Mencintai Saat Menunggu Perceraian

Mencintai Saat Menunggu Perceraian
Kedatangan


__ADS_3

Pagi ini Indah tampak bahagia karena semalam orderan nya sudah selesai semua dan pundi-pundi uang pun sudah masuk ke rekening nya, Indah berniat akan berangkat umroh jika tuhan mengizinkan nya dia ingin berdo'a di sana meminta tuhan cepat memberikan nya momongan agar pernikahan nya dan Vino semakin bahagia


" Kaya nya seneng bener ndah?" tanya Vino yang melihat Indah senyum-senyum sendiri


" Mas mau aku masakin apa hari ini?" tanya balik Indah


" Apa saja yang penting masakan kamu" ucap Vino membuat Indah tersenyum bahagia


" Nanti aku yang antar ke percetakan apa mas yang pulang?" tanya Indah


" Mas saja yang pulang takut nya kamu malah lelah soalnya nanti malam kan malam jum'at" goda Vino membuat Indah tertunduk malu


" Biasanya juga hampir tiap malam kalau aku nggak haid" jawab Indah membuat Vino terkekeh kecil


Selesai bersiap Vino langsung berangkat dan tidak lupa mencium kening istrinya ini


" Hati-hati di jalan mas" ucap Indah saat Vino meninggalkan rumah


Ya Nabi Salam ’Alaika


Ya Rasul Salam ’Alaika


Ya Habib Salam ’Alaika


Sholawatullah ’Alaika

__ADS_1


Anta Syamsun Anta Badrun


Anta Nuurun Fauqo Nuuri


Anta Iksiru Wagholi…


Anta Misbahus Shuduri


Ya Nabi Salam ’Alaika


Ya Rasul Salam ’Alaika


Ya Habib Salam ’Alaika


Sholawatullah ’Alaika


Ya ’Arusal Khofiqoini


Ya Muayyad Ya Mumajaad


Ya Imamal Qiblataini


Sambil bersenandung kecil Indah memulai aktivitas rumah nya,mulai dari mencuci pakaian, piring hingga memasak Indah orang yang sangat sederhana...


****

__ADS_1


" Vin...." Panggil perempuan cantik pada Vino membuat tubuh Vino menegang seketika,dia masih kenal dengan suara ini


Perempuan yang sudah beberapa tahun meninggal kan nya kini malah kembali, apakah dia sudah sukses atau malah sebaliknya pikir Vino


" Vino" ucap Diandra memeluk tubuh Vino


Vino terdiam dalam pelukan yang sudah lama tidak dia rasakan kini datang kembali, ada apa dengan dirinya yang tidak bisa menolak pelukan Diandra apakah dia juga merindukan pelukan ini,apa rasa yang dulu belum hilang?


" Vin..kenapa kamu diam saja apa kamu tidak merindukan ku" ucap Diandra menggoyang kan tubuh Vino


" Dari mana kamu tau aku di sini?" tanya Vino karena dulu sewaktu mereka berpisah Diandra hanya tau percetakan yang di kelola oleh pak Amran bukan di sini


" Ibu mu yang mengatakan nya, beliau meminta ku menyusul mu kemari" jawab Diandra jujur


" Ibu....?? apa dia tidak bercerita pada mu?" tanya Vino penasaran


" Tidak... beliau hanya minta aku menyusul mu kemari, beliau bilang Pak Amran sudah membuka percetakan di pusat kota dan kamu lah yang mengelola nya" jawab Diandra tersenyum manis


" Aku kangen banget sama kamu Vin" ucap Diandra manja membuat Vino terdiam


Vino tidak tahu harus memulai dari mana bercerita dia sendiri tengah bingung saat ini,kenapa bukan ibu nya saja yang bercerita agar Diandra tak menyusul nya


Vino menghela nafas panjang tidak enak dengan para bawahan nya yang melihat Diandra bergelayut manja di lengan nya karena mereka semua tau kalau Indah lah Istri sah Vino


" Di...lepas tidak enak di lihat orang...!!" ucap Vino berusaha menepis tangan Diandra

__ADS_1


" Kenapa Vin, apa kamu tidak merindukan ku, Aku pacar kamu Vin,ingat kita masih pacaran hanya break sesaat" ucap Diandra seenak nya padahal Vino sudah mati-matian berusaha melupakan nya kini perempuan itu hadir kembali kedalam hidup nya, Bagaimana ini?? Bagaimana dengan Indah karena tidak bisa di pungkiri oleh Vino kalau dia masih menyimpan rasa untuk Diandra meskipun Indah sudah hadir di hidup nya


__ADS_2