Mencintaimu Apa Adanya

Mencintaimu Apa Adanya
01


__ADS_3

"Seorang psikolog hebat pernah berkata bahwa 80% mimpi menunjukkan keinginan terpendammu. Tapi psikolog hebat itu juga berkata bahwa keinginan itu adalah ketakutan yang tersembunyi dalam hati."


Itulah narasi seorang gadis gemuk yang tengah mandi cantik sambil menikmati macaron... saat tiba-tiba saja tembok-tembok yang mengelilingi kamar mandinya runtuh, menunjukkan dirinya ternyata lagi mandi di tengah pantai sehingga dia mendadak jadi tontonan dan bahan tertawaan orang-orang di pantai.


"Sekarang misalnya, aku seperti monster... di tempat umum. Ditatap liar dan ditertawakan oleh banyak orang."


"Ini adalah kesekian kalinya aku terjebak dalam mimpi buruk ini. Dan kali ini, aku bahkan tidak bisa bersuara. Oh, Tuhan... tolong aku! Keluarkan aku dari mimpi buruk ini!"


Hmm, sepertinya doanya terkabul. Tiba-tiba seorang pria tampan pakai mobil mewah muncul di hadapannya dan menyuruhnya naik. Tapi bahkan sebelum dia sempat naik ke mobilnya, tiba-tiba saja pria tampan itu berubah sikap dan membuka kacamatanya.


Si gadis gendut kaget mengenalinya. "Ruan Dong Sheng?"


Dong Sheng mendadak sinis. "Jangan bersikap seolah kau dekat denganku, dasar gendut. Kau tidak memenuhi syarat untuk menyukaiku."


Ruan Dong Sheng langsung berlalu pergi meninggalkannya. Tapi handuknya si gadis gendut terselip di mobilnya, dan jadilah handuk itu terlepas darinya... dan Eva pun terbangun dari mimpi buruk itu.


Mimpi yang benar-benar menakutkan bagi Eva atau nama aslinya adalah Zhen Yuan Yuan, seorang supermodel yang ketiduran saat tengah menunggu gilirannya untuk tampil di catwalk.


Managernya - Xiao Nan, berusaha menyemangatinya bahkan berjanji akan mentraktirnya makan sashimi setelah acara ini selesai. Yuan Yuan mendadak bersemangat mendengar kata makanan itu, dia akhirnya bangkit dan tampil di catwalk dengan profesional.


"Gadis gendut yang ditertawakan itu adalah aku. Dan sekarang aku selalu muncul di berbagai cover majalah fashion terkenal. Aku adalah supermodel Eva. Dan nama lainku adalah Zhen Yuan Yuan."


Sedangkan Ruan Dong Sheng, si ganteng dalam mimpinya Yuan Yuan itu adalah seorang presiden sebuah hotel. Tapi dia orang yang benar-benar perfeksionis dan dingin.


Bahkan saat seorang koki di hotelnya memasak hidangan yang tidak sesuai keinginannya, dia langsung memecat si koki saat itu juga. Dia bahkan tak peduli biarpun saat itu sebenarnya mereka ada acara pesta dan waktu mereka terlalu mepet untuk ganti koki.


Dia bahkan memerintahkan para bawahannya untuk menyingkirkan semua makanan yang terlanjur di sajikan di pesta dan ganti semuanya dengan masakannya sendiri.

__ADS_1


"Pak Presiden, para tamu sudah menunggu di atas. Saya takut itu terlalu terlambat."


"Masakanku layak mereka tunggu," ujar Dong Sheng. Dia langsung mengganti baju kerjanya dengan seragam koki.


Pada saat yang bersamaan, Yuan Yuan menelepon Xiao Nan dengan kesal karena ternyata Xiao Nan tidak menepati janjinya. Dia mau berhenti saja! Xiao Nan santai, Yuan Yuan kan sudah sering mengatakan itu.


"Kali ini aku serius! Aku ingin makan hot pot, ayam tumis pedas, ayam goreng, mie, hamburger! Lebih baik aku makan satu detik lalu kelaparan!"


"Aku tahu kau tidak takut mati. Tapi... apa kau tidak takut gendut? Jadilah anak baik. Naiklah ke lift dan turun, aku sudah menunggu di depan. Pulang saja, mandi dan tidur."


Tapi tepat saat Yuan Yuan masuk lift, tiba-tiba dia melihat dua orang pelayan bawa kue-kue manis dua baki yang kelihatannya enak banget. Yuan Yuan sampai menatap kue-kue itu dengan merana, tapi dia berusaha menahan diri.


Tapi ujung-ujungnya dia tidak tahan untuk mengikuti kedua pelayan hotel itu hingga dia tiba di sebuah pesta topeng di pinggir kolam yang pastinya penuh dengan makanan-makanan enak.


