Mengejar Cinta Bu Guru

Mengejar Cinta Bu Guru
bertemu masa lalu


__ADS_3

Pagi ini Reno akan berencana untuk bertemu klien di Jogja, tapi siapa sangka kepergian nya kali ini mempertemukan nya dengan mantan kekasih semasa kuliah.


sebelum keberangkatan malam itu Reno dan Melisa terlibat cekcok yang membuat hubungan mereka tidak baik bahkan untuk menikah saja belum terencana sama sekali. Malam itu Reno ingin menjemput Melisa ke rumah sakit,tapi siapa sangka ternyata perempuan itu sedang bersama laki-laki lain dan itu membuat Reno panas seketika.


"Mel kamu masih kek dulu cantik" kata Joni yang ternyata mantan kekasih Melisa semasa SMA.


"Apaan sih Jon ye dari dulu gue emang cantik" jawab Melisa berbangga hati.


"Lo mau nggak balik sama gue" kata Joni penuh harap.


Belum sempat Melisa menjawab pertanyaan laki-laki itu Reno datang, dan membuat nya sangat marah.


"oh jadi ini kelakuan kamu ha" kata Reno emosi.


"mas dengerin aku dulu" kata Melisa mencoba menjelaskan.


"apa Mel udah lah" kata Reno berlalu pergi.


"mas" panggil Melisa dan tidak di gubris sama sekali oleh Reno.


Sesampainya di Jogja Reno langsung cek in hotel dan beristirahat karena dia merasa lelah hati dan pikiran nya. Larut dalam lamunannya Reno mengingat hubungan nya dengan Febri wanita itu selalu memberikan dia support dan tidak pernah meminta hal aneh apapun. Hal ini membuat Reno setengah menyesal karena telah menyakiti wanita yang tulus.


"feb apa kabar kamu saat ini, aku harap kamu baik ,maaf jika selama ini aku banyak menyakiti kamu feb" kata reno setengah menyesal.


sementara Febri wanita itu setelah menolak lamaran Doni, dia tidak komunikasi lagi dengan Doni dan bahkan ada yang mengatakan bahwa Doni pindah tugas dan rumah nya sudah di jual dan hal ini sungguh membuat wanita itu merasa bersalah.


"maaf mas jika aku nolak kamu jujur aku hanya anggap kamu sebagai saudara, maaf jika aku banyak nyakitin kamu" gumam Febri penuh sesal.


Sementara Fahri laki-laki itu menjemput wanita nya untuk melihat persiapan pernikahan mereka yang lebih kurang 1 bulan lagi, ternyata sudah 2 bulan mereka tidak bertemu dan itu membuat Fahri Sangat merindukan perempuan ini.


Sesampainya di sekolah Fahri langsung memarkir kan mobil nya dan dan ternyata ada pak Mamat sang security menyapanya.


"selama siang pak Fahri" kata pak Mamat ramah.


"siang juga pak" kata Fahri tak kalah ramah.


"mau jemput ibu Febri ya pak" kata pak Mamat lagi dan di jawab anggukan oleh fahri.


Sementara Febri selesai membereskan pekerjaan nya dia langsung akan pulang, ternyata Febri tidak tahu jika Fahri menjemput nya karena Fahri tidak memberikan dia pesan sama sekali.


"buk Febri langsung pulang" tanya buk Indri rekannya.


"iya buk" kata febri lagi.

__ADS_1


"pulang sama siapa buk mau bareng saya sekalian" tawar buk Indri.


"nggak usah buk makasih,saya ada keperluan lain " kata Febri lagi.


"ya udah kalo gitu saya duluan ya buk" pamit buk Indri dan di jawab anggukan oleh febri.


setelah kepergian buk Indri, Febri langsung berkemas dan segera menuju gerbang sekolah, akan tetapi Matanya tiba-tiba melihat laki-laki yang menggunakan seragam tentara ada di pos satpam, dan itu membuat Febri bertanya-tanya apakah itu Fahri apa bukan.


"Itu siapa ya laki-laki Makai seragam koreng, abg Fahri apa bukan ya, kalo bang Fahri kan biasa nya langsung masuk aja , mungkin itu orang lain kali ya" kata Febri bertanya-tanya.


sementara Fahri yang telah melihat kekasihnya hanya diam saja,dia mau melihat apakah Febri lupa apa ingat padanya. Akhirnya Febri sampai di pos satpam dan baru lah dia tahu jika laki-laki yang di lihat nya adalah kekasih nya.


"buk febri udah mau pulang" tanya pak Mamat seperti biasa.


"iya pak" jawab Febri tak kalah ramah dan tersenyum.


