Mencintai Saat Menunggu Perceraian

Mencintai Saat Menunggu Perceraian
Syukuran


__ADS_3

" Mas,tadi ibu datang kemari" ucap Indah pada Vino yang sedang asik bermain dengan Baby Zay di ranjang kamar mereka


" Ibu???"


" Ya..ibu kamu mas, mertua Indah" jawab Indah menyakinkan Suaminya


"Ibu menyakiti mu sayang?" tanya Vino khawatir


" Tidak mas,beliau bersikap baik bahkan menggendong Zay, beliau meminta maaf mas untuk semua perilaku nya dulu,dia mengakui kesalahannya" jelas Indah membuat Vino menghela nafas lega,dia takut ibu nya membuat kekacauan lagi


" Kenapa bisa?" tanya Vino bingung


" Mas, ingat kita punya Gusti Allah dia yang maha membolak-balikkan hati manusia"


" Mas heran saja sayang ibu bisa datang minta maaf kemarin,mas bahagia Akhirnya ibu mengakui kesalahannya"

__ADS_1


" Ya mas,kita berdo'a agar semua baik-baik saja dan tak ada lagi masalah di keluarga kita baik itu antara ibu dan keluarga Indah maupun kita Suami istri"


" Iya sayang mas sadar kamu perempuan yang sangat berarti untuk hidup mas apalagi sejak kehadiran Zay,mas merasa tidak bisa berpisah dari kalian bahkan mas ingin kamu berhenti bekerja agar bisa mengurus Zay dan mas terus tanpa kami kekurangan kasih sayang tapi sayang nya itu belum bisa mas wujud kan sayang,mas minta maaf karena belum bisa membahagiakan mu saat ini,kamu harus lelah mengajar hanya untuk membantu keuangan kita" jelas Vino dengan raut sesal


" Mas,Indah ikhlas untuk itu, Indah janji tidak akan ada yang kekurangan kasih sayang, Insyaallah Indah bisa membagi waktu mas"jawab Indah karena Indah sendiri sudah memutuskan untuk tidak mengajar lagi,dia akan sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga mengurus Vino dan baby Zay sambil menjalankan bisnis online nya sedangkan Vino yang mengurus percetakan mereka


" Terimakasih sayang kamu sudah hadir dalam kehidupan mas" Vino menggendong baby Zay dan memeluk Indah,ini adalah anugerah terindah yang di berikan tuhan untuk nya


" Mas,, Minggu depan Indah berniat mengadakan syukuran Baby Zay,Indah mau semua keluarga besar kita hadir agar orang tau kalau kita sudah rukun kembali" ucap Indah tapi Vino malah terlihat lemas


" Sayang seperti nya Minggu depan tidak bisa karena mas belum punya uang sayang, pinjaman dengan pak Amran juga belum lunas, bagaimana kalau awal bulan saja mas usahakan pinjaman lagi pada Pak Amran mungkin beliau mau meminjamkan nya" jawab Vino


" Mas,,pak Amran sudah di Surabaya kamu juga akan kesulitan bertemu beliau, untuk soal uang kamu tidak usah pikirkan mas,Indah punya tabungan"


" Sayang,sudah ya...mas malu selalu memakai tabungan mu"

__ADS_1


" Mas,kita ini suami istri, Tabungan yang Indah punya itu tabungan kita bersama mas selagi kita mempergunakan nya untuk hal yang jelas" tekan Indah membuat Vino bertambah malu,dulu Vino diam-diam sering menyisihkan sebagian gajinya tanpa sepengetahuan Indah, awalnya memang Vino ingin menyimpan untuk usaha percetakan tapi malah lenyap untuk Diandra


" Tapi itu jerih payah mu Sayang, sedangkan Zay tanggung jawab mas"


" Tanggung jawab kita mas! jangan lupa aku ibu nya"Potong Indah


" Jerih payah mu juga ada mas di tabungan Indah" batin Indah karena sudah beberapa bulan ini pak Amran mentransfer uang dalam jumlah besar hasil dari kerja keras Suaminya


" Indah juga punya hadiah mas untuk mas Nanti" ujar Indah membuat Vino penasaran


" Apa??" tanya Vino


" Nanti mas akan tau"


" Ayo lah sayang jangan buat mas penasaran"

__ADS_1


Indah terkekeh melihat rengekan suaminya tapi ini akan dia jadikan kejutan nanti saat syukuran Baby Zay sekaligus Syukuran percetakan mereka.


__ADS_2