Mengandung Benih Selingkuhan

Mengandung Benih Selingkuhan
Dua Orang Jahat


__ADS_3

Setelah itu akhirnya mata-mata yang telah disuruh oleh Erni untuk mencari tahu. Siapa Erik yang sebenarnya mulai mengikuti Erik pada hari ini, karena memang Erik baru keluar rumah sekarang dia sudah beberapa hari mengurung diri dan tidak pergi ke kantor.


"Itu target sasaran kita, mendingan sekarang kita ikutin dia karena sesuai yang diperintahkan oleh Bos kalau kita harus bisa menyelidiki siapa laki-laki tersebut."


"Baik kalau begitu."


Kedua orang suruhan Erni ini sejak beberapa hari selalu saja mengintai rumah Erik. Tetapi tidak ada pergerakan sama sekali bahkan sekarang mereka barulah ingin mencari tahu, dan mengikuti Erik dari belakang menggunakan motor yang mereka kenakan.


Tetapi sepertinya Erik sadar kalau pada saat ini dia sedang dibuntuti oleh dua orang yang berniat jahat kepada dirinya, dengan menggunakan motor dan nampak sekali dua orang itu terlihat sangar.


"Siapa mereka? kenapa dari tadi terus mengikuti saya dari belakang??"


Erik mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri pada saat ini, karena dia merasa tidak mengenal orang yang membuntuti dirinya dari belakang.Tetapi dia mencoba untuk mengawasi dua orang tersebut dari kaca spion mobil miliknya.


Karena merasa risau dan khawatir, akhirnya Erik pun membawa mobilnya dengan kecepatan yang cukup kencang, lalu mereka mulai sadar kalau ternyata Erik ingin menghilangkan jejak pada saat ini dan tentunya mereka semua kejar-kejaran.


Setelah berhasil menghentikan mobil Erik, akhirnya mereka pun langsung membuat Erik ketakutan dengan cara menggedor-gedor kaca pintu mobil Erik pada saat ini. Seolah-olah mereka penjahat yang mengancam keselamatan Erik.


"Turun elo dari mobil sekarang juga!!" pinta para penjahat tersebut.


"Siapa kalian?'

__ADS_1


Akhirnya Erik pun turun dari mobil, dan dia langsung bertanya kepada kedua orang penjahat tersebut apa maksud mereka membuntuti Erik seperti ini, karena Erik tidak mau basa-basi sama sekali.


"Kita peringatkan kepada elo, untuk jangan lagi mendekati Erina kalau sampai elo berani sekali lagi dekati dia makan kita berdua akan pastikan kalau elo tidak akan bakal selamat."


Setelah mendengar ancaman dari kedua orang jahat tersebut, Erik merasa kalau semua ini sangat amat tidak beres dan mengira kalau dua orang yang mengancam dirinya tersebut adalah orang suruhan dari Bran suami Erina.


Setelah mengancam Erik mereka semua langsung pergi begitu saja, tanpa menyakiti Erik dan hanya memberikan peringatan.


"Pasti kedua orang itu adalah orang suruhan Bram, yang ingin membuat aku dan Erina semakin hari semakin menjauh, karena dia sudah menampakkan kecemburuannya kalau aku terus mendekati Erina dan yakin kalau aku dan Erina ada hubungan."


Setelah itu Erik menaruh curiga kepada Bram, karena dia benar-benar yakin pasti dalang dibalik Ini semua adalah suami dari Erina padahal ternyata Bram sama sekali tidak pernah curiga. Seperti itu kepada Erik tetapi yang menarik juga adalah mertuanya Erina.


Setelah itu akhirnya Erik pun putar arah, karena dia tidak jadi pergi ke kantor pada saat ini dia lebih memilih untuk pergi ke rumah Erina dan memastikan kalau keadaan Erina pada saat ini baik-baik saja. Setelah Dia mendapat ancaman seperti itu tentunya dia mengkhawatirkan kondisi Erina.


Setelah menunggu 2 jam, akhirnya Erina pun keluar rumah dia tidak sadar kalau Erik sudah menunggu di teras rumah selama itu, karena memang Erina keluar rumah tidak sengaja karena ingin menyapu teras di depan.


"Erik apa yang kamu lakukan di sini?"


"Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu sama kamu Erina!"


"Memangnya apa yang kamu sampaikan??"

__ADS_1


Erina Penasaran sekali menurutnya ada hal penting apa yang Erik ingin sampaikan kepada dirinya pada saat ini, karena tidak biasanya Erik datang secara langsung untuk menemui dirinya dengan cara terburu-buru seperti ini.


"Tapi kita engga bisa bicara di sini!"


"Memangnya kenapa?"


"Ayo sekarang juga kamu ikut aku."


"Memangnya mau kemana Erik?"


"Ikut saja."


"Maaf aku tidak bisa ikut bersama dengan kamu Erik, kalau sampai nantinya Bram tahu kalau aku jalan berduaan sama kamu, bisa disediakan curiga dan semua masalah nantinya akan makin gawat."


Erina menolak untuk ikut bersama dengan Erik, karena kalau memang ada hal penting menurutnya bisa dikatakan sekarang juga di sini tidak perlu harus pergi berduaan, dan juga bicara di tempat lain seperti apa yang Erik mau.


"Tapi engga bisa bicara di sini Erina!!"


"Memangnya apa yang ingin kamu bicarakan, sampai kamu engga mau bicara di sini?"


Tanya-tanya apa pikirnya yang Erik ingin disampaikan kepada dirinya pada saat ini, sampai dia ingin mengajak Erina pergi ke suatu tempat untuk bicara beberapa hal yang menurut Erik sangat benar-benar penting.

__ADS_1


Apakah Erik akan menceritakan semua kecurigaannya kepada Bram pada Erina??


__ADS_2