
" Kamu tidak bisa di percaya Vin, kenapa ini terjadi" bentak bu Wati,Dia marah besar pada Vino karena mereka tidak jadi bercerai ,Vino berkata gugatan nya di tolak karena Indah hamil
" Bu,kami suami istri yang sah semua nya bisa terjadi" jawab Vino
sesuai mengantarkan Indah pulang Vino langsung kerumah ibunya
" Ibu tidak mau tau meskipun kamu dan Indah kembali kamu tetap harus nikahi Diandra"
" Bu,mana bisa begitu,Indah sedang hamil cucu kita bu,punya hati sedikit lah" kesal ayah Vino pada istrinya
" Jangan ikut campur yah, itu konsekuensi nya jika ingin kembali pada Vino, Salah sendiri kenapa dia pergi dari rumah dan sekarang di saat hamil ingin kembali, Ibu curiga jangan-jangan itu bukan anak nya Vino "
" Bu...cukup...!!! Indah bukan perempuan seperti itu, Indah wanita Sholeha , bukan dia yang menginginkan pergi dari rumah tapi Diandra yang tidak mau di madu" kesal Vino
" Terserah kamu mau bicara apa yang jelas besok kamu tetap Menikah dengan Diandra...!!" tekan ibu nya lalu pergi meninggalkan Vino dan Suaminya mematung di ruang keluarga
Vino menarik rambut nya kasar, bagaimana dia bisa menikah lagi dengan Diandra sedangkan hati nya kini sepenuhnya milik Indah,Vino sama sekali tidak tertarik lagi pada Diandra
__ADS_1
Vino kembali pulang kerumah orang tua Indah karena Indah sendiri belum mau kembali ke rumah mereka
****
" Ndah...kalau mas masih tetap menikah dengan Diandra bagaimana?" tanya Vino sesaat Indah selesai sholat Ashar
" Mas, Indah hanya butuh status anak kita, jika mas ingin menikah lagi silahkan, Indah hanya memikirkan anak ini agar dia lahir mendapatkan kasih sayang ayah nya" jawab Indah sendu memang tidak nampak lagi keceriaan di wajah Indah,dia semata-mata hanya ingin anak ini bahagia bukan dia
" Ndah,beri mas waktu untuk menyelesaikan permasalah ini"
" Mas, apa selama ini Indah pernah menuntut mas,apa selama ini Indah pernah egois, Indah turuti semua kemauan mas ,ini terjadi juga bukan kehendak Indah Mas ini kehendak yang kuasa" tekan Indah
" Ndah jangan tinggalkan mas,mas janji akan menyelesaikan nya secepat mungkin,mas tidak bisa jauh dari Indah,mas janji Ndah"
" Jangan berjanji kalau tidak bisa di tepati mas,Indah juga tidak pernah menuntut apapun dari mas, silahkan Mas pulang dan pergi sesuka hati mas saat ini"
" Ndah mas mohon jangan hukum mas begini,Mas ingin kita kembali seperti dulu" kekeh Vino
__ADS_1
"Mas,Kaca yang sudah retak tak akan pernah mulus kembali, begitu juga luka hati Indah mas tidak akan pernah hilang" ucap Indah
" Mas akan buktikan pada Indah dan anak kita kalau mas akan menjadi suami dan ayah yang baik,Mas tidak akan pernah menyakiti hati kalian lagi"
"Bukti saja mas jangan hanya omongan belaka" jawab Indah segera berjalan keluar kamar
Indah segera ke dapur dia ingin menyiapkan makan malam, bagaimana pun dia kecewa pada Vino sebagai seorang istri ini adalah tugas nya,Indah juga sudah berpasrah pada Tuhan untuk jalan hidup nya saat ini yang terpenting anak yang dia kandung bisa tumbuh sehat di dalam sana
"Masak apa nak?" sapa Ibu Indah
" Ini bu, Indah lagi kepingin makan semur ayam"
" Vino mana?" tanya Ibu nya lagi karena tidak melihat sang menantu
" Ada istirahat di dalam bu"
" Ndah,, jangan terlalu keras pada Vino,biarkan dia menyelesaikan masalah nya dulu agar rumah tangga kalian damai lagi,kamu sebagai istri harus mendukung Ndah jangan sampai menambah beban pikiran suami" nasehat ibu nya
__ADS_1
" Iya bu... "Sahut Indah patuh