
Sepulang mengajar Indah sengaja pergi ke rumah pak Amran meskipun agak jauh dia ingin menanyakan tentang suami nya, sebenarnya Indah juga tidak tenang dengan cerita Vino semalam tapi dia berusaha untuk bersikap seolah-olah bukan masalah besar karena Indah tidak ingin Vino terpuruk atas kehilangan pekerjaan nya
" Assalamualaikum" ucap Indah memberikan salam
" Waalaikumsalam" Sahut pak Amran langsung, lelaki tua itu membuka kan pintu rumah nya dan terlihat Indah berdiri di depan pintu
" Ada nak Indah silahkan masuk" ucap pak Amran yang sudah tau kalau Indah istri Vino
Indah melangkah masuk kedalam rumah Pak Amran dan duduk di sofa ruang tamu nya
"Sebentar ya" ucap Pak Amran kebelakang ingin mengambil kan Indah minum, Pak Amran sudah menganggap Indah seperti anak nya sendiri karena sikap baik dan ramah Indah membuat Pak Amran salut pada perempuan berhijab ini
__ADS_1
Pak Amran keluar dengan membawa satu gelas teh
" Nggak usah repot-repot pak saya kemarin hanya sebentar untuk menanyakan masalah percetakan yang di kelola mas Vino" ujar Indah langsung
" Oh.. masalah itu...!! iya nak Indah bapak berniat akan menjual isi percetakan nya yang di sini maupun di tempat lama karena bapak akan ikut dengan anak bapak pindah ke Surabaya" jelas pak Amran
" Lalu ruko nya bagaimana pak?" tanya Indah
" Kira-kira bapak mau jual berapa pak?" tanya Indah
" Nak Indah berminat?" tanya Pak Amran balik
__ADS_1
" Kalau uang tabungan saya cukup biar saya saja yang membeli nya pak,dan untuk sewa ruko nya tolong temui saya sama pemilik nya " ujar Indah menunduk sopan
"Baik lah dengan senang hati akan bapak pertemukan untuk isi percetakan bapak jika Indah yang membeli nya bapak jual dengan harga 120 juta saja karena Vino dan Indah sudah seperti anak sendiri, untuk kontrakan biasanya 25 juta pertahun karena ruko nya cukup besar Ndah" terang pak Amran lagi
" Pak Indah akan membayar nya tapi Indah minta tolong satu hal jangan pernah katakan pada Vino jika Indah yang membeli nya bilang saja kalau percetakan yang di kelola Vino tidak jadi bapak jual untuk keuntungan tiap bulan Indah minta tolong untuk bapak kirim kembali ke rekening Indah" ucap Indah
Bukan bermaksud untuk membohongi Vino tapi Indah belum percaya Vino sepenuhnya, seperti kata pepatah lelaki akan di uji bila banyak uang nya, jadi Indah tidak ingin lagi ada pertengkaran di rumah tangga nya biarlah dulu ini menjadi rahasia antara Pak Amran dan dirinya
" Bapak pasti juga mengerti kenapa saya berbuat demikian" lanjut Indah karena Pak Amran juga tau kejadian rumah tangga Indah dan Vino
Pak Amran mengangguk setuju karena menurut nya Vino juga perlu di berikan pelajaran meskipun sekarang dia sudah bertobat tak ada yang bisa menjamin jika Vino tak berbuat lagi, syukur-syukur dia benar-benar sadar
__ADS_1
Indah memang perempuan rendah hati dia tidak pernah mengatakan kalau uang nya banyak atau pun sesumbar pada semua orang bahkan Pak Amran pun tidak pernah tau kalau Indah memiliki uang sebanyak itu karena dari penampilan Indah seperti wanita sederhana.