Mencintai Saat Menunggu Perceraian

Mencintai Saat Menunggu Perceraian
rumah sakit


__ADS_3

" Sayang ayo pulang" ucap Vino yang terus berada di belakang Istri nya seperti seorang suami yang takut istri nya akan di lukai secara Indah sedang berbicara dengan Diandra mantan kekasih nya


Saat ini Diandra,Vino dan Indah tengah berada di rumah sakit,Vino terlihat kesal pada Indah karena kekeh membantu Diandra untuk di bawa kerumah sakit padahal dari banyak nya orang tidak ada yang mau membantu Diandra


" Mas,sabar sebentar" bisik Indah


" Ndah... terimakasih" ucap Diandra terbata dia terlalu malu menatap wajah Indah karena dulu pernah berusaha merebut Vino dari diri perempuan berhijab ini


Setelah gagal menikah dengan Vino, Diandra menjebak lelaki lain untuk berpacaran dengan nya tapi nyatanya istri nya lebih galak dari pada Diandra,ini kali Kedua nya Diandra di labrak oleh sang Istri kekasih nya


" Sama-sama mbak,maaf saya tidak bisa lama karena masih ada keperluan lain lagi" ujar Indah pamit,Indah melirik kearah suaminya Vino tampak kesal jangan kan untuk menyapa melihat Diandra pun dia tak mau


" Terimakasih mas sudah mengantar ku kesini"ucap Diandra pelan tapi Vino tetap saja acuh


" Mas...." tegur Indah melihat kelakuan suaminya

__ADS_1


" Mungkin mas Vino masih marah padaku Ndah karena aku sempat mengaku kalau anak ini anak nya padahal kami tidak pernah melakukan apa-apa" ucap Diandra lagi


" Lebih tepat nya memfitnah!" ketus Vino


Tak ingin ada perdebatan panjang lagi Indah segera menarik Vino untuk pulang,Indah juga tak mau terlalu dekat pada Diandra ,dia cukup membantu membawa kan ke rumah sakit saja tidak lebih


" Sayang kenapa masih baik sih sama perempuan itu,kamu masih ingat kan kita hampir berpisah karena dia" ingat Vino saat mereka sudah keluar


" Bukan nya kita harus selalu baik pada siapa pun juga Mas,di dunia ini hanya sementara mas jangan menyimpan dendam dan kebencian, untuk soal perpisahan itu semua kehendak Tuhan mas" ucap Indah


" Mas,biarlah semua nya berlalu tidak usah di ingat lagi! mau seribu Diandra pun yang datang asalkan cinta kamu hanya untuk Indah sudah pasti kita tak akan terpisah kan" jelas Indah membuat Vino menarik nafas Panjang,Indah tidak akan bisa di pengaruhi untuk berbuat jahat bagaimana pun orang menjahati nya pasti Indah tak akan membalas ntah terbuat dari apa hati perempuan ini


"Kita langsung pulang sayang?" tanya Vino


"Ya, semua nya sudah di beli mas,Indah lelah" ucap Perempuan cantik ini menyandarkan tubuhnya di lengan Vino yang sedang siap menyetir

__ADS_1


Indah juga sudah membeli mobil percetakan yang di pakai pak Amran tapi nama percetakan nya tidak di ubah oleh Indah, mungkin nama itu juga menjadi hoki untuk Indah dan Vino


Percetakan Mr.Murah


Itu nama yang di berikan pak Amran dengan maksud murah rezeki


Vino mengeluarkan barang belanjaan istri nya ini sebenarnya Vino sedikit curiga dengan gaji Indah karena keperluan bulanan mereka hampir mencapai 7 juta perbulan sedangkan Vino memberikan gaji nya 1 juta itu pun sudah di potong untuk ibu nya berapa gaji seorang tenaga kerja honorer pikir Vino sedangkan dua bulan ini mulai dari kebutuhan mereka melonjak drastis apalagi Indah kerap belanja barang-barang bayi dari mana dia mendapatkan uang nya


Vino ingin sekali bertanya tapi dia takut Indah malah marah pada nya secara mereka tinggal di rumah keluarga Indah mungkin saja ibu atau ayah Indah yang memberikan nya tapi apa kak Shafa tak marah meskipun mereka akur pasti ada perasaan cemburu satu sama lain jika harus di bedakan


"Mas,,, tolong taruh belanjaan dapur nya di belakang ya Indah tidak kuat mengangkat nya" ucap Indah membuat lamunan Vino buyar


" Kamu langsung masuk ke kamar saja sayang nanti belanjaan kamu juga mas bawa ke kamar" sahut Vino


"Terimakasih mas" ucap Indah tersenyum manis meninggalkan Vino,ini yang Vino sukai dari Indah selalu sopan dan mengucapkan terimakasih bila di bantu

__ADS_1


__ADS_2