.


"Dasar brengsek! Berani-beraninya dia menjebakku dalam bentuk kerjasama bisnis!" geram Anneke.


“Oh jadi begini permainanmu Noah? Baiklah, mari kita lanjutkan permainan ini! Asal jangan kau nanti menyesal dan memohon pengampunan dariku.” ujar Anneker menyeringai licik.


Kalau Noah memang sengaja menjebak Anneke agar selalu berada disisinya maka wanita itu sudah menyiapkan serangan balasan pada suami brengseknya itu.


Anneke tertawa licik, dia sudah memikirkan angka yang akan dia ajukan pada Noah. 'Aku akan mengeruk uangmu Tuan Arsenio.' kekehnya.


Sementara itu di gedung perkantoran Ruanko Group, disalah satu ruang kerja disana tampak seorang wanita tengah sibuk diruangannya. Beberapa kali dia mencoret-coret kertas gambarnya tetapi selalu dibuangnya.


Entah mengapa apa yang ingin dia gambar rasanya begitu sulit. Disaat frustasi seperti ini Kaylee bergumul dengan tugas departemen perencanaan untuk rancangan desain interior.


Dia harus menyiapkan sebuah desain untuk salon kecantikan dan spa terbesar dikota itu. Pekerjaan ini sangat penting bagi Kaylle mengingat pembangunannya akan bekerjasama dengan perusahaan Arsenio.

__ADS_1


Jika dia bisa mendapatkan proyek ini maka dengan mudahnya dia akan selalu bertemu dengan Noah Killian Arsenio kedepannya.


Memikirkan hal ini Kaylee merasa bahagia. Selangkah lagi dia akan semakin dekat dengan pria pujaan hatinya. Lalu Kaylee berpikir, mungkin dia bisa mengelabui sepupu bodohnya itu.


Sepupunya itu memang memiliki talenta menggambar dan melukis. Biasanya Kaylee selalu membohongi Anneke yang pandai menggambar untuk membuat desain untuknya.


Meskipun Anneke tidak begitu pintar dalam bidan akademiknya tapi hasil goresan tangannya sangat mengagumkan. Dan hasil goresan-goresan itu yang selama ini digunakan Kaylee untuk mendapatkan posisinya sebagai desainer terbaik di perusahaan Runako.


Sehingga dengan mudahnya dia mendapat pengakuan dan dihormati para pemegang saham disana. Kaylee terlihat agak ragu karena mengingat seluruh karti Anneke telah diblokir.


Apakah mungkin Anneke sudah mengetahuinya dan marah padanya karena menggunakan semua aksesnya? Jika Anneke sedang marah maka sulit bagi Kaylee untuk memintanya menggambar sebuah desain baginya. Kaylee nampak mengetuk-ngetukkan pensilnya sambil berpikir keras.


Tiba-tiba dia mendapatkan sebuah ide cemerlang. Mengingat bahwa Anneke adalah gadis yang sederhana dan bodoh, Kaylee berpikir akan memberikannya sekotak coklat dan mentraktirnya makan di restoran kesukaannya.


Mungkin dengan cara itu hati sepupunya akan luluh dan baik lagi padanya. Lagipula sudah lama Kaylee tidak mengerjai Anneke.


Tangannya sudah merasa gatal, suatu kesenangan baginya mengerjai sepupu bodohnya itu. Kaylee juga akan menindas wanita yang dibencinya itu pada saat bersamaan. Bukankah itu sama halnya mendapatkan dua keuntungan sekaligus?


Senyum jahat pun muncul diwajahnya, dia merasa lega karena telah mendapatkan ide yang kejam. Sekarang dia harus segera menghubungi Anneke, tetapi dimana Anneke berada sekarang? Apakah dia berada dikantornya? Atau di apartemen Noah?


Atau dirumah keluarga Runako? Sekarang sepupunya itu tidak lagi berpenampilan konyol, Anneke sudah memperlihatkan kecantikannya pada duniadan itu membuat Kaylee sangat marah dan makin membencinya.


Mengingat bagaimana dulu dia membodohi Anneke hingga sepupunya itu rela mengubah penampilannya menjadi jelek dan menjijikkan, seketika membuat Kaylee tertawa. Dengan suara menggelegar ia tertawa sampai perutnya sakit. Sungguh dia tidak menyangka jika sepupunya itu sangat bodoh dan mudah ditipu.

__ADS_1


Dengan kebodohan wanita itu bagaimana mungkin Anneke layak bersanding dengan Noah Arsenio? Sepupunya itu bahkan punya perusahaan sendiri sekarang, apakah itu caranya ingin mendapatkan Noah?


Kaylee tak mau memikirkan lebih jauh karena baginya Anneke tetap sepupu bodohnya. Dia pun meraih ponselnya dan menulis pesan pada Anneke. Sudah lama dia tidak memonitor Anneke sejak kecelakaan yang di rancang oleh ayahnya.


__ADS_2