"tuh ibu di jemput sama pak tentara" kata pak Mamat menggoda guru cantik ini. Dan di balas senyuman manis oleh perempuan ini.


"ya udah kita pamit pulang ya pak" kata Fahri .


"iya hati-hati pak buk" jawab mereka berdua dan akhirnya mereka meninggalkan sekolah tersebut.


sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di antara mereka dan akhirnya Fahri memecahkan kesunyian ini.


"kamu kenapa yankk diem aja dari tadi ,sakit gigi" tanya Fahri penasaran dan sedikit jahil


"kamu kenapa Hem" tanya Fahri lembut sambil menangkup wajah sang kekasih.


"nggak apa-apa" jawab febri cuek.


Karena kesal dan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan Fahri Manarik tengkuk wanita itu dan mencium bibir wanita itu, mendapatkan serangan yang tiba-tiba Febri dengan kesal mencubit perut Fahri dan membuat dia kesakitan.


"argg kok di cubit sih yankkk" protes Fahri sambil meringis..


"abg apaan sih nyosor Mulu" jawab febri cemberut.


"hahaha soal nya abg gemes deh, kamu ngapain sih diem aja " kata Fahri lagi.


" aku tuh kesel sama abg, udah 2 bulan nggak ada kabar terus aku tuh mau kasih tahu sesuatu kalo kemarin mas Doni lamar aku" jawab febri sewot.


"Apa kamu srius yankk duda itu ngelamar kamu ha, terus kamu jawab apa" kata Fahri emosi dan setengah jengkel.


melihat aura Fahri yang kesal Febri dengan tengil nya dia menggoda Fahri.

__ADS_1


"ya aku terima bang" jawab febri lirih.


Mendengar jawaban sang kekasih Fahri yang di Landa rasa cemburu dan kesal, langsung mencium wanita itu secara brutal dan sedikit kasar, sementara Febri mendapat prilaku seperti itu langsung berontak dan memukuli dada Fahri dan akhirnya Fahri melepaskan ciumannya.


"kamu kenapa sih bang sakit tahu" kata febri sambil mengusap bibir nya yang sakit dan terluka oleh perilaku Fahri.


"kamu yang apa-apa itu, kamu Nerima dia tanpa mikirin aku tahu nggak" jawab Fahri ketus dan langsung membuang mukanya. Melihat Fahri yang cemburuan Febri tersenyum dan langsung tertawa.


"hahaha" tawa febri pecah. Mendengar tawa sang kekasih Fahri menyengit dahi bingung.


"kamu kenapa gila" tanya Fahri jutek.


"haha bilang aja bang kamu cemburu kan " jawab Febri dengan mengedip kan mata nya. Melihat itu Fahri langsung membuang muka nya.


"nggak siapa cemburu" jawab Fahri lagi.


"yakin ,ya udah kalo gitu aku bilang mas Doni kalo aku mau nikah sama dia" kata Febri cuek.


"sayang kamu" kata Fahri terputus karena emosi.


"kenapa" tanya febri bodoh amat.


"berani kamu Nerima lamaran dia aku nggak segan ya buat ngehamilin kamu ngerti" jawab Fahri tegas dan mengancam.


Mendengar ancaman Fahri febri merinding seketika dan ngeri jika Fahri tidak main-main dengan ancaman nya.


"is kok gitu" jawab febri protes.


"iya lagian kamu itu milik aku ngerti kan" kata Fahri menatap dalam wanita yang ada di depan nya . Mendapatkan tatapan dari Fahri wanita itu salah tingkah dan menunduk kan mapala nya, dan hal itu sangat menggemaskan di matanya.


"ngertikan kenapa aku bilang gitu" kata Fahri sekali lagi dan mengangkat dagu wanita itu untuk melihatnya.


"iya aku ngertii maaf buat abg marah" cicit Febri pelan dan mengganggu.


"maaf aku nyakitin kamu tadi aku itu cemburu" jelas Fahri dan tangan nya mengusap bibir wanita itu yang terlihat sedikit luka karena perbuatannya tadi. Mendapat prilaku seperti itu febri hanya diam dan merasa bahagia atas perlakuan lelaki ini.


"masih sakit" tanya Fahri pelan dan sambil mengusap bibir wanitanya.


"nggak" jawab Febri dengan menundukkan kepalanya karena malu, melihat itu Fahri tersenyum dan tiba-tiba. Cup dia mencium kembali dan itu membuat aksi protes Febri.


"abg" febri protes manja.


"kenapa mau lagi" tanya Fahri menggoda.

__ADS_1


"is aku lapar tahu" jawab Febri cemberut.


"Hem ya udah kita makan dulu" pungkas Fahri dan akhirnya mereka pergi menuju cafe langganan mereka untuk segera makan siang.


__ADS_2