
sesampainya di kosan merek masuk ke dalam kamar kebetulan malam ini Febri menginap di kamar Riri katanya lagi males sendirian dan akhirnya mereka tidur bareng dan bercerita.
"ri kamu Jujur napa sama aku kalo kamu suka Angga kan" Febri tersenyum tengil.
"nggak ah mana ada nggak usah sok tahu ye lu tempe tau nggak"kata Riri bercanda.
"ye gue nggak doyan tempe gue doyan tahu yang di buntingi" jawab Febri asal .
"ha emang ada apa tahu yang di buntingi" kata Riri cengo.
"hahaha" Febri tertawa melihat reaksi sahabat nya.
"kok loh malah ketawa" kata Riri cemberut.
"ya loh ma ada-ada aja ya ada lah nama nya tahu isi" jawab Febri .
"oh iya ya kok nggak kepikiran ke Sono" kata Riri menimpali.
"mana mau mikir ke sono loh itu lagi mikirin Angga kan tentara ganteng kesayangan loh itu , ngaku loh" Febri menodong Riri.
"is apaan sih" jawab Riri menghindar.
"loh nggak usah bohong deh RI gue tahu kalo loh suka Angga apa perlu gue bantu loh" kata Febri usil.
"is loh jangan gitu napa sih feb iyq hue suka sama Angga puas loh" jawab Riri jutek.
"oh oke puas gue sama jawaban loh haha" kata Febri tertawa.
setelah meledek sang sahabat febri tiba-tiba diam dan melamun ntah apa yang ada di pikiran dia saat ini dia pun masih ragu , dan hal itu membuat sang sahabat heran sekaligus bertanya.
__ADS_1
"loh kenapa sih tiba-tiba diem" jawab Riri penasaran.
"gue nggak apa-apa kok RI" jawab Febri sendu.
"loh jujur sama gue feb Jangan buat gue khawatir napa sih loh" Jawab Riri kesal.
"Hu" Febri menghela napas panjang.
"Napa cerita aja ke gue" desak Riri
" Hem kalo seandainya Angga suka sama loh, dan loh juga suka otomatis kalian nggak lama lagi jadian dan setelah itu kalian nikah , setelah loh nikah gue nggak ada teman lagi hiks...hiks... hiks...(Febri nangis Segugukkan)
"Astaga jadi itu yang loh pikirin" dan Febri hanya mengangguk saja, "dengerin gue feb gue nggak akan tinggalkan loh sebelum loh ketemu sama cowok yang pas yang bisa jagain loh yang sayang sama loh " kata Riri sendu. karena bagaimanapun mereka bersahabat sudah lama dan banyak kenangan di antara mereka mulai masuk kuliah hingga wisuda bareng.
"Apa loh mau gue jodohin sama Fahri" kata Riri menggoda sang sahabat.
"Hem apaan sih nggak mungkin Fahri naksir gue , secara dia dingin ke kulkas 5 pintu gitu" kata Febri lirih.
"yakin Kok ah udah gue mau tidur dulu bay" akhirnya Febri meninggalkan Riri sendiri dan ia sudah menuju alam mimpi. sementara Riri menatap sendu sang sahabat yang selama ini selalu ada untuknya.
"feb gue pastiin loh bakal bahagia setelah ini, karena selama ini loh selalu sedih, gue tahu hubungan loh sama Reno nggak baik, dan gue juga tau kalo Reno sudah ada kekasih yang lain , maafin gue feb gue nggak kasih tahu loh gue takut loh sedih" gumam Riri lirih. ya sebelum nya Riri syok dan hampir tidak percaya bahwa dia melihat Reno mesra-mesraan bersama perempuan lain dan mendengarkan semua perbincangan mereka sehingga Riri sedih akan nasib teman nya maka dari itu dia tidak lagi menanyakan hubungan Febri dan Reno , biarlah waktu yang menjawab nya nanti begitulah pikiran Riri.
flashback
pagi itu Riri mengajak Febri ke mall tapi Febri menolak alasan kurang enak badan dan akhirnya Riri pergi sendiri, dalam perjalanan akan pulang di lantai 3 Riri tidak sengaja melihat Reno berjalan dengan seorang perempuan dan hal itu membuat dia penasaran, dan tanpa sadar dia mengikuti Reno sampai di resto, ia pun ikut duduk tidak jauh dari Reno dan perempuan itu.
"siapa perempuan yang berjalan sama Reno itu, bukannya Reno bilang dia di luar kota kok ada di sini" kata Riri penasaran dan tidak lama dia mendengar kan percakapan mereka sehingga membuat nya syok dan kaget .
"sayang kamu mau pesan apa" kata Reno kepada sang kekasih, dan hal itu sukses membuat Riri kaget bukan main.
__ADS_1
" Hem spaghetti sama jus melon aja yank" jawab sang perempuan.
" yankk kapan rencana pernikahan kita akan dilaksanakan" kata Melisa dan itu membuat Riri syok kembali dan kaget berbagai sudah lama Reno mengkhianati sang sahabat, maka dari sana lah Riri selalu menjaga sang sahabat agar tidak terlalu sakit hati.
Riri juga bingung bagaimana mau memberi tahu Febri bahwa Reno telah menyakiti hatinya dan Riri hanya berdoa yabg terbaik untuk sang sahabat .
back on
pagi hari kebetulan hari ini adalah hari Minggu Riri dan febri telah siap-siap akan olahraga pagi sekalian mencari sarapan, dan tanpa sengaja di taman mereka bertemu dengan Fahri dan Angga dan terjadi doubel deat tanpa sengaja.
"Ri loh mau nyari sarapan dimana ni" kata Febri.
"nasi uduk deh kayak nya" kata Riri.
sambil berlari kecil mereka mencari sarapan dan tidak sengaja Angga memanggil mereka.
"hey RI feb kalian ada di sini juga" kata angga basa basi.
"iya" jawab Riri.
sedangkan Febri dan Fahri hanya diam saja , Fahri dengan sikap dinginnya sedangkan Febri sikap cuek nya.
akhirnya mereka sama-sama untuk mencari sarapan untuk mengganjal perut mereka.
"kalian mau pesan apa" kata Angga
"aku sama Febri nasi uduk aja ngga sama teh hangat" jawab Riri.
setelah pesanan mereka datang akhirnya mereka makan dan diselingi candaan. setelah selesai baru mereka kembali ke tempat masing-masing.
__ADS_1
Bulan terus berganti dan tidak terasa hubungan Febri dan Reno tidak ada kejelasan bahkan Reno dengan sengaja mengganti no handphone nya dan itu membuat Febri kecewa hanya saja dia tidak mengutarakan kepada sang sahabat, sementara hubungan nya dengan Fahri sedikit membaik dan siapa sangka ternyata Riri dan Angga sudah resmi jadian dan saat ini mereka menjadi sepasang kekasih, bahkan rencana nya Angga akan mempersunting Riri dalan waktu yang dekat, dan itu sukses membuat Febri sedih sekaligus bahagia, sedih akan di tinggalkan sang sahabat untuk mengikuti sang suami pergi kemana pun termasuk harus pindah tugas nantinya , sementara dirinya saat ini tidak memiliki kejelasan hubungan bahkan sang kekasih tega mengkhianati dirinya nya dengan perempuan lain dan dia tidak berani berharap dengan Fahri karena belum tentu Fahri memiliki prasaan yang sama dengannya . ya , secara tidak sengaja prasaan itu tumbuh dan bersemi dalam hati Febri untuk Fahri tanpa di utarakan sama sekali.