Yuan Yuan galau, masuk-nggak, masuk-nggak? Dia harus menahan diri... Tapi hidup ini singkat, jadi nikmati saja... Tapi tidak boleh! Dia bisa"Seorang psikolog hebat pernah berkata bahwa 80% mimpi menunjukkan keinginan terpendammu. Tapi psikolog hebat itu juga berkata bahwa keinginan itu adalah ketakutan yang tersembunyi dalam hati."


Itulah narasi seorang gadis gemuk yang tengah mandi cantik sambil menikmati macaron... saat tiba-tiba saja tembok-tembok yang mengelilingi kamar mandinya runtuh, menunjukkan dirinya ternyata lagi mandi di tengah pantai sehingga dia mendadak jadi tontonan dan bahan tertawaan orang-orang di pantai.


"Sekarang misalnya, aku seperti monster... di tempat umum. Ditatap liar dan ditertawakan oleh banyak orang."


"Ini adalah kesekian kalinya aku terjebak dalam mimpi buruk ini. Dan kali ini, aku bahkan tidak bisa bersuara. Oh, Tuhan... tolong aku! Keluarkan aku dari mimpi buruk ini!"


Hmm, sepertinya doanya terkabul. Tiba-tiba seorang pria tampan pakai mobil mewah muncul di hadapannya dan menyuruhnya naik. Tapi bahkan sebelum dia sempat naik ke mobilnya, tiba-tiba saja pria tampan itu berubah sikap dan membuka kacamatanya.


Si gadis gendut kaget mengenalinya. "Ruan Dong Sheng?"


Dong Sheng mendadak sinis. "Jangan bersikap seolah kau dekat denganku, dasar gendut. Kau tidak memenuhi syarat untuk menyukaiku."

__ADS_1


Ruan Dong Sheng langsung berlalu pergi meninggalkannya. Tapi handuknya si gadis gendut terselip di mobilnya, dan jadilah handuk itu terlepas darinya... dan Eva pun terbangun dari mimpi buruk itu.


Mimpi yang benar-benar menakutkan bagi Eva atau nama aslinya adalah Zhen Yuan Yuan, seorang supermodel yang ketiduran saat tengah menunggu gilirannya untuk tampil di catwalk.


Managernya - Xiao Nan, berusaha menyemangatinya bahkan berjanji akan mentraktirnya makan sashimi setelah acara ini selesai. Yuan Yuan mendadak bersemangat mendengar kata makanan itu, dia akhirnya bangkit dan tampil di catwalk dengan profesional.


"Gadis gendut yang ditertawakan itu adalah aku. Dan sekarang aku selalu muncul di berbagai cover majalah fashion terkenal. Aku adalah supermodel Eva. Dan nama lainku adalah Zhen Yuan Yuan."


Sedangkan Ruan Dong Sheng, si ganteng dalam mimpinya Yuan Yuan itu adalah seorang presiden sebuah hotel. Tapi dia orang yang benar-benar perfeksionis dan dingin.


Bahkan saat seorang koki di hotelnya memasak hidangan yang tidak sesuai keinginannya, dia langsung memecat si koki saat itu juga. Dia bahkan tak peduli biarpun saat itu sebenarnya mereka ada acara pesta dan waktu mereka terlalu mepet untuk ganti koki.


Dia bahkan memerintahkan para bawahannya untuk menyingkirkan semua makanan yang terlanjur di sajikan di pesta dan ganti semuanya dengan masakannya sendiri.


"Pak Presiden, para tamu sudah menunggu di atas. Saya takut itu terlalu terlambat."


"Masakanku layak mereka tunggu," ujar Dong Sheng. Dia langsung mengganti baju kerjanya dengan seragam koki.


Pada saat yang bersamaan, Yuan Yuan menelepon Xiao Nan dengan kesal karena ternyata Xiao Nan tidak menepati janjinya. Dia mau berhenti saja! Xiao Nan santai, Yuan Yuan kan sudah sering mengatakan itu.


"Kali ini aku serius! Aku ingin makan hot pot, ayam tumis pedas, ayam goreng, mie, hamburger! Lebih baik aku makan satu detik lalu kelaparan!"


"Aku tahu kau tidak takut mati. Tapi... apa kau tidak takut gendut? Jadilah anak baik. Naiklah ke lift dan turun, aku sudah menunggu di depan. Pulang saja, mandi dan tidur."


Tapi tepat saat Yuan Yuan masuk lift, tiba-tiba dia melihat dua orang pelayan bawa kue-kue manis dua baki yang kelihatannya enak banget. Yuan Yuan sampai menatap kue-kue itu dengan merana, tapi dia berusaha menahan diri.


Tapi ujung-ujungnya dia tidak tahan untuk mengikuti kedua pelayan hotel itu hingga dia tiba di sebuah pesta topeng di pinggir kolam yang pastinya penuh dengan makanan-makanan enak.

__ADS_1


Yuan Yuan galau, masuk-nggak, masuk-nggak? Dia harus menahan diri... Tapi hidup ini singkat, jadi nikmati saja... Tapi tidak boleh! Dia bisa


__ADS_2