Mencintai Saat Menunggu Perceraian

Mencintai Saat Menunggu Perceraian
Demam


__ADS_3

Semalaman Vino tidak bisa tidur dia memikirkan esok hari pernikahan nya dan Diandra apa dia harus lari membawa Indah pergi agar pernikahan itu tidak pernah terjadi


Di pijitnya sendiri kepala nya yang terasa berdenyut hebat


Indah terjaga untuk melaksanakan shalat sepertiga malam nya, Dia ingin mengadu nasib nya pada Gusti Allah


" Mau kemana?" tanya Vino yang melihat Indah bangkit padahal masih jam dua pagi


" Kamu tidak tidur mas,besok kamu malah mengantuk mas,ingat besok hari penting kalian kamu harus terlihat segar" jawab Indah tanpa menjawab pertanyaan Vino


" Kamu mau kemana?" tanya Vino lagi


" Sholat mas" Jawab Indah segera berjalan keluar kamar karena memang kamar mandi di rumah Indah hanya di luar tidak ada di dalam kamar mereka


Vino terdiam sejenak sejak dia banyak masalah Vino jarang sekali mengadu pada Tuhan,dia malah menghabiskan waktu nya untuk hal yang tidak penting

__ADS_1


Vino melihat Indah yang sudah kembali dan bersiap sholat dia pun keluar dari dalam kamar untuk mengambil air wudhu nya, Vino merasa ini merupakan waktu yang terbaik untuk bermunajat kepada Allah, berkeluh kesah kepada Allah, memohon ampunan kepada Allah atas dosa yang telah dia kerjakan nya selama ini


Sejenak Vino terdiam di depan pintu saat melihat Indah menangis dalam do'a nya,dia merasa menjadi lelaki paling brengsek di dunia ini , Sudah di berikan istri Sholeha dan patuh seperti Indah masih saja kurang bagi nya, seorang istri yang bagaimana lagi yang dia cari,Bukan nya Indah adalah pilihan hati nya saat Diandra meninggalkan nya, Indah dengan telaten mengurusi nya hingga membuat nya lupa pada Diandra dan di saat Diandra kembali dia malah ingin meninggalkan Perempuan Sholeha ini tapi untung dia segera sadar dan tuhan memberikan nya kesempatan dengan hadirnya janin di rahim Indah, Bersyukur Vino sangat bersyukur kali ini apa kesempatan ini malah dia sia-sia kan dengan menikahi Diandra besok pagi???


Vino segera beranjak untuk melaksanakan shalat sepertiga malam nya


Indah merasa sedikit lega setelah bercerita pada Gusti Allah,dia berbaring kembali di ranjang tanpa menunggu Vino,dia berikan nya Vino waktu untuk berpikir mencari jalan keluar masalah rumah tangga mereka jika memang harus menikahi Diandra dia iklhas toh hati Indah saat ini juga sudah terlanjur sakit,hanya karena anak di kandungan nya dia bertahan


****


Bunyi kokok ayam jantan membuat Indah membuka kelopak matanya terlihat jelas Vino tertidur di atas Sajadah, setelah sholat tahajud suaminya ini tidak naik keranjang tapi memilih tidur dia bawah


" Mas,, bangun sholat subuh dulu" ucap Indah pelan sambil menggoyang kan tubuh Vino pelan tapi Vino belum mau bangun


" Mas,,sudah subuh" ucap Indah semakin mendekat,di pegang nya tangan Vino terasa hangat lalu Indah meraba Dahi Vino malah semakin panas

__ADS_1


" Mas...badan kamu panas,kamu demam mas?" tanya Indah tapi Vino tak menjawab


Indah segera keluar memanggil ayah dan ibu nya meminta bantuan


" Kenapa bisa begini Ndah?" tanya pak Harun


" Indah juga tidak tahu yah, Tadi selesai sholat tahajud Indah tidur duluan dan Saat subuh Indah melihat mas Vino tidur di lantai hanya beralas sajadah" jelas Indah


" Seperti nya Vino demam tinggi Ndah,cepat ambil kan air hangat untuk kompres nya" ujar Ibu Indah


" Yah, bantu Vino naik keranjang" ucap Bu Ida lagi pada suaminya


Tubuh Vino terlihat lemah tak berdaya,panas tubuh nya terlalu tinggi membuat Indah khawatir


Indah segera mengompres tubuh Vino

__ADS_1


" Bu titip sebentar Indah mau buatkan teh hangat dulu seperti nya mas Vino tidak bertenaga" ujar Indah pamit pada ayah dan ibunya


" Ya Allah cobaan apa lagi ini" Batin Indah, bukan mengeluh tapi Indah kasihan pada suami nya itu, kenapa ada saja hal yang terjadi pada dia dan Vino


__ADS